Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analisis Produktivitas dan Beban kerja Waktu Operator Pada Divisi Finishing 2 Menggunakan Metode Work Sampling Di CV. SP Alumunium Septian Dwi Cahyo; Suseno Suseno
JURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT Vol. 3 No. 1 (2026): Maret
Publisher : KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jirs.v3i1.8685

Abstract

Praktikum ini bertujuan untuk menganalisis tingkat produktivitas dan beban kerja operator di Divisi Finishing 2 CV SP Aluminium menggunakan metode pengambilan sampel kerja. Studi ini berfokus pada tiga operator pembubutan dan pemolesan yang terlibat langsung dalam proses finishing produk aluminium. Data dikumpulkan melalui pengamatan acak aktivitas kerja, dengan 50 pengamatan per hari selama enam hari kerja, untuk mengidentifikasi proporsi aktivitas produktif dan non-produktif. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis dengan menghitung tingkat kinerja, melakukan uji kecukupan dan keseragaman data, menentukan faktor penilaian dan toleransi, serta menghitung waktu normal, waktu standar, dan beban kerja operator. Hasil menunjukkan bahwa tingkat produktivitas operator berkisar antara 72% hingga 74%. Sementara itu, nilai beban kerja yang dihitung adalah 110,09%, 114,29%, dan 119,45%, menunjukkan bahwa semua operator mengalami kondisi beban kerja berlebih. Waktu standar terkecil yang diperoleh adalah 3,43 menit per unit, yang ditetapkan sebagai standar referensi untuk menyelesaikan satu unit produk. Berdasarkan temuan ini, diajukan rekomendasi perbaikan, termasuk mengendalikan aktivitas yang tidak produktif, menyesuaikan target produksi berdasarkan waktu standar dan tunjangan, serta menyeimbangkan beban kerja melalui penambahan tenaga kerja. Implementasi rekomendasi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pemanfaatan waktu kerja dan meningkatkan produktivitas operator secara berkelanjutan.
Sosialisasi Manajemen Keuangan Praktis Di Era Digital Bagi Siswa Smk Perwari Kendal Eka Kurnia Patmasari; Septian Dwi Cahyo; Shofiatul Mila; Bella Mei Mulya Wati; Ageng Prasetyo
Jurnal AbdiMas Ekonomi Terapan Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL ABDIMAS EKONOMI TERAPAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Selamat Sri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51792/27kyax50

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola pengelolaan keuangan, terutama di kalangan generasi muda. Namun, masih banyak siswa/siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang belum memiliki pemahaman memadai mengenai manajemen keuangan praktis, khususnya dalam memanfaatkan teknologi digital secara bijak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan keterampilan manajemen keuangan praktis di era digital bagi siswa SMK Perwari Kendal. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan interaktif, simulasi pengelolaan keuangan sederhana, serta pendampingan penggunaan aplikasi keuangan digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai perencanaan keuangan, pencatatan keuangan sederhana, pengelolaan uang saku, serta pemanfaatan teknologi digital dalam aktivitas keuangan sehari-hari. Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk perilaku keuangan yang lebih cerdas, mandiri, dan bertanggung jawab pada siswa SMK sebagai bekal menghadapi dunia kerja maupun kewirausahaan.
Efektivitas Pelatihan Kesiapan kerja melalui kolaborasi AI dan Pengembangan Softskill Nafira Arifiani, Zefi; Septian Dwi Cahyo; Milatina Laksmita Dewi
Jurnal AbdiMas Ekonomi Terapan Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL ABDIMAS EKONOMI TERAPAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Selamat Sri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51792/my7j1c15

