Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Ramatekno

ANALISIS STANDAR PENCAHAYAAN STUDI KASUS GEDUNG TEKNOLOGI LISTRIK POLITEKNIK ENJINERING INDORAMA Dieta Wahyu Asry Ningtias; Aziz Yulianto Pratama; Dani Usman; Haneef Nouval Alannibras Humaidi
JURNAL RAMATEKNO Vol 4 No 2 (2024): Ramatekno_vol_4_no_2
Publisher : LPPM Politeknik Enjinering Indorama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61713/jrt.v4i2.196

Abstract

Pencahayaan harus sesuai dengan standar dikarenakan berpengaruh pada kesehatan, kenyamanan, hingga estetika ruangan. SNI 03-6575-2001 tentang tata cara perancangan sistem pencahayaan buatan menerangkan standar intensitas cahaya (lux) pada suatu ruangan. Dibutuhkan penelitian dengan pengukuran secara langsung atau nyata menggunakan lux meter pada ruangan agar mendapatkan keakuratan data dan dapat dianalisis hasilnya. Penelitian sesuai dengan standar tata cara pengukuran yang ada. Objek penelitian yaitu ruang kelas, ruang komputer, laboratorium bengkel kerja atau workshop, ruang kantor atau dosen, dan ruang direktur atau kepala program studi Teknologi Listrik Politeknik Enjinering Indorama. Hasil penelitian menunjukkan intensitas cahaya pada ruang kelas sebesar 492,5 lux, ruang komputer sebesar 274,95 lux, ruang kerja sebesar dosen 116,5, ruang kepala program studi sebesar 116,5 lux, dan laboratorium workshop bengkel kerja sebesar 444,74 lux. Ruang kelas dikategorikan memenuhi syarat minimum standar, namun ruang lainnya belum memenuhi. Hal tersebut dipengaruhi oleh beberapa lampu yang sudah mati dan usia lampu yang sudah lama. Harapannya dilakukan perbaikan untuk meningkatkan intensitas cahaya sehingga kesehatan dan kenyamanan pengguna ruangan akan lebih baik.
Pengaruh Integrated Circuit Pada Rangkaian Fastcharging Baterai Mobil Listrik Tulus Asmoro, Purwandito; Dieta Wahyu Asry Ningtias; Widodo; Aziz Yulianto Pratama; Ali nur Fatoni
JURNAL RAMATEKNO Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Ramatekno
Publisher : LPPM Politeknik Enjinering Indorama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61713/jrt.v5i1.222

Abstract

Transportation is the most important need in the mobility of fulfilling people's needs. The increasing number of transportation has an impact on environmental degradation, especially air pollution. Based on the Ministry of Environment and Forestry (KLHK), transportation contributes more than 20% of the total Carbon Dioxide (CO2) emissions in Indonesia. This is caused by conventional transportation or vehicles that use oil fuel (BBM). In addition to polluting the air, the use of conventional vehicles also triggers respiratory diseases that will worsen the quality of human life. Electric cars are one solution to overcome this problem because electric cars do not emit carbon emissions. Electric cars continue to be developed through industrial technology research including fast charging circuit architecture topology, power flow, and protection. Fast charging or fast charging of electric car batteries is needed to increase comfort, efficiency, and speed up time. Electric cars that have been designed by the Electrical Technology of the Indorama Engineering Polytechnic require a compatible fast charging circuit. The study aims to analyze the effect of Integrated Circuit (IC) 7805 and IC 7812 on fast charging of electric battery cars. The results of the study showed that the best performance criteria were obtained in the fast charging circuit using the IC 7805. A more stable voltage profile compared to circuits without IC, with an average of 12V. The current flowing is also high, which is 4 amperes, compared to other circuits, so that the charging time is faster, which is 8.75 hours compared to the circuit without IC, which takes 9.64 hours to charge the battery. Therefore, the addition of IC 7805 is proven to be compatible in the fast charging circuit of electric car batteries.
Simulasi dan Rancang Bangun Power Supply Variabel Berbasis MATLAB: Simulasi dan Rancang Bangun Power Supply Variabel Berbasis MATLAB pratama, Aziz Yulianto; Asmoro, Purwandito Tulus; Feri Siswoyo, Feri; Ishak, Muhammad; Adha, Rizky Idul; Saputra, Iman
JURNAL RAMATEKNO Vol 5 No 2 (2025): Jurnal_Ramatekno_vol_5_no_2_2025
Publisher : LPPM Politeknik Enjinering Indorama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61713/jrt.v5i2.265

