I Nyoman Sukraaliawan
Universitas Panji Sakti

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

DAMPAK KEBIJAKAN WORK FROM HOME ( WFH ) TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI SEKRETARIAT DPRD KABUPATEN BULELENG Made Wiwik Indrayanti; I Nyoman Sukraaliawan
Locus Vol 14, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.216 KB) | DOI: 10.37637/locus.v14i2.1022

Abstract

Munculnya pandemi Covid-19 telah berdampak pada hampir seluruh sendi-sendi kehidupan manusia. Untuk mencegah penularan Covid-19 tersebut, pemerintah menerapkan berbagai pembatasan kegiatan masyarakat, salah satunya adalah dengan menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau Work From Home. Kebijakan ini tentunya berdampak pada kinerja pegawai khususnya di Sekretariat DPRD Kabupaten Buleleng. Dalam penelitian ini, beberapa pokok permasalahan dapat dirumuskan yaitu : 1) bagaimanakah dampak kebijakan WFH terhadap kinerja pegawai pada masa pandemi Covid-19 di  Sekretariat DPRD Kabupaten Buleleng ?; 2) Bagaimanakah Kinerja Pegawai di Sekretariat DPRD Kabupaten Buleleng ? Untuk menjawab permasalahan tersebut, penulis menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan maksud memperoleh gambaran yang jelas tentang Dampak kebijakan WFH terhadap Kinerja Pegawai di Sekretariat DPRD Kabupaten Buleleng. Pengambilan informan menggunakan teknik purposive sampling. Sedangkan pengumpulan datanya menggunakan teknik observasi, wawancara dan pemanfaatan dokumen. Analisis data dilakukan sepanjang proses penelitian,dengan tahapan ;pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta simpulan dan verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa kebijakan WFH memiliki dampak positif dan dampak negatif terhadap kinerja pegawai di Sekretariat DPRD Kabupaten Buleleng. Dampak positif merupakan dampak yang memang diharapkan sedangkan dampak negatif adalah dampak yang tidak diharapkan. Kinerja pegawai di Sekretariat DPRD Kabupaten Buleleng sudah berjalan dengan baik meskipun terkadang ada kendala akibat adanya pandemi Covid-19, dilihat dari kriteria yang ada yakni kualitas dan kuantitas pekerjaan yang dihasilkan, ketepatan waktu dalam penyelesaian pekerjaan, efektivitas dalam penggunaan sumber daya, kemandirian dan hubungan interpersonal.
INOVASI PELAYANAN PUBLIK PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL (DISDUKCAPIL) KABUPATEN BULELENG I Nyoman Sukraaliawan; Putu Agustana
Locus Vol 15, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/locus.v15i2.1489

Abstract

Seiring dengan perkembangan tuntutan kebutuhan dan kepentingan masyarakat,instansi penyelenggara pelayanan publik dituntut untuk dapat memberikan pelayanan prima yang merupakan harapan bagi setiap masyarakat, Dalam upaya memberikan pelayanan publik yang prima, sangat diperlukan inovasi pelayanan publik untuk memberikan akses yang lebih luas serta menciptakan keanekaragaman metode pelayanan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui ragam inovasi pelayanan publik serta kendala yang dihadapi serta solusi yang dilakukan pada Disdukcapil Kabupaten Buleleng Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan beberapa informan untuk memperoleh data primer dan juga melalui metode observasi serta studi dokumen. Selanjutnya dilakukan pengolahan data serta analisis data Analisis data akan dilakukan dengan menggunakan analisis kualitatif yaitu mengorganisasikan data,memilah-milahnya menjadi satuan yang dapat dikelola, mensintesiskannya, mencaridan menemukan pola, sehingga diperoleh suatu kesimpulan.Adapun simpulan dari penelitian ini adalah dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan sebagai bentuk tanggung jawab dalam pelayanan publik, maka Disdukcapil Kabupaten Buleleng melakukan inovasi pelayanan publik secara online dan offline. Secara online inovasi pelayanan dilakukan melalui pengadaptasian perkembangan teknologi yang semakin maju dalam bentuk inovasi layanan Layon Sari Kecapil, Aku Online dan Digital ID. Inovasi pelayanan online baik melalui website maupun aplikasi mampu memberikan pelayanan yang lebih cepat dan murah. Pada Inovasi pelayanan offline terdapat inovasi Simelik dan Sidakep, kedua inovasi pelayanan ini dilakukan dengan jemput bola langsung ke desa dan kerumah penduduk.Pada penelitian ini disarankan agar Disdukcapil Kabupaten Buleleng terus berinovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan dapat meningkatkan jangkauan penyebaran informasi melalui sosialisasi ke masyarakat.
UTILIZING POTENTIAL OF COASTAL RESOURCES FOR THE WELFARE OF FISHERMEN IN THE WEST COAST REGION OF BULELENG REGENCY I Nyoman Sukraaliawan; A.A. Ngurah Anom Kumbara; A.A. Bagus Wirawan; I Gde Made Metera
E-Journal of Cultural Studies Vol 14 No 3 (2021): Volume 14, Number 3, August 2021
Publisher : Cultural Studies Doctorate Program, Postgraduate Program of Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/cs.2021.v14.i03.p04

