Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pentingnya Penerapan Digital Parenting dalam Perkembangan Anak Usia Dini Riam, Zaenal Abidin; Alam, Mufassirul
El-Athfal : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak Vol. 3 No. 01 (2023): El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak
Publisher : Prodi PIAUD Fakultas Tarbiyah Insitut PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56872/elathfal.v3i01.1521

Abstract

Rentang umur anak usia dini merupakan periode emas dalam masa perkembangan anak, durasi waktu tersebut semestinya digunakan secara efektif dan efisien oleh orang tua untuk memacu kecerdasan anak. Kehadiran gadget berpotensi mendatangkan dampak negatif bagi anak usia dini, penggunaan gadget yang tidak terkontrol pada anak usia dini menyebabkan anak mengalami ketergantungan terhadap gadget, situasi ini diperparah dengan kecenderungan orang tua yang menjadikan gadget sebagai alat untuk mendiamkan anak saat melakukan perilaku yang dianggap melahirkan kebisingan. Kehadiran digital parenting memiliki peran besar dalam mengedukasi orang tua di satu sisi dan menghindarkan anak usia dini dari pengaruh buruk gadget, pemahaman tentang digital parenting tergolong kebutuhan mendesak bagi orang tua yang hidup di era digital dimana persentuhan dengan gadget hampir mustahil dihindarkan, digital parenting tidak memiliki misi mengisolasi penuh anak usia dini dari gadget, sebaliknya digital parenting hanya berupaya memastikan bahwa gadget tidak mendatangkan dampak merusak bagi anak. Digital parenting memandu orang tua dalam menerapkan skema pembatasan penggunaan gadget pada anak usia dini. Usaha menerapkan digital parenting memiliki hambatan tertentu baik internal maupun eksternal, hambatan tersebut bisa diatasi bila orang tua memiliki kesadaran utuh untuk menerapkan digital parenting dalam pola asuh anak usia dini. Jika skema digital parenting diterapkan dengan baik, maka anak usia dini akan terhindar dari pengaruh buruk gadget serta mampu memanfaatkan periode emas pertumbuhannya.
Meningkatkan Kepercayaan Diri Anak Usia 5-6 Tahun melalui Metode Gerak dan Lagu di RA Ar Rahmaan Tanah Abang Jakarta Pusat Alam, Mufassirul; Aziz, Jamil Abdul; Sukarsih, Ecih
El-Athfal : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak Vol. 3 No. 2 (2023): El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak
Publisher : Prodi PIAUD Fakultas Tarbiyah Insitut PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56872/elathfal.v3i2.1539

Abstract

Kepercayaan diri anak adalah sikap yakin dan percaya terhadap kemampuan yang dimiliki seseorang anak, .anak yang percaya diri akan merasa mampu untuk menyelesaikan tugas, dan berani mengemukakan pendapatnya. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) yaitu penelitian yang dilakukan untuk memperbaiki dan atau meningkatkan pembelajaran dikelas. Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya kepercayaan diri bagi anak, baik dilingkungan sekolah maupun di masyarakat. Kurangnya percaya diri akan menghambat pembentukan kepribadian dan potensi anak akan menjadi terkubur dan tidak berkembang secara optimal sesuai dengan potensinya karena sifat kepercayaan dari merupakan salah satu dasar anak untuk dimasa yang akan datang. Berdasarkan hasil analisis data penelitian setelah mendapatkan kegiatan pembelajaran gerak dan lagu, menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan dari peningkatan kepercayaan diri anak RA Ar Rahmaan. Peningkatan rata -rata kepercayaan diri pada anak usia 5-6 taun di RA Ar Rahmaan tahun ajaran 2021/2022 dari sebelum tindakan siklus adalah sebesar 23,3%, dan sesudah dilakukan percobaan atau pelaksanaan siklus I meningkat menjadi 53,3%, dan dilakukan lagi percobaan siklus yang kedua maka dihasilkan peningkatan kepercayaan diri menjadi 90%. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa “menggunakan metode gerak dan lagu dapat meningkatkan kepercayaan diri anak usia 5-6 tahun di RA Ar Rahmaan. Saran yang dapat peneliti sampaikan, hendaknya guru mampu memberikan pembelajaran dan kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan anak, diantaranya mampu memberikan kegiatan yang bermakna bagi anak, sehingga perilaku anak menjadi perilaku yang baik dan penuh dengan kepercayaan diri.
Efektivitas Permainan Tradisional Engklek dalam Meningkatkan Kecerdasan Logika Matematika Anak di TK Al Quran Baitul Qurro Ciputat Alam, Mufassirul; Aviva, Aisha Nur Roudhotul
El-Athfal : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak Vol. 4 No. 1 (2024): El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak
Publisher : Prodi PIAUD Fakultas Tarbiyah Insitut PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56872/elathfal.v4i1.1676

