Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENGARUH KOMPENSASI, JENJANG KARIR, DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP LOYALITAS KARYAWAN GEN Z KOTA TANGERANG DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI PEMEDIASI Handayani; Yoyo, Toni
Primanomics : Jurnal Ekonomi & Bisnis Vol. 23 No. 3 (2025): Primanomics : Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Fakultas Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31253/pe.v23i3.3811

Abstract

This study is motivated by the frequent job-hopping behavior of Generation Z. Several surveys indicate that Gen Z tends to change jobs due to salary, opportunities for growth, and work environment. The aim of this research is to analyze the influence of compensation, career advancement, and work environment on the loyalty of Generation Z employees in Tangerang City, with job satisfaction as a mediating variable. This research employs a quantitative approach using the Structural Equation Modeling (SEM) method. The sample consists of 187 respondents aged 15–27 years who work across various industry sectors in Tangerang City and were selected using purposive sampling. The results show that each independent variablecompensation, career advancement, and work environment has a significant effect on both loyalty and job satisfaction. Job satisfaction also has a significant influence on employee loyalty. However, job satisfaction does not mediate the influence of compensation, career advancement, and work environment on loyalty. This study highlights the importance of improving compensation packages, providing clear career paths, and fostering a supportive work environment to enhance the loyalty of Generation Z employees in Tangerang City. Future research is expected to explore other variables not measured in this study and to select respondents with experience in specific industry backgrounds.
Pengaruh Beban Kerja, Stres Kerja, dan Motivasi Kerja Pada Kinerja Karyawan Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Pemediasi Santamoko, Ruby; Yoyo, Toni; Silaswara, Diana
eCo-Fin Vol. 7 No. 3 (2025): eCo-Fin
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/ef.v7i3.2360

Abstract

Dalam era globalisasi yang kompetitif, efektivitas pengelolaan sumber daya manusia menjadi faktor kunci dalam meningkatkan kinerja organisasi. Studi ini ditujukan untuk menganalisis pengaruh beban kerja, stres kerja, dan motivasi kerja pada kinerja karyawan, dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Studi dilakukan pada karyawan STAB Dharma Widya Tangerang dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang diukur dengan Skala Likert dan dianalisis dengan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan 111 responden sebagai sampel. Hasil analisis outer model menunjukkan validitas dan reliabilitas konstruk yang memadai. Evaluasi inner model mengungkapkan bahwa beban kerja dan stres kerja berdampak signifikan pada kepuasan kerja, yang selanjutnya berdampak positif pada kinerja karyawan. Secara langsung, stres kerja berdampak positif pada kinerja, sedangkan beban kerja dan motivasi kerja menunjukkan pengaruh tidak langsung melalui kepuasan kerja. Model studi menunjukkan nilai R² sebesar 0,384 untuk kepuasan kerja dan 0,506 untuk kinerja karyawan, mengindikasikan kemampuan prediktif moderat. Nilai Q² yang diperoleh juga menunjukkan relevansi prediktif yang baik. Kesimpulannya, kepuasan kerja berperan penting dalam memediasi hubungan antara beban kerja, stres kerja, dan motivasi kerja pada kinerja karyawan. Organisasi perlu memperhatikan keseimbangan beban kerja, manajemen stres, serta strategi peningkatan motivasi untuk mendukung kepuasan dan kinerja karyawan secara berkelanjutan.
Pengaruh Motivasi, Pelatihan, dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Guru SMK di Kota Tangerang Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Mediasi Widiningsih, Sri Rahayu; Yoyo, Toni
eCo-Fin Vol. 7 No. 3 (2025): eCo-Fin
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/ef.v7i3.3150