Abstract

This research was conducted in the West coast of Buleleng Regency with the aim of describing the potential of coastal resources for the welfare of fishing communities. The method used in this research is a survey supported by the observation method. Sampling with purposive sampling technique. Data analysis was carried out using qualitative descriptive analysis techniques and SWOT analysis. The results showed that the West coast resources in Buleleng Regency were in the form of biological resources, namely fishery potential and coral reefs. The potential of these coastal resources can be utilized to improve the welfare of the community through fish farming, coral reef conservation, training to improve tourism services, and providing fish auction sites. The role of other stakeholders such as academics, businessmen, Keywords: coastal resource potential, fishermen's welfare, coastal areas
IMPLEMENTASI PROGRAM LAYANAN TRIDATU DALAM PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN BULELENG Udiani, Tut Nik; Sukraaliawan, I Nyoman
Locus Vol 16, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/locus.v16i2.1971

Abstract

Program Layanan Tridatu merupakan sebuah inovasi dan terobosan baru dalam pelayanan administrasi kependudukan di Dinas kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Buleleng. Dalam pelayanan Tridatu maka pelayanan administrasi kependudukan di Disdukcapil Kabupaten Buleleng untuk urusan kependudukan adalah anak yang baru lahir saat mengajukan permohonan akta kelahiran selain terbit akta kelahiran dan KK juga akan langsung diterbitkan KIADalam penelitian ini, beberapa pokok permasalahan dapat dirumuskan yaitu : 1) bagaimanakah implementasi program layanan Tridatu dalam pelayanan administrasi kependudukan di Disdukcapil Kabupaten Buleleng ?;2) faktor-faktor apakah yang menjadi pendukung dan penghambat program layanan Tridatu di Disdukcapil Kabupaten Buleleng ?Berdasarkan hasil penelitian ditemukan fakta implementasi program layanan Tridatu dalam pelayanan administrasi kependudukan di Disdukcapil Kabupaten Buleleng dipengaruhi oleh lima variabel, yaitu standar dan sasaran kebijakan, sumberdaya, komunikasi antar organisasi dan penguatan aktivitas, karakteristik agen pelaksana, dan kondisi sosial, politik, dan ekonomi.Sedangkan faktor-faktor yang menjadi pendukung internal implementasi program layanan Tridatu tersebut adalah tersedianya sumberdaya baik sumberdaya manusia maupun sumberday non manusia yang memadai secara kualitas dan kuantitas. Faktor pendukung eksternalnya adalah adanya dukungan dan kerjasama dari instansi lain khususnya pemerintah desa. Faktor penghambat internalnya berupa masalah teknis yakni jaringan yang terkadang ada gangguan dan peralatan khsusnya printer yang mengalami kerusakan. Penghambat eksternalnya adalah karena kurangnya informasi yang didapatkan menyebabkan adanya warga masyarakat yang datang dengan persyaratan yang tidak lengkap.
“DAMPAK DAN MAKNA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT NELAYAN: KAJIAN TEORETIS KRITIS DI PESISIR BARAT KABUPATEN BULELENG” Sukraaliawan, I Nyoman; Maheri Agung, I Gusti Ayu
Locus Vol 17, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/locus.v17i2.2491

