Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pengaruh Beban Kerja, Stres Kerja dan Work Live Balance Terhadap Kinerja Perawat Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri Huda, Hisbulloh; Nugroho, Dedy; Yoshida, Eka
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i4.7146

Abstract

ABSTRAK Peran perawat di rumah sakit, terutama dalam rawat inap, sangatlah penting. Perawat memiliki peran terbesar dalam pelayanan kesehatan di rumah sakit dan merupakan staf yang paling lama berhubungan dengan pasien, namun masih banyak pasien dan keluarganya mengeluhkan kinerjanya. Hal ini terlihat dari banyaknya masukan dari pasien dan keluarga pasien mengenai pelayanan rumah sakit khususnya perawat, sehingga diperlukan langkah konkrit dalam menyelesaikan permasalahan tersebut dengan cara mengelola beban kerja yang proporsional dengan kemampuan perawat, mengelola stres kerja dan juga memperhatikan keseimbangan kehidupan kerja perawat agar kinerja perawat dapat meningkat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh beban kerja, stres kerja dan keseimbangan kehidupan kerja terhadap kinerja perawat rawat inap di Rumah Sakit Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri Jakarta. Metode penelitian dilakukan secara kuantitatif non-eksperimental dengan analitik cross sectional menggunakan Regresi Linier. Sampel penelitian adalah 85 perawat rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri Jakarta dengan teknik analisis data menggunakan program SPSS Versi 24.0. Hasil penelitian berdasarkan analisis regresi linier pada variabel beban kerja diperoleh p-value 0,013 lebih kecil dari 0,05, artinya signifikan, sehingga H01 ditolak dan Ha1 diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa beban kerja memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja perawat. Pada variabel Stres Kerja, nilai p yang diperoleh adalah 0,014 lenih kecil dari 0,05, artinya signifikan, sehingga H02 ditolak dan Ha2 diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa stres kerja memiliki efek negatif dan signifikan terhadap kinerja perawat. Untuk variabel keseimbangan kehidupan kerja, nilai p 0,015 lebih kecil dari 0,05 atau signifikan, sehingga H03 ditolak dan Ha3 diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa keseimbangan kehidupan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perawat. Kesimpulan berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa besarnya pengaruh 3 variabel terhadap kinerja berdasarkan nilai R Square variabel independen menunjukkan bahwa nilai R Square dari variabel independen beban kerja, stres kerja dan keseimbangan kehidupan kerja adalah 0,711, artinya 71,1% kinerja perawat dipengaruhi oleh beban kerja, Stres kerja dan keseimbangan kehidupan kerja secara bersamaan, sedangkan 28,9% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain atau variabel lain di luar model, yang tidak diteliti menurut teori. Kata Kunci: Kinerja, Beban Kerja, Stres Kerja dan Keseimbangan Kehidupan Kerja
Evaluasi Pelayanan Geriatri Berdasarkan Standar Akreditasi Kemenkes RI (STARKES) di Rumah Sakit Yarsi Tahun 2025 Fratiwi, Linda; Nugroho, Dedy; Satar, Yuli Prapanca
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i4.7076

Abstract

The increasing elderly population in Indonesia demands high-quality geriatric care in accordance with the accreditation standards set by the Ministry of Health of the Republic of Indonesia. RS YARSI, as one of the hospitals providing geriatric services, needs to evaluate the implementation of accreditation standards to ensure optimal service quality. This study aims to evaluate the implementation of geriatric services at RS YARSI based on the Ministry of Health Accreditation Standards (STARKES), identify barriers, and provide recommendations for improving the quality of geriatric care. The research employs a qualitative approach using in-depth interviews, Focus Group Discussions (FGD), observations, and document reviews, with analysis based on the Input-Process-Output evaluation model to assess compliance with accreditation standards. Gap analysis results indicate that RS YARSI has met the standards in terms of regulations, geriatric teams, education, and funding. However, deficiencies remain in regulatory updates, workforce readiness, independent care facilities, elderly education methods, and the digitization of reporting and evaluation. With a compliance level of 60-70%, RS YARSI is categorized under the COMPLETE service level but has not yet reached the ADVANCED EXCELLENT level. To achieve the highest standard of geriatric care, RS YARSI needs to update internal regulations, enhance the number of certified geriatric healthcare professionals, strengthen independent care facilities, digitize reporting and evaluation systems, and optimize interprofessional coordination. Implementing these strategies will support full accreditation achievement and comprehensively improve the quality of geriatric services.
Analisa Indikator Mutu IGD Terhadap Kepuasan Pasien di IGD Rumah Sakit Bhayangkara Mataram Rinduan, Oktaviana; Kridawati, Atik; Nugroho, Dedy
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i4.6645

