Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

KAJIAN METODE PEMBELAJARAN MEMBACA AL-QUR’AN USIA DEWASA DENGAN PENDEKATAN KONSEP ANDRAGOGI Heri Rifhan Halili
IMTIYAZ: Jurnal Ilmu Keislaman Vol. 5 No. 2 (2021): September
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/imtiyaz.v5i2.262

Abstract

Para Ulama menyebutkan bahwa hukum seorang muslim mampu membaca al-Qur’an dengan baik dan benar adalah fardhu ‘ain, agar terhidar dari kesalahan yang dapat merubah makna dari ayat yang dibaca. Namun realita dan fakta menunjukkan hal yang berbeda. Institut Ilmu al-Qur’an Jakarta dalam penelitiannya yang dipublikasikan tahun 2018 menyebut, jumlah umat islam di Indonesia yang mampu membaca al-Qur’an dengan baik dan benar masih cukup rendah, yaitu berkisar 20% dari total seluruh umat islam yang ada. Salah satu faktor penyebabnya pada kalangan orang dewasa adalah minimnya metode pembelajaran membaca al-Qur’an yang dirancang khusus untuk memenuhi gaya dan psikologi belajar membaca al-Qur’an orang dewasa. Penelitian ini mengkaji tentang metode pembelajaran pembaca al-Qur’an untuk orang dewasa dengan pendekatan konsep andragogi. Menggunakan metode penelitian studi literatur, yang dilakukan dengan menelaah sejumlah jurnal terkait dengan metode pembelajaran al-Qur’an orang dewasa dan seputar pembahasan konsep andragogi, yang kemudian digunakan mengindentifikasi apa permasalahan orang dewasa dalam belajar al-Qur’an, untuk selanjutnya menghasilakan metode pembelajaran membaca al-Qur’an yang sesuai dengan kebutuhan orang dewasa. Hasil penelitian. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa pembelajaran al-Qur’an pada orang dewasa dengan pendekatan konsep andragogi dapat dilakukan dengan merapkan sintaks pembelajaran yang disingkat dengan kalimat MUDAHKAN, yaitu: Motivasi, Ulangi sekilas pelajaran lama dan uraikan pelajaran baru, Dibaca - disimak - diulang-ulang, Apresiasi, Hormati, Konsepkan, Arahkan, dan Nilai atau evaluasi.
HUBUNGAN ANTARA KEBIASAAN DAN MOTIVASI MEMAKAI JILBAB TERHADAP PERILAKU ISLAMI MAHASISWI STAI MUHAMMADIYAH KOTA PROBOLINGGO Fitri Yani; Benny Prasetiya; Heri Rifhan Halili
IMTIYAZ: Jurnal Ilmu Keislaman Vol. 6 No. 1 (2022): Maret
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/imtiyaz.v6i1.307

Abstract

Penelitian ini dilakukan berawal dari sebuah pemikiran bahwa jilbab adalah suatu kewajiban bagi perempuan. Jilbab digunakan untuk menutup aurat. Dengan jilbab juga kita bisa terhindar dari perbuat yang tidak menyenangkan. Perilaku islami adalah tingkah laku seseorang dalam mentaati perintah Allah Swt. Jadi kita sebagai perempuan sebisa mungkin harus menutup aurat yang kita miliki.Kecuali telapak tangan dan juga wajah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan dan motivasi memakai jilbab dengan perilaku islami pada mahasiswa mahasiswi Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah Probolinggo. Subjek pada penelitian ini merupakan mahasiswi-mahasiswi Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah Probolinggo dengan sampel yang diambil sebanyak 30 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan linier yang signifikan antara kebiasaan dan motivasi memakai jilbab dengan perilaku islami.
STUDI KOMPARATIF EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN AL-QUR’AN IQRO’ DAN KITABI DI MAJELIS TA’LIM SYIFAUN BIL QUR’AN DRIYOREJO GRESIK Heri Rifhan Halili; A Rafiq Zainul Mun'im
IMTIYAZ: Jurnal Ilmu Keislaman Vol. 6 No. 2 (2022): September
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/imtiyaz.v6i2.401

