Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pembelajaran metode pembedahan organ reproduksi hewan pada kalangan pelajar di Kabupaten Lamandau Nisfimawardah, Lailatun; Riskayanti, Riskayanti; Husein, Firdaus; Monasdir, Monasdir; Astuti, Erlina; Nugroho, Antonius Adhityawan; Ratnasari, Ika Fitriana Dyah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.31441

Abstract

Abstrak Pembelajaran tingkat dasar di Kabupaten Lamandau Kalimantan Tengah terus dilakukan melalui pembelajaran teori dan praktik. Adanya mata pembelajaran eksakta menuntut para siswa untuk melakukan dan berkolaborasi secara kelompok. Tujuan pembelajaran ini untuk mempermudah para siswa untuk melakukan pembelajaran secara aktif dan interaktif. Salah satu pembelajaran tersebut ialah praktik pembedahan orga reproduksi pada hewan. Rata-rata siswa-siswi SDIT Mutiara Ilmu belum pernah melakukan pembedahan secara langsung pada hewan dan belum mengenal alat-alat pembedahan sesuai dengan metode dan kaidah yang benar. Pembedahan organ hewan yang dilakukan pada katak merupakan metode yang dirancang secara sederhana agar siswa dapat melakukan secara langsung. Pemahaman yang dilakukan yaitu dengan membedah dan mengidentifikasi organ reproduksi katak. Identifikasi tersebut dilakukan dengan membedakan antara anatomi organ katak jantan dan betina beserta fungsinya. Metode parsitipatif siswa dilakukan melalui presentasi menggunakan media brosur dan diskusi bersama siswa. Untuk melakukan tingkat uji pemahaman dilakukan post test di akhir kegiatan pembedahan sehingga diharapkan siswa dapat memahami dan mengaplikasikan secara langsung. Kata kunci: metode pembedahan; organ reproduksi hewan; pembelajaran Abstract Write Basic learning in Lamandau Regency, Central Kalimantan continues to be carried out through theoretical and practical learning. The existence of exact subjects requires students to do and collaborate in groups. This will make it easier for students to learn actively and interactively. One of these learning activities is the practice of dissecting reproductive organs in animals. On average, students at SDIT Mutiara Ilmu have never performed direct surgery on animals and are not familiar with surgical tools according to the correct methods and rules. Dissection of animal organs carried out on frogs is a method that is designed simply so that students can do it directly. The understanding carried out is by dissecting and identifying the reproductive organs of frogs. This identification is carried out by distinguishing between the anatomy of male and female frog organs and their functions. The student participatory method is carried out through presentations using brochure media and discussions with students. To carry out the level of understanding test, a post-test is carried out at the end of the dissection activity so that students are expected to be able to understand and apply it directly. Keywords: animal reproductive organs; learning; surgical methods
Babonisasi sebagai upaya peningkatan ekonomi rumah tangga pedesaan di Desa Nangabulik, Bulik, Lamandau Astuti, Erlina; Nugroho, Adhityawan; Riskayanti, Riskayanti; Monasdir, Monasdir; Nisfi, Lailatun; Husein, Firdaus
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.31566

Abstract

Abstrak Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan informasi dan memberi motivasi kepada masyarakat agar tertarik memelihara ayam pedaging sebagai upaya untuk meningkatkan ekonomi rumahtangga. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa Politeknik Lamandau sebagai percontohan masyarakat bahwa beternak ayam pedaging itu mudah dan mendapat untuk yang besar. Kegiatan babonisasi sebagai upaya peningkatan ekonomi dilaksanakan dengan sosialisasi kepada pengurus desa, pembagian ayam broiler kepada warga sekitar kampus yang membutuhkan, penjualan ayam broiler dengan harga di bawah standar pasar, serta keuntungan penjualan diberikan ke gereja sebagai bantuan kontribusi kegiatan keagamaan. Semua kegiatan terlaksana dengan baik dan mendapatkan respon yang positif dari masyarakat agar berkelanjutan. Kata kunci: pengabdian; babonisasi; lamandau; ekonomi;  rumah tangga AbstractThis community service program aims to provide information and motivate the community to become interested in raising broiler chickens as an effort to improve the household economy. This activity involved students from Lamandau Polytechnic as role models for the community that raising broiler chickens is easy and can yield large profits. The broiler chicken program, as an effort to improve the economy, was carried out through outreach to village administrators, distribution of broiler chickens to residents around the campus in need, sale of broiler chickens at prices below market standards, and donation of sales profits to the church as a contribution to religious activities. All activities were carried out well and received a positive response from the community, which is expected to be sustainable. Keywords: community service; babonization; lamandau; economy; household
ESTIMASI OUTPUT SAPI BALI DI KECAMATAN BULIK KABUPATEN LAMANDAU Nisfimawardah, Lailatun; Riskayanti, Riskayanti; Husein, Firdaus; Astuti, Erlina; Monasdir, Monasdir; Nugroho, A. Adhityawan
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 9, No 1 (2025): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v9i1.21343