Abstract

Studi ini bertujuan menganalisis hubungan motivasi, pelatihan, dan budaya organisasi dengan kinerja guru SMK di Kota Tangerang, dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan desain eksplanatori, melibatkan 160 responden guru SMK yang dipilih melalui purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert lima poin dengan indikator yang telah tervalidasi. Analisis data dilakukan melalui Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS. Hasil analisis menunjukkan bahwa motivasi, pelatihan, budaya organisasi, dan kepuasan kerja berhubungan positif dengan kinerja guru. Budaya organisasi (β = 0,312; p < 0,001) dan kepuasan kerja (β = 0,324; p < 0,001) menjadi faktor dominan dalam peningkatan kinerja, sementara motivasi hanya berhubungan langsung dengan kinerja tanpa memengaruhi kepuasan kerja. Pelatihan berkontribusi signifikan baik secara langsung (β = 0,147; p = 0,008) maupun melalui kepuasan kerja (β = 0,086; p = 0,001). Temuan ini memperkuat literatur terdahulu yang menekankan pentingnya budaya organisasi dan pelatihan dalam pendidikan vokasi, sekaligus menunjukkan perbedaan pada peran motivasi. Secara praktis, hasil penelitian ini menyarankan perlunya penguatan budaya kerja, peningkatan kualitas pelatihan, serta penciptaan lingkungan yang mendukung kepuasan kerja guna meningkatkan kinerja guru SMK.
Pelatihan Cara Untuk Mengatasi Kredit Macet Pada Koperasi Kita Maju Bersama Tangerang Purnama, Octavianti; Kurniawan, Kito; Wibowo, Pudjo Pudjo; Irvan, Ignasius; Yoyo, Toni; Yana, Donny; Purnama, Marselia; Janamarta, Suhendar
Abdi Dharma Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Abdi Dharma (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Publisher : LP3kM Universitas Buddhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.898 KB) | DOI: 10.31253/ad.v1i2.704

Abstract

Dewasa ini koperasi terus mengembangkan sayap dibidang usahanya untuk mengikuti perkembangan kebutuhan manusia yang tak terbatas. Salah satu produk usaha koperasi yang dirasakan kian hari semakin dibutuhkan masyarakat adalah produk simpan pinjam. Koperasi Kita Maju Bersama memiliki produk kegiatan simpan pinjam. Dalam mengelola produk ini diperlukan manajemen resiko kredit, terutama dalam mengelola kredit bermasalah yang menjadi kredit macet. Tujuan kegiatan pelatihan untuk mengatasi kredit macet pada koperasi yang dihadiri 23 orang dalam kegiatan ini. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat yang akan dilakukan dalam bentuk pelatihan yakni adanya pemaparan yang bersifat teoritis yang dilakukan secara online. Manfaat yang dihasilkan pada program pengabdian pada masyarakat ini adalah para anggota koperasi memperoleh pemahaman yang semakin baik terhadap penilaian kelayakan pemberian kredit. Penyelesaian saat kredit bermasalah melalui mekanisme pemanggilan kepada kreditur tersebut dengan memberikan solusi memperpanjang tenor waktu cicilan agar memperkecil nilai cicilan saat pembayaran
Pelatihan Interpersonal Skill “Bagaimana Memenangkan Hati Orang Lain Dan Mempengaruhi Mereka” Bagi Klien Pemasyarakatan Di Balai Pemasyarakatan (BAPAS) Kelas I Tangerang Yoyo, Toni
Abdi Dharma Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Abdi Dharma (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Publisher : LP3kM Universitas Buddhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.978 KB) | DOI: 10.31253/ad.v2i1.1082

