Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

GC-MS and Antioxidant Capacity Analysis in Propanol Extract of Carthamus Tinctorious L Indriati, Sri; Yusuf, Muhammad; Riskayanti, Riskayanti; Amaliah, Nur; Latief, Mahyati; Sjafruddin, Rahmiah; Attahmid, Nur Fitriani Usdyana
INTEK: Jurnal Penelitian Vol 8 No 1 (2021): April 2021
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/intek.v8i1.2801

Abstract

Safflower, were extracted using propanol solvent at different time intervals: 10, 20, and 30 min at a constant temperature of 40°C. The extracts were analyzed by GC/MS technique. The major compounds identified were tetrapentacontane, tetracontane, triacontanol, gamma sitosterol, myristic acid, linoleic acid, stearic acid, palmitic acid, oleic acid, and lauric acid. However, some levels of palmidrol, beta-amyrin, cubenol, and tocopherol were also found in safflower extracts. Most of the volatile compounds were detected between 10–30 min time of extraction. The 30 min time of extraction also showed the maximum content of polyphenols and antioxidants in safflower extracts. Thus, 30 min was suggested as the most suitable time for maximum extraction of bioactive volatiles, antioxidants, and polyphenols from Safflower using propanol solvent.
OPTIMALISASI KOMPOSISI RANSUM UNGGAS BERBASIS LIMBAH SAWIT Husein, Firdaus; Dilfa, Muhammad; Nisfimawardah, Lailatun; Riskayanti, Riskayanti; Monasdir, Monasdir; Astuti, Erlina
AGRIBIOS Vol 22 No 1 (2024): JUNI
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v22i1.4553

Abstract

Polutry farming in Central Kalimantan has shown a positive trend in the last 3 years. The increase in chicken farming causes the use of livestock rations to increase. Feeding is the largest contributor to production costs in the chicken farming industry, contributing 70-80% of production costs. The current increase in feed prices means that farmers have to look for new innovations to overcome this problem, where the price of animal feed rations is relatively cheaper and the nutrition obtained by livestock is still achieved. The innovation that can be used is using palm oil waste as a substitute for corn and rice bran. Palm kernel meal (BIS) is a by-product of the palm oil industry where the nutritional content obtained by BIS is very suitable as an alternative animal feed in terms of nutritional content and is easy to obtain at a relatively cheaper price. However, there is no model for formulating animal feed rations. So in this research, a model of animal feed ration formulation was created using the linear programming method to determine the optimal composition for preparing this animal feed ration. The objective function of this model is to minimize the price of animal feed rations. Before the model is used, model verification and validation is carried out which is useful for testing logical suitability and compatibility with the real system. The results of the model that has been created can reduce the cost of producing animal feed rations is 11%, which is the actual condition Rp. 6,800 and the model obtained is Rp. 6,114 where the nutrition obtained is relatively the same as actual conditions. Keywords: Palm Kernel Meal, Production Costs, Nutritional Requirements, Minimization.
Utilization of Various Diluents on the Quality of Frozen Semen from Saanen Goats Nisfimawardah, Lailatun; Husein, Firdaus; Astuti, Erlina; Monasdir, Monasdir; Riskayanti, Riskayanti; Nugroho, Antonius Adhityawan
JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : DEPARTMENT OF ANIMAL HUSBANDRY, FACULTY OF AGRICULTURE, UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jipt.v13i1.p179-193

Abstract

Saanen goats have low semen volume per ejaculation but high concentration. This study was conducted at the Singosari Center Artificial Insemination (SCAI), Malang Regency, East Java. The purpose of this study was to determine the effect of using various diluents on the quality of Saanen goat semen. The samples used consisted of 3 male Saanen goats with body weights of 32.5 kg, 43 kg and 44.5 kg with ages of 1.5-2 years. The use of various different diluents consisted of tris aminomethane egg yolk diluent (Treatment 0), AndroMed® (Treatment I) and OvixCell® (Treatment II). The research method used a laboratory experimental method using a Randomized Block Design (RAK). Data analysis using Analysis of Variance (ANOVA) if there is a significant or very significant difference then further analysis using Duncan's Multiple Range Test. The results showed that the use of various different diluents had no significant effect (P>0.05) on motility, viability and spermatozoa abnormalities. The research variables included volume, color, pH, odor, consistency, spermatozoa concentration, motility, viability and abnormality. The results showed that the use of various diluents was feasible to be used as diluents and was able to maintain normal motility>40%, spermatozoa survival and abnormality (<5%) against semen freezing.
PELATIHAN PEMBUATAN SOSIS AYAM DENGAN PENAMBAHAN BAWANG DAYAK (ELEUTHERINE PALMIFOLIA (L) MERR ) DI DESA SUMBER MULYA Monasdir, Monasdir; Nugroho, A. Adhityawan; Husein Husein, Firdaus; Riskayanti, Riskayanti; Nisfimawardah Mawardah, Lailatun; Astuti, Erlina; Agustin Hayu Setyowati, Eka; Magdalena Nio, Maria
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 9 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i9.3385-3391

