Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia

Implementasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Di Dewan Pertahanan Nasional Pramasha, Alvin Rayinda; Rahayu, Neneng Sri; Istania, Ratri
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i9.61479

Abstract

Latar belakang penelitian didasarkan pada pentingnya penerapan SPIP sebagai instrumen good governance untuk memastikan efektivitas, efisiensi, akuntabilitas, dan transparansi pengelolaan keuangan negara. Meskipun SPIP telah diimplementasikan secara nasional, hasil evaluasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menunjukkan bahwa tingkat maturitas SPIP di DPN masih berada pada level 3 (terdefinisi), belum mencapai target level 4 (optimal). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) di Dewan Pertahanan Nasional (DPN) serta mengidentifikasi hambatan yang menghambat pencapaian tingkat maturitas optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif berdasarkan teori implementasi kebijakan Thomas B. Smith, mencakup empat variabel: kebijakan ideal, kelompok sasaran, organisasi pelaksana, dan faktor lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala utama meliputi kurangnya monitoring dan evaluasi, belum optimalnya internalisasi kebijakan, serta keterbatasan sumber daya manusia dan dukungan teknologi. Simpulan penelitian ini adalah bahwa implementasi SPIP di DPN masih belum optimal dan memerlukan strategi perbaikan yang terfokus. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas pegawai, pemetaan tindak lanjut, dan pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan efektivitas SPIP di DPN.
Evaluasi Penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2018 pada KPP Pratama Jakarta Gambir Tiga Suhendro, Arie; Broto, Mani Festati; Rahayu, Neneng Sri
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i11.52350

Abstract

Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2018 tentang pajak penghasilan atas penghasilan dari usaha yang diterima atau diperoleh wajib pajak yang memiliki peredaran bruto tertentu merupakan salah satu bentuk implementasi reformasi perpajakan. Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 23 tahun 2018 pada KPP Pratama Jakarta Gambir Tiga serta menjelaskan upaya yang dilakukan dalam mengatasi kendala dalam menerapkan peraturan. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Prosedur pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi dan wawancara. metode analisis data berdasarkan metode analisis CIPP. Informan berasal dari pegawai KPP Pratama Jakarta Gambir Tiga, wajib pajak serta praktisi perpajakan. Hasil penelitian menunjukkan dari segi evaluasi konteks penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2018 telah memenuhi kebutuhan UMKM khususnya kemudahan dalam menghitung pajak yang terhutang, dari segi input kegiatan sosialisasi serta konsultasi yang dilakukan dinilai kurang efektif, dari segi proses penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2018 telah sesuai dengan ketentuan dan dilakukannya monitoring evaluasi terhadap penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2018, dari segi produk penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2018 sudah sesuai dengan tujuan namun diperlukan sosialisasi serta konsultasi yang lebih maksimal serta peningkatan kerjasama dengan pihak eksternal.
Strategi Pengembangan Kompetensi Arsiparis di Lingkungan Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional Republik Indonesia Sulistyani, Renie Dwi; Hamka , Hamka; Rahayu, Neneng Sri
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i6.60371

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah adanya kesenjangan kompetensi arsiparis di Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Setjen Wantannas) yang berdampak pada kinerja organisasi. Faktor-faktor seperti keterampilan teknis, karakteristik kepribadian, motivasi, dan budaya organisasi belum optimal, sehingga diperlukan strategi pengembangan kompetensi yang efektif. Penelitian ini mengkaji strategi pengembangan kompetensi arsiparis di Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Setjen Wantannas), yang menghadapi tantangan kesenjangan kompetensi akibat kurangnya pelatihan teknis, sistem reward yang belum optimal, dan budaya organisasi yang belum sepenuhnya mendukung. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi faktor-faktor penghambat kompetensi arsiparis dan merumuskan strategi pengembangan yang efektif. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun arsiparis memiliki keyakinan diri dan pengalaman kerja yang memadai, partisipasi dalam pelatihan teknis masih rendah, dan perencanaan pengembangan kompetensi belum sistematis. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya pemetaan kompetensi, pelatihan berkelanjutan, penguatan budaya organisasi, dan evaluasi berkala untuk meningkatkan kinerja arsiparis. Rekomendasi strategis mencakup penyusunan program pelatihan berbasis kebutuhan, peningkatan motivasi melalui reward yang terstruktur, serta kolaborasi dengan pemangku kebijakan untuk menciptakan lingkungan kerja yang mendukung pengembangan SDM.