Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Tanaman Obat Keluarga untuk Kesehatan Ibu dan Bayi di Desa Sukamulya Ningrum, Widya Maya; Purnamasari, Kurniati Devi
Journal of Midwifery and Public Health Vol 5, No 1 (2023): Mei
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jmph.v5i1.16180

Abstract

Penggunaan tanaman obat keluarga (TOGA) merupakan salah satu praktik kesehatan tradisional yang masih banyak digunakan di Desa Sukamulya untuk menjaga kesehatan ibu dan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi jenis-jenis tanaman obat yang digunakan serta efektivitasnya dalam mendukung kesehatan ibu dan bayi di desa tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa jenis tanaman obat, seperti daun katuk, kunyit, jahe, dan daun jambu biji, sering digunakan oleh masyarakat setempat untuk mengatasi masalah laktasi, meningkatkan kesehatan pasca persalinan, dan mengobati gangguan pencernaan pada bayi. Meskipun banyak manfaat yang dilaporkan, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efektivitas dan keamanan penggunaan tanaman obat ini. Kesimpulannya, tanaman obat keluarga memainkan peran penting dalam perawatan kesehatan ibu dan bayi di Desa Sukamulya, namun integrasi dengan praktik medis modern diperlukan untuk meningkatkan hasil kesehatan.
Potensi Pemberian Salep Kunyit Terhadap Strech Mark (Striae Gravidarum) Ibu Hamil Pada Trimester II Dan III Wulandari, Della; Hidayat, Della Nasta Septima; Marlieva, Shifa; Nurohaeni, Putri; Ningrum, Widya Maya; Purnamasari, Kurniati Devi
Journal of Midwifery and Public Health Vol 4, No 1 (2022): Mei
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jmph.v4i1.15902

Abstract

Salah satu permasalahan yang sering dialami oleh ibu hamil pada trimester II dan III adalah stretch mark (Striae Gravidarum) salah satu upaya untuk mengatasi kondisi tersebut adalah menggunakan salep kunyit. Object: Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis artikel yang relevan dan berfokus pada efektifitas penggunaan salep kunyit terhadap ibu hamil pada trimester II dan III. Method: Tinjauan literatur ini dilakukan dengan menggunakan database dari Science and Technology Index (SINTA), yang diterbitkan dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia antara rentang tahun 2019 hingga 2024, dengan proses pencarian PCC (Populasi: Ibu hamil trimester II dan III, Konsep penggunaan salep kunyit, konteks: Klinis). Tinjauan sistematis dan meta-analisis (PRISMA) digunakan dalam proses pemilihan 5 artikel. Result: Penggunaan salep kunyit pada ibu hamil pada trimester II dan III telah menjadi pilihan karena mampu menyeimbangkan pigmentasi dan antiinflamasi yang efektif. Kunyi juga menggandung vitamin C yang berfungsi meningkatkan sintesis kolagen dan menggurangi respon inflamasi pada daerah luka. Selain itu adanya kandungan antioksidan juga membantu menggurangi kerusakan pada daerah luka.
Penggunaan Daun Sirih (Piper Betle Linn) Terhadap Penyembuhan Luka Perineum pada Ibu Postpartum: Literature Review Laksmidara, Adinda; Padilah, Salpa Nur; Aisyah, Siti Farichatul; Rismaya, Mita; Ningrum, Widya Maya; Purnamasari, Kurniati Devi
Journal of Midwifery and Public Health Vol 4, No 2 (2022): November
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jmph.v4i2.15882

