Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

KONSUMSI KONTEN FERRY IRWANDI SEBAGAI FAKTOR PEMBENTUK PERSEPSI MAHASISWA BEM IPB MENGENAI ISU NASIONAL Muhammad Zaki Ilham; Hudi Santoso; Enden Darjatul Ulya; Rici Tri Harpin Pranata
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 8 (2026): Januari 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

: Perkembangan media digital telah mengubah cara individu mengakses dan memaknai informasi, terutama di kalangan mahasiswa yang aktif mengikuti isu sosial dan politik nasional melalui platform seperti YouTube. Salah satu figur yang menonjol dalam ranah ini adalah Ferry Irwandi, seorang komunikator independen yang dikenal melalui analisis dan komentar berbasis data terhadap isu-isu aktual. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh konten Ferry Irwandi terhadap persepsi anggota Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Pertanian Bogor (IPB) Bidang Sosial dan Politik mengenai isu nasional. Penelitian menggunakan metode kuantitatif eksplanatori. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner daring kepada 56 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan margin kesalahan 10 persen. Instrumen penelitian disusun berdasarkan teori Uses and Gratifications dan Source Credibility dengan indikator relevansi topik, kredibilitas komunikator, dan teknik penyampaian pesan. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan SPSS. Hasil penelitian diharapkan memberikan kontribusi bagi kajian komunikasi digital dengan menjelaskan peran konten politik independen dalam membentuk persepsi mahasiswa terhadap isu nasional.
DAMPAK SIGNIFIKAN VIDEO YOUTUBE SATU PERSEN TERHADAP KOMUNIKASI INTERPERSONAL MAHASISWA Muhammad Raihan Ath Thaariq; Hudi Santoso; Enden Darjatul Ulya; Rici Tri Harpin Pranata
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 8 (2026): Januari 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh video YouTube edukatif Satu Persen terhadap kemampuan komunikasi interpersonal mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Pakuan angkatan 2023. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan nilai t-hitung sebesar 12,463 dengan signifikansi 0,000 < 0,05, menandakan adanya pengaruh signifikan antara video edukatif Satu Persen dan kemampuan komunikasi interpersonal mahasiswa. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,783 menunjukkan bahwa 78,3% variasi kemampuan komunikasi interpersonal dijelaskan oleh video YouTube Satu Persen. Dengan demikian, semakin sering mahasiswa menonton dan memahami konten tersebut, semakin baik kemampuan komunikasi interpersonal mereka.
Instagram Sebagai Medium Literasi Politik Bagi Mahasiswa Indonesia Di Luar Negeri Dalam Menyikapi Isu Politik Nasional Akmal Pijar Aradhana; Hudi Santoso; Leonard Dharmawan
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi informasi menjadikan media sosial sebagai ruang utama pertukaran informasi politik, terutama di kalangan generasi muda. Berdasarkan laporan We Are Social 2025, lebih dari 167 juta penduduk Indonesia aktif menggunakan media sosial, dan Instagram termasuk dalam tiga besar platform terpopuler. Fenomena ini turut memengaruhi mahasiswa Indonesia di luar negeri yang mengandalkan media sosial untuk mengikuti perkembangan politik nasional. Penelitian ini bertujuan menelaah peran Instagram sebagai medium literasi politik bagi mahasiswa Indonesia yang berkuliah di luar negeri. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan Instagram memiliki pengaruh yang signifikan dalam memperluas akses informasi dan menjaga keterhubungan mahasiswa dengan isu politik nasional. Namun, penggunaannya masih didominasi aktivitas konsumtif, sehingga pengaruhnya terhadap partisipasi politik aktif belum optimal. Dengan demikian, Instagram berperan dalam membangun kesadaran politik, meski belum sepenuhnya mendorong keterlibatan kritis.
Ekspresi Diri Gen Z melalui Fitur Posting Ulang Tiktok Chahya, Dhiyaa Riznieqia; Hudi Santoso; Enden Darjatul Ulya; Rici Tri Harpin Pranata
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13565

