Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pengaruh Pembiasaan Tadarus Dhuha Terhadap Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Qur’an Hadits Di Mts Gunung Putri Bogor Alam, Mufassirul; Alwi, Wildan; Sarif, Muhamad
IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 7 No. 02 (2024): IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Tarbiyah, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37542/1ebgvy22

Abstract

This research is a field research, while the research approach is a quantitative approach, meaning that the objectivity of the research design is carried out using statistical processing of numbers, structures and controlled experiments. Judging from the population and sample, this research is a population research, because it involves all research subjects, namely class VIII. The data collection technique uses documentation of questionnaire distribution. The data obtained were analyzed using quantitative statistics. Habit of Dhuha Recitation on Student Learning Motivation in the Qur'an Hadith Subject at Mts Gunung Putri Bogor in the 2023/2024 Academic Year. In the good category. This can be seen from the analysis of the Habit of Dhuha Recitation of Class VIII Students at MTs Gunung Putri Bogor in the 2023/2024 Academic Year with a good category. Based on the distribution of the questionnaire style carried out by the researcher on the correlative quantitative analysis of the results of the study showed that there was an influence between the Habit of Dhuha Recitation on Student Learning Motivation in the Qur'an Hadith Subject at Mts Gunung Putri Bogor in the 2023/2024 Academic Year. On students' learning motivation in the subject of Qur'an Hadith class VIII MTs Gunung Putri Bogor. This is proven by the analysis of the regression test Based on the description above Sig 0.005 <0.05 and tcount 2.949 and ttable with a significance level of 5%, namely 2.008. So it can be said that tcount> ttable, namely 2.949> 2.008 so that Ho is rejected and Ha is accepted. The results of this study are expected to contribute knowledge for teachers, students, parents, MTs and others that the habit of Tadarus Dhuha can affect students' learning motivation.
Analisis Mutu Pendidikan Perspektif Islam Alam, Mufassirul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini bertujuan mengkaji mutu pendidikan dalam perspektif Islam berdasar kajian Al-Qur’an dan tafsirnya serta hadis Nabi saw dari berbagai referensi dan sumber. Penelitian ini termasuk jenis penelitian studi pustaka (Library Research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan menggunakan metode Systematic Literature Review. Kajian dilakukan dengan mencari ayat Al-Qur’an beserta tafsirnya dan hadis Nabi saw yang mengisyaratkan penjelasan terkait mutu pendidikan dan manajemen mutu pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa isyarat penjelasan mutu pendidikan dan manajemen mutu pendidikan terdapat dalam beberapa surat dan ayat dalam Al-Qur’an serta hadis Nabi saw, diantaranya terdapat dalam Al-Qur’an surat al-Baqarah/2 ayat 267, surat al-Qashash/28 ayat 77, surat Al-Kahfi/18 ayat 110, surah an-Najm/53 ayat 39, surat al-Baqarah/2 ayat 208 dan di dalam hadis Nabi saw yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dalam kitab Sahih Bukhari nomor 3955 dan nomor hadis 3304, serta hadis yang diriwayatkan oleh Imam Abu Daud di dalam kitab Sunan Abu Daud nomor 577.
Anak Usia Dini dalam Tinjauan Neuroscience dan Al-Qur’an Sholichah, Aas Siti; Alwi, Wildan; Anshoruddin, Ahmad; Alam, Mufassirul
El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak Vol. 1 No. 01 (2021): El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak
Publisher : Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper aims to determine the phase of growth and development of early childhood in the study of Neuroscience and the Qur'an. The research method used is a qualitative research method with a literature study approach. In the study of Neuroscience, there is a rapid development in the 0-8 year age phase. Where the nerves of the brain function to reach 80%. The rapid development of the brain's nerves is referred to as the golden age. Where there is a golden peak of child growth and development in terms of spiritual, cognitive, language, mathematical logic, art and social emotional aspects. If parents and educators can provide stimulus and guidance properly, children will grow and develop into smart and happy children. In addition to the study of Neuroscience, this paper also explains the stages of child development in the study of the Qur'an. The term child in the Qur'an is called ash-shabi and ath-thifl, both of these terms hint at a newborn child until before puberty. The Qur'an explains that at this stage children are weak and need assistance and guidance. In addition to giving breast milk as the first and main food in the early days of birth, the guidance of Islamic law also teaches to listen to the call to prayer in the right ear, and iqamah on the left. In addition, other suggestions are aqiqah and give a good name and carry out the hitan. In addition to providing these teachings, the Qur'an gives a signal to educate children with piety and set an example of good morals.
Eksistensi Madrasah dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Di Era Digital Wilayah Wilayah DKI Jakarta dan Banten Rohman, Baeti; Sholichah, Aas Siti; Alam, Mufassirul; Fauziah, Erna; Alwi, Wildan
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 001 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i001.5244