Abstract

Latar Belakang: Pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang optimal merupakan faktor penting dalam meningkatkan kepuasan pasien. RS Bhayangkara Mataram terus berupaya meningkatkan mutu pelayanan IGD, namun masih ditemukan tantangan terkait waktu respon triase, waktu tunggu pelayanan, dan waktu transfer pasien IGD ke ruang rawat inap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara ketiga indikator mutu tersebut terhadap kepuasan pasien di IGD RS Bhayangkara Mataram. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan analitik korelasional. Sampel dipilih menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden yang mendapatkan pelayanan di IGD sampai dipindahkan ke ruang rawat inap. Pengumpulan data dilakukan dengan lembar observasi untuk mengukur indikator mutu, serta kuesioner untuk mengukur kepuasan pasien berdasarkan model SERVQUAL (tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy). Analisis data dilakukan dengan uji bivariat menggunakan korelasi Spearman rho dan uji multivariat menggunakan regresi linier berganda. Hasil: Analisis uji spearman rho menunjukkan bahwa waktu respon triase memiliki korelasi negatif sedang (r sama dengan -0,404 dan p sama dengan 0,000), waktu tunggu pelayanan memiliki korelasi negatif lemah (r sama dengan -0,232 dan p sama dengan 0,020), dan waktu transfer pasien memiliki korelasi negatif kuat (r sama dengan -0,538 dan p sama dengan 0,000). Analisis multivariat menunjukkan bahwa ketiga indikator secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien (F sama dengan 26,082 dan p sama dengan 0,000). Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara indikator mutu IGD (waktu respon triase, waktu tunggu pelayanan dan waktu transfer pasien IGD ke ruang rawat inap) dengan kepuasan pasien di IGD RS Bhayangkara Mataram. Kata Kunci : Indikator Mutu, IGD, Kepuasan Pasien, SERVQUAL, Waktu Respon Triase, Waktu Tunggu, Waktu Transfer
Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Pada Penggunaan Pendaftaran Online Pada Pasien Rawat Jalan Di Rumah Sakit Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang Septyandra, Ezi; Satar, Yuli Prapanca; Nugroho, Dedy
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI Vol 11, No 2 (2025): Jurnal Teknologi Informasi
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jti.v11i2.6714

Abstract

Pendaftaran online adalah pendaftaran dengan memanfaatkan fasiltas teknologi, misalnya pasien mendaftar dengan memanfaatkan fasilitas telephone, SMS (Short Message Service), fasiltas WhatsApp, fasiltas web, dan lain-lain untuk mendapatkan pemeriksaan dari pelayanan kesehatan. Aplikasi pendaftaran online mendukung proses pelayanan publik menjadi efektif dan efisien. Pelayanan pendaftaran online diharapkan dapat memberikan kemudahan informasi pasien yang merupakan poin penting dalam membangun kepercayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang menjadi pengaruh terhadap penggunaan pendaftaran berbasis online pada pasien rawat jalan di Rumah Sakit Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang. Metode penelitian ini menggunakan studi kuantitatif dengan design cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien rawat jalan yang berkunjung pada bulan desember 2024 sebanyak 73 pasien, dengan menggunakan purposive sampling. Analisis data univariat, bivariat (chi-square) dan multivariat (regresi logistic berganda) dianalisis menggunakan SPPSS. Hasil penelitian menunjukkan usia memiliki pengaruh terhadap penggunaan pendaftaran online (p sama dengan 0,016, OR 0,286, 95% CI 0,050–1,643). Persepsi pendaftaran online berpengaruh terhadap penggunaan pendaftaran online (p sama dengan 0,002, OR 0,369, 95% CI 0,121–1,124). Ketersediaan fasilitas Kesehatan berpengaruh terhadap pendaftaran online (psama dengan 0,009, OR 0,453, 95% CI 0,140–1,464). Kemudahan informasi berpengaruh terhadap pendaftaran online (p sama dengan 0,001, OR 0,194, 95% CI 0,046–0,818). Nilai Nagelkerke RSquare adalah sebesar 0.368. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara usia, persepsi pendaftaraan online, ketersediaan fasilitas Kesehatan dan lemudahan informasi terhadap penggunaan pendaftaran online. Faktor yang paling berpengaruh terhadap penggunaan pendaftaran online adalah kemudahan informasi sebesar 36,8%. Kata Kunci: Rawat jalan, Pendaftaran online
Analisis Pengaruh Penerapan Pendaftaran Online Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan Di Rumah Sakit Bhayangkara Tk I Pusdokkes Polri Tahun 2024 Pujiatmika, Retnawan; Nugroho, Dedy; Yoshida, Eka
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI Vol 11, No 2 (2025): Jurnal Teknologi Informasi
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jti.v11i2.6720