Abstract

Fenomena meningkatnya penggunaan fitur posting ulang (repost) pada aplikasi TikTok menunjukkan adanya perubahan cara Generasi Z mengekspresikan diri di ruang digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penggunaan fitur repost TikTok dengan ekspresi diri pada pengguna Generasi Z. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 103 responden yang merupakan pengguna aktif TikTok. Instrumen penelitian disusun berdasarkan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS dengan uji korelasi Pearson dan Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan antara penggunaan fitur repost dan ekspresi diri (r = 0,882; p < 0,01). Analisis antarindikator juga menunjukkan bahwa aspek popularitas dan interaksi sosial merupakan faktor yang paling dominan dalam mendorong ekspresi diri pengguna. Temuan ini memperkuat teori Uses and Gratifications dan Self-Presentation, yang menjelaskan bahwa individu secara aktif memanfaatkan media sosial untuk memenuhi kebutuhan ekspresif dan membangun citra diri digital. Penelitian ini memberikan kontribusidalam memahami bagaimana fitur repost tidak hanya berfungsi sebagai alat berbagi ulang konten,tetapi juga sebagai media representasi identitas dan komunikasi simbolik di era media sosial partisipatif.
STRATEGI MEDIA RELATIONS DIREKTORAT INFORMASI DAN MEDIA KEMENTERIAN LUAR NEGERI RI DALAM MEMPERTAHANKAN CITRA POSITIF Silkyana Maharani Kodrat; Hudi Santoso
Indonesian Journal of Digital Public Relations (IJDPR) Vol 4 No 2 (2026): Januari
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/ijdpr.v4i2.10106

Abstract

Perkembangan komunikasi digital dan meningkatnya sorotan media internasional menjadikan media relations sebagai elemen strategis dalam mempertahankan citra lembaga pemerintah, khususnya Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. Tantangan utama yang dihadapi Direktorat Informasi dan Media adalah bagaimana mengelola hubungan dengan media nasional dan internasional secara efektif di tengah perbedaan budaya, kepentingan pemberitaan, serta isu-isu diplomasi yang sensitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi media relations Direktorat Informasi dan Media Kementerian Luar Negeri RI dalam mempertahankan citra positif lembaga. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, partisipasi aktif, wawancara mendalam, dan studi literatur. Teori yang digunakan adalah strategi media relations Yosal Iriantara yang meliputi pengelolaan relasi, pengembangan strategi, dan pengembangan jaringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Direktorat menerapkan pendekatan formal dan informal dalam membangun hubungan dengan media, mengembangkan strategi komunikasi adaptif lintas budaya dan platform digital, serta memperluas jaringan media nasional dan internasional melalui kerja sama institusional dan program diplomasi media. Strategi tersebut terbukti berperan dalam menjaga kredibilitas informasi, mengelola isu sensitif, dan memperkuat citra positif Kementerian Luar Negeri RI di tingkat nasional maupun global
Strategi Brand Awareness Yoona Women dalam Mengoptimalisasikan Program Komunitas Wellness Yoona Squad Leader Zerlynda Ali; Hudi Santoso
Jurnal Riset Rumpun Seni, Desain dan Media Vol. 5 No. 1 (2026): April : Jurnal Riset Rumpun Seni, Desain dan Media
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrsendem.v5i1.7801

Abstract

This study aims to analyze the optimization of the Yoona Squad Leader wellness community program in strengthening the brand awareness of Yoona Women. The increasing awareness of feminine hygiene and the growing concern regarding the safety of menstrual products serve as the foundation of this research, considering that more than half of Indonesian women report irritation and discomfort related to conventional sanitary pad use (Manoppo, 2022; Putinah et al., 2020). In addition, laboratory findings by the Indonesian Consumers Foundation (YLKI, 2015) revealed traces of chlorine and dioxin in many commercial sanitary pads, indicating potential reproductive health risks. The study employed a descriptive qualitative approach through observation, interviews, and active participation in the marketing division of PT Yoona Digital Indonesia during August–December 2025. The findings show that the Yoona Squad Leader program effectively strengthens all stages of the 5A Customer Path—Awareness, Appeal, Ask, Act, and Advocate—as conceptualized in Marketing 5.0: Technology for Humanity (Kotler, Kartajaya, & Setiawan, 2021). Community-based engagement drives emotional bonding, advocacy behavior, and value-based loyalty through empathy-driven communication. This program successfully empowers women to become advocates for menstrual health awareness while reinforcing brand credibility and consumer trust. The study highlights the strategic importance of community-based marketing as a sustainable approach to building human-centered loyalty and enhancing brand equity in the digital wellness industry.
Ekspresi Diri Gen Z melalui Fitur Posting Ulang Tiktok Chahya, Dhiyaa Riznieqia; Hudi Santoso; Enden Darjatul Ulya; Rici Tri Harpin Pranata
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13565

