Claim Missing Document
Check
Articles

Safe action in using pesticide among farmers: A scoping review Manalu, Putranto; Hulu, Victor Trismanjaya; Samosir, Frans Judea; Buenita, Buenita; Hartono, Hartono; Siregar, Santy Deasy; Siagian, Masryna; Sihotang, Widya Yanti; Harahap, Emira Nadiah
Public Health of Indonesia Vol. 9 No. 1 (2023): January - March
Publisher : YCAB Publisher & IAKMI SULTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36685/phi.v9i1.660

Abstract

Background: Pesticides can poison users if they do not follow pesticide use standards. This is because the active substances in these pesticide products can cause acute pain. Objective: The study aimed to identify the factors of safe behavior in using pesticides in farmers. Methods: This study employed a scoping review method. The literature search was carried out on the indexed databases of Google Scholar, Science Direct, Scopus, PubMed, Free Medical Journals, and ProQuest in English. There were 450 research articles, and 15 met the inclusion criteria. From the 15 journals, information was collected from the publication year 2015-2021, article titles, design, population, interventions, and results. Relevant study articles related to the topics were qualitatively analyzed using NVIVO-12 Plus. Results: The analysis showed that knowledge, safe behavior of using pesticides, farmers' education, and personal protective equipment are the dominant factors influencing the safe behavior of using pesticides on farmers. Conclusion: Farmers who do not comply with safe behavior will have a higher health risk because of the toxicity of pesticides that can be directly inhaled and enter through the pores of the farmers’ skin.
PERSEPSI BODY IMAGE DAN STATUS GIZI PADA REMAJA Ripta, Fadilla; Siagian, Masryna; Wau, Herbert; Manalu, Putranto
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 19 No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/ikesma.v19i1.30683

Abstract

Status gizi remaja dapat dipengaruhi berbagai faktor, salah satunya adalah body image. Body image dapat terjadi karena persepsi yang cenderung menilai ukuran tubuhnya lebih besar dari ukuran sebenarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan persepsi body image dengan status gizi remaja usia 14-18 tahun. Penelitian ini dilaksanakan di MAS Amaliyah Medan pada tahun 2021 dengan desain penelitian yang digunakan cross-sectional study. Populasinya adalah seluruh siswa/i SMA yang berjumlah 425 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah proportionate stratified random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 90 responden. Kriteria sampel yaitu siswa/i yang berusia 14-18 tahun per bulan Agustus dan per bulan September, siswa/i dari tingkat kelas I, II dan III dan siswa/i yang tidak absen saat penelitian. Persepsi body image diukur menggunakan kuesioner BSQ sedangkan status gizi diukur menggunakan timbangan digital dan microtoise yang kemudian dihitung menggunakan rumus IMT. Analisis data dilakukan secara univariat untuk menyajikan karakteristik variabel body image dan status gizi, bivariat untuk melihat hubungan antara body image dan status gizi menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 75,6% remaja memiliki persepsi body image positif dan sebagian besar status gizi remaja dalam kategori normal sebanyak 38,9%. Hasil uji diperoleh nilai P-value = 0,011 < 0,05 yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi body image dengan status gizi remaja usia 14-18 tahun. Disimpulkan bahwa body image dapat menyebabkan masalah gizi pada remaja. Disarankan bagi remaja agar lebih memperhatikan pola makannya, merubah persepsi buruk tentang tubuhnya dan melakukan pemantauan status gizinya.
Hubungan pengetahuan dan motivasi terhadap kepatuhan minum obat anti tuberkulosis pada pasien tuberkulosis di wilayah Kabupaten Dairi Manalu, Irma Afnita Rindu; Wahab, Abdul; Siagian, Masryna; Sibagairang, Eva Ellya
Jurnal Kesmas Prima Indonesia Vol. 7 No. 2 (2023): Edisi Juli
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jkpi.v7i2.4172