Abstract

Children's intelligence is one of the abilities that must be developed in children, which is also one of the factors that determine the success of children's development in the future. Children's mathematical logic intelligence is one of the intelligences that must be developed. Providing stimulus and efforts to hone thinking skills are the most important factors needed so that these abilities continue to develop and are not destroyed. By developing mathematical logic intelligence in children, it can help children get used to solving problems logically and with good analysis and practice understanding the concepts of things logically and scientifically. The aim of this research is to increase mathematical logic intelligence with different learning methods, namely through the traditional game of engklek. This type of research is descriptive qualitative research, the method used is classroom action research, the model used by researchers is the model proposed by Kemmis and Mc Taggart. The research subjects in this study were Baitul Qurro Al-Qur'an Kindergarten students. Data collection techniques in this research are observation, cycles, interviews and documentation. The results of the research show that the engklek game can be said to be successful or effective in improving mathematical logic intelligence. child. This can be seen from the results of observations that each cycle has increased. In cycle 1 it was 43%, in cycle 1 stage it was 57%, in cycle 2 stage it was 71% and in the last cycle it increased to 78%. It can be concluded that the learning method through the traditional engklek game is effective in improving the mathematical logic intelligence of Baitul Qurro' Ciputat Kindergarten children.
Studi Teoritis Metode Pendidikan Islam Berdasarkan Konsep Al Thoumy Al Saibany Afif, Nur; Zaini; Alam, Mufassirul
IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 6 No. 02 (2023): IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Institut PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37542/iq.v6i02.1426

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji metode pendidikan Islam berdasarkan konsep filsafat dan penerapan Konsep Al Thoumy Al Saibany dalam Pendidikan Islam. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan metode literatur review. Penelitian ini didasarkan pada metode kepustakaan adalah referensi, kajian teoritis, literatur ilmiah, serta referensi lainnya. Hasil penelitian ini dijelaskan bahwa 1) metode pendidikan islam berdasarkan kajian filsafat. Pendidikan sebagai lembaga yang sangat strategis dan potensial dalam menumbuh-kembangkan dan menghidup-suburkan perilaku moral, yang sudah semestinya diarahkan pada pembangunan humanitas; 2) pemikiran kritis dan inovatif seperti yang diungkapkan Al Syaibani, dalam konteks demi kemajuan dunia pendidikan Islam. Konsep Al- Syaibani, mengemukakan bahwa tujuan tertinggi pendidikan Islam adalah mempersiapkan kehidupan dunia dan akhirat.
Peningkatan Kecerdasan Anak Usia Dini Melalui Pembelajaran Integratif Sains dan Al-Qur’an Rohman, Baeti; Aziz, Jamil Abdul; Hikmah, Nurul; Alam, Mufassirul; Muhit, Abdul
AL QUDS : Jurnal Studi Alquran dan Hadis Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/alquds.v7i1.5362

