Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Study of Atmospheric Corrosion of Structural Steel Surrounding the Palm Oil Industry in the Region of Eastern Coastal and Northern Aceh Cut, Banta; Muhammad Zulfri; Syarizal Fonna; Syifaul Huzni; Ferry Safriwardy; Abdul Rahman; Budi Istana
JURNAL SURYA TEKNIKA Vol. 11 No. 2 (2024): JURNAL SURYA TEKNIKA
Publisher : Fakultas Teknik UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jst.v11i2.8478

Abstract

Corrosion is the primary cause of premature infrastructure damage, affecting everything from homes and public spaces to industrial facilities, including the rapidly expanding palm oil industry in Aceh, particularly along its eastern and northern coasts. This rapid growth necessitates careful consideration of environmental impacts, including pollution, which can also degrade air quality. Pollutants increase the susceptibility of steel-reinforced structures to atmospheric corrosion. This research, therefore, investigates atmospheric corrosion of structural steel at several palm oil processing plants: PTPN 1 Tanjung Seumantoh in Aceh Tamiang, PT Ensem Sawita and PT Anugerah Fajar Rejeki (AFR) in East Aceh, and PTPN 1 Cot Girek in North Aceh.This study measures the atmospheric corrosion rate of structural steel typically used in industrial and nearby residential settings. Five steel types were tested: strip, angular, cylindrical, commercial plate, and low-carbon steel. Following the American Standard Testing and Material-G50 (ASTM G50), the mass loss method was used to calculate corrosion rates. After six months of exposure, all five steel types exhibited corrosion rates below 0.7 mils per year (mpy). This result showed that the relative corrosion resistance of structural steel is on outstanding category (<1mpy).
Feasibility Analysis and Implementation of FreeCAD Open Source Computer-Aided Design (CAD) Software as an Alternative Replacement for Inventor Student Version Software Isra, Muhammad; Zulfri, Muhammad; Fauzan, Fauzan; Harmin, Amalia; Rizqullah, Akbar; Rizki, Muhammad Nuzan
Malikussaleh Journal of Mechanical Science and Technology Vol. 9 No. 1 (2025): Malikussaleh Journal of Mechanical Science and Technology (MJMST)
Publisher : E-Journal Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/mjmst.v9i1.21740

Abstract

Industry 4.0 is supported by nine foundational pillars, including Big Data and Analytics, Autonomous Robots, Simulation, Horizontal and Vertical System Integration, the Industrial Internet of Things (IIoT), Augmented Reality, Cloud Computing, Additive Manufacturing, and Cybersecurity. This study focuses on horizontal and vertical system integration, which enables seamless information flow across departments, suppliers, and customers through smart systems and IoT devices. One important tool in supporting industrial integration is Computer Aided Design (CAD), which plays a key role in product design and the generation of blueprints that bridge design and manufacturing functions. Most widely used CAD software such as AutoCAD, SolidWorks, Inventor, and CATIA are commercial and come with high licensing costs. At Samudra University, Autodesk Inventor Student Version was previously utilized for educational purposes; however, due to its feature limitations and temporary license, an alternative was sought. In collaboration with the Mechanical Engineering Department, FreeCAD was explored as an Open Source solution. This research aims to identify a free and open-source CAD software that offers features comparable to commercial CAD tools and can be further developed without licensing constraints. The methodology involves collecting various Open Source CAD applications, establishing evaluation criteria, testing core functionalities, and selecting the most suitable application to support academic and industrial design needs.
PELATIHAN PEMBUATAN EKSTRAK DAUN BELIMBING WULUH SEBAGAI INHIBITOR KOROSI DI DESA BAROH, LANGSA Zulfri, Muhammad; Widodo, Syamsul Bahri; Isra, Muhammad
Jurnal Vokasi Vol 7, No 1 (2023): Maret
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v7i1.3543

Abstract

Korosi dapat menyebabkan kegagalan dini pada bangunan infrastruktur, termasuk pada lingkungan sekitaran masyarakat,  korosi dapat menyebabkan kerugian besar jika korosi tidak ditangani lebih awal. Korosi dapat dikendalikan dengan proteksi kathodik anoda korban, namun metode tersebut lebih cocok digunakan pada industry karena pengeluaran untuk perawatan cukup mahal. Selain dengan metode anoda korban, korosi juga dapat dikendalikan menggunakan inhibitor. inhibitor ialah senyawa yang apabila ditambahkan dalam jumlah kecil pada suatu sistem korosi bisa mengurangi laju korosi pada konsentrasi tertentu. Sangat banyak inhibitor alami yang dapat diperoleh dari tanaman sekitar untuk menghemat biaya proteksi. Salah satu bahan alami yang dapat menjadi inhibitor korosi adalah belimbing wuluh. Tujuan dari pengabdian ini terdiri dari tujuan umum dan khusus, tujuan umum dari pengabdian ini yaitu untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat bagaimana cara membuat ekstrak daun belimbing wuluh sebagai inhibitor korosi, berhubung permasalahan kelompok tani ingin maju yaitu kontruksi pertanian yang terbuat dari besi seperti pagar mudah berkarat. Tujuan khusus dari pengabdian ini untuk menganalisa efisiensi ekstrak daun belimbing wuluh sebagai inhibitor penghambat korosi. Kegiatan pengabdian dimulai dengan melakukan survey, membuat larutan inhibitor, melakukan pengujian terhadap larutan inhibitor, dan memberikan penyuluhan kepada kelompok tani ingin maju, Dusun Persatuan Gp. Baroh Langsa Lama, Kec Langsa Lama, Kota Langsa
PEMANFAATAN ALAT PEREBAH SAPI SISTEM PORTABEL UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIFITAS PETERNAK SAPI Adlie, Taufan Arif; Zulfri, Muhammad; Rahman, Nazaruddin Abdul; Iskandar, Iskandar; Syahputra, Waldi
Jurnal Vokasi Vol 6, No 3 (2022): November
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v6i3.3303