Abstract

Fenomena meningkatnya penggunaan fitur posting ulang (repost) pada aplikasi TikTok menunjukkan adanya perubahan cara Generasi Z mengekspresikan diri di ruang digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penggunaan fitur repost TikTok dengan ekspresi diri pada pengguna Generasi Z. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 103 responden yang merupakan pengguna aktif TikTok. Instrumen penelitian disusun berdasarkan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS dengan uji korelasi Pearson dan Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan antara penggunaan fitur repost dan ekspresi diri (r = 0,882; p < 0,01). Analisis antarindikator juga menunjukkan bahwa aspek popularitas dan interaksi sosial merupakan faktor yang paling dominan dalam mendorong ekspresi diri pengguna. Temuan ini memperkuat teori Uses and Gratifications dan Self-Presentation, yang menjelaskan bahwa individu secara aktif memanfaatkan media sosial untuk memenuhi kebutuhan ekspresif dan membangun citra diri digital. Penelitian ini memberikan kontribusidalam memahami bagaimana fitur repost tidak hanya berfungsi sebagai alat berbagi ulang konten,tetapi juga sebagai media representasi identitas dan komunikasi simbolik di era media sosial partisipatif.
Strategi Kreatif Content Creator Instagram @rusdianaacep dalam Meningkatkan Engagement Konten Wisata di Kota Bogor Gesdianlie, Niken; Hudi Santoso
Bahasa Indonesia Vol 6 No 2 (2025): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam, Desember 2025
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/j-kis.v6i2.1537

Abstract

Penelitian ini membahas strategi kreatif yang diterapkan oleh content creator Instagram @rusdianaacep dalam upaya meningkatkan engagement pada konten promosi wisata Kota Bogor. Urgensi penelitian ini terletak pada peran penting media sosial, khususnya Instagram, dalam membangun komunikasi efektif antara pelaku pariwisata dan audiens melalui konten visual yang interaktif. Tujuan utama penelitian adalah untuk mengidentifikasi pendekatan kreatif yang digunakan serta mengevaluasi efektivitasnya dalam membentuk keterlibatan audiens. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi akun Instagram terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi visual yang konsisten, penggunaan fitur Instagram secara maksimal, serta interaksi aktif dengan pengikut menjadi kunci keberhasilan dalam membangun engagement. Diskusi memperkuat bahwa keberhasilan konten dipengaruhi oleh pemahaman mendalam terhadap preferensi audiens dan kemampuan membangun narasi wisata yang autentik. Kesimpulan menyatakan bahwa pendekatan kreatif yang berfokus pada interaksi dan keaslian konten mampu meningkatkan efektivitas promosi wisata berbasis media sosial.
Kajian Model Komunikasi Interaktif Melalui Zoom Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Generasi Z Di Kota Bogor Sulaiman, Raja; Hudi Santoso; Enden Darjatul; Rici Tri Harpin Pranata
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13594

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong pembelajaran beralih ke sistem daring, termasuk penggunaan Zoom Meeting sebagai media utama. Generasi Z sebagai digital natives memiliki kemampuan adaptasi tinggi terhadap teknologi, namun motivasi belajar mereka tetap dipengaruhi oleh kualitas komunikasi selama proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komunikasi interaktif dalam pembelajaran daring melalui Zoom terhadap motivasi belajar Generasi Z di Kota Bogor. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan jenis explanatory research. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang disebarkan kepada 104 responden, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, normalitas, linearitas, serta regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interaktif berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar, dibuktikan dengan nilai koefisien regresi sebesar 1.319 dan nilai signifikansi 0.000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0.577 menunjukkan bahwa 57.7% variasi motivasi belajar dipengaruhi oleh komunikasi interaktif melalui Zoom. Temuan ini menegaskan bahwa interaksi yang jelas, responsif, dan melibatkan peserta didik merupakan faktor penting dalam meningkatkan motivasi belajar pada pembelajaran daring.
Strategi Komunikasi dalam Pemasaran Afiliasi Tiktok di PT Nutrifood Indonesia Raden Roro Fatimah Azzahra Aulia; Hudi Santoso
Bahasa Indonesia Vol 6 No 2 (2025): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam, Desember 2025
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/j-kis.v6i2.1520

Abstract

This research explores the communication strategy of affiliate marketing implemented by PT Nutrifood Indonesia through TikTok using the AIDA model (Attention, Interest, Desire, Action) approach. TikTok is chosen for its potential to reach a young audience through short and engaging content. This study employs a descriptive qualitative method by observing Nutrifood’s affiliate content on TikTok, documenting key activities, and reviewing relevant literature. The results indicate that Nutrifood successfully captures attention through the use of trending topics, popular audio, and eye-catching visuals. Interest is generated by creatively delivering product information through affiliate creators. Desire is built through relatable storytelling and testimonials, while action is encouraged through purchase invitations and affiliate link usage. This strategy effectively increases product exposure organically and strengthens brand presence among TikTok users. The findings are expected to provide insights for digital marketing communication practitioners in optimizing social media platforms, especially affiliate programs based on content creation.