Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Uji Toksisitas Akut Ekstrak Metanol Kulit Buah Jeruk Sambal (Citrus microcarpa Bunge) Terhadap Larva Artemia salina L. Dengan Metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) Ratna Widyasari; Dina Yuspitasari; Wilda Wildaniah; Rosi Cahayuni Wahida
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 3 No 1 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v3i1.64

Abstract

Tanaman jeruk sambal (Citrus microcarpa Bunge) merupakan salah satu tanaman yang banyak terdapat di Kalimantan Barat. Kulit buah jeruk sambal mempunyai aktivitas antioksidan kuat dan aktivitas antimikroba, hal ini berkaitan erat dengan kandungan senyawa metabolit sekunder yaitu flavonoid, alkaloid dan polifenol, dimana senyawa ini berpotensi sitotoksik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ekstrak metanol kulit jeruk sambal bersifat sitotoksik dengan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) dan mengetahui nilai LC50 yang dihasilkan. Penelitian eksperimental ini menggunakan ekstrak metanol kulit jeruk sambal dengan pembagian konsentrasi 1000 µg/ml, 750 µg/ml, 500 µg/ml, 250 µg/ml, 100 µg/ml, dan 0 µg/ml dimana pada masing-masing konsentrasi diletakkan 10 ekor larva Artemia salina L. Data kematian larva dikumpulkan dan dianalisis dengan metode analisis probit. Berdasarkan hasil dari analisis regresi linier menunjukkan nilai LC50 dari ekstrak metanol kulit jeruk sambal adalah 234,42 µg/ml.. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ekstrak metanol kulit jeruk sambal bersifat sitotoksik yang ditunjukkan dengan harga LC50 < 1000 µg/ml.
PENETAPAN KADAR FLAVONOID TOTAL EKSTRAK METANOL KULIT JERUK SAMBAL SECARA SPEKTROFOTOMETRI UV-VISIBEL RATNA WIDYASARI; Fadli Fadli; Sri Handayani
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v4i2.129

Abstract

Jeruk Sambal (Citrus microcarpa Bunge) seringnya dimanfaatkan sebagai tanaman obat tradisional di Kalimantan Barat, seperti antioksidan dan antibakteri dikarenakan adanya senyawa flavonoid dan polifenol. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar flavonoid total dari ekstrak metanol kulit jeruk sambal. Penentuan kadar flavonoid total menggunakan metode spektrofotometri UV-Visibel dengan kuersetin sebagai pembanding. Pengukuran panjang gelombang maksimum kuersetin dilakukan pada panjang gelombang 380 nm – 780 nm dan diperoleh panjang gelombang maksimum kuersetin pada 432 nm. Kadar flavonoid total dihitung dengan persamaan regresi linear y = 0,0068 x + 0,1132 dengan koefisien relasi R2 = 0.9712 yang diperoleh dari kurva kalibrasi kuersetin. Hasil skrining fitokimia menunjukkan kulit jeruk sambal mengandung flavonoid dengan kadar flavonoid total sebesar 0,3324 mg/g.Kata kunci:  Kulit Jeruk Sambal, Penetapan Kadar, Flavonoid, Spektrofotometri UV-Visibel
Formulasi Sirup Ekstrak Etanol Citrus amblycarpa Ochse dan Aktivitas Antidiare Ekstrak dan Sirup pada Mencit yang Diinduksi Castor Oil Dina Yuspita Sari; Rini Fajaria; Ika Selvia; Jevi Asmitha Dewi; Ratna Widyasari
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 21 No. 01 Juli 2024
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pharmacy.v21i1.19183

Abstract

Kulit jeruk sambal (Citrus amblycarpa Ochse) mengandung tanin dan flavonoid yang diduga memiliki aktivitas sebagai antidiare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antidiare ekstrak etanol kulit buah jeruk sambal (EELP), membuat formula sirup, serta menentukan aktivitas sirup ekstrak etanol kulit jeruk sambal (sirup EELP) terhadap mencit putih jantan. Simplisia kulit jeruk sambal dimaserasi menggunakan etanol 96%. Ekstrak etanol diformulasikan menjadi sirup dengan variasi konsentrasi ekstrak. Evaluasi sirup meliputi organoleptis, homogenitas, bobot jenis, viskositas, dan pH. Pengujian aktivitas antidiare terhadap ekstrak etanol dan sirup dari ekstrak etanol kulit buah jeruk sambal menggunakan metode proteksi dengan oleum ricini sebagai penginduksi diare. Larutan uji meliputi Na CMC (kontrol negatif), Loperamid HCl (kontrol positif), EELP dosis 0,042; 1,491; dan 2,94 g/kg BB, dan sirup EELP dengan konsentrasi 3,26; 4,26; dan 5,26%. Ketiga formula sirup menghasilkan warna hijau pekat, bau khas kulit jeruk sambal dan rasa manis sedikit pahit, homogen, pH 6, bobot jenis 1,2; dan viskositas 1,65 mPa s. Persentase antidiare ekstrak etanol kulit jeruk sambal dan sirup masing-masing sebesar 41,20; 65,11; dan 82,62%, serta 42,41; 47,08; dan 57,08%. EELP 1,492 dan EELP 2,940g/kg menunjukkan aktivitas berbeda nyata dengan kontrol negatif. Ketiga formula sirup EELP memiliki aktivitas sebagai antidiare yang ditunjukkan. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak dan formula sirup dari ektrak etanol kulit jeruk sambal berpotensi sebagai antidiare.