Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : AGREGAT

Analisis Strategi Penerapan SMK3 Terintegrasi Pada Proyek Konstruksi Di Kota Banda Aceh Fatimah, Aldina; Ikrama, Nurul; Azka, Cut Nawalul; Agustiar
AGREGAT Vol 10 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v10i1.26258

Abstract

Penerapan SMK3 di industri konstruksi wajib dilakukan untuk meningkatkan keselamatan kerja, namun masih menghadapi berbagai kendala. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui bagaimana perusahaan melakukan penerapan SMK3 serta menilai strategi penerapan SMK3 yang terintegrasi secara optimal pada perusahaan konstruksi di Kota Banda Aceh. Metode penelitian yang digunakan adalah mix method. Variabel yang digunakan yaitu (X1) Predisposisi (Prodisposing), (X2) Pendukung (Enabling), (X3) Penguat (Reinforcing). Hasil uji validitas diperoleh nilai rata-rata r-hitung 0,766 > 0,205 dan nilai Sig. hitung rata-rata 0,001 < 0,05 maka dinyatakan valid. Hasil uji reliabilitas diperoleh Cronbach Alpha sebesar 0,750 > 0,6, maka jawaban responden sudah reliabel. Dari Analisis deskriptif menunjukkan bahwa variabel X1 (Predisposisi) memiliki nilai rata rata mean tertinggi, yaitu 4,03, yang menandakan kesadaran terhadap keselamatan kerja sangat mempengaruhi penerapan SMK3. Distribusi responden pada variabel X1 (Predisposisi) menunjukkan 78% setuju (S) dan 16% sangat setuju (SS). Variabel X2 (Pendukung) menunjukkan 71% setuju (S) dan 11% sangat setuju (SS), dengan 17% kurang setuju (KS) dan 1% tidak setuju (TS), menunjukkan perlunya perhatian pada aspek pendukung dalam implementasi SMK3. Variabel X3 (Penguat) menunjukkan hasil positif dengan 75% setuju (S) dan 12% sangat setuju (SS), sementara 12% kurang setuju (KS) dan 1% tidak setuju (TS). Dalam analisis SWOT, skor kekuatan adalah 1,97, kelemahan 1,94, peluang 2,41, dan ancaman 1,46. Peluang yang tinggi menunjukkan bahwa ada potensi besar untuk memperkuat penerapan SMK3. Berdasarkan analisis tersebut, strategi yang paling sesuai untuk penerapan SMK3 yang terintegrasi adalah Growth Strategy.
Analisis Tingkat Kepuasan Pengguna Rumah Susun Kota Banda Aceh Menggunakan Metode Customer Satisfaction Index Fatimah, Aldina; Avantika Sepriana, Revira; Agustiar, Agustiar
AGREGAT Vol 10 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v10i2.29300

Abstract

Rumah susun sederhana sewa merupakan solusi hunian vertikal yang disediakan pemerintah bagi masyarakat berpenghasilan rendah, guna mengatasi keterbatasan lahan di perkotaan dan menyediakan hunian yang layak. Penelitian ini dilakukan di Rusunawa Keudah, Kota Banda Aceh, yang dibangun pada tahun 2010 di lahan ±2 hektar, terdiri dari lima lantai. Blok A–D memiliki 98 unit tipe 24, sedangkan blok E memiliki 70 unit tipe 36, dan saat ini dihuni oleh 379 kepala keluarga. Rumuusan masalah dalam penelitian ini adalah faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi tingkat kepuasan penghuni rusunawa keudah dan berapa besar persentase kepuasan dari masyarakat terhadapa rusunawa menggunakan metode customer satisfaction index.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan penghuni serta mengukur tingkat kepuasan mereka menggunakan metode Customer Satisfaction Index. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling yang melibatkan 80 responden, terdiri dari masyarakat penghuni rumah susun di kota Banda Aceh. Variabel yang dianalisis meliputi kualitas bangunan, fasilitas pendukung, lingkungan sosial, pengelolaan dan pelayanan, serta aksesibilitas dan lokasi. Hasil uji validitas diperoleh nilai rata-rata tingkat kepentingan r-hitung 0,694 > 0,0896 dan tingkat kepuasan 0,575 > 0,0896 dan nilai Sig hitung rata-rata 0,001 < 0,05 maka dinyatakan valid. Hasil uji reliabilitas tingkat kepentingan diperoleh Cronbach Alpha sebesar 0,922 > 0,6, dan tingkat kepuasan diperoleh sebesar 0,857 > 0,6,  maka jawaban responden sudah reliabel. Presentase hasil deskriptif paling penting ditemukan pada variabel X1 sebesar 4,26% , dan paling puas terdapat pada variabel X5 sebesar 4,11%. Hasil perhitungan CSI sebesar 78,24%, yang tergolong dalam kategori Puas. Ini menunjukkan bahwa secara umum penghuni merasa puas terhadap fasilitas dan pelayanan yang disediakan, namun terdapat kesenjangan signifikan pada aspek Kualitas Bangunan (X1) yang paling penting, di mana tingkat kepuasan (terendah) masih jauh di bawah harapan. Oleh karena itu, perbaikan struktural dan pemeliharaan rutin pada aspek fisik bangunan sangat diperlukan untuk meningkatkan kepuasan secara keseluruhan