Abstract

Improving Early Childhood Intelligence Through Integrative Learning of Science and the Qur'anThe Qur'an and science are a whole that cannot be separated. The Al-Quran supports humans to think logically regarding the existence of various things around them, especially regarding the creation of this universe. Likewise, science is created from human critical thinking about the objects around it. This integrative learning model needs to be introduced early on to children at the Early Childhood Education level. This research aims to see the impact of science and religion integrative learning for early childhood. This research is a qualitative-phenomemological research with the research object Raudhatul Athfal Bait Qurany Attafkir, Ciputat. This study found that, 1) the learning process is carried out in an integrative manner, such as conducting science experiments on students and then explaining the facts contained in the Al-Qur'an, 2) the concept of integration of science and the Qur'an in RA Bait Qur'any tends to systematic synthesis, namely instilling the concept indirectly to students that scientific objects are God's creation. The process of learning science is an effort to observe, classify, analyze and take lessons in order to build knowledge and lead to belief in the oneness of Allah and encouragement to be bound by Allah's rules. This research proves that science learning that integrates with the Qur'an can be taught from an early age. Science learning is friendly to children's growth and development because learning is not only built on the logic of thinking in the Qur'an but also based on developmental psychology and the level of thinking of early childhood. The integration of science and Al-Qur'an learning in RA Bait Qur'any is in thematic form with an experimental learning approach, logical thinking, and stimulates five children's intelligences, namely religious, moral, social, emotional and cognitive intelligence
MANAJEMEN PENDIDIKAN DALAM KAJIAN ULUMUL QURAN (STUDI TENTANG PROFESIONALISME PENDIDIK DALAM QS. AL-TAUBAH/09: 105) Alam, Mufassirul
Hikmah: Journal of Islamic Studies Vol 20, No 2 (2024): Hikmah Journal of Islamic Studies
Publisher : STAI ALHIKMAH Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47466/hikmah.v20i2.301

Abstract

AbstractThis study examines educational management within the framework of Ulumul Quran, focusing on the professionalism of educators as emphasized in QS. Al-Taubah/09: 105. Utilizing a qualitative research method with a literature review approach, the study aims to provide an in-depth understanding of phenomena rather than relying on numerical data. The literature review involves analyzing various written sources, including books, scientific journals, official documents, and other relevant references. Data collection is conducted through coding, a systematic process involving reading, identifying, labeling, and analyzing key patterns or themes aligned with the research topic. This process is further refined by identifying variables, defining fundamental concepts, and exploring relevant material. The analysis of QS. Al-Taubah/09: 105 highlights the centrality of Allah’s oversight in every educational activity. The verse underscores that all actions and efforts in teaching are subject to divine supervision and accountability, whether conducted openly or discreetly. Furthermore, it stresses that educators bear a significant responsibility in ensuring that their teaching aligns with the values and expectations set by Allah SWT. This accountability reinforces the importance of professionalism in every aspect of the educational process, emphasizing sincerity and dedication as core attributes of an educator  AbstrakPenelitian ini mengkaji manajemen pendidikan dalam kerangka Ulumul Quran, dengan fokus pada profesionalisme pendidik sebagaimana diuraikan dalam QS. Al-Taubah/09: 105. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tinjauan pustaka, yang bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam terhadap fenomena dibandingkan data kuantitatif. Tinjauan pustaka dilakukan dengan menganalisis berbagai sumber tertulis, seperti buku, jurnal ilmiah, dokumen resmi, dan referensi terkait lainnya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui proses coding, yaitu proses sistematis yang meliputi membaca, mengidentifikasi, memberi kode, dan menganalisis pola atau tema yang relevan dengan topik penelitian. Proses ini diperkuat dengan identifikasi variabel, pendefinisian konsep dasar, dan eksplorasi materi penelitian.Analisis QS. Al-Taubah/09: 105 menekankan pentingnya pengawasan Allah dalam setiap aktivitas pendidikan. Ayat ini menunjukkan bahwa semua tindakan dan upaya dalam pembelajaran berada di bawah pengawasan dan tanggung jawab kepada Allah SWT, baik dilakukan secara terbuka maupun tersembunyi. Selain itu, ayat ini menegaskan bahwa pendidik memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan pengajaran mereka sesuai dengan nilai-nilai dan harapan yang ditetapkan oleh Allah SWT. Tanggung jawab ini menekankan pentingnya profesionalisme dalam setiap aspek proses pendidikan, dengan ketulusan dan dedikasi sebagai atribut utama seorang pendidik. 
Peran Guru Dalam Pengelolaan Kelas Untuk Meningkatkan Kemandirian Anak Usia Dini di TK Harapan Ibu Kabupaten Merangin, Jambi Hardiyanti, Manisa; Alam, Mufassirul
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Februari - Maret 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i2.3964