Abstract

Produk pangan umumnya diproduksi tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan nutrisi, tetapi mulai lebih kearah pemenuhan aspek kesehatan atau pangan fungsional. Oleh karena itu dibutuhkan diversifikasi produk olahan sosis ayam dengan penambahan bawang dayak sebagai pangan fungsional tinggi antioksidan dan sehat. Pelatihan pembuatan sosis ayam dengan penambahan bawang dayak merupakan program kegiatan yang dilakukan dengan pembuatan sosis dari bahan seperti daging ayam bagian dada, tepung tapioka, minyak, merica bubuk, susu skim bubuk, garam, kaldu bubuk, es batu dan bawang dayak. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan cara membuat sosis ayam dengan penambahan bawang dayak skala rumahan yang sehat bagi ibu PKK kemudian untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan dalam menunjang pendapatan ekonomi keluarga dan menjadi sarana cemilan sehat untuk anak. Penambahan bawang dayak pada produk sosis diharapkan dapat menghasilkan produk olahan daging fungsional khususnya sosis ayam. Sasaran dari kegiatan ini adalah para Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) di Desa Sumber Mulya. Metode kegiatan ini dilakukan dengan demonstrasi serta memberikan konsultasi tentang cara pengolahan sosis ayam dengan penambahan bawang dayak. Hasil dengan diadakan pelatihannya ini dapat mengembangkan potensi tumbuhan lokal yaitu bawang dayak yang ditambahkan ke produk sosis ayam sehingga dapat memanfaatkan kandungan antioksidan sebagai pangan fungsional. Kemudian terdapat peningkatan pengetahuan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) di Desa Sumber Mulya Mengenai cara pengolahan sosis ayam dengan penambahan bawang dayak namun masih perlu pendampingan dalam pengembangannya. Selain itu juga pelatihan ini dapat menjadi usaha dan produk khas desa sumber mulya.
Pemberdayaan Remaja Melalui Pelatihan Kader Guru TPQ Di Desa Alo-Alo Kecamatan Lembo Kabupaten Konawe Utara Riskayanti, Riskayanti; Firdayanti, Waode; Mawardi, Abdul Khalik; Shaleh, Muh
INSANIYAH Vol. 2 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/insaniyah.v2i2.8265

Abstract

KKN Reguler IAIN Kendari Angkatan VIII Tahun 2022 melakukan pengabdian masyarakat di Desa Alo-Alo Kecamatan Lembo Kabupaten Konawe Utara. Pengabdian ini bertujuan terciptanya perubahan dan kesadaran dari kepribadian remaja untuk dapat lebih bisa memanfaatkan potensi dan aset yang dimiliki. Usaha-usaha yang dilakukan sengaja diarahkan agar bagaimana remaja ini bisa berubah, berinisiatif, dan berkreativitas secara mandiri untuk merubah mindset diri yang sebelumnya malas dan pasif. Pengabdian ini menggunakan pendekatan pendampingan ABCD (Asset Based Community Development). Dengan melakukan pemberdayaan remaja di Desa Alo-Alo  diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan kemampuan komunitas remaja dalam mengidentifikasi masalah yang dihadapi, potensi yang dimiliki, merencanakan dan melakukan pemecahannya dengan memanfaatkan potensi setempat. Setelah dilakukan pengabdian yang dilakukan, terlihat perubahan dari hasil pengabdian yang telah dilakukan. Adapun perubahan yang paling utama dari remaja yakni lebih bisa mengembangkan kreatifitasnya untuk belajar dan mengikuti pelatihan kader TPQ yang mengutamakan pengajaran BTQ sehingga pembelajaran berlangsung secara optimal sekaligus memperkuat komunitas remaja tersebut.  Kata Kunci: Pemberdayaan Remaja, TPQ, BTQ, Pendekatan ABCD, Desa Alo-Alo
Inovasi Permen Pakan Ternak Berbasis Limbah Perikanan sebagai Bahan Pakan Lokal dan Berkelanjutan Ermanda, Adli; Indah, Andi Sukma; Nurfadillah, Nurfadillah; Riskayanti, Riskayanti; Juita, Rani; Miranda, Miranda; A, Lajuk Arif.; Triady, Muhammad Yunus
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2026): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v4i2.5627

