Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Edukasi Caring Islami di Desa Temajuk Kabupaten Sambas Yousriatin, Fajar; Priyatnanto, Hendra; Florensa, Florensa; Sari, Lintang
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i7.15630

Abstract

ABSTRAK Perilaku caring mencerminkan pengetahuan, sikap dan perilaku yang dilandaskan oleh nilai kebaikan, perhatian, kasih sayang terhadap diri sendiri maupun orang lain. Caring bisa diberikan oleh siapa saja termasuk oleh keluarga atau orang terdekat terhadap anggota keluarga yang sakit dengan harapan dapat membantu mempercepat proses penyembuhan. Namun, masih banyak yang belum mengetahui bagaimana berperilaku caring, sehingga perlu dilakukannya edukasi terkait caring islami sehingga dapat meningkatkan pengertahuan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang caring yang dibutuhkan keluarga dalam melakukan perawatan pada anggota keluarga yang sakit. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dengan metode edukasi kesehatan selama 60 menit yang diikuti oleh 30 orang. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebelum mendapatkan edukasi sebagaian besar tingkat pengetahuan pada kategori rendah (50%). Kemudian setelah diberikan edukasi mengalami peningkatan sehingga kategori pengetahuan menjadi tinggi (83,33%). Berdasarkan hasil diatas dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat setelah diberikan edukasi. Hal ini berarti edukasi yang diberikan sangatlah efektif. Selama kegiatan berlangsung responden sangat fokus dan antusias untuk bertanya terkait hal-hal yang mereka alami yang berkaitan dengan caring islami. Kata Kunci: Edukasi, Caring Islami, Keluarga  ABSTRACT Caring behavior reflects knowledge, attitudes and behavior that are based on the values of kindness, attention, compassion towards oneself and others. Caring can be given by anyone, including family or those closest to a sick family member in the hope that it can help speed up the healing process. However, there are still many who do not know how to behave caringly, so it is necessary to provide education regarding Islamic caring so that it can increase public knowledge. This activity aims to increase knowledge about caring that families need in providing care for sick family members. Community service activities were carried out using the health education method for 60 minutes, attended by 30 people. Results: The results of community service activities before receiving education were mostly the level of knowledge in the low category (50%). Then after being given education, it increased so that the knowledge category became high (83.33%). Based on the results above, it can be concluded that there has been an increase in public knowledge after being given education. This means that the education provided is very effective. During the activity, respondents were very focused and enthusiastic in asking questions regarding things they experienced related to Islamic caring. Keywords: Education, Islamic Caring, Family
Peningkatan Literasi Kesehatan Jiwa Remaja melalui Program Edukasi di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Florensa, Florensa; Hidayah, Nurul; Kirana, Wahyu; Sari, Lintang; Yousriatin, Fajar; Huda, Nurul; Astuti, Dwi Puji
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i2.24386

Abstract

ABSTRAK Remaja merupakan kelompok usia yang rentan mengalami permasalahan kesehatan jiwa, terutama remaja yang berada dalam lingkungan pembinaan seperti Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA). Kondisi keterbatasan sosial, tekanan psikologis, serta stigma dapat berdampak pada kesejahteraan mental remaja binaan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan jiwa remaja melalui program edukasi kesehatan jiwa di LPKA Sungai Raya / Lapas Anak Pontianak. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan 70 remaja binaan sebagai peserta. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, dan pemberian materi edukatif mengenai kesehatan jiwa remaja, pengenalan emosi, strategi koping adaptif, serta pentingnya mencari bantuan. Evaluasi kegiatan dilakukan secara kualitatif melalui observasi partisipasi, keaktifan diskusi, dan umpan balik peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti kegiatan dengan antusias, mampu mengungkapkan pemahaman dasar tentang kesehatan jiwa, serta menunjukkan sikap yang lebih terbuka dalam membicarakan perasaan dan masalah psikologis. Program edukasi ini diharapkan menjadi upaya promotif dan preventif dalam mendukung kesehatan jiwa remaja binaan di LPKA. Kata Kunci: Literasi Kesehatan Jiwa, Remaja, Edukasi, LPKA, Pengabdian Masyarakat.  ABSTRACT Adolescents are a particularly vulnerable age group when it comes to mental health issues, especially those in institutional care settings such as Juvenile Correctional Facilities (LPKA). Social limitations, psychological pressures, and stigma can significantly impact the mental well-being of these young individuals. This Community Service Program (PKM) aims to enhance adolescent mental health literacy through an educational initiative at the Sungai Raya LPKA / Pontianak Juvenile Detention Center. The program engaged 70 incarcerated youth as participants. Implementation methods included interactive counseling, group discussions, and educational materials covering adolescent mental health, emotional awareness, adaptive coping strategies, and the importance of seeking professional support. The activity was evaluated qualitatively through observation of participation, engagement in discussions, and participant feedback. Results indicate that participants enthusiastically took part in the program, demonstrated a foundational understanding of mental health, and showed greater openness in discussing feelings and psychological issues. This educational initiative is expected to serve as a promotive and preventive effort in supporting the mental health of juvenile inmates at LPKA. Keywords: Mental Health Literacy, Adolescents, Education, LPKA, Community Service.