Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Motivasi dan Kompetensi Menyusun RPP Cooperative Learning Model Example Non Example Melalui Supervisi Akademik Bagi Guru Kelas di SD Negeri 02 Kedungjeruk Semester 1 Tahun Pelajaran 2019/2020 Hartono, .
JURNAL PENDIDIKAN Vol 28 No 3 (2019): November
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v28i3.484

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan  kompetensi  menyusun  RPP  Cooperative Learning model  Example Non Example  melalui supervisi akademik bagi guru kelas  di SD Negeri 02 Kedungjeruk semester 1 tahun pelajaran 2019/2020. Penelitian dilaksanakan selama 5 bulan diawali bulan Juli 2019 sampai dengan bulan November 2019. Tempat penelitian di SD Negeri 02 Kedungjeruk, Dinas Pendidikan dan KebudayaanKecamatan Mojogedang Kabupaten Karanganyar. Subjek penelitian adalah  guru kelas 1,2, 3, 4, 5, dan 6 dengan jumlah 6 orang guru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Sekolah (PTS). Tindakan yang dilakukan sebanyak dua kali dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu: perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, pengamatan tindakan, dan refleksi hasil pengamatan. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, lembar observasi/pengamatan. Alat pengumpulan data berupa hasil supervisi RPP  Cooperative Learning model  Example Non Example Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif komparatif dengan membandingkan hasil kondisi awal dengan siklus I, dan siklus II dilanjutkan refleksi. Hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan supervisi akademik mampu  membantu kepala sekolah meningkatkan motivasi dan kompetensi menyusun RPP  Cooperative Learning model  Example Non Example, bagi guru kelas di SD Negeri 02 Kedungjeruk semester 1 tahun pelajaran  2019/2020.
PEMBUATAN MESIN PRESS HIDROLIK MANUAL BERKAPASITAS 20 TON -, Hartono
Nozzle : Journal Mechanical Engineering Vol 12, No 2 (2023): Nozzle : Journal Mechanical Engineering
Publisher : Politeknik Harapan Bersama Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/nozzle.v12i2.6669

Abstract

Abstract  A manual hydraulic press machine with a capacity of 20 tons is a production tool that functions to press or press thick-layered workpieces with the help of a hydraulic pump. The aim of this research is to determine the process of making a manual hydraulic press machine with a capacity of 20 tons. In this research, the research method used is a descriptive qualitative research method, because this research will only explain the process of making a 20 ton capacity manual hydraulic press machine, therefore research activities are only limited to finding out about tools and materials. what is needed in the process of making the machine and also about the process of making the machine. Based on research, the appropriate materials used in the process of making a 20 ton capacity manual hydraulic press machine are materials that have been well tested, such as UNP ST 37 iron material which produces a maximum tensile strength of 481,559 N/nm2 with a loading force of 77, 5000 kN. and in testing assental iron with a diameter of 16mm and a length of 24cm, it produces a bending test of 17.6044 kgf/mm2 with a loading force of 3,575.06 kgf, has a yield load of 56.4063 kN and a tensile load of 350.490 N/nm2. Apart from that, in making a manual hydraulic press machine with a capacity of 20 tons, there are several processes, namely design, measuring, cutting, welding, smoothing, assembling, punching, and painting and tensile testing on ST 37 steel plates.
Pengaruh faktor risiko pekerja pemanen kelapa sawit terhadap terjadinya keluhan musculoskeletal disorders (MSDS) di PT. Perkebunan Nusantara IV unit Kebun Meranti Paham -, Hartono; Simatupang, Mega Riama Sawitri Br; Lina, Juliana; Bukit, Rosmeri br; Muharraran, Firdha
Jurnal Kesmas Prima Indonesia Vol. 7 No. 2 (2023): Edisi Juli
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jkpi.v7i2.4161