Abstract

Era digital telah memberi dampak terhadap berbagai sektor kehidupan. Begitu pula dengan dunia pendidikan, terjadi perubahan dalam berbagai komponen mulai dari metode, media dan fasilitas pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui eksistensi madrasah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi lapangan. MAN Insan Cendekia Serpong dan Madrasah Aliyah Istiqlal dalam meningkakan kualitas pembelajaran di era digital melakukan terobosan berupa digitalisasi dalam penggunaan media, metode dan fasilitas berbasis digital. Selain itu guru didorong untuk terus melakukan perubahan dan perbaikan dalam kemampuan mengajar. Madrasah Aliyah Istiqlal yang memiliki keunggulam multimedia menjadikan materi desain grafis, fotografi dan videografi sebagai materi kekhususan dan unggulan. Dengan diberikan fasilitas pendukung dan guru professional di bidang multimedia dapat mengembangkan skil pembelajaran untuk membuat desain foto, video dan desain produk yang menggunakan perangkat digital. Sedangkan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia menggunakan fasilitas berbasis digital. Setiap siswa diperbolehkan membawa dan menggunakan laptop dan mengakses internet. Di ruangan kelas proses pembelajaran menggunakan LED (Light Emitting Diode).  Seluruh materi pelajaran yang digunakan dapat diakses melalui alat tersebut. Selain itu terdapat aplikasi E-Learning. Sebuah aplikasi yang dirancang Kementerian Agama (Kemenag ) untuk memfasilitasi siswa melakukan pembelajaran berbasis digital. Hal ini memudahkan siswa dan guru dalam melaksanakan pembelajaran.
MENUMBUHKAN KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM Handayani, Sri; Alam, Mufassirul
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.26159

