Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pengaruh Kombinasi Relaksasi Napas Dalam Dan Terapi Musik Suara Alam Air Mengalir Terhadap Nyeri Post Operasi Apendiktomi Di Ruang Rawat Inap RSUD Cengkareng Tahun 2024 Sulastri Lumbantobing; Irma Herliana
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 4 (2025): APRIL 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Apendiksitis adalah salah satu penyebab nyeri abdomen akut yang paling sering ditemukan. Penyebab paling umum adalah adanya obstruksi lumen yang berlanjut kerusakan dinding appendiks dan pembentukan abses (Windy, 2016). Salah satu jenis pembedahan yang sering di lakukan pada pasien Apendiksitis adalah Appendiktomi. Masalah yang paling dirasakan oleh penderita post operasi apendiksitis adalah gangguan rasa nyaman nyeri. Nyeri merupakan mekanisme pertahanan tubuh, rasa nyeri timbul bila ada jaringan tubuh yang rusak, dan hal ini akan menyebabkan individu bereaksi dengan cara memindahkan stimulus nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Pengaruh Kombinasi Terapi Relaksasi Tarik Nafas Dalam dan Terapi Musik Suara Alam Air Mengalir Terhadap Nyeri Post Apendiktomi Di Ruang Rawat Inap RSUD Cengkareng pada periode 2023 hingga 2024. Desain penelitian yang digunakan adalah menggunakan metode kuantitatif dengan metode penelitian Quasy Experiment dengan rancangan “One Grup Pretest-Posttest”. Teknik sampling yang digunakan yaitu teknik consecutive sampling dengan jumlah sampel 15 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar observasi, mencatat tekanan darah sebelum dan setelah pemberian intervensi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dan bivariat. Hasil uji statistic dengan Wilcoxon Signed Ranks Test. Dari hasil Wilcoxon Signed Ranks Test diketahui bahwa nilai signifikansi menunjukan nilai sebesar 0.001 <0.05 maka dapat diambil keputusan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan postest. Dapat diambil keputusan bahwa ada “Pengaruh Kombinasi Relaksasi Napas Dalam dan Terapi Musik Suara Alam Air Mengalir terhadap Nyer Post Operasi Appendiktomi” 
Pengaruh Kombinasi Pijat Bayi Dan Minyak Aromaterapi Lavender Terhadap Kadar Bilirubin Bayi Dengan Hiperbilirubin Di Ruang Perinatologi RSUD Cengkareng Tahun 2024 Yuliana Shintya Amin; Irma Herliana; Emi Yuliza
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu penyakit yang sering di alami bayi baru lahir di Indonesia adalah hiperbilirubinemia. Hiperbilirubinemia atau penyakit kuning adalah penyakit yang disebabkan karena tingginya kadar bilirubin pada darah sehingga menyebabkan bayi baru lair berwarna kuning pada kulit dan pada bagian putih mata. Penanganan hiperbilirubinemia menggunakan beberapa terapi standar yaitu fototerapi Penggunaan fototerapi harus diminimalkan selama perawatan dengan dibantu terapi lain untuk mempercepat penurunan kadar bilirubin bayi baru lahir. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kombinasi pijat bayi dan minyak aromaterapi lavender terhadap kadar bilirubin bayi dengan hiperbilirubin di Ruang Perinatologi RSUD Cengkareng Tahun 2024. Penelitian yang telah dilaksanakan oleh penulis yaitu menggunakan pre-experimental design jenis one-group prates postest design. Penelitian ini telah dilakukan di Ruang Perinatologi RSUD Cengkareng. Waktu Penelitian dilakukan pada bulan November – Desember 2024. Sampel yang akan diteliti sebanyak 19 pasien. Intrumen dalam penelitian ini adalah dengan pengisian lembar observasi dan Test bilirubin darah. Uji yang digunakan adalah uji t-test dependent T-test dependent atau Paired Sampel T-test. Berdasarkan hasil penelitian nilai rata rata kadar bilirubin sebelum dilakukan intervensi kombinasi pijat bayi dan minyak aromaterapi lavender sebesar 19,2 mg/dL dan nilai rata rata kadar bilirubin sesudah dilakukan intervensi kombinasi pijat bayi dan minyak aromaterapi lavender sebesar 5,94 mg/dL. Hasil uji statistik diketahui bahwa nilai p value 0,001 berarti P<0,05, maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh kombinasi pijat bayi dan minyak aromaterapi lavender terhadap kadar bilirubin bayi dengan hiperbilirubin di Ruang Perinatologi RSUD Cengkareng Tahun 2024.
Hubungan Pola