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat soft skills mahasiswa Teknik Industri dalam menghadapi tuntutan era industri cerdas. Perkembangan pesat teknologi seperti kecerdasan buatan, automasi, dan digitalisasi menuntut lulusan perguruan tinggi tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga keterampilan non-teknis yang kuat, seperti komunikasi, kerja sama tim, kepemimpinan, berpikir kritis, dan kemampuan adaptasi. Kegiatan ini dilaksanakan melalui seminar internasional yang melibatkan akademisi dan praktisi industri dari dalam dan luar negeri. Pelaksanaan seminar dilakukan secara hybrid, yaitu luring dan live streaming, guna menjangkau peserta secara lebih luas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran peserta terhadap pentingnya penguatan soft skills sebagai bekal kesiapan kerja di dunia industri modern. Selain itu, kegiatan ini mendorong terjadinya pertukaran pengetahuan, perluasan jejaring akademik dan industri, serta motivasi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi non-akademik secara berkelanjutan. Dengan demikian, seminar internasional terbukti efektif sebagai media pengabdian masyarakat dalam mendukung pengembangan soft skills mahasiswa Teknik Industri.
Pelatihan Strategi Neuromarketing Digital Berbasis Nilai-Nilai Etika Islam untuk Meningkatkan Kepercayaan Konsumen Muhammad Hilmi Labibunnajah; Septian Dwi Cahyo; Rizky Wibowo
Jurnal AbdiMas Ekonomi Terapan Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL ABDIMAS EKONOMI TERAPAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Selamat Sri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51792/879dbn94

Abstract

Dosen dan Tenaga Kependidikan di Universitas Selamat Sri memiliki peran strategis dalam mendukung komunikasi institusi, publikasi akademik, dan layanan profesional di era digital. Namun, sebagian Dosen dan Tenaga Kependidikan belum memanfaatkan media digital secara optimal serta masih memiliki keterbatasan pemahaman mengenai strategi komunikasi digital, konsep neuromarketing, dan penerapan nilai-nilai etika Islam. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta mengenai strategi neuromarketing digital berbasis nilai-nilai etika Islam dalam mendukung komunikasi profesional dan membangun kepercayaan audiens. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah pelatihan melalui penyampaian materi, diskusi, dan praktik langsung dalam pembuatan konten komunikasi digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai strategi komunikasi digital, konsep neuromarketing, serta penerapan nilai-nilai etika Islam seperti kejujuran, amanah, dan transparansi. Peserta juga mampu memahami dan mempraktikkan strategi komunikasi digital sederhana untuk meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan audiens. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan kompetensi digital dan profesionalisme Dosen dan Tenaga Kependidikan di era digital.
Pelatihan dan Pendampingan Penyusunan Business Model Canvas sebagai Strategi Penguatan Pemasaran dan Pengembangan Usaha UMKM Septian Dwi Cahyo; Muhammad Hilmi Labibunnajah; Kuwatno Kuwatno; Eka Kurnia Patmasari; Sherli Junianingrum; Imtiyaz Farras Mufidah
Aksi Nyata : Jurnal Pengabdian Sosial dan Kemanusiaan Vol. 3 No. 3 (2026): Juli : Aksi Nyata : Jurnal Pengabdian Sosial dan Kemanusiaan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/aksinyata.v3i3.3338

Abstract

Students as prospective entrepreneurs need the ability to design structured business models to support marketing enhancement and business development. However, many students with business ideas still lack the skills to identify target markets, formulate value propositions, and develop effective marketing strategies. This community service program aimed to improve students’ understanding and skills in developing a Business Model Canvas (BMC) as a strategy for strengthening marketing and business development. The program involved 55 students from the Faculty of Economics and Business at Universitas Selamat Sri, consisting of 44 Management students and 11 Accounting students. The methods employed included participatory training and mentoring in the preparation of the nine elements of the Business Model Canvas. The results showed that participants were able to develop more systematic business models, understand the interrelationships among business elements, identify target markets, and design marketing strategies aligned with their business ideas. Furthermore, the program enhanced entrepreneurial knowledge, awareness of business planning, and the ability to develop business ventures more effectively. Therefore, Business Model Canvas training and mentoring proved effective in strengthening students’ entrepreneurial capacity.