Abstract

Salah satu permasalahan yang sering dialami ibu setelah melahirkan adalah cedera pada perineum. Penelitian ini sangat penting dalam penggunaan daun sirih untuk luka perineum pada ibu postpartum karena potensi manfaatnya dalam mempercepat penyembuhan dan mengurangi risiko infeksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis artikel yang relevan dan berfokus pada efektivitas penggunaan daun sirih terhadap luka perineum pada ibu postpartum. Tinjauan literature ini dilakukan dengan menggunakan dua database elektonik, yaitu PubMed dan Science Direct, yang diterbitkan dalam bahasa Inggris dan Indonesia antara dengan rentang tahun 2018 hingga tahun 2024, dengan proses pencarian PCC (Populasi: Ibu Postpartum, Konsep: Penggunaan Daun Sirih, Konteks: Klinis). Tinjauan sistematis dan meta-analisis (PRISMA) digunakan dalam sistematik review. Penggunaan daun sirih pada ibu postpartum telah menjadi pilihan karena kemampuannya sebagai antiseptik alami yang efektif. Senyawa aktif pada daun sirih seperti betelphenol dan eugenol, memiliki sifat antimikroba yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri patogen dan jamur. Selain itu, daun sirih juga memiliki efek antiinflamasi yang membantu mengurangi peradangan pada luka perineum pasca persalinan. Dengan demikian, penggunaan daun sirih tidak hanya mempercepat proses penyembuhan luka tetapi juga dapat meningkatkan kenyamanan dan meminimalkan risiko komplikasi pada ibu postpartum.
A Literature Review : Penggunaan Daun Katuk (Sauropus Androgynu) Untuk Meningkatkan Pemberian Asi Manggala, Annur Firdausi; Putri, Reyhana Anggia; Aliyah, Siti Himatul; Patimah, Auliya Nur Hajah; Ningrum, Widya Maya; Purnamasari, Kurniati Devi
Journal of Midwifery and Public Health Vol 4, No 2 (2022): November
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jmph.v4i2.16182

Abstract

Daun katuk (Sauropus androgynus) telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional di Indonesia untuk meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau literatur mengenai efektivitas daun katuk dalam meningkatkan produksi ASI. Tinjauan literatur ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai sumber ilmiah yang relevan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa daun katuk mengandung fitosterol dan papaverin yang berperan penting dalam merangsang hormon prolaktin dan oksitosin, yang krusial dalam proses laktasi. Studi-studi terbaru mengungkapkan bahwa konsumsi daun katuk dalam berbagai bentuk, seperti sayuran, teh, atau suplemen kapsul, dapat secara signifikan meningkatkan volume dan kualitas ASI. Selain itu, daun katuk juga memiliki sifat antioksidan yang mendukung kesehatan ibu menyusui. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa daun katuk merupakan solusi alami yang efektif untuk mendukung laktasi dan meningkatkan kesehatan ibu dan bayi secara keseluruhan.
Gambaran Tingkat Nyeri Persalinan Kala 1 Fase Aktif Pada Ibu Bersalin di TPMB L Tasikmalaya Muchtar, Dewi Amanda Liesthiani; Ningrum, Widya Maya; Rohman, Asri Aprilia
Journal of Midwifery and Public Health Vol 5, No 1 (2023): Mei
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jmph.v5i1.16178

Abstract

Nyeri pada persalinan kala 1 fase aktif adalah proses fisiologis yang disebabkan oleh dilatasi serviks, hipoksia otot uterus selama kontraksi, iskemia pada korpus uteri, serta peregangan segmen bawah rahim dan kompresi saraf di serviks. Intensitas nyeri bervariasi antara ibu bersalin. Rasa nyeri yang ditimbulkan saat proses persalinan bisa menimbulkan trauma pada ibu, rasa nyeri persalinan yang tinggi juga dapat menimbulkan kecemasan terutama pada ibu primigravida yang belum memiliki pengalaman untuk mengendalikan rasa nyeri persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat nyeri pada fase aktif persalinan I di TPMB Lely Istiani, Kota Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif untuk mengevaluasi tingkat nyeri yang dialami. Sampel penelitian terdiri dari 12 ibu bersalin yang melahirkan dengan usia kehamilan cukup bulan, dengan pengukuran menggunakan skala NRS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami nyeri sedang, yaitu 7 orang (58,3%), sedangkan 5 responden (41,7%) mengalami nyeri berat.
Kearifan Lokal Kagaluhan: Menggali Praktik Tradisional Kesehatan Ibu Melahirkan di Kampung Naga Ningrum, Widya Maya; Purnamasari, Kurniati Devi; Rohmah, Siti
Journal of Midwifery and Public Health Vol 4, No 2 (2022): November
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jmph.v4i2.16293