Abstract

Transformasi digital di sektor kesehatan telah mendorong implementasi sistem pendaftaran pasien secara online sebagai upaya meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan. Rumah Sakit Bhayangkara TK. I Pusdokkes Polri sebagai rumah sakit rujukan nasional telah menerapkan sistem pendaftaran online untuk mendukung pelayanan rawat jalan. Namun, dalam implementasinya, sistem ini masih menghadapi tantangan, seperti keterbatasan literasi digital pasien, gangguan teknis, serta responsivitas sistem yang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepuasan pasien terhadap penerapan sistem pendaftaran online serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan analisis bivariat dan multivariat. Data dikumpulkan melalui survei terhadap pasien rawat jalan yang menggunakan sistem pendaftaran online di Rumah Sakit Bhayangkara TK. I Pusdokkes Polri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reliabilitas sistem (X1), fleksibilitas sistem (X2), integrasi sistem (X3), dan waktu respons sistem (X5) memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien (Y) dengan nilai p kurang dari 0,05. Sementara itu, aksesibilitas sistem (X4) tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan (p sama dengan 0,654). Korelasi tertinggi ditemukan pada variabel integrasi sistem (X3) dengan kepuasan pengguna (Y), dengan nilai korelasi 0,886, yang menunjukkan hubungan yang sangat kuat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa sistem pendaftaran online di Rumah Sakit Bhayangkara TK. I Pusdokkes Polri telah memberikan manfaat bagi pasien dalam meningkatkan efisiensi layanan, tetapi masih perlu perbaikan dalam aspek aksesibilitas dan pengalaman pengguna. Rekomendasi utama mencakup penguatan infrastruktur teknologi, kerjasama dengan flatform kesehatan online guna pemeliharaan dan perawatan, serta peningkatan edukasi kepada pasien untuk meningkatkan adopsi sistem secara lebih luas. Kata Kunci: pendaftaran online, kepuasan pasien, rumah sakit, teknologi digital, transformasi layanan kesehatan.
Analysis Of The ‘Apam’ System On The Level Of Satisfaction Of Geriarti Patients Based On The ‘Eucs’ Method AT Rs Bunda Palembang Restetty, Eueis; Prapanca, Yuli; Nugroho, Dedy; Widayati, Titik
Journal of Ageing And Family Vol 4, No 1 (2024): Journal of Ageing And Family
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM Universitas Respati Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/joaf.v4i1.7221

Abstract

In providing safe, quality, and affordable health services for everyone in the hospital, it is necessary to rely intensively on information. The development of information technology that needs to be developed at this time is a patient registration information system. An important indicator in the success of information system development is end user satisfaction. So user satisfaction plays a very important role in the success of an information system. Bunda Hospital Palembang is a Type C referral hospital, in the outpatient registration section, Bunda Hospital started using online registration in October 2024 by having 3 technology-based Independent Patient Platforms (APAM) systematically integrated with patient electronic medical records so that services become effective and efficient can reduce and break down long outpatient registration queues. The purpose of this study was to determine and explain the satisfaction of geriatric patients since the implementation of the outpatient independent patient platform (APAM) system at Bunda Hospital Palembang. The research method used was quantitative with a cross sectional research design, the research was conducted at Bunda Hospital Palembang in the span of January - February 2025. Sampling using the Slovin formula with a total of 100 respondents. From the results of the questionnaire it was found that all data were valid and reliable. Based on the F test, it can be seen that the P-value number is 0.000
The Relationship Between Patient Safety Culture and Patient Safety Goals in the Internal Medicine Inpatient Ward at Wira Bhakti Army Hospital, Mataram Tampubolon, Sahat Ericson; Kridawati, Atik; Nugroho, Dedy; Yanuar, Ignatius Erik Sapta
Journal of Ageing And Family Vol 4, No 2 (2024): Journal of Ageing And Family
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM Universitas Respati Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/joaf.v4i2.7235