Abstract

Budidaya sapi pedaging telah menjadi gerakan sehari-hari bagi kelompok Sari Kencana Gampong Alur Selebu Aceh Tamiang yang beranggotakan 15 orang dalam perkumpulannya. Peternakan Sapi adalah salah satu komoditas yang umumnya diharapkan untuk keberlangsungan hidup warga Gampong Alur Selebu. Berdasarkan data jumlah penyumbang hewan qurban pada Hari Raya Idul Adha dan hari meugang dari pada OPD, Instansi Vertikal, BUMN BUMD dalam Pemerintah Aceh Tamiang Tahun 2019 masyarakat di Aceh Tamiang berqurban sebanyak 90 Ekor Lembu. Kemudian di tahun 2020 juga terjadi peningkatan ketika berkurban sebanyak 95 Ekor Lembu. Di tahun 2021 terjadi penurunan sebanyak 84 Ekor Lembu. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan produktifitas petani melalui penerapan alat perebah sapi portable. Peternak Sari Kencana Kampung Alur Selebu Kec. Kejuruan Muda, Kab. Aceh Tamiang adlah mitra kegiatan PkM. Kegiatan dimulai dengan melakukan survey, pembuatan alat perebah dan implementasi alat kepada mitra. Dari hasil kegiatan PkM menunjukan keberdaan alat telah sangat mebantu meningkatkan produktifitas petani, terutama pada hari-hari besar yang banyak proses penyembelihan sapi.
PENGEMBANGAN ALAT PENGERING TERASI DI KAMPUNG BAROH LANGSA UNTUK PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT Syntia, Rita; Zulfri, Muhammad; Isra, Muhammad; Pramanda, Ryan; Amanda, Muhammad Seftian
Jurnal Vokasi Vol 8, No 1 (2024): Maret
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v8i1.4573

Abstract

Pengeringan terasi merupakan salah satu langkah penting dalam produksi terasi, produk olahan tradisional yang menjadi mata pencaharian utama bagi masyarakat Kampung Baroh, Langsa. Namun, metode pengeringan tradisional yang digunakan oleh masyarakat seringkali tidak efisien, memakan waktu lama, dan kurang higienis. Pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan alat pengering terasi yang sederhana, efisien, dan mudah digunakan oleh masyarakat Kampung Baroh dengan tujuan meningkatkan kualitas produksi dan pemberdayaan ekonomi lokal. Baroh Langsa Lama, Kec Langsa Lama, Kota Langsa. Metode pengembangan alat pengering terasi melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat. Tim pengabdian bekerja sama dengan masyarakat Kampung Baroh dalam merancang, menguji, dan memperbaiki prototipe alat pengering terasi. Alat ini didesain agar sesuai dengan kondisi lingkungan dan budaya setempat, serta memenuhi standar keamanan pangan dan sanitasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penggunaan alat pengering terasi yang dikembangkan telah menghasilkan terasi dengan kualitas yang baik dalam hal tekstur, rasa, dan kebersihan. Selain itu, alat ini juga mempercepat proses pengeringan yang sebelumnya memakan waktu berhari-hari menjadi hanya dalam waktu 8 jam saja. Dampak positif keberadaan alat adalah peningkatan produktifitas masyarakat Kampung Baroh yang dapat memasok terasi lebih cepat ke pasar lokal dan regional. 
Pelatihan Penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dalam Meningkatkan Literasi Digital Aparatur Desa Meurandeh Dayah, Kota Langsa, Aceh Isra, Muhammad; Zulfri, Muhammad
SMART: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2025): April
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/smart.v5i1.71626

Abstract

Kurangnya pemahaman terhadap teknologi digital di kalangan aparatur desa menjadi salah satu kendala dalam pelaksanaan tugas administrasi dan pelayanan publik di tingkat desa. Menanggapi permasalahan ini, tim pengabdi dari Universitas Samudra melaksanakan kegiatan pelatihan penggunaan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan literasi digital aparatur kantor keuchik Desa Meurandeh Dayah. Dalam pelatihan ini, peserta diperkenalkan dengan Deepseek, salah satu AI terbaru yang bersifat gratis dan berbasis open-source, yang mampu membantu dalam pencarian informasi, penyusunan dokumen, hingga pembuatan ide-ide baru. Pelatihan dirancang secara aplikatif dengan metode ceramah interaktif, diskusi, serta praktik langsung, guna membekali peserta dengan keterampilan praktis dalam mengoperasikan teknologi berbasis AI. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan kemampuan peserta dalam memanfaatkan teknologi digital secara produktif. Diharapkan, pelatihan ini menjadi titik awal transformasi digital di lingkungan pemerintahan desa dan mendorong terciptanya tata kelola yang lebih efisien dan adaptif.