Abstract

Kemampuan membaca al-Qur’an dengan baik dan benar baru akan bisa dikuasai oleh seseorang dengan melalui proses belajar, di antaranya dengan melalui sarana model pembelajaran yang ada. Dari banyaknya model pembelajaran membaca al-Qur’an yang ada di Indonesia saat ini, didapati efektivitas yang berbeda-beda setelah diterapkan dalam proses pembelajaran membaca al-Qur’an kepada siswa. Hal ini karena setiap model pembelajaran memiliki kekeruangan dan kelebihannya masing-masing. Selain itu efektivitas penerapan suatu model pembelajaran al-Qur’an juga dipengaruhi oleh kemampuan dan kebutuhan belajar siswa yang berbeda-beda. Penelitian ini mengkaji tentang perbandingan penerapan dua model pembelajaran al-Qur’an yaitu Iqro’ dan Kitabi. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi experimental design, dengan membentuk dua kelompok yang akan diperbandingkan. Kelompok pertama disebut kelompok kontrol, yang kedua disebut kelompok eksperimen. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Kitabi lebih efektif dibandingkan dengan model pembelajaran Iqro’ saat diterapkan dalam pembelajaran membaca al-Qur’an di Majelis Ta’lim Syifaun Bil Qur’an Driyorejo GresikKata Kunci: Pembelajaran Membaca al-Qur’an, Iqro’, Kitabi
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK KARAKTER DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB SISWA DI SD RIYADUSSHALIHIN KOTA PROBOLINGGO Jalaluddin Suyuthi Winulyo; Heri Rifhan Halili
AL-MUADDIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 5 No. 1 (2023): April
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/muaddib.v5i1.632

Abstract

Kedisiplinan merupakan suatu karakter yang harus dimiliki oleh setiap manusia karena hal ini tidak dapat terpisahkan dalam hidup dimanapun kita berada. Selain sifat disiplin yang harus dimiliki mansia adalah tanggung jawab, karena setiap mausia suatu saat akan dipertanyakan tanggung jawabnya. Maka dari itu disiplin dan tanggung jawab merupakan dua sifat yang saling berkaitan dan tidak boleh dipisahkan satu sama lain. Maka dari itu pembentukan karakter disiplin dan tanggung jawab harus mulai diterapkan sejak dini terutama dijenjang Pendidikan. Tanpa adanya kedua hal tersebut maka tidak menutup kemungkinan dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. Dengan hilangnya dua karakter diatas tersbut maka kini dunia Pendidikan akan mengalami suatu kemunduran serta kemerosotan. Hal ini masih banyak ditemukan dalam dunia Pendidikan yakni diantaranya adanya siswa yang masih melanggar peraturan, tidak mengerjakan tugas, datang tidak tepat waktu(telat), bolos sekolah dan kurangnya rasa patuh terhadap guru. Dari beberapa hal diatas maka senantiasa sebagai seorang guru sangat diharapkan agar dapat membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab pada peserta didik. Dari penelitian ini nantinya kita dapat mengetahui bagaimana peran guru Pendidikan agama islam dalam membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab siswa di SD RIYADUS SHOLIHIN Kota probolinggo serta dapat mengetahui faktor penghambat dalam pembentukan karakter disiplin dan tanggung jawab siswa di SD RIYADUS SHOLIHIN Kota probolinggo. Penelitian yang kami sajikan merupakan spenelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif dan pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi dan wawancara serta dokumentasi yang merupakan salah satu tekhnik pengumpulan data. Dalam memilih analisis data penulis menggunakan reduksi data serta penarikan kesimpulan.
INTERNALISASI NILAI-NILAI KARAKTER RELIGIUS DI ERA TEKNOLOGI DALAM PEMBELAJARAN AGAMA ISLAM DI MA MODEL MAULANA PROBOLINGGO Ahmad Fuad Abdul Baqi; Abdurrohman Wahid; Heri Rifhan Halili
AL-MUADDIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 5 No. 1 (2023): April
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/muaddib.v5i1.670