Abstract

Tuberkulosis paru adalah penyakit yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis, bakteri aerob yang hidup terutama di paru-paru atau area tubuh lainnya dengan tekanan parsial oksigen yang tinggi. Terjadinya ketidakpatuhan minum obat anti tuberculosis disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan motivasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan motivasi dengan kepatuhan minum obat anti tuberculosis di wilayah kabupaten Dairi. Jenis penelitian ini menggunakan analitik dengan pendekatan potong lintang terhadap 40 pasien di Puskesmas Sigalingging, Sumbul, Km 11 dan Batang Beruh dengan menggunakan kuesioner untuk memenuhi data dari responden. Data yang diperoleh kemudian diuji dengan analisis univariat kemudian dilanjutkan dengan analisis bivariat dengan uji Chi-Square. Dengan hasil penelitian ini data yang diperoleh dari 40 sampel (laki-laki 24 dan Perempuan 16). Mayoritas tidak patuh minum obat anti tuberkulosis yaitu 32 orang atau 80,0% , dan minoritas yang patuh minum obat anti tuberkulosis yaitu 8 orang atau 20,0% . Dari 40 responden diperoleh 32 (80%) responden dengan pengetahuan dan motivasi yang kurang berarti tidak patuh minum obat anti tuberculosis yaitu 100%. Sedangkan 8 (20%) orang responden yang memilih pengetahuan dan motivasi yang baik semuanya patuh minum obat anti tuberculosis. Dengan hasil yang diperoleh menggunakan rumus Chi-Square dengan nilai p = 0,001 (p < 0,05) yaitu ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan kepatuhan dengan kepatuhan minum obat anti tuberkulosis dan nilai p=0,021(p<0,05) yaitu ada hubungan yang signifikan antara tingkat motivasi dengan kepatuhan dengan kepatuhan minum obat anti tuberculosis di Wilayah Kabupaten Dairi.
Konsumsi makanan dan status gizi anak balita di Kelurahan Pasar Lahewa Kecamatan Lahewa Kabupaten Nias Utara Telaumbanua, Marnilam; Wahab, Abdul; Siagian, Masryna; Simanjuntak, Mafe Robbi; Pakpahan, Eka Lolita Eliyanti; Simanullang, Andry; Gultom, Dameria
Jurnal Kesmas Prima Indonesia Vol. 8 No. 2 (2024): Edisi Juli
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jkpi.v8i2.5566

Abstract

Food consumption is one of the direct causes of nutritional status. The Ministry of National Development Planning in 2019 reported that almost half of the population or 45.7 percent of the population is very poor in energy allowances and 36.1 percent of the population is low in protein allowances. Meanwhile, the North Sumatra Provincial Health Office in 2019 presented the results of monitoring nutritional status which showed the three districts with the highest stunted of children under five, namely Gunung Sitoli, West Nias, and Samosir. The districts with the most underweight of children under five are West Nias, Central Tapanuli, and North Nias. The purpose of the study was to determine the relationship between food consumption and the nutritional status of children under five at Pasar Lahewa Village, Lahewa Sub-District, in North Nias District, which was selected purposively. This type of research is descriptive analytic, cross sectional design. The food consumption data of sixty children under five were collected using the 24-Hour Food Recall Method for three non-consecutive days, anthropometric nutritional status with Body Weight Index according to Height or Body Length. The results showed that the largest contribution of energy and protein samples came from rice, powdered milk, chicken, fish, eggs, tofu, tempeh, potatoes, noodles, and biscuits. Most of the samples were categorized as well consumption and normal nutritional status. The Chi-Square test produces a p-value of 0.003 (p<α (0.05) which means Ho is rejected so that it can be stated that there is a relationship between food consumption and the nutritional status of children under five at Pasar Lahewa Village, Lahewa District in North Nias District. The results are expected can be used by the leadership and staff of the Lahewa District Health Center to plan nutrition improvement programs. Similar research needs to be carried out in other villages within the working area of the Lahewa District Health Center, to obtain and enrich data in planning program to improve food consumption and nutritional status of children under five.
Konflik peran ganda pada guru wanita dan kaitannya dengan stres kerja Panjaitan, Nia Adinda Marselina; Siahaan, Perry Boy Candra; Siagian, Masryna; Sianipar, Milka Rositi
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 3 No. 2 (2021): Desember
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jpms.v3i2.1840

