Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Edukasi Wisata Aman, Sehat dan Lestari di Desa Temajuk Kabupaten Sambas Hidayat, Uti Rusdian; Hatmalyakin, Debby; Alfikrie, Fauzan; Akbar, Ali; Arisandi, Defa; Nurpratiwi, Nurpratiwi; Amaludin, Mimi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i6.14194

Abstract

ABSTRAK Dalam proses pengembangan kawasan pariwisata, pengembang tidak hanya dituntut untuk menyiapkan fasilitas pariwisata, namun sumberdaya manusianya harus didukung dengan pengetahuan pengelolaan objek wisata khususnya penanganan awal pada kasus kegawatdaruratan. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat telah dilaksanakan dengan metode edukasi langsung tentang pertolongan pertama pada kasus kegawatdaruratan menggunakan media video baik untuk mnemonic SELAMAT maupun manfaat pelestarian mangrove bagi kesehatan. Hasil pelaksanaan kegiatan didapatkan data terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat setelah edukasi tentang pertolongan pertama pada kasus kegawatdaruratan. Peningkatan pengetahuan ini diharapkan dapat membuat masyarakat lebih siap untuk menyambut dinamika desa wisata yang ramai pengunjung dengan segala resiko kegawatdaruratan yang mungkin bisa terjadi. Kata Kunci: Pertolongan Pertama, Kegawatdaruratan, Mnemonic SELAMAT  ABSTRACT In the process of developing tourism areas, developers are not only required to prepare tourism facilities, but their human resources must be supported by knowledge of tourism object management, especially initial handling in emergency cases. The implementation of community service has been carried out with direct education methods about first aid in emergency cases using video media both for SELAMAT mnemonics and the benefits of mangrove conservation for health. The results of the implementation of activities obtained data on the increase in community knowledge after education about first aid in emergency cases. This increase in knowledge is expected to make the community more prepared to welcome the dynamics of a crowded tourist village with all the risks of emergencies that might occur. Keywords: Basic Life Support, Emergencies, SELAMAT Mnemonic
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM) di Desa Temajuk Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas Amaludin, Mimi; Safitri, Dewin; Arisandi, Defa; Hidayat, Uti Rusdian; Akbar, Ali; Alfikrie, Fauzan; Nurpratiwi, Nurpratiwi; Hatmalyakin, Debby; Nurannisa, Nurannisa
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i7.14769

Abstract

ABSTRAK Penyakit Tidak Menular (PTM) dalam dua dekade terakhir menjadi beban dalam pembiayaan karena tingginya biaya pengobatan (penyakit katastropik) seperti penyakit jantung, kanker, dan gagal ginjal. Dalam hal ini tenaga kesehatan termasuk perawat memiliki peran penting terutama upaya promotive dan preventif agar dapat menekan angka kejadian sekaligus menurunkan beban biaya pengobatan. Sebagai upaya promotive maka dilakukan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat akan penyakit tidak menular serta memberdayakan masyarakat dengan keterampilan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sebagai upaya deteksi dini dan pencegahan penyakit tidak menular. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam upaya menurunkan peningkatan penyakit tidak menular serta ikut memberdayakan masyarakat agar terbentuk individu dan masyarakat yang mandiri. Metode yang dilakukan pada kegiatan PKM ini adalah Metode yang akan digunakan dalam kegiatan ini adalah edukasi, demonstrasi dan simulasi. Hasil pengabdian kepada masyarakat didapatkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan. setelah diberikan edukasi pengetahuan masyarakat sebagian besar menjadi tinggi (73,33%). setelah dilakukan demonstarsi dan simulasi keterampilan masyarakat sebagian besar menjadi tinggi (70%). Pemberian edukasi dan demonstrasi dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dapat menjadi salah satu upaya pencegahan PTM. Kata Kunci: Gagal Ginjal Kronik, Penyakit Tidak Menular  ABSTRACT Introduction: Non-Communicable Diseases (NCDs) in the last two decades have become a financial burden due to the high costs of treatment (catastrophic diseases) such as heart disease, cancer and kidney failure. In this case, health workers, including nurses, have an important role, especially promotive and preventive efforts, in order to reduce the number of incidents while reducing the burden of medical costs. As a promotive effort, education is carried out to increase public knowledge of non-communicable diseases and empower the public with the skills to carry out health checks as an effort to early detect and prevent non-communicable diseases. Objective: The aim of this activity is to increase community participation in efforts to reduce the increase in non-communicable diseases and help empower the community to form independent individuals and communities. Method: the method used in this PKM activity is method that will be used in this activity is education, exposure and simulation. Results: The results of community service show that there is an increase in knowledge and skills. after being given education, the majority of people's knowledge became high (73.33%). after demonstrations and simulations, most people's skills became high (70%). Conclusion: providing education and education can increase knowledge and skills and can be one of the efforts to prevent Non-Communicable Diseases.  Keywords: Chronic Kidney Failure, Non-Communicable Diseases
Optimalisasi Penerapan Sistem Informasi dan Administrasi Pembelajaran Penolong Pertama (Siapp) pada Program Edukasi BHD di SMKN 1 Sukadana Kayong Utara : Pengabdian Hidayat, Uti Rusdian; Hatmalyakin, Debby; Alfikrie, Fauzan; Arisandi, Defa; Akbar, Ali; Nurpratiwi, Nurpratiwi; Amaludin, Mimi; Anjarwadi, Ihsan Angga; Annisa, Nur; Iswara, Ruhil
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5448