Abstract

Musculoskeletal Disorders (MSDs) are the most common occupational diseases that occur in the working population. The purpose of this study was to determine the effect of risk factors between age, workload, smoking habits and years of service of oil palm harvesters on the occurrence of musculoskeletal disorders. This study used an analytical survey method using a cross sectional design. The research sample is the entire population studied, namely 50 respondents at PT. Perkebunan Nusantara IV Meranti Paham Plantation Unit. The sampling technique used in this study is a total sampling technique where the number of samples is the same as the population. Data was collected using a Nordic Body Map (NBM) questionnaire. The analysis used was univariate, bivariate (Chi-square test) and multivariate analysis. The results of the bivariate analysis showed that there was a strong relationship between age and complaints of musculoskeletal disorders and the results also showed that there was a strong relationship between years of service and complaints of musculoskeletal disorders. The results of the multivariate analysis of the most dominant variable affecting musculoskeletal complaints were years of service after controlling for the age variable. So it was concluded that there was an influence between age and tenure with complaints of musculoskeletal disorders in oil palm harvesters. The most dominant factor for musculoskeletal complaints is years of service.
Analisis Potensi Titik Banjir Karena Perubahan Penampang Sungai Cisagaran Dengan Software Hec-Ras Ramadhani, Fahmi Idris; ., Hartono; Robial, Siti Muawanah
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 3.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan penampang sungai dan dampaknya terhadap aliran sungai menggunakan software HEC-RAS. Model hidrolik HEC-RAS digunakan untuk mensimulasikan perubahan penampang sungai akibat perubahan tata guna lahan dan infrastruktur. Hasil simulasi menunjukkan bahwa perubahan penampang sungai dapat meningkatkan risiko banjir dan mengubah pola aliran sungai. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan HEC-RAS dapat membantu dalam pengelolaan sungai dan perencanaan mitigasi bencana banjir. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan untuk pengelolaan sungai yang berkelanjutan dan perencanaan infrastruktur yang efektif.
Meningkatkan Literasi dan Kompetensi Guru Biologi melalui Low-Cost Tissue Culture Buah Naga Berbasis Media Gandasil D sebagai media Alternatif Alimuddin; Hartono; Abd. Muis; Oslan Jumadi; Rachmawaty
Jurnal Abdi Bangsa Vol. 1 No. 2 (2025): Volume 1 Nomor 2 Desember 2025
Publisher : Jurnal Abdi Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan kompetensi guru Biologi dalam memahami dan menerapkan teknik kultur jaringan sebagai bentuk penerapan bioteknologi modern, khususnya pada perbanyakan generatif buah naga (Hylocereus costaricensis) melalui pemanfaatan media kultur alternatif berbasis media pupuk Gandasil D. Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 11-12 Agustus 2025 di Labratorium Pascasarjana Jurusan Biologi.  Melalui sesi teori dan praktik laboratorium yang meliputi pembuatan media kultur sederhana (air kelapa, gula, agar, dan variasi konsentrasi Gandasil D), teknik sterilisasi alat serta eksplan, hingga inokulasi biji buah naga secara aseptik di dalam laminar air flow. Melalui kegiatan ini, guru dibimbing untuk memahami konsep kultur jaringan, tahapan perbanyakan generatif, peran nutrisi dalam pertumbuhan eksplan, serta potensi penggunaan media alternatif yang lebih ekonomis dibandingkan media standar seperti MS (Murashige–Skoog). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru SMA mampu mengikuti seluruh tahapan praktikum dengan baik, memahami fungsi setiap komponen media, serta dapat melakukan inokulasi biji buah naga secara mandiri. Selain meningkatkan kompetensi praktis, kegiatan ini juga memperkuat kemampuan guru dalam merancang pembelajaran bioteknologi yang aplikatif, menarik, dan relevan dengan konteks Kurikulum Merdeka. Pemanfaatan Gandasil D sebagai media alternatif memberikan nilai tambah karena mudah diperoleh, murah, dan dapat digunakan dalam pembelajaran laboratorium di sekolah dengan fasilitas terbatas. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam penerapan bioteknologi sederhana di sekolah serta mendorong inovasi praktikum biologi yang lebih kontekstual dan berkelanjutan.