Abstract

To reduce the number of crimes or criminal acts, various sanctions are determined by the state, one of which is corporal punishment. Sanctions of imprisonment by the state for perpetrators of crimes or criminal acts aim to provide a deterrent effect to the person concerned and other people. Reintegration or social reintegration is a process in which a person sentenced to corporal confinement according to state law, after fulfilling certain requirements, returns to life in society. This community service activity was carried out in the form of training, which was held in the Class 1 Tangerang Correctional Center (Bapas). The training participants were correctional clients of the Bapas. The implementation method used was participatory. Based on this method, the training participants were invited to be actively involved in the delivery and discussion of the training materials. The training given to correctional clients at the Class 1 Tangerang Correctional Center (Bapas) was interpersonal skills training. The aim of the training is to provide correctional clients with the knowledge and ability to build good relationships with other people in the community.
Penerapan Strategi E-Commerce Dalam Meningkatkan Penjualan Bagi Pelaku Umkm Pemuda-Pemudi di Kelurahan Kotabumi Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang Sugandha; Wato Tholok, Fidellis; Janamarta, Suhendar; Hanitha, Vivin; Wibowo, FX. Pudjo; Yoyo, Toni
Abdi Dharma Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Abdi Dharma (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Publisher : LP3kM Universitas Buddhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31253/ad.v2i2.1736

Abstract

Electronic Commerce adalah proses berbisnis melalui jaringan komputer. Seseorang yang duduk di kursinya di depan komputer dapat mengakses semua fasilitas Internet untuk membeli atau menjual produk.Tidak seperti perdagangan tradisional yang dilakukan secara fisik dengan upaya seseorang untuk pergi & mendapatkan produk, e-commerce telah memudahkan manusia untuk mengurangi pekerjaan fisik dan menghemat waktu. E-Commerce yang dimulai pada awal 1990-an telah mengambil lompatan besar di dunia komputer, tetapi fakta yang menghambat pertumbuhan e-commerce adalah keamanan. Keamanan adalah tantangan yang dihadapi e-commerce saat ini & masih banyak kemajuan yang dibuat di bidang keamanan.Keuntungan utama e-commerce dibandingkan perdagangan tradisional adalah pengguna dapat menelusuri toko online, membandingkan harga, dan memesan barang dagangan di rumah melalui PC mereka. Untuk meningkatkan penggunaan e-commerce di negara berkembang, e-commerce B2B diimplementasikan untuk meningkatkan akses ke pasar global bagi perusahaan di negara berkembang. Untuk kemajuan negara berkembang di bidang e-commerce adalah penting. Strategi penelitian menunjukkan pentingnya e-commerce di negara berkembang untuk aplikasi bisnis.
Penerapan Marketing Flywheel untuk meningkatkan Omset Penjualan UMKM bagi Pemuda-Pemudi di Kelurahan Kotabumi Tangerang Sugandha; Janamarta, Suhendar; Wato Tholok, Fidellis; Pudjo Wibowo, Fransiscus Xaverius; Yoyo, Toni
Abdi Dharma Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Abdi Dharma (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Publisher : LP3kM Universitas Buddhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31253/ad.v3i1.1900

Abstract

Dalam upaya untuk mengembangkan bisnis tentu adanya sebuah perencanaan. Tujuan adanya perencanaan ini adalah untuk mengatur arah sebuah kesuksesan perusahaan. Sebuah perusahaan memiliki kualitas produk yang baik tetapi tidak memiliki strategi yang baik maka perusahaan tersebut tidak bisa memperoleh keuntungan banyak. Salah satu kebiasaan baru yang ditemukan di situasi pandemi Covid-19 tidak hanya mengubah cara hidup masyarakat tetapi juga merombak strategi bisnis di dunia usaha, strategi yang paling efektif dalam situasi pandemi ini adalah dengan memanfaatkan strategi Marketing Flywheel. Marketing Flywheel adalah suatu strategi pemasaran yang fokusnya untuk memberikan pengalaman dari pelanggan. Dengan menggunakan strategi ini juga bisa untuk menunjukan suatu bisnis akan mampu berkembang dengan pesat apabila selalu mengedepankan kepuasan para pelanggannya, bukan hanya sebagai target penjualan saja. Dalam pelatihan ini diberikan pemahaman dan penjelasan kepada 35 orang peserta mengenai konsep Marketing Flywheel dan para peserta bisa memahami dan juga menjalankan strategi tersebut dalam menjalankan usaha UMKM agar lebih bisa bersaing dan meningkatkan omset penjualannya.