Abstract

Perkembangan teknologi pada abad ini bisa memberikan dampak positif dan dampak negatif bagi kehidupan manusia, baik dalam segi kehidupan, segi kewirausahaan, revolusi terhadap SDM manusia itu sendiri, terlebih dalam segi karakter. Dengan perkembangan teknologi tersebut karakter yang ada pada saat ini sudah degradasi dari kehidupan manusia. Karena terdampak dari hal negatif yang ditimbulkan oleh perkembangan teknologi, terlebih dikalangan pelajar ( SMA sederajat ). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami bagaimana internalisasi nilai-nilai karakter religius dalam pelajaran agama Islam pada era teknologi, yang dilakukan di Madrasah Aliyah Model Maulana Kota Probolinggo. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk mengindentifikasi bagaimana pendidikan agama islam diinternalisasikan ke teknologi. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah pendidikan karakter   dikalangan siswa pada era teknologi yang semakin canggih. Dengan mengimplementasikan pelajaran agama dengan teknologi sehingga siswa tidak terdampak akan negatifnya teknologi yang bisa dikatakan dapat merusak akal, sikap dan karakter siswa tersebut. Guru PAI sangat diharapkan penuh akan karakter religius siswa disekolah MA Model Maulana Kota Probolinggo, dengan menanamkan karakter religius melalui materi dan   kegiatan sehari-hari.
PENGARUH METODE QIRO’ATI DAN PROFESIONALISME GURU TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN SANTRI TPQ HIDAYATUL ULA KETAPANG KOTA PROBOLINGGO Lutfiatul Jannah; Benny Prasetiya; Heri Rifhan Halili
AL IBTIDAIYAH: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 2 No. 1 (2021): Januari
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/ibtidaiyah.v2i1.181

Abstract

Penelitian kali ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh 2 variabel bebas yaitu Metode Qiro’ati sebagai X1 dan Profesionalisme Guru sebagai X2 terhadap 1 variabel bebas yaitu Kemampuan Membaca Al-Qur’an sebagai Y. Penelitian dilakukan menggunakan metode kuantitatif yang mengumpulkan data melalui angka-angka dari hasil survei angket yang disebarkan melalui via google form. Objek dalam penelitian merupakan santri TPQ Hidayatul Ula yang merupakan program wajib di MI Hidayatul Ula Ketapang Kota Probolinggo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Metode Qiro'ati (X1) dan Profesionalisme Guru (X2) memiliki pengaruh sebesar 84,7% terhadap Kemampuan Membaca Al-Qur'an (Y). Kata Kunci: Metode Qiro'ati, Profesionalisme Guru, Kemampuan Membaca Al-Qur'an.
PENGARUH METODE QUR’ANI SIDOGIRI DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN TPQ SALAFIYA TRIWUNG LOR KOTA PROBOLINGGO Benny Prasetiya; Heri Rifhan Halili; Dewi Yulia Wati; Nizrina Sofiani Rizkillah
AL IBTIDAIYAH: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 2 No. 2 (2021): Juli
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/ibtidaiyah.v2i2.184

Abstract

Kemampuan membaca al-qur’an merupakan suatu potensi seseorang dalam melafalkan ayat-ayat al-qur’an. Dalam proses mengembangkan potensi tersebut, beberapa faktor dapat menjadi penunjang yang cukup efektif. Beberapa faktor yang dibahas dalam penelitian kali ini adalah metode pembelajaran al-qur’an yaitu metode qur’ani Sidogiri dan motivasi belajar sebagai dua variabel bebas. Objek pada penelitian kali ini merupakan santri TPQ Salafiyah yang bertempat di daerah Triwung Lor Kecamatan Kademangan Kota Probolinggo. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan adanya pengaruh sebesar 17,4% dari kedua variabel bebas yaitu metode qur’ani Sidogiri dan motivasi belajar terhadap kemampuan membaca al-qur’an sebagai variabel terikat yang ada.
KORELASI SISTEM PEMBELAJARAN DARING DAN PERAN ORANG TUA TERHADAP KELANCARAN MENGHAFAL AL-QUR’AN DALAM PROGRAM TAHFIDZ Ayub Baitullah Izzatin; Benny Prasetiya; Heri Rifhan Halili
AL IBTIDAIYAH: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 2 No. 1 (2021): Januari
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/ibtidaiyah.v2i1.189