Abstract

Patient safety has been a universal reference in modern hospital practices. In Indonesia, efforts to prevent Patient Safety Incidents—such as Near Misses, Incidents, Adverse Events, and Unsafe Conditions—have been a priority in hospital safety systems. In Nusa Tenggara Barat (NTB), the incidence rate of Patient Safety Incidents is 4.8%. Army Hospital Wira Bhakti Mataram, a military hospital in NTB, plays a significant role in providing healthcare services. The hospital conducts patient safety surveys every six months to monitor and improve safety standards. This study aims to analyze the relationship between patient safety culture and patient safety incidents in the Internal Medicine Unit of Army Hospital Wira Bhakti Mataram. A quantitative analysis method with a cross-sectional approach was used. The study involved a total sample of 82 nurses, collected through in-depth interviews. The results indicate a significant relationship between patient safety culture and patient safety incidents, with a p-value of 0.003. These findings highlight the importance of fostering a strong patient safety culture to reduce incidents and improve overall healthcare quality.
Analysis of Factors Influencing Compliance with Electronic Medical Record Documentation by Nurses and Midwives in the Inpatient Department of Siloam Hospital Bangka Winardi, Novia; Sumijatun, Sumijatun; Nugroho, Dedy; Marliana, Thika
Journal of Ageing And Family Vol 4, No 2 (2024): Journal of Ageing And Family
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM Universitas Respati Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/joaf.v4i2.7234

Abstract

Documentation using Electronic Medical Records (EMR) significantly improves the quality of patient medical record completion. Siloam Hospital Bangka has implemented EMR; however, several challenges have arisen in its application within the inpatient department. This study aims to analyze the factors influencing compliance with EMR documentation among nurses and midwives in the inpatient department, focusing on aspects of knowledge, motivation, supervision, and infrastructure availability. This study employs a quantitative approach with a cross-sectional design. The sample consists of 33 nurses and midwives in the inpatient department, selected using a total sampling technique. Data were collected through questionnaires and an audit observation checklist of inpatient medical records during the period from January 15 to January 22, 2025. Fisher’s exact test and multiple logistic regression were used to determine the dominant variables influencing documentation compliance. The research results indicate a significant relationship between knowledge (p-value = 0.000; OR = 184.000) and supervision (p-value = 0.000; OR = 46.000) with nurses and midwifes compliance in documentation. However, no significant relationship was found between motivation or infrastructure availability and documentation compliance. This study concludes that documentation compliance is influenced by knowledge and supervision, with knowledge being the most dominant factor. Since documentation compliance in electronic medical records supports the quality of healthcare services at Siloam Hospital Bangka, the hospital is recommended to implement regular training programs on the use of electronic medical records.
Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan Kesehatan Rawat Jalan Terhadap Loyalitas Dengan Metode Servqual di RS Karya Medika Bantar Gebang Wibowo, Aris Budi; Nugroho, Dedy; Dewi Ria Lestari, Nurmala
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i1.7970

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan kesehatan rawat jalan terhadap loyalitas pasien di RS Karya Medika Bantar Gebang dengan menggunakan pendekatan SERVQUAL. Model SERVQUAL mengevaluasi kualitas pelayanan melalui lima dimensi, yaitu bukti fisik (tangibles), keandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), dan empati (empathy). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain survei, melibatkan 100 responden pasien rawat jalan yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan kelima dimensi SERVQUAL berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pasien (p kurang dari 0,05). Secara parsial, dimensi empati memiliki pengaruh paling dominan terhadap loyalitas dengan hasil keadaan fisik merupakan dengan GAP terbesar (-0,86), keandalan (-0,72), ketanggapan (-0,78), jaminan (-0,50) dan empati (-0,65). Saran dalam penelitian ini yaitu: 1) Hendaknya tenaga kesehatan lebih bersikap ramah dan empati, 2) Hendaknya RS Karya Medika Bantar Gebang lebih memperhatikan kelengkapan fasilitas pelayanan, 3) Hendaknya ketepatan waktu tenaga kesehatan lebih ditingkatkan.