Abstract

Wanita yang mengambil peran sebagai istri dan ibu sekaligus pekerja cenderung membawa mereka pada konflik peran ganda. Studi ini bertujuan untuk melihat hubungan antara konflik peran ganda dengan stres kerja pada guru wanita. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif observasional dengan desain cross-sectional. Pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik total sampling di mana seluruh populasi dijadikan sampel yaitu sebanyak 30 orang guru. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan uji korelasi Gamma dan Somers’d (α = 0,05). Hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara konflik peran ganda dengan stress kerja pada guru wanita menikah (p=0,01). Sebagian besar guru wanita tidak dapat menjalankan perannya sebagai orangtua yakni dalam hal mengurus anak saat jam kerja. Selain itu, di masa pandemi seperti ini anak diharuskan belajar secara daring tanpa dampingan orang tua. Hal ini yang memunculkan kekhawatiran pada guru wanita saat bekerja sehingga dapat mengakibatkan terjadinya stres pada guru wanita yang telah menikah.
Patient experiences in primary health care services in the JKN era: A qualitative study Hartono, Hartono; Siagian, Masryna; Siahaan, Marlina Elpiani; Tambunan, Ester Theresia; Sibagariang, Eva Ellya
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 5 No. 2 (2023): December
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jpms.v5i2.4069

Abstract

Implementing JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) in primary healthcare is expected to support the accessibility and success of early treatment and reduce the burden on secondary healthcare facilities. Patient experience can provide information on the quality of health services from different perspectives to provide valuable input for improving the quality of care. This study explores patients' experiences in utilizing health services in primary healthcare services in the JKN era. This research used a qualitative approach with a case study design conducted at the Puskesmas Tangkahan Durian, Langkat Regency. The researchers collected data through oral questioning with 11 informants, following previously developed in-depth interview guidelines. Researchers have also made direct observations of the health services carried out. The study results showed that patients had a fairly positive experience accessing health services at public health center/puskesmas. There was no discrimination or difference in treatment among health workers in JKN patients or general patients. Patient complaints are only in the location of the seats in the waiting room that are not arranged to interfere with patient mobility. Another criticism is that officers do not come to the public health center on time according to predetermined operating hours. Public health center management should increase the discipline of officers regarding service operating hours and consider the seating layout in the patient waiting room.
The Impact of Tuberculosis on People Living With HIV: Scoping Review Hulu, Victor Trismanjaya; Ginting, Rapael; Manalu, Putranto; Samosir, Frans Judea; Hartono; Siregar, Santy Deasy; Siagian, Masryna; Zendrato, Victorwan Novri; Sihotang, Widya Yanti
Public Health of Indonesia Vol. 10 No. 3 (2024): July - September
Publisher : YCAB Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36685/phi.v10i3.804

Abstract

Background:Tuberculosis (TB) patients with HIV/AIDS experience higher mortality rates, lower cure rates, and poorer treatment adherence compared to TB patients without HIV. As a result, TB can exacerbate HIV progression and lead to increased mortality. This study aims to investigate and summarize the determinants of TB incidence among people living with HIV/AIDS. Objective:This study employs a scoping review approach to explore the key factors associated with TB occurrence in HIV/AIDS patients. Methods:A literature search was conducted across indexed databases, including Scopus, PubMed, Google Scholar, and Crossref. Studies published between 2013 and 2021 were selected based on article titles, study design, population, intervention, and results. Fourteen relevant articles were included. Data were processed by identifying key sentences relevant to the coding framework, highlighting important findings, and organizing a narrative review framework. Qualitative data analysis was performed using NVIVO-12 Plus, with data presentation and report compilation. Results:The study identifies age, gender, education and knowledge level, nutritional status, use of antiretroviral therapy (ART), and cluster of differentiation 4 (CD4) cell count as the dominant factors influencing TB incidence among people living with HIV/AIDS. Conclusion:HIV infection weakens the immune system by attacking lymphocytes, leaving individuals with HIV/AIDS highly susceptible to Mycobacterium tuberculosis infection. Keywords:tuberculosis; HIV; AIDS; ART; CD4
Influence of Nutritional Status, Physical Activity and Stress Level on Menstrual Cycle Wari, Sindi Laras; Siagian, Masryna; Wau, Herbert
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 15 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM)
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26553/jikm.2024.15.2.195-208

