Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Ilmiah Ecosystem

Kohesi Sosial Masyarakat Kaimana Di Tengah Konflik Papua Doni, Kanisius Laga; Hamka, Husain; Burchanuddin, Andi
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 21 No. 2 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 2, Mei - Agustus Tahun 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v21i2.1130

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis Kohesi Sosial Masyarakat Kaimana Di Tengah Konflik Papua. Kegunaan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan bagaimana  tindakan sosial masyarakat di kabupaten Kaimana di tengah konflik Papua. Objek penelitian ini adalah stakeholder dan masyarakat kabupaten Kaimana dengan memilih 5 informan. Dengan menggunakan metode kualitatif, dan menggunakan purposive sampling teknik pengambilan sampel sumber data dengan pertimbangan tertentu. Hasil penelitian menunjukan bahwa kesempatan kerja dalam pemerintahan serta kesempatan memperoleh pendidikan masyarakat asli papua dan non papua mempunyai kesempatan yang sama dan selalu menjaga hubungan keharmonisan yang sudah di tanamkan sejak dahulu sehingga isu konflik papua tidak menjadi domain untuk memecah belah persaudaraan yang ada di kabupaten Kaimana. Bentuk kohesi social yang di lakukan adalah dengan cara sikap saling menghargai dan saling menghormati. Masyarakat Kaimana dalam merespon isu rasisme dengan solidaritas yang sangat kuat sehingga  menggelar demonstrasi dengan aksi damai serta lebih bijak dan  mengedepankan rasa persaudaraan, peran stakeholder  sangat di butuhkan  terkait perkembangan masyarakat melalui kebijakan atau sosialisai serta himbauan terhadap masyarakat.Dalam hal ini masyarakat dan stakeholder   tak dapat di pisahkan melainkan  kerja sama sehingga terwujudanya masyarakat kaimana yang sejahtera dan menjauhkan masyarakat dari konflik yang memecah bela masyarakat. This study aims to examine and analyze the social cohesion of the Kaimana people in the midst of the Papua conflict. The purpose of this research is to describe the social actions of the people in Kaimana district in the middle of the Papua conflict. The object of this research is the stakeholders and the community of Kaimana district by selecting 5 informants. By using qualitative methods, and using purposive sampling technique of sampling data sources with certain considerations. The results showed that job opportunities in government as well as opportunities to get education from indigenous Papuans and non-Papuans had the same opportunity and always maintained a harmonious relationship that had been cultivated long ago so that the issue of Papuan conflict did not become a domain to divide the brotherhood in Kaimana district. The form of social cohesion that is done is by means of mutual respect and mutual respect. The Kaimana community in responding to the issue of racism with very strong solidarity so that they held demonstrations with peaceful and wiser actions and prioritizing a sense of brotherhood, the role of stakeholders is very much needed related to community development through policies or socialization and appeals to the community. In this case the community and stakeholders cannot separated, but cooperation so as to create a prosperous community and keep people away from conflicts that divide the defense of the community.
Pengaruh Peran Serta Masyarakat Dalam Pengelolaan Persampahaan di Kabupaten Polewali Mandar Sobirin, Sobirin; Mandala, Satria; Burchanuddin, Andi
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 23 No. 2 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 2, Mei - Agustus Tahun 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v23i2.3248

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menginvestigasi dampak partisipasi masyarakat dalam pengolahan limbah di wilayah Kabupaten Polewali Mandar. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dan mengadopsi desain observasional deskriptif. Populasi yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah keseluruhan warga di Pemerintah Kabupaten Polman, yang berjumlah sekitar 478.534 orang. Pengambilan sampel dilakukan melalui pendekatan metode sampel acak sederhana (Simple Random Sampling). Penentuan sampel difokuskan pada rumah tangga dengan status kepemilikan pribadi. Jumlah sampel yang diambil berkisar antara 5% hingga 15% dari total populasi. Data yang terkumpul dianalisis untuk menggambarkan aspirasi dan harapan masyarakat terkait pengelolaan limbah di wilayah penelitian. Validitas data diperiksa melalui dua tahap, yaitu validitas konstruksi dan validitas isi. Validitas konstruksi dinilai dengan melibatkan pandangan dari para ahli (ahli penilaian). Setelah data terkumpul, uji validitas konstruksi dilakukan melalui analisis faktor dengan mengkorelasikan skor masing-masing item instrumen, menggunakan metode korelasi product moment. Metode analisis data yang digunakan adalah Statistik Deskriptif untuk menguji hipotesis dan mendeskripsikan karakteristik sampel dari variabel yang diteliti dalam penelitian ini. Hasil analisis menunjukkan bahwa pertumbuhan pembangunan telah berkontribusi pada peningkatan jumlah tumpukan limbah, mendorong perlunya perencanaan pengelolaan limbah di Kabupaten Polewali Mandar. Beberapa faktor yang signifikan dalam pengelolaan limbah di Kabupaten Polewali Mandar adalah partisipasi aktif masyarakat dan dukungan dari pemerintah The purpose of this study is to investigate the impact of community participation in waste management in the Polewali Mandar Regency. This research method is quantitative and adopts a descriptive observational design. The population that is the focus of this research is all residents in the Polman Regency Government, which totals around 478,534 people. Sampling was carried out using a simple random sampling approach (Simple Random Sampling). Determination of the sample is focused on households with private ownership status. The number of samples taken ranged from 5% to 15% of the total population. The collected data is analyzed to describe the aspirations and expectations of the community regarding waste management in the research area. Data validity was examined through two stages, namely construction validity and content validity. Construction validity is assessed by involving the views of experts (assessment experts). After the data is collected, the construction validity test is carried out through factor analysis by correlating the scores of each instrument item, using the product moment correlation method. The data analysis method used is descriptive statistics to test hypotheses and describe the sample characteristics of the variables studied in this study. The results of the analysis show that development growth has contributed to an increase in the amount of waste piles, driving the need for waste management planning in Polewali Mandar Regency. Several significant factors in waste management in Polewali Mandar Regency are the active participation of the community and support from the government