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran guru dalam mengelola kelas untuk mengembangkan kemandirian anak usia dini di TK Harapan Ibu, Kabupaten Merangin, Jambi, dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini melibatkan anak usia 4–6 tahun di TK Harapan Ibu melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru berperan penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung kemandirian anak, melalui rutinitas harian, aktivitas praktik langsung, dan pembelajaran berbasis proyek. Tantangan yang ditemukan adalah ketergantungan anak pada orang tua yang menghambat proses pembelajaran mandiri. Guru mengatasi hal ini dengan membangun komunikasi dengan orang tua dan mengedukasi mereka tentang pentingnya kemandirian. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan dalam mengembangkan kemandirian anak usia dini bergantung pada kerjasama antara guru, anak, dan orang tua.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF SYEKH HASAN DIMEJO DALAM MANUSKRIP HAQQUL ISLAM Ramadhan, Syahrul; Alam, Mufassirul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Raushan Fikr Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Raushan Fikr
Publisher : Lembaga Kajian dan Pemberdayaan Mahasiswa UIN Prof. KH. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jimrf.v14i1.13370

Abstract

This study reveals that Sheikh Hasan Dimejo, through his manuscript Haqqul Islam, articulates a comprehensive framework of Islamic educational values structured into three interrelated domains. First, the faith-based values emphasize obedience to divine commandments and avoidance of prohibitions, fostering taslim — complete submission — to strengthen faith. This includes vigilance against actions that contradict Islamic principles and awareness of Satan’s deceptions. Second, the worship-related values underscore the precedence of obligatory duties over supererogatory acts. Sheikh Hasan promotes learning from scholars with deep mastery of Islamic jurisprudence, encourages the performance of righteous deeds that benefit society, and highlights the importance of seeking a lawful and beneficial livelihood. Third, the moral values stress the ethical dimension of Islamic education, such as promoting social solidarity, refraining from injustice, and upholding mutual respect in interpersonal relations. Altogether, these values reflect a holistic vision of Islamic education that integrates belief, worship, and character development, aiming to shape individuals who are spiritually grounded, socially responsible, and morally upright.
Manajemen Kurikulum Pesantren Salaf Darul Falah “Amtsilati” Jepara Alam, Mufassirul; Maulana, Fikri
IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 02 (2021): IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Tarbiyah, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37542/f6bxys05

Abstract

This study aims to describe the curriculum at the Darul Falah Islamic Boarding School "Amtsilati" Jepara related to curriculum planning, curriculum organization, curriculum implementation, and curriculum evaluation. This research is motivated because this salaf pesantren has a unique curriculum compared to other salaf pesantren. This research uses descriptive qualitative research method. Data collection techniques in this study were through interviews, observation, and documentation studies. Data analysis went through two stages. The first stage, analysis of the preliminary study before going to the field. The second stage, data analysis in the field with data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that the curriculum was implemented with the curriculum and syllabus formulation. The organization of the curriculum is done by determining the curriculum and the division of tasks for teachers or ustaz. The implementation of the curriculum is carried out through a learning process and assessment as well as a report on learning outcomes. Evaluation is done by studying the subjects and the time of the learning implementation.
Studi Teoritis Metode Pendidikan Islam Berdasarkan Konsep Al Thoumy Al Saibany Afif, Nur; Zaini; Alam, Mufassirul
IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 6 No. 02 (2023): IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Tarbiyah, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37542/5fxry088

Abstract

This research aims to examine Islamic education methods based on philosophical concepts and the application of the Al Thoumy Al Saibany Concept in Islamic Education. The research approach uses a qualitative approach and literature review methods. This research is based on library methods, namely references, theoretical studies, scientific literature, and other references. The results of this research explain that 1) Islamic education methods are based on philosophical studies. Education as a very strategic and potential institution in developing and fostering moral behavior, which should be directed at developing humanity; 2) critical and innovative thinking as expressed by Al Syaibani, in the context of advancing the world of Islamic education. Al-Syaibani's concept states that the highest goal of Islamic education is to prepare for life in this world and the afterlife.