Abstract

Pemberdayaan masyarakat nelayan merupakan strategi pembangunanpartisipatif yang sering dipromosikan sebagai solusi atas kemiskinan struktural danketimpangan sosial di wilayah pesisir. Namun demikian, implementasi pemberdayaankerap menghadapi paradoks antara tujuan ideal dan realitas praksis. Penelitian inibertujuan untuk menganalisis dampak dan makna dari pemberdayaan masyarakatnelayan di wilayah pesisir barat Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali. Pendekatan yangdigunakan adalah kualitatif interpretatif dengan metode verstehen, melalui wawancaramendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan telah memberikan dampakpositif berupa penguatan kelembagaan lokal, peningkatan posisi tawar nelayan,adaptasi ekonomi terhadap musim paceklik, serta tumbuhnya kesadaran ekologis.Namun di sisi lain, pemberdayaan juga menimbulkan dampak negatif sepertieksploitasi sumber daya berlebih, konflik sosial internal, dan berkembangnya budayaketergantungan terhadap bantuan. Lebih jauh, pemberdayaan dimaknai olehmasyarakat nelayan tidak hanya sebagai proses ekonomi, melainkan sebagai jalanmenuju harga diri, pengakuan sosial, pembelajaran kolektif, dan transformasi habitus.Analisis teoritik dengan menggunakan kerangka Merton (fungsi manifes-laten),Gramsci (hegemoni dan kontra-hegemoni), Bourdieu (habitus dan modal sosial), sertaparadigma post-development (Korten dan Escobar) menunjukkan bahwapemberdayaan sejati adalah proses sosial-politik yang membuka ruang transformasistruktural dan kultural. Dengan demikian, keberhasilan pemberdayaan nelayan tidakdapat diukur secara linier, melainkan harus dilihat sebagai proses yang mengandungdinamika kekuasaan, resistensi, dan pemaknaan ulang terhadap diri dan dunia. StudiLocus Majalah Ilmiah FIA_Unipas Vol.17 No.2 – Agustus 2025 | 96ini merekomendasikan pentingnya desain pemberdayaan yang kontekstual, reflektif,partisipatif, dan berorientasi pada pembebasan serta keberlanjutan sosial-ekologis.
Peningkatan Publisitas PMI Kabupaten Buleleng Melalui Pelatihan Jurnalis dan Multimedia bagi Relawan Sandiasa, Gede; Agustana, Putu; Sukraaliawan, I Nyoman; Suprapta, I Nyoman; Joni Ardana, Dewa Made; Maheri Agung, I Gusti Ayu
Jnana Karya Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Fakultas Ilmu Administrasi Universitas PanjiSakti kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Buleleng. Latar belakang kegiatan iniadalah untuk meningkatkan keterampilan relawan dalam era digital melalui pelatihan jurnalistikdan publikasi media. Metode pelaksanaan pelatihan terdiri dari penyampaian materi oleh tigapembicara ahli yang menjelaskan kiat peningkatan keterampilan digital, pembuatan kegiatanjurnalistik sederhana, dan keterampilan multimedia, yang dilanjutkan dengan praktik membuatberita jurnalistik dan multimedia.Hasil dari pelaksanaan pelatihan menunjukkan bahwa relawan PMI mampu mengaplikasikanteknologi digital dalam kegiatan mereka, yang berdampak positif terhadap efektivitas komunikasidan publikasi. Kesimpulannya, penguatan kapasitas relawan melalui pelatihan ini sangat pentinguntuk mendukung kegiatan kepalangmerahan di masyarakat. Saran yang diberikan adalah perlunyaevaluasi berkala dan pengembangan modul pelatihan yang lebih komprehensif untuk meningkatkankualitas pelatihan di masa mendatang.