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai natural increase (NI), nilai net replacement rate (NRR), dan output pada sapi bali di Kecamatan Bulik. Materi dalam penelitian ini meliputi 106 orang peternak sebagai responden dan 366 ekor sapi bali. Penelitian ini bersifat analitik menggunakan metode survay dengan teknik penggambilan data secara purposif sampling. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan nilai natural increase (NI) sapi bali jantan dan betina keseluruhannya adalah 24,32% berdasarkan hasil penelitian ini maka nilai NI sapi bali tergolong sedang, Hasil estimasi output sapi Bali yaitu 24,67% dari populasi yang terdiri dari sisa replacement jantan 7,3% atau 27 ekor dan betina 10,32% atau 38 ekor serta ternak afkir jantan 3,73% atau 14 ekor dan betina 3,32% atau 12 ekor, kesimpulan pada penelitian ini menyatakan bahwa Kecamatan Bulik Kabupaten Lamandau dinyatakan layak untuk daerah pembibitan sapi Bali
PENYULUHAN DETEKSI BERAHI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEBERHASILAN INSEMINASI BUATAN (IB) DI DESA SUMBER MULYA KABUPATEN LAMANDAU Nisfimawardah, Lailatun; Husein, Firdaus; Monasdir, Monasdir; Riskayanti, Riskayanti; Astuti, Erlina
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i12.5115-5121

Abstract

Potensi Sumber daya Alam (SDA) pada bidang peternakan terus mengalami peningkatan di Desa Sumber Mulya Kabupaten Lamandau. Peningkatan terjadi sebab masyarakat di Desa Sumber Mulya Kabupaten Lamandau mulai mengembangkan usaha peternakan. Meningkatnya keinginan masyarakat terhadap usaha ternak selaras dengan kebutuhan konsumsi protein hewani yang terus meningkat dari tahun ke tahun.  Hal tersebut akan berjalan selaras dengan adanya pengelolaan manajemen peternakan dengan baik. Permasalahan yang sering timbul ialah ternak tidak selalu bunting dalam tiap tahunnya. Rata-rata masyarakat masih menggunakan kawin alam sebagai alternatif pengembangan usaha peternakan khususnya sapi potong. Permasalahan ini semakin di perkuat dengan melemahnya deteksi berahi dan sistem rekording. Inseminasi Buatan (IB) merupakan salah satu teknologi reproduksi ternak apabila diterapkan akan efisien dan sistem kawin dan kebuntingan pada ternak dapat diatur. Perbandingan kawin alam 1 pejantan hanya bisa mengawinin 1 ekor betina akan tetapi jika menggunakan IB masyarakat tidak perlu membeli pemacek/pejantan cukup dilakukan secara inseminasi. Hal tersebut tentunya harus didukung oleh perencanaan IB dengan baik agar target kebuntingan tercapai. Metode partisipatif masyarakat melalui penyuluhan dan diskusi bersama masyarakat akan menghasilkan studi kasus dan dapat dipecahkan bersama melalui penjelasan gambar dalam brosur akan memberikan pemahaman lebih sederhana dan dipahami masyarakat.
GC-MS and Antioxidant Capacity Analysis in Propanol Extract of Carthamus Tinctorious L Indriati, Sri; Yusuf, Muhammad; Riskayanti, Riskayanti; Amaliah, Nur; Latief, Mahyati; Sjafruddin, Rahmiah; Attahmid, Nur Fitriani Usdyana
INTEK: Jurnal Penelitian Vol 8 No 1 (2021): April 2021
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/intek.v8i1.2801