Abstract

Penelitian ini menjelaskan tentang sistem pembelajaran daring dan peran orang tua terhadap kelancaran menghafal alqur’an. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, terdiri dari tiga variable, yaitu dua variable bebas dan satu variable terikat. Variable bebasnya adalah sistem pembelajaran daring dan peran orang tua, variable terikatnya adalah sistem pembelajaran daring. Dalam penelitian ini yang akan diuji pengaruhnya adalah sistem pembelajaran daring yang menjadi X1 dan orang tua yang menjadi X2, sedangkan kelancaran al-qur’an sebagai Y dengan melakukan analisis data. Populasi dalam penelitian ini merupakan siswa kelas 5&6 SD Muhammadiyah Plus, dimana kelas 5 terdiri dari 2 kelas yaitu kelas 5A dan kelas 5B dan kelas 6 yang hanya 1 kelas saja. Populasi yang diambil sebanyak 72 anak, terdiri dari 19 anak kelas 5A, 20 anak kelas 5B dan 33 anak kelas 6. Selanjutnya sampel yang dipakai adalah jumlah dari anak yang telah mengisi angket melalui via google form yang dikirimkan oleh penulis.Dari hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh sebesar 4,9% dari Sistem Pembelajaran Daring (X1) dan Pola Asuh Orang Tua (X2) dengan Kelancaran Menghafal AL-Qur’an (Y). Pengaruh sebesar 95,1% berasal dari faktor lain.
PERAN TPQ DALAM MENINGKATKAN KUALITAS KEMAMPUAN BACA AL-QUR’AN PADA ANAK DI TPQ BAHRUL ULUM DESA JREBENG KECAMATAN WONOMERTO KABUPATEN PROBOLINGGO Abdur Rohman; Benny Prasetiya; Heri Rifhan Halili
AL IBTIDAIYAH: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 3 No. 1 (2022): Januari
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/ibtidaiyah.v3i1.328

Abstract

Tujuan penelitian ini dibuat untuk mendapatkan informasi mengenai peran TPQ dalam meningkatkan kualitas membaca Al- Qur’an pada anak di Desa Jrebeng Kabupaten Probolinggo serta mengetahui apa saja hambatan yang dialami dalam pembelajaran Al- Quran di TPQ Bahrul Ulum. Metode penelitian dalam penyusunan karya ilmiah ini menggunakan penelitian kualitatif. Bersumber pada hasil penelitian hingga bisa disimpulkan bahwa TPQ Bahrul Ulum sudah berupaya dalam mengoptimalkan peningkatan kemampuan membaca Al- Quran pada anak usia dini di TPQ Bahrul Ulum dengan tergeraknya manajemen TPQ dalam menata, memantau, serta memusatkan aktivitas pembelajaran Al- Quran yang efektif dan efisien, tidak hanya itu dengan visi serta tujuan yang nyata dan berbagai metode yang bermacam- macam untuk meningkatkan keahlian membaca Al-Quran pada anak usia dini. Dari penelitian ini juga dapat diketahui hambatan dan penghalang apa saja yang ada di TPQ Bahrul Ulum baik internal maupun eksternal dalam upaya meningkatkan kualitas membaca Al-Quran .
BELAJAR MEMBACA AL-QUR'AN BAGI LANSIA DI TPQ AN-NAHDLIYAH AL-BAROKAH KELURAHAN KANIGARAN Farhana Farhana; Maryam Yulianti; Ummi Astutik; Heri Rifhan Halili
DEVELOPMENT: Journal of Community Engagement Vol. 1 No. 1 (2022): Maret
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/djce.v1i1.301

Abstract

ABSTRAK ; Tujuan dari   kegiatan   ini merupakan   untuk mengenali gimana pelaksanaan   pembelajaran membaca Al-qur'an pada umur lanjut dengan metode An-nahdliyah di TPQ Al-Barokah, serta apa saja hambatan dalam proses belajar membaca al-qur'an . Hasil laporan kegiatan membuktikan   kalau aktivitas pembelajaran diadakan tiap hari setelah sholat maghrib sampai sebelum sholat isya’, yang terdiri dari 10 santri umur lanjut. belajar dicoba secara klasik dan bersama-sama, aktivitas pembelajaran dicoba dalam tiga bagian ialah, Tutorial, Privat individual, dan Post test . Metode yang digunakan dalam pembelajaran ini adalah metode An-nahdliyah,   Metode An-nahdliyah mempunyai karakteristik khas tertentu ialah ketukan. Ketukan mempunyai maksud, suatu cara   membaca Al-Qur’an sambari memakai gerakan tangan serta   memberi tanda atau isyarat saat membaca .Penilaian dalam pembelajaran membaca al-qur'an dibagi menjadi tiga yaitu;   penilaian setiap hari (eksklusif), penilaian akhir bagian, penilaian berlatih langkah akhir.