Abstract

Menstrual cycle research was conducted on female students of the Public Health Study Program of Prima Indonesia University because it was found that 53% of female students experienced abnormal menstrual cycles. Irregular menstrual cycles can be an indicator of reproductive health issues such as hormonal imbalances or other endocrine disorders. This study was to see the relationship between nutritional status, physical activity and stress levels with the menstrual cycle in female students of the Public Health Study Program of Prima Indonesia University. This type of research uses analytical observational using cross-sectional design. The population in this study was 204, with 135 samples obtained by random sampling technique. Data analysis was carried out using the chi-square statistical test and multivariate logistic regression binomial. Most of the subjects experienced normal nutritional status by 63%, light physical activity by 49.6%, moderate stress level by 83% and abnormal menstrual cycle (oligomenorrhea menstrual cycle > 35 days) by (60%). There was no relationship between nutritional status (p=0.650) and physical activity (p=0.528) with menstrual cycle. There was an association between stress level (p=0.043) with menstrual cycle. Thus, nutritional status and physical activity did not correlate with the menstrual cycle, but stress level correlated with menstrual cycle of students. Based on the research findings, it is recommended to implement stress control programs and increase awareness about the menstrual cycle for female students.
GAMBARAN PERILAKU MASYARAKAT PEMULUNG DALAM PEMANFAATAN SAMPAH DOMESTIK UNTUK BAHAN BAKU PEMBUATAN ECO-ENZYM Tampubolon, Roy's Grace; Ginting, Rapael; Bastira, Johannes; Siagian, Masryna
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 24 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v24i1.722

Abstract

Proyek ini berfokus pada pengisian kertas survei pendayagunaan sampah organik terhadap eco-enzim dari bahan tak terpakai, biasanya dibuang sebagai sampah, menjadi pembersih lingkungan. Penelitian bertujuan menilai perilaku masyarakat terkait pendayagunaan sampah rumah tangga untuk produksi eco-enzim di tempat Pembuangan Akhir Kecamatan Marelan, Kota Medan. Dengan menggunakan teknik pengambilan sampel non-probability, penelitian ini ekspos beberapa wawasan tentang pengetahuan, sikap, dan tindakan masyarakat terkait penajaan sampah. Analitis responden, 34,8% mengindikasi pengetahuan yang cukup tentang pengolahan sampah, sementara 31,8% mengindikasi pengetahuan yang baik, dan 33,3% mengindikasi pengetahuan yang buruk. Analitis sikap, 37,9% mengindikasi sikap negatif terhadap pengelolaan sampah, dan hanya 27,3% yang mengindikasi sikap yang baik. Analitis tindakan, 43,9% responden tindakan cukup, provisional 28,8% mengindikasi tindakan yang baik, dan 27,3% memulai tindakan yang buruk. Temuan ini mengindikasikan bahwa masyarakat umum mengenal dampak buruk dari kongesti sampah, akan tetapi kurang menerima pengetahuan hal manfaat ekonomi dari daur ulang sampah. responden tidak memilah sampah secara efektif.
Incidence and risk factors of asbestosis among workers in industrial sector: literatur review Sihotang, Widya Yanti; Wicaksana, Praja Dwi; Hakim, Mia Amara; Simangunsong, Pahala Maringan J.; Manalu, Putranto; Siagian, Masryna
MEDIA ILMU KESEHATAN Vol 13 No 3 (2024): Media Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/mik.v13i3.1387