Abstract

Early childhood independence is a crucial aspect of character development that needs to be nurtured during the golden period of life (0–8 years). Modern challenges such as the dominance of digital technology, permissive parenting styles, and academic pressures hinder the growth of children’s independence. This study aims to describe the concept of Islamic education in fostering independence in early childhood. The method used is descriptive qualitative with a library research approach. Data sources were obtained from classical and modern Islamic literature, tafsir books, hadith collections, and relevant scientific journals. Content analysis techniques were employed to identify main themes related to Islamic educational values and independence. The results show that Islamic education shapes children’s independence through three approaches: a) ta’dib (habituation of manners), b) mau’izhah (advice), and c) targhīb wa tarhīb (encouragement and warning). The concept of ta’dib focuses on internalizing values through role modeling and habituation; mau’izhah addresses the emotional and affective domains of the child through advice that builds self-awareness; while targhīb wa tarhīb provides motivation and behavioral control by developing values-based incentives related to rewards and consequences.
Pentingnya Penerapan Digital Parenting dalam Perkembangan Anak Usia Dini Riam, Zaenal Abidin; Alam, Mufassirul
El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak Vol. 3 No. 01 (2023): El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak
Publisher : Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rentang umur anak usia dini merupakan periode emas dalam masa perkembangan anak, durasiwaktu tersebut semestinya digunakan secara efektif dan efisien oleh orang tua untuk memacukecerdasan anak. Kehadiran gadget berpotensi mendatangkan dampak negatif bagi anak usiadini, penggunaan gadget yang tidak terkontrol pada anak usia dini menyebabkan anakmengalami ketergantungan terhadap gadget, situasi ini diperparah dengan kecenderunganorang tua yang menjadikan gadget sebagai alat untuk mendiamkan anak saat melakukanperilaku yang dianggap melahirkan kebisingan. Kehadiran digital parenting memiliki peranbesar dalam mengedukasi orang tua di satu sisi dan menghindarkan anak usia dini daripengaruh buruk gadget, pemahaman tentang digital parenting tergolong kebutuhan mendesakbagi orang tua yang hidup di era digital dimana persentuhan dengan gadget hampir mustahildihindarkan, digital parenting tidak memiliki misi mengisolasi penuh anak usia dini darigadget, sebaliknya digital parenting hanya berupaya memastikan bahwa gadget tidakmendatangkan dampak merusak bagi anak. Digital parenting memandu orang tua dalammenerapkan skema pembatasan penggunaan gadget pada anak usia dini. Usaha menerapkandigital parenting memiliki hambatan tertentu baik internal maupun eksternal, hambatantersebut bisa diatasi bila orang tua memiliki kesadaran utuh untuk menerapkan digitalparenting dalam pola asuh anak usia dini. Jika skema digital parenting diterapkan dengan baik,maka anak usia dini akan terhindar dari pengaruh buruk gadget serta mampu memanfaatkanperiode emas pertumbuhannya.
Meningkatkan Kepercayaan Diri Anak Usia 5-6 Tahun melalui Metode Gerak dan Lagu di RA Ar Rahmaan Tanah Abang Jakarta Pusat Alam, Mufassirul; Aziz, Jamil Abdul; Sukarsih, Ecih
El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak Vol. 3 No. 02 (2023): El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak
Publisher : Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepercayaan diri anak adalah sikap yakin dan percaya terhadap kemampuan yang dimilikiseseorang anak, .anak yang percaya diri akan merasa mampu untuk menyelesaikan tugas, danberani mengemukakan pendapatnya. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas(PTK) yaitu penelitian yang dilakukan untuk memperbaiki dan atau meningkatkanpembelajaran dikelas. Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya kepercayaan diri bagi anak,baik dilingkungan sekolah maupun di masyarakat. Kurangnya percaya diri akan menghambatpembentukan kepribadian dan potensi anak akan menjadi terkubur dan tidak berkembangsecara optimal sesuai dengan potensinya karena sifat kepercayaan dari merupakan salah satudasar anak untuk dimasa yang akan datang. Berdasarkan hasil analisis data penelitian setelahmendapatkan kegiatan pembelajaran gerak dan lagu, menunjukkan adanya pengaruh positifdan signifikan dari peningkatan kepercayaan diri anak RA Ar Rahmaan. Peningkatan rata -ratakepercayaan diri pada anak usia 5-6 taun di RA Ar Rahmaan tahun ajaran 2021/2022 darisebelum tindakan siklus adalah sebesar 23,3%, dan sesudah dilakukan percobaan ataupelaksanaan siklus I meningkat menjadi 53,3%, dan dilakukan lagi percobaan siklus yangkedua maka dihasilkan peningkatan kepercayaan diri menjadi 90%. Oleh karena itu, dapatdisimpulkan bahwa “menggunakan metode gerak dan lagu dapat meningkatkan kepercayaandiri anak usia 5-6 tahun di RA Ar Rahmaan. Saran yang dapat peneliti sampaikan, hendaknyaguru mampu memberikan pembelajaran dan kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan anak,diantaranya mampu memberikan kegiatan yang bermakna bagi anak, sehingga perilaku anakmenjadi perilaku yang baik dan penuh dengan kepercayaan diri.
Manajemen Pengawasan PAUD di TK Islam An-Nur Alam, Mufassirul; Hardiyanti, Manisa; Alfi Ni’mah, Yuniyati
El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak Vol. 4 No. 2 (2024): El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak
Publisher : Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ruang lingkup dari manajemen pengawasan di TK Islam An-nur. Manajemen pengawasa PAUD dan tindak lanjut yang dilakukan oleh kepala sekolah di TK Islam An-nur Jakarta. Dimana keberadaan TK Islam An-nur Jakarta merupakan lembaga Pendidikan yang berbasis agama islam. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif, yang mana peneliti menguraikan temuan penelitian secara naratif dan apa adanya.Penelitian ini dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan study dokumen. Berdasarkan hasil dari penelitian di TK Islam An-nur dapat disimpulkan bahwa: 1) Manajemen pengawasan PAUD di TK Islam An-nur dilakukan dengan mengadakan beberapa evaluasi seperti evaluasi yang dilakukan ketika awal tahun dengan membuat beberapa program atau rancangan untuk belajar mengajar dan beberapa kegiatan yang akan dilakukan kedepannya untuk mengetahui kualitas.2) Kendala sering kali ditemukan saat guru banyak sekali kegiatan sehingga sulit untuk membagi waktu namun, sebagai pendidik guru harus bisa professional terhadap tanggung jawabnya dan harus sabar dalam menghadapi peserta didik. 3) Kepala sekolah dan guru dalam menjaga sarana dan pra sarana melibatkan peserta didik meletakkan kembali bahan ajar atau alat yang sudah selesai digunakan diletakkan di tempatnya dengan begitu mengajarkan anak agar lebih bersih dan rapi. 4) Orang tua memiliki peran penting dalam mendukung manajemen pengawasan PAUD. Orang tua dapat membantu memantau perkembangan anak di rumah dan memberikan masukan kepada guru tentang kebutuhan anak.
Pengorganisasian Pendidikan Anak Usia Dini di TK Alifa Alam, Mufassirul; Aulia, Ibnu Fawwaz; Alivia, Asyfa
El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak Vol. 5 No. 02 (2025): El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak
Publisher : Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usia dini merupakan masa kritis bagi pembentukan karakter. Penanaman sikap sejak dini meupakan kunci utama untuk membangun bangsa. Pada usia 0-6 tahun otak berkembang sangat cepat hingga 80%. Anak-anak adalah generasi yang akan menentukan nasib bangsa dikemudian hari. Masa ini disebut juga dengan periode emas (golden age). pendidikan TK Alifa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan proses pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk memperoleh data yang lengkap, maka peneliti menggunakan metode observasi secara langsung. Objek kajian ini adalah peserta didik, guru, dan kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen program PAUD di TK Alifa disusun sesuai dengan visi dan misi lembaga dengan menerapkan fungsi-fungsi manajemen meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan pembinaan. Pengelola lembaga pendidikan dan guru dalam menjalankan fungsi-fungsi manajemen sangat menekankan kerjasama berlandaskan keikhlasan, semangat, dan loyalitas yang tinggi. Berdasarkan hasil penelitian, TK Alifa menggunakan metode gaya auditori dengan baik seperti anak-anak dianjurkan menghafal beberapa surah pendek dengan mengikuti apa yang dibaca gurunya. Untuk memastikan program-program berjalan sesuai rencana dan terdistribusi dengan baik, setiap bulan diadakan rapat antara pimpinan, guru dan orang tua murid selain menjaga hubungan baik antara lembaga pendidikan dengan oran tua, juga untuk menyatukan visi dan misi bersama dalam memberikan layanan pendidikan kepada anak usia dini.