Abstract

Kampung Naga merupakan komunitas adat di Kabupaten Tasikmalaya yang mempertahankan tradisi dan kearifan lokal dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam kesehatan ibu melahirkan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali praktik tradisional kesehatan ibu melahirkan yang berlandaskan konsep kagaluhan, serta bagaimana masyarakat Kampung Naga mengharmonisasikan kearifan lokal dengan praktik kesehatan modern. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi, melibatkan wawancara mendalam dengan paraji, ibu melahirkan, serta tokoh adat setempat. Observasi partisipatif juga dilakukan untuk memahami secara langsung praktik kesehatan yang dijalankan di Kampung Naga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik kesehatan ibu melahirkan di Kampung Naga mencakup penggunaan ramuan herbal, pijatan tradisional, dan doa-doa adat yang diyakini menjaga keseimbangan spiritual dan kesehatan fisik ibu. Meskipun demikian, terdapat keterbukaan terhadap intervensi medis modern dalam situasi tertentu, seperti dalam penanganan komplikasi persalinan. Harmoni antara praktik tradisional dan modern mencerminkan adaptasi budaya lokal tanpa meninggalkan nilai-nilai inti kagaluhan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kearifan lokal memiliki potensi untuk bersinergi dengan layanan kesehatan modern, memberikan model perawatan ibu melahirkan yang holistik dan berbasis budaya.
Pengaruh Daun Kelor (Moringa Oleifera) pada Peningkatan Laktasi pada Ibu Menyusui: Literature Review Kurniasih, Ira; Rostiani, Rostiani; Komalasari, Fitri; Lestari, Mirda; Mauliendi, Galih; Ningrum, Widya Maya; Purnamasari, Kurniati Devi
Journal of Midwifery and Public Health Vol 5, No 1 (2023): Mei
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jmph.v5i1.15883

Abstract

ASI sangat penting untuk nutrisi bayi, memberikan nutrisi yang optimal untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Namun, banyak ibu menghadapi tantangan dalam menyusui seperti beberapa ibu mengalami kesulitan dalam menyusui karena faktor-faktor seperti stres, kurangnya informasi, dan kurangnya dukungan kesehatan. Untuk meningkatkan produksi ASI, ibu perlu memiliki niat yang tinggi, bekal pengetahuan tentang pemberian ASI, mengikuti pola menyusui yang efektif serta menggunakan bahan alami seperti daun kelor (Moringa oleifera) yang bisa meningkatkan produksi ASI. Untuk mengatasi masalah ini, para peneliti melakukan tinjauan literatur untuk menyelidiki dampak Moringa oleifera dalam meningkatkan produksi ASI di kalangan ibu menyusui. Penelitian ini menggunakan Alat Penilaian Kritis JBI untuk menilai risiko bias di seluruh penelitian yang bersumber dari tiga database (PubMed, Medical Sciences, dan DOAJ). Awalnya, 13 artikel yang berkaitan dengan Moringa oleifera diidentifikasi, tetapi hanya 5 yang memenuhi kriteria inklusi mengenai dampak Moringa oleifera dalam meningkatkan produksi ASI. Penelitian-penelitian ini menyoroti efek laktogenik Moringa oleifera, yang dikaitkan dengan kandungan pitosterolnya, yang membantu meningkatkan produksi ASI. Kesimpulan yang dapat diambil dari tinjauan literatur ini adalah bahwa Moringa oleifera, terutama dalam bentuk bubuk daun, memiliki potensi untuk memberikan manfaat yang signifikan bagi ibu menyusui dan bayinya. Meskipun tidak semua parameter seperti kadar DHA dan AA menunjukkan perbedaan yang signifikan, manfaat lain seperti peningkatan produksi ASI dan kesehatan bayi secara keseluruhan tetap menjadi fokus utama dari penelitian ini.
Sosialisasi Partograf Digital Sebagai Produk Inovasi Pemantauan Persalinan Ningrum, Widya Maya; Purnamasari, Kurniati Devi; Mukti, Arifah Septiane
JPKU: Jurnal Pengabdian Kesehatan Unigal Vol 1, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jpkmu.v1i1.14065