Abstract

Safflower, were extracted using propanol solvent at different time intervals: 10, 20, and 30 min at a constant temperature of 40°C. The extracts were analyzed by GC/MS technique. The major compounds identified were tetrapentacontane, tetracontane, triacontanol, gamma sitosterol, myristic acid, linoleic acid, stearic acid, palmitic acid, oleic acid, and lauric acid. However, some levels of palmidrol, beta-amyrin, cubenol, and tocopherol were also found in safflower extracts. Most of the volatile compounds were detected between 10–30 min time of extraction. The 30 min time of extraction also showed the maximum content of polyphenols and antioxidants in safflower extracts. Thus, 30 min was suggested as the most suitable time for maximum extraction of bioactive volatiles, antioxidants, and polyphenols from Safflower using propanol solvent.
OPTIMALISASI KOMPOSISI RANSUM UNGGAS BERBASIS LIMBAH SAWIT Husein, Firdaus; Dilfa, Muhammad; Nisfimawardah, Lailatun; Riskayanti, Riskayanti; Monasdir, Monasdir; Astuti, Erlina
AGRIBIOS Vol 22 No 1 (2024): JUNI
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v22i1.4553

Abstract

Polutry farming in Central Kalimantan has shown a positive trend in the last 3 years. The increase in chicken farming causes the use of livestock rations to increase. Feeding is the largest contributor to production costs in the chicken farming industry, contributing 70-80% of production costs. The current increase in feed prices means that farmers have to look for new innovations to overcome this problem, where the price of animal feed rations is relatively cheaper and the nutrition obtained by livestock is still achieved. The innovation that can be used is using palm oil waste as a substitute for corn and rice bran. Palm kernel meal (BIS) is a by-product of the palm oil industry where the nutritional content obtained by BIS is very suitable as an alternative animal feed in terms of nutritional content and is easy to obtain at a relatively cheaper price. However, there is no model for formulating animal feed rations. So in this research, a model of animal feed ration formulation was created using the linear programming method to determine the optimal composition for preparing this animal feed ration. The objective function of this model is to minimize the price of animal feed rations. Before the model is used, model verification and validation is carried out which is useful for testing logical suitability and compatibility with the real system. The results of the model that has been created can reduce the cost of producing animal feed rations is 11%, which is the actual condition Rp. 6,800 and the model obtained is Rp. 6,114 where the nutrition obtained is relatively the same as actual conditions. Keywords: Palm Kernel Meal, Production Costs, Nutritional Requirements, Minimization.
Utilization of Various Diluents on the Quality of Frozen Semen from Saanen Goats Nisfimawardah, Lailatun; Husein, Firdaus; Astuti, Erlina; Monasdir, Monasdir; Riskayanti, Riskayanti; Nugroho, Antonius Adhityawan
JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : DEPARTMENT OF ANIMAL HUSBANDRY, FACULTY OF AGRICULTURE, UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jipt.v13i1.p179-193

Abstract

Saanen goats have low semen volume per ejaculation but high concentration. This study was conducted at the Singosari Center Artificial Insemination (SCAI), Malang Regency, East Java. The purpose of this study was to determine the effect of using various diluents on the quality of Saanen goat semen. The samples used consisted of 3 male Saanen goats with body weights of 32.5 kg, 43 kg and 44.5 kg with ages of 1.5-2 years. The use of various different diluents consisted of tris aminomethane egg yolk diluent (Treatment 0), AndroMed® (Treatment I) and OvixCell® (Treatment II). The research method used a laboratory experimental method using a Randomized Block Design (RAK). Data analysis using Analysis of Variance (ANOVA) if there is a significant or very significant difference then further analysis using Duncan's Multiple Range Test. The results showed that the use of various different diluents had no significant effect (P>0.05) on motility, viability and spermatozoa abnormalities. The research variables included volume, color, pH, odor, consistency, spermatozoa concentration, motility, viability and abnormality. The results showed that the use of various diluents was feasible to be used as diluents and was able to maintain normal motility>40%, spermatozoa survival and abnormality (<5%) against semen freezing.
PELATIHAN PEMBUATAN SOSIS AYAM DENGAN PENAMBAHAN BAWANG DAYAK (ELEUTHERINE PALMIFOLIA (L) MERR ) DI DESA SUMBER MULYA Monasdir, Monasdir; Nugroho, A. Adhityawan; Husein Husein, Firdaus; Riskayanti, Riskayanti; Nisfimawardah Mawardah, Lailatun; Astuti, Erlina; Agustin Hayu Setyowati, Eka; Magdalena Nio, Maria
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 9 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i9.3385-3391