Abstract

Dalam proses pengembangan kawasan pariwisata yang aman dan sehat, pihak pengembang tidak hanya mempersiapkan fasilitas yang mendukung namun sumberdaya manusianya harus didukung dengan pengetahuan pengelolaan objek wisata khususnya ketika menemukan kasus kegawatdaruratan di wilayah wisata atau sekitarnya. Masyarakat sekitar dituntut harus memiliki kemampuan dalam melakukan pertolongan pertama pada kasus kegawatdaruratan. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat telah dilaksanakan dengan berupa pembelajaran dengan penerapan sistem informasi dan administrasi pembelajaran penolong pertama (SIAPP) pada program edukasi bantuan hidup (BHD) dasar di SMKN 1 Sukadana Kayong Utara. Hasil pelaksanaan kegiatan didapatkan data terjadi peningkatan pengetahuan setelah melakukan pembelajaran dengan sistem informasi dan administrasi pembelajaran penolong pertama (SIAPP) pada program Edukasi BHD. Peningkatan pengetahuan ini diharapkan dapat membuat masyarakat lebih siap untuk menyambut dinamika desa wisata yang ramai pengunjung dengan segala resiko kegawatdaruratan yang mungkin bisa terjadi.
Edukasi SUPER (Semangat untuk Perawatan) Gagal Ginjal Kronis dan Populasi Berisiko di Puskesmas Teluk Melano : Pengabdian Akbar, Ali; Amaludin, Mimi; Nurpratiwi, Nurpratiwi; Arisandi, Defa; Hidayat, Uti Rusdian; Hatmalyakin, Debby; Alfikrie, Fauzan; Safitri, Dewin
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5593

Abstract

Meningkatnya jumlah penderita Penyakit Tidak Menular (PTM) menjadi isu permasalahan kesehatan nasional salah satunya penyakit Gagal Ginjal Kronis (GGK). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan lansia mengenai Edukasi SUPER (Semangat untuk Perawatan) Gagal Ginjal Kronis (GGK) dan populasi berisiko di Puskesmas Teluk Melano, Kabupaten Kayong Utara. Metode yang digunakan meliputi tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan dilakukan melalui analisis masalah kesehatan bersama pihak puskesmas. Tahap pelaksanaan berupa pemberian edukasi menggunakan media video berbasis mnemonic SUPER yang mencakup Skrining, Uremia, Pengelolaan asupan protein, Elektrolit seimbang, dan Renal terapi. Evaluasi dilakukan secara pre-test dan post-test menggunakan kuesioner pilihan ganda untuk menilai tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi. Kegiatan diikuti oleh 30 lansia, dengan mayoritas peserta perempuan (80%). Hasil menunjukkan bahwa sebelum edukasi sebagian besar peserta memiliki pengetahuan kategori kurang (50,0%), sedangkan setelah edukasi mayoritas meningkat menjadi kategori baik (83,3%). Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis video dan strategi mnemonic SUPER efektif dalam meningkatkan pengetahuan lansia tentang perawatan GGK serta berpotensi mendukung upaya pencegahan dan pengelolaan penyakit secara lebih optimal.
Pendekatan Edukatif dalam Pencegahan Penyakit Gagal Ginjal pada Anak di Puskesmas Teluk Melano: Pengabdian Amaludin, Mimi; Arisandi, Defa; Hatmalyakin, Debby; Akbar, Ali; Nurpratiwi, Nurpratiwi; Hidayat, Uti Rusdian; Alfikrie, Fauzan; Nurannisa
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5628

Abstract

Kasus gagal ginjal pada anak menjadi perhatian serius karena berdampak pada peningkatan morbiditas, mortalitas, serta kualitas hidup anak dan keluarganya. Kurangnya edukasi kesehatan di masyarakat, khususnya terkait pencegahan dan deteksi dini gangguan ginjal pada anak, menjadi salah satu faktor yang berpotensi memperburuk kondisi tersebut. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan orang tua, terutama ibu hamil dan ibu yang memiliki balita, mengenai pencegahan gagal ginjal pada anak melalui pendekatan edukatif. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan melalui koordinasi dan analisis kebutuhan, tahap pelaksanaan berupa ceramah interaktif disertai diskusi dan tanya jawab, serta tahap evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, dimana sebelum edukasi mayoritas peserta berada pada kategori kurang (60,0%) dan setelah edukasi mayoritas meningkat menjadi kategori baik (83,3%). Pendekatan edukatif terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pencegahan gagal ginjal pada anak dan direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya promotif dan preventif di tingkat pelayanan kesehatan primer.
Program Pembelajaran E-Modul Interaktif dan Pengetahuan Imunisasi Covid-19 pada Lansia di Wilayah Pesisir Alfikrie, Fauzan; Hidayat, Uti Rusdian; Akbar, Ali; Arisandi, Defa; Nurpratiwi, Nurpratiwi; Hatmalyakin, Debby; Amaludin, Mimi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i2.24545

Abstract

ABSTRAK COVID-19 merupakan salah satu penyakit menular yang dapat menyebabkan gangguan berat pada sistem pernapasan terutama pada kelompok risiko tinggi. Lansia merupakan salah satu kelompok risiko tinggi tertular, karena penurunan dari fungsi system tubuh, sehingga lansia memerlukan upaya khusus untuk mencegah mereka dari infeksi berat penyakit ini. Salah satu upaya tersebut adalah lansia perlu mendapat imunisasi COVID-19 yang lengkap. Namun, sebagian besar lansia tidak melakukan imunisasi atau status imunisasinya tidak lengkap. Beberapa alasan seperti takut vaksin, vaksin menyebabkan sakit parah, merasa tidak perlu melakukan vaksinasi dan tidak mau vaksin karena takut sakit.  Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat pesisir tentang Imunisasi COVID-19. Metode pendekatan yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA), yaitu metode partisipatif yang melibatkan masyarakat secara aktif dalam seluruh tahapan kegiatan. Sasaran program adalah lansia, lansia menerima pembelajaran menggunakan metode ceramah diskusi dan tanya jawab dengan media e-modul serta dibantu oleh fasilitator. Sebelum pelaksanaan kegiatan dimulai, peserta dinilai tingkat pengetahuan tentang imunisasi COVID-19. Proses diskusi berlansung 30-45 menit. Statistik yang digunakan untuk menggambarkan perubahan tingkat pengetahuan lansia setelah mengikuti pembelajaran adalah statistik deskriptif. Setelah pembelajaran diberikan menunjukkan bahwa sebagian besar pengetahuan lansia meningkat dan memiliki tingkat pengetahuan cukup 66,7% tentang tentang imunisasi COVID-19. Pembelajaran interktif dengan media e-modul dapat meningkatkan pengetahuan lansia tentang COVID-19. Kata Kunci: E-Modul, Pengetahuan, Imunisasi, COVID-19, Lansia.  ABSTRACT COVID-19 is an infectious disease that can cause severe respiratory problems, especially in high-risk groups. The elderly are at high risk of contracting the disease due to decreased immune system function. Therefore, special efforts are needed to prevent severe infection. One such effort is for the elderly to receive complete COVID-19 immunizations. However, most elderly individuals are not immunized or have incomplete immunizations. Some of the reasons cited include fear of vaccines, the vaccine causing serious illness, feeling unnecessary vaccinations, and not wanting to get vaccinated due to fear of illness. This community service program aims to increase the knowledge of coastal communities about COVID-19 immunization. The approach used is Participatory Rural Appraisal (PRA), a participatory method that actively involves the community in all stages of the activity. The program targets the elderly. The elderly receive learning using lectures, discussions, and question-and-answer methods using e-modules, assisted by facilitators. Before the activity began, participants were assessed on their knowledge of COVID-19 immunization. The discussion lasted 30-45 minutes. The statistics used to describe changes in the level of knowledge of the elderly after participating in the learning were descriptive statistics. After the learning session, the majority of elderly people's knowledge increased, with 66.7% having sufficient knowledge about COVID-19 immunization. Interactive learning using e-modules can improve the elderly's knowledge about COVID-19. Keywords: E-Module, Knowledge, Immunization, COVID-19, Elderly.