Abstract

Bidan mempunyai peranan penting dalam pelayanan kesehatan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk berkontribusi terhadap kualitas pelayanan kesehatan adalah dengan penggunaan partograf pada saat persalinan. Penggunaan partograf dalam persalinan masih rendah, yaitu Rumah Sakit 25%, Puskesmas 45%, dan Klinik Bersalin54%. Rendahnya penggunaan partograf karena dianggap sulit dan membutuhkan waktu lama, untuk itu perlu adanya upaya penggunaan partograf menjadi lebih mudah, cepat, tanpa menghilangkan esensi dari fungsi partograf. Partograf digital menjadi salah satu solusi agar penggunaan partograf pada saat persalinan menjadi meningkat. Tujuan pengadiam masyarakat ini untuk melakukan sosialisasi terhadap aplikasi partograf digital, menilai kegunaan partograf digital, menganalisis terhadap perubahan perilaku penggunaan partograf, serta mengidentifikasi dukungan stakeholder dalam penggunaan partograf digital. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan menggunakan metode pemberian edukasi, pemberdayan, pendampingan/pelatihan, serta stimulasi. Sasaran PkM ini adalah bidan desa. Hasil PkM menunjukan aplikasi partograf digital sudah dapat digunakan sebagai alat pemantau kemajuan persalinan dan sudah dapat diakses di Google Playstore. Dengan adanya partograf digital, terdapat perubahan perilaku bidan dalam penggunannya.
Edukasi Anemia dan Kurang Energi Kronik Pada Wanita Usia Subur Lestari, Ririn; Ningrum, Widya Maya; Mukti, Arifah Septiane; Purnamasari, Kurniati Devi; Rohmah, Siti; Fatimah, Siti
JPKU: Jurnal Pengabdian Kesehatan Unigal Vol 1, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jpkmu.v1i1.14071

Abstract

Berdasarkan data tahun 2018, proporsi ibu hamil yang menderita anemia tertinggi adalah 84,6% pada usia 15 hingga 24 tahun, 33,7% pada usia 25 hingga 34 tahun, dan 33,6% pada usia 35 tahun ke atas. Tujuan dari kegiatan amal ini adalah untuk meningkatkan kesadaran akan anemia di kalangan wanita usia subur guna mempersiapkan mereka menghadapi kehamilan yang sehat di desa Sukamulya, distrik Ciamis. Sasaran dan lokasi pelayanan ini adalah seluruh wanita usia subur yang tinggal di Dusun Caranghilir, SDN 5 Desa Sukamulya Kabupaten Ciamis. Hasil yang diharapkan dari pengabdian kepada masyarakat adalah setelah dilakukan penyuluhan, perempuan usia subur akan mempunyai pengetahuan lebih. Berdasarkan hasil pengabdian kepada masyarakat yaitu hasil pretest, sebagian besar wanita usia subur sebanyak 33 orang (95%) termasuk dalam kategori pengetahuan tidak tahu apa-apa tentang pencegahan anemia. Hasil posttest wanita usia subur sebagian besar yaitu 35 (100%) masuk dalam kategori pengetahuan tentang pencegahan anemia.
Peningkatan Pengetahuan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Siswa di Santi Witya Serong School Mega, Mega; Susanti, Neneng Nuri; Fazriah, Annisa; Hermawati, Susi; Susilawati, Yati; Ningrum, Widya Maya
JPKU: Jurnal Pengabdian Kesehatan Unigal Vol 1, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jpkmu.v1i1.14016

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan perilaku kesehatan yang dilakukan atas kesadaran, sehingga seseorang dapat meningkatkan status kesehatannya. Dampak dari kurang dilaksanakan PHBS diantaranya yaitu suasana belajar yang tidak mendukung karena lingkungan sekolah yang kotor, menurunnya semangat dan prestasi belajar dan mengajar di sekolah, menurunkan citra sekolah di masyarakat umum. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan siswa tentang perilaku hidup bersih dan sehat serta keterampilan cuci tangan pakai sabun. Pengabdian dilakukan dengan memberikan penyuluhan mengenai perilaku hidup bersih dan sehat dan praktik cuci tangan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan ini dapat meningkatkan pengetahuan siswa tentang perilaku hidup bersih dan sehat serta terampil mempraktikkan cara cuci tangan pada siswa SMP di Santi Witya Serong School. Oleh karena itu, penyuluhan yang kontinu diperlukan untuk peningkatan pengetahuan dan keterampilan secara berkelanjutan. Penyuluhan dapat dilakukan sebulan sekali menggunakan media poster, leafleat ataupun flipchart.