Abstract

Produk pangan umumnya diproduksi tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan nutrisi, tetapi mulai lebih kearah pemenuhan aspek kesehatan atau pangan fungsional. Oleh karena itu dibutuhkan diversifikasi produk olahan sosis ayam dengan penambahan bawang dayak sebagai pangan fungsional tinggi antioksidan dan sehat. Pelatihan pembuatan sosis ayam dengan penambahan bawang dayak merupakan program kegiatan yang dilakukan dengan pembuatan sosis dari bahan seperti daging ayam bagian dada, tepung tapioka, minyak, merica bubuk, susu skim bubuk, garam, kaldu bubuk, es batu dan bawang dayak. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan cara membuat sosis ayam dengan penambahan bawang dayak skala rumahan yang sehat bagi ibu PKK kemudian untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan dalam menunjang pendapatan ekonomi keluarga dan menjadi sarana cemilan sehat untuk anak. Penambahan bawang dayak pada produk sosis diharapkan dapat menghasilkan produk olahan daging fungsional khususnya sosis ayam. Sasaran dari kegiatan ini adalah para Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) di Desa Sumber Mulya. Metode kegiatan ini dilakukan dengan demonstrasi serta memberikan konsultasi tentang cara pengolahan sosis ayam dengan penambahan bawang dayak. Hasil dengan diadakan pelatihannya ini dapat mengembangkan potensi tumbuhan lokal yaitu bawang dayak yang ditambahkan ke produk sosis ayam sehingga dapat memanfaatkan kandungan antioksidan sebagai pangan fungsional. Kemudian terdapat peningkatan pengetahuan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) di Desa Sumber Mulya Mengenai cara pengolahan sosis ayam dengan penambahan bawang dayak namun masih perlu pendampingan dalam pengembangannya. Selain itu juga pelatihan ini dapat menjadi usaha dan produk khas desa sumber mulya.
Pemberdayaan Remaja Melalui Pelatihan Kader Guru TPQ Di Desa Alo-Alo Kecamatan Lembo Kabupaten Konawe Utara Riskayanti, Riskayanti; Firdayanti, Waode; Mawardi, Abdul Khalik; Shaleh, Muh
INSANIYAH Vol. 2 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/insaniyah.v2i2.8265

Abstract

KKN Reguler IAIN Kendari Angkatan VIII Tahun 2022 melakukan pengabdian masyarakat di Desa Alo-Alo Kecamatan Lembo Kabupaten Konawe Utara. Pengabdian ini bertujuan terciptanya perubahan dan kesadaran dari kepribadian remaja untuk dapat lebih bisa memanfaatkan potensi dan aset yang dimiliki. Usaha-usaha yang dilakukan sengaja diarahkan agar bagaimana remaja ini bisa berubah, berinisiatif, dan berkreativitas secara mandiri untuk merubah mindset diri yang sebelumnya malas dan pasif. Pengabdian ini menggunakan pendekatan pendampingan ABCD (Asset Based Community Development). Dengan melakukan pemberdayaan remaja di Desa Alo-Alo  diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan kemampuan komunitas remaja dalam mengidentifikasi masalah yang dihadapi, potensi yang dimiliki, merencanakan dan melakukan pemecahannya dengan memanfaatkan potensi setempat. Setelah dilakukan pengabdian yang dilakukan, terlihat perubahan dari hasil pengabdian yang telah dilakukan. Adapun perubahan yang paling utama dari remaja yakni lebih bisa mengembangkan kreatifitasnya untuk belajar dan mengikuti pelatihan kader TPQ yang mengutamakan pengajaran BTQ sehingga pembelajaran berlangsung secara optimal sekaligus memperkuat komunitas remaja tersebut.  Kata Kunci: Pemberdayaan Remaja, TPQ, BTQ, Pendekatan ABCD, Desa Alo-Alo