Abstract

Ketersediaan pakan merupakan salah satu kendala utama dalam pengembangan peternakan rakyat, khususnya di wilayah pesisir yang rawan kekurangan pakan pada musim tertentu. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas peternak kambing melalui pemanfaatan limbah perikanan dan pertanian sebagai bahan baku pakan alternatif dalam bentuk permen ternak. Program dilaksanakan bersama Kelompok Tani Ternak Milenial (KATEME) di Kelurahan Lalampanua, Kabupaten Majene, dengan melibatkan 15 orang anggota kelompok. Metode pelaksanaan meliputi survei lapangan, wawancara mitra, penyuluhan, serta praktik pembuatan permen ternak berbasis bahan lokal, khususnya limbah hasil perikanan dan rumput laut. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan instrumen pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pemahaman peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 49 pada pre-test menjadi 75 pada post-test. Peningkatan paling signifikan terjadi pada aspek pemanfaatan hasil laut (22 menjadi 80), pengetahuan tentang permen ternak (22 menjadi 67), dan cara pembuatan permen ternak (11 menjadi 53). Sementara itu, indikator yang sejak awal sudah tinggi, seperti pengetahuan bahan pakan lokal dan pemanfaatan limbah perikanan, menunjukkan stabilitas pemahaman peserta. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam memanfaatkan sumber daya lokal sebagai pakan alternatif. Inovasi permen ternak berbasis limbah perikanan tidak hanya berpotensi mengurangi ketergantungan pada pakan konvensional, tetapi juga mendukung keberlanjutan usaha peternakan rakyat melalui optimalisasi sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar.
Analysis of the Physical Chemical Characteristics of Chicken Sausages with the Addition of Sengkubak Leaves (Pycnarrhena cauliflora (Miers) Diels) Monasdir, Monasdir; Nugroho, A Adhityawan; Riskayanti, Riskayanti; Husein, Firdaus; Nisfimawardah, Lailatun; Astuti, Erlina
Jurnal Ilmu dan Teknologi Hasil Ternak Vol. 21 No. 1 (2026)
Publisher : Faculty of Animal Science Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jitek.2026.021.01.2

Abstract

This study aims to analyze the physical and chemical characteristics of chicken sausages with the addition of sengkubak leaves (Pycnarrhena cauliflora (Miers) Diels). The experimental design used in this study was a Complete Randomized Design (RAL) consisting of 2 treatments with differences in the concentration of adding fresh sengkubak leaves, namely T0 (chicken sausage without the addition of sengkubak leaves), T1 (chicken sausage + 2% sengkubak leaves) and T2 (chicken sausage + 4% sengkubak leaves) with each treatment repeated as many as 3 repeats. Observed variables physical characteristics of chicken sausages (pH, Aw value). Chemical and antioxidant characteristics of Sengkubak leaves sausage (moisture content, protein content and antioxidants) Data on physical, chemical, antioxidant characteristics of chicken sausages with the addition of sengkubak leaves were analyzed using ANOVA and further tested using the Tukey test. The results showed that chicken sausage with the addition of sengkubak leaves at different levels had an effect on the value of pH, Aw, water content, protein content, and antioxidants. The addition of sengkubak leaves increases the antioxidant levels of chicken susages and makes the greenish color compared to without the addition of sengkubak leaves. Sengkubak leaves can be effectively utilized as a functional ingredient to improve the nutritional value and antioxidant capacity of chicken sausages without compromising their physicochemical quality. These findings highlight the potential application of sengkubak leaves in the development of value-added meat products with enhanced health benefits.