Abstract

Penelitian ini membahas simulasi dan rancang rangkaian power supply variabel berbasis TIP41C (NPN) dengan pendekatan analisis teoritis, simulasi menggunakan MATLAB dan desain menggunakan Proteus, serta pengujian hasil aktual. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk membandingkan hasil tegangan keluaran dari ketiga metode tersebut guna menilai tingkat akurasi dan kinerja rangkaian yang dirancang. Proses perancangan meliputi penentuan komponen utama seperti transformator, penyearah, kapasitor filter, serta resistor dan potensiometer sebagai pengatur tegangan keluaran. tahap awal dilakukan menggunakan proteus untuk desain dan memverifikasi fungsi rangkaian secara keseluruhan, sedangkan simulasi MATLAB digunakan untuk melakukan analisis numerik dan validasi model matematis terhadap karakteristik keluaran power supply. Berdasarkan hasil perbandingan antara tegangan output teoritis, hasil simulasi MATLAB, dan hasil pengukuran aktual, diperoleh bahwa simulasi MATLAB memiliki tingkat akurasi tinggi dengan error relatif kecil, berkisar antara 0,40% hingga 0,90% dengan rata-rata 0,67%. Sementara hasil pengukuran nyata menunjukkan error sedikit lebih besar, yaitu antara 0,00% hingga 3,83% dengan rata-rata 1,25%. Selisih tersebut disebabkan oleh toleransi komponen, rugi daya internal regulator LM317, penurunan tegangan pada sambungan kabel dan jalur PCB, serta pengaruh suhu dan ketelitian alat ukur. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa rangkaian power supply variabel berbasis TIP41C (NPN) yang dirancang memiliki kinerja yang baik, stabil, dan mampu menghasilkan tegangan keluaran yang dapat diatur sesuai kebutuhan
PENGENDALIAN MOTOR INDUKSI 3 FASA MENGGUNAKAN POTENSIO EXTERNAL BERBASIS VFD Aziz Yulianto Pratama; Feri Siswoyo Hadisantoso; Mokhamad Is Subekti; Ahmad Sholeh
JURNAL RAMATEKNO Vol 6 No 1 (2026): Ramatekno_6_1_2026
Publisher : LPPM Politeknik Enjinering Indorama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61713/jrt.v6i1.300

Abstract

Motor induksi tiga fasa merupakan salah satu penggerak utama dalam sistem industri karena memiliki konstruksi yang sederhana, keandalan tinggi, dan efisiensi yang baik. Namun, metode pengoperasian konvensional seperti Direct On Line (DOL) menyebabkan arus awal yang besar serta kurang efisien dalam pengaturan kecepatan motor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengendalian kecepatan motor induksi tiga fasa menggunakan Variable Frequency Drive (VFD) terhadap perubahan arus kumparan stator dan kecepatan putaran motor. Metode penelitian dilakukan melalui pengujian eksperimental pada motor induksi tiga fasa dengan variasi frekuensi 5 Hz, 25 Hz, 30 Hz, 40 Hz, dan 50 Hz menggunakan VFD dengan pengaturan potensiometer eksternal. Parameter yang diamati meliputi kecepatan putaran motor (RPM) dan arus kumparan stator (A). Berdasarkan hasil pengukuran Pengujian Tanpa Beban diperoleh bahwa pada frekuensi 25 Hz motor berputar sebesar ±565 rpm dengan arus sekitar 0,43A, pada 30 Hz sebesar ±1000 rpm dengan arus 0,43 A, pada 40 Hz sebesar ±1280 rpm dengan arus 0,43 A, dan pada 50 Hz mencapai ±1450 rpm dengan arus sekitar 0,43 A. Hasil pengujian menunjukkan bahwa peningkatan frekuensi pada VFD menyebabkan kenaikan kecepatan putaran motor secara proporsional terhadap frekuensi yang diberikan. Selain itu, arus kumparan stator tidak meningkat dengan kenaikan frekuens karena motor beroperasi tanpa beban, sehingga arus yang dominan adalah arus magnetisasi yang cenderung stabil  sehingga perubahan frekuensi, namun tetap berada dalam batas operasi yang aman. Dibandingkan dengan metode starting langsung (DOL), penggunaan VFD mampu menekan arus awal motor secara signifikan sehingga meningkatkan efisiensi operasi dan keandalan sistem penggerak motor induksi tiga fasa.