Abstract

Background: The industrial sector is a vulnerable place for diseases, especially lung diseases such as asbestosis. Continuous exposure of workers to asbestos has caused the incidence rate to increase over time.Objective: This review aimed to explore the factors influencing the increased incidence of asbestosis in workers in the industrial sectoreMethods: The investigation involved analyzing the results of 17 relevant previous studies using qualitative analysis procedures, variables, themes and factors were extracted from the studies.Results: The analysis revealed eight main categories: age, gender, occupation, industry type, length of exposure, education, income and smoking history. Age, gender and length of exposure were found to be the most important risk factors for asbestosis in workers at an average age of 54 years in men who had been exposed for 21 years.Conclusion: In conclusion, with the increasing incidence of asbestosis from past exposure, this study is needed as an evaluation and consideration in reducing asbestosis in workers.
Co-Authors -, Hariani Abdul Wahab Aminuyati Andy William Artiani, Litri Asmadinah, Nur Bangun, Andreas Xaverio Buenita, Buenita Butar-Butar, Emely Thania Damanik, Anggi Oktavia Deseva, Frisca Gemmi Edlin, Edlin Ferendina, Imelda Fibrini, Dewi Fransisca, Wennie Ginting, Anandestra Ginting, Chrismis Novalinda Ginting, Rafael Ginting, Tarianna Gultom, Dameria Hakim, Mia Amara Harahap, Emira Nadiah Hartono Hartono Hartono Hartono Hartono Hasim, Bryan Julio Hulu, Victor Trismanjaya Hutagalung, Cantika Viona Adytia Hutapea, Yovanna Febryanti Irania, Feby Janas, Dhyta Nurhasanah Johannes Bastira Ginting Karen, Yulia Kurniawan, Muhammad Aditya Lefiana, Dilla Lister, Gilbert Lolenstine, Cherin Lumbantobing, Christina JRE. Manalu, Irma Afnita Rindu Manalu, Madeline Elisa Patricia Manihuruk, Gresika Br Saragih Marlinang, Putri Marpaung, Jelentika Martono Martono Milka Rositi Sianipar Muhammad Hidayat Nadapdap, Marshall Jeremia Olidya, Desyoma Pakpahan, Eka Lolita Eliyanti Pane, Putri Yunita Panjaitan, Andrean Kristianto Panjaitan, Hajijah I. L. Panjaitan, Nia Adinda Marselina Pasaribu, Tulus Perdani, Mustika Lili Perry Boy Chandra Siahaan Purba, Sarah Putri Uli Endrianda Br Putranto Manalu Putri, Disti Amanda Putri, Eka Nabila Rapael Ginting Riani Riani, Riani Ripta, Fadilla Rizki, Kartika Sari Samosir, Frans Judea Santy Deasy Siregar Siahaan, Marlina Elpiani Siahaan, Prestony Petra Habinsaran Sibagairang, Eva Ellya Sibagariang, Eva Ellya Silalahi, Marlinang I. Simangunsong, Pahala Maringan J. Simanjuntak, Mafe Robbi Simanullang, Andry Sinaga, Poppy Shela Sinurat, Yohana Trisintya Siregar, Ryskina Fatimah Sitanggang, Lastriana Suci, Tri Suvina, Vivi Syahputri, Ratu Julia Tambunan, Ester Theresia Tambunan, Sayulita Lestari Br Tampubolon, Jenni Tampubolon, Roy's Grace Tanamal, Claudia Telaumbanua, Marnilam Wardani, Diah Sukma Wari, Sindi Laras Waruwu, Fransiska Lalania Wau, Herbert Wicaksana, Praja Dwi Widya Yanti Sihotang Yulizal, Ok Zendrato, Victorwan Novri