Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatife Tipe Make a Match untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Muatan IPS di Kelas V UPTD SD Negeri 28 Parepare Natriani Syam; Hasnah; Herni
Juara SD : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol. 2 No. 2 (2023): JULI
Publisher : Juara SD : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa kelas V UPTD SD Negeri 28 Parepare. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dan Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah seorang guru dan siswa kelas V UPTD SD Negeri 28 Parepare yang berjumlah 22 siswa yang terdiri dari 10 siswa perempuan dan 12 siswa laki-laki, jadi semua subjek penelitian berjumlah 23. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini dilaksanakan dengan dua siklus. Berdasarkan pengamatan terhadap guru pada siklus I dan siklus II taraf keberhasilan yang didapat yaitu kategori baik (B). Begitu juga dengan aktivitas siswa selama proses pembelajaran pada siklus I dan II sudah berjalan dengan baik sehingga diperoleh kategori baik (B). Peningkatan hasil belajar ditunjukkan pada siklus I dengan nilai rata-rata hasil belajar yang berada pada kualifikasi cukup (C), dan meningkat pada siklus II dengan nilai rata-rata yang diperoleh siswa berada pada kualifikasi baik (B). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe make a match dapat meningkatkan proses dan hasil belajar siswa pada materi jenis-jenis usaha dan kegiatan ekonomi di kelas V UPTD SD Negeri 28 Parepare.
PENGARUH PENGGUNAAN PLASTIK PET (POLYETHYLENE TEREPHTHALATE) PADA CAMPURAN ASPAL AC-WC TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL Alwi, Salma; Sudibyo, Anung; Herni
JURNAL INERSIA Vol. 12 No. 1 (2020): Jurnal Inersia
Publisher : POLITEKNIK NEGERI SAMARINDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Campuran aspal beton adalah suatu bahan yang terdiri dari campuran antara batuan (agregat kasar dan agregat halus) dengan bahan ikat aspal. Campuran ini memiliki kelemahan yaitu terhadap cuaca di Indonesia yang rentan terjadi kerusakan. Oleh karena itu penelitian ini dilakukanuntuk bahan tambah yang dapat meningkatkan kekuatan dan membantu perbaikan konstruksi jalan aspal. Bahan tambah yang digunakan adalah sampah botol plastik PET (Polyethylene Terephthalate) dan material yang digunakan aspal pen 60/70 dan jenis filler semen dan abu batu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai karakteristik Marshall pada campuran aspal Laston AC-WC dengan penambahan PET dengan kadar 1%, 1.5%, 2%, 2.5%, dan 3% dengan metode cara kering (dry process) dan dihitung dari berat aspal pada kadar aspal optimum (KAO). Hasil penelitian menunjukkan dengan cara kering karakteristik Marshall bahwa nilai stabilitas, VIM, VFB dan MQ dengan penambahan kadar 1% sampai 3% telat memenuhi syarat Spesifikasi Umum Jalan dan Jembatan 2018 Divisi 6 Tentang Perkerasan Aspal sedangkan nilai flow dan VIM tidak memenuhi syarat yang ditetapkan. Penambahan PET dengan kadar 2% merupakan kadar yang dapat digunakan dalam campuran beraspal, karena telah memenuhi syarat tertentu.
Optimalisasi Kesadaran dan Pemahaman Siswa Terhadap Pentingnya Pendidikan Melalui Program Kerja Maccule Magguru di SD Inpres 5/81 Padaidi, Kecamatan Tellu Siattinge Ismail; A. Lismawati; Andika Gunawan; Adrian; Nurfadilla; Rina Andriani; Sukmawati; Eliska Ayu Anita; Herni; Andi Tabrani Rasyid; Andi Srimularahmah; Andi Nurhabibi Marwil
BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2024): BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Oktober 2024
Publisher : Berugak Baca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62667/begawe.v2i3.141

Abstract

Pendidikan merupakan tolak ukur kunci keberhasilan suatu bangsa, tanpa adanya pendidikan yang bermutu maka bisa dipastikan tidak adanya perkembangan yang signifikan yang akan terjadi, berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan yang ada di Indonesia salah satunya dengan mewajibkan mahasiswa untuk mengikuti kuliah kerja nyata (KKN). Artikel ini mengulas tentang upaya yang dilakukan oleh mahasiswa KKN terhadap respon peningkatan wawasan siswa SD Inpres 5/81 Padaidi melalui program kerja Maccule Magguru,. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif dan fokus pada sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan guru, dan pendekatan dengan siswa melalui proses pembelajaran di kelas, ditemukan masih minimnya pengetahuan dan wawasan yang dimiliki oleh siswa. Dengan adanya program kerja Maccule Magguru yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Bone menghasilkan peningkatan wawasan siswa sebesar 60% dari pada sebelumnya.
Transformasi Manajemen Pakan: Pemberdayaan Peternak dalam Optimalisasi Silase untuk Ternak Sapi Potong Bonewati, Yulia Irwina; Herni; Maryam; Farid, Muhammad; Nurdaida; Puspitasari, Ita
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 2 (2025): April-Juni 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i2.11809

Abstract

The availability of high-quality feed is a crucial factor in supporting the productivity of beef cattle especially in areas with limited resources and seasonal fluctuations. Particularly during the dry season, the availability of green forage becomes limited and difficult to obtain. This community service activity aims to assist farmers in utilizing locally available materials as economical, nutritious, and sustainable alternative feed. The methods employed include extension, technical training, and hands-on practice in making silage from local ingredients such as Pennisetum purpureum, rice bran, and molasses. The activity was conducted at the Agricultural Extension Center in Waempubbu Village, Amali Subdistrict, Bone Regency, involving 38 livestock farmers representing farmer groups from across Amali Subdistrict. The results of the mentoring program showed an increase in farmers' knowledge and skills in formulating alternative feed. This activity is expected to strengthen feed security at the farmer level and serve as a sustainable empowerment model within smallholder livestock systems.
Pelaksanaan Injeksi Vitamin B12 Pada Ternak Sapi Potong di Desa Bamba Puang Kecamatan Anggeraja Kabupaten Enrekang Tullah, Aswa; Herni; Maryam, Maryam
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v5i2.1434

Abstract

Kekurangan vitamin B12 pada ternak dapat menyebabkan anemia, gangguan pertumbuhan, dan penurunan nafsu makan. Vitamin B12 berperan sebagai kofaktor enzim dalam proses pembentukan energi, metabolisme protein, dan lipid. Tujuan dari pengabdian adalah untuk memberikan pelayanan kesehatan ternak sapi dengan melakukan penyuntikan vitamin B12 di Desa Bamba Puang Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang, Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan  pelayanan Kesehatan ternak dilakukan dengan observasi terlebih dahulu tentang kebutuhan vitamin pada ternak Masyarakat setempat. Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan melakukan konsolidasi dengan dinas peternakan setempat untuk mendampingi dan memfasilitasi kegiatan penyuntikan vitamin B12. Alat dan bahan yang digunakan pada kegiatan ini menggunakan alat berupa spuit serta bahan yaitu Injekvit B12. Pemberian vitamin pada ternak sapi potong dilakukan oleh mahasiswa dengan dosis yang telah ditentukan, yaitu 5-10 ml/ekor kepada 50 ekor untuk ternak. Kegiatan penyuntikan tersebut dilakukan oleh mahasiswa KKN Tematik Universitas Muhammadiyah Bone dan petugas pusat kesehatan hewan Kabupaten Enrekang dengan cara menyuntikkan langsung injekvit B12 pada ternak dilapangan agar meningkatkan kesehatan  ternak, daya tahan tubuh dan produktivitas ternak masyarakat Desa Bamba Puang, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang.
PENGENALAN PAKAN HIJAUAN TERNAK SERTA MENGIMPLEMENTASIKAN PEMBUATAN PAKAN SILASE SEBAGAI PAKAN ALTERNATIF KEPADA MASYARAKAT PETERNAK DI KELURAHAN OTTING Julianih, Julianih; Mutiara Saputri; Andi Muh.Akbar; Muhammad Sawal; Al Muh.Fajri; Selviani; Rena Astuti; Budiawan Syah; Herni; Andi Tabrani Rasyid
BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2024): BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Oktober 2024
Publisher : Lembaga Berugak Baca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Bone melakuakan penyuluhan peternakan di Kelurahan Otting untuk meningkatkan pengetahuan peternak terhadap pakan ternak perlu dilakukan untuk meningkatkan produksi ternak sehingga menambah pendapatan para peternak. Pengenalan pakan hijauan ternak serta mengimplementasikan pembuatan pakan silase perlu dilakukan untuk memanfaakan limbah pertanian mengingat bahwa daerah tersebut memiliki banyak lahan pertanian . Pengabdian dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan warga peternak mengenai jenis-jenis hijauan pakan ternak yang sesuai untuk ternak mereka serta memberikan pelatihan pembuatan silase sebagai alternatif pakan. Penyuluhan dilakukan dengan cara mengumpulkan para peternak yang ada di Kelurahan Otting Kecamatan Tellu siattinge dan kami memberikan materi presentasi kepada mereka. Hasil kegiatan penyuluhan yang dilakukan yaitu peserta peternak yang mengikuti penyuluhan ini diharapkan mampu memproduksi pakan silase sendiri secara mandiri, sehingga dapat mengurangi ketergantungan pada pakan komersial dan meningkatkan produktivitas ternak.
OPTIMALISASI KESADARAN DAN PEMAHAMAN SISWA TERHADAP PENTINGNYA PENDIDIKAN MELALUI PROGRAM KERJA MACCULE MAGGURU DI SD INPRES 5/81 PADAIDI, KECAMATAN TELLU SIATTINGE Ismail; A. Lismawati; Andika Gunawan; Sukmawati, Sukmawati; Herni; Andi Tabrani Rasyid; Andi Srimularahmah
BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2024): BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Desember 2024
Publisher : Lembaga Berugak Baca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan tolak ukur kunci keberhasilan suatu bangsa, tanpa adanya pendidikan yang bermutu maka bisa dipastikan tidak adanya perkembangan yang signifikan yang akan terjadi, berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan yang ada di Indonesia salah satunya dengan mewajibkan mahasiswa untuk mengikuti kuliah kerja nyata (KKN). Artikel ini mengulas tentang upaya yang dilakukan oleh mahasiswa KKN terhadap respon peningkatan wawasan siswa SD Inpres 5/81 Padaidi melalui program kerja Maccule Magguru,. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif dan fokus pada sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan guru, dan pendekatan dengan siswa melalui proses pembelajaran di kelas, ditemukan masih minimnya pengetahuan dan wawasan yang dimiliki oleh siswa. Dengan adanya program kerja Maccule Magguru yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Bone menghasilkan peningkatan wawasan siswa sebesar 60% dari pada sebelumnya.
SEJARAH DESA KARONDANG Rony Ranggas Saputra; Asmira; Elpy; Jumaria; Yusmida Pagalla; Safira; Adelia Anggun; Nilka Fitri; Herni; Abd Arya; Hidayaturrohim
Jurnal Pengabdian Indonesia (JPI) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/jpi.v2i1.1687

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa(i) kepada masyarakat yang bertujuan untuk menerapkan apa yang sudah dipelajari selama kurang lebih 3 tahun dalam bangku perkuliahan. Artikel ini disusun pada masa pelaksanaan KKN Reguler oleh Universitas Islam Negeri Palopo di Desa Karondang, sebuah desa yang memiliki kekayaan sejarah dan budaya lokal yang belum banyak terdokumentasikan. Melalui pendekatan partisipatif dan observasi lapangan, kegiatan KKN ini berfokus pada penggalian sejarah desa, termasuk asalusul nama Karondang, perkembangan sosial masyarakat, serta warisan budaya yang masih dilestarikan hingga kini. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa sejarah Desa Karondang memiliki nilai edukatif dan potensi wisata budaya yang dapat dikembangkan lebih lanjut. Artikel ini diharapkan dapat menjadi referensi awal bagi penelitian sejarah lokal serta mendorong pelestarian identitas budaya desa.
Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Anak Usia 4-5 Tahun Melalui Metode Bercerita Denagn Bahan Alam Di Tk Bina Rahayu Kutai Karta Negara Herni; Heppy Liana; Kartika Fajriani; Lailatul Hidayah; Yeni Aslina; Syahri Bulan
BEduManagers Journal : Borneo Educational Management and Research Journal Vol. 6 No. 2 (2025): BEduManagers Journal : Borneo Educational Management and Research Journal
Publisher : Manajemen Pendidikan Program Doktor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/bedu.v6i2.6187

Abstract

Early childhood language skills are an important aspect in the development of communication and self-expression. However, in Bina Rahyu Kindergarten, Kutai Kartanegara, children aged 4-5 years show low language skills, such as difficulty speaking, stiffness when singing, and less responsive to social interactions. This research aims to improve children's language skills through storytelling methods using natural materials in the form of corn husks. This research is a Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles. The research subjects consisted of 8 children, namely 6 boys and 2 girls. Data collection techniques used observation, interviews, and documentation, with data analysis quantitatively and qualitatively descriptive percentages. Indicators of success include the ability to answer simple questions, express feelings and desires, mention natural materials from corn, and retell the content of the story. The results of the study showed that in the pre-cycle, the average achievement of language skills was 39%. In the first cycle it increased to 51%, the teacher's strategy of stimulating through a story entitled "The Prince Who Doesn't Like to Eat Vegetables" repeatedly and the teacher gave repeated questions so that in the second cycle it increased to 85%, exceeding the success criteria of 80%. The conclusion of this study is that storytelling using natural materials is effective in improving early childhood language skills. Educators are advised to be more creative in selecting learning media that suit children's characteristics, making the learning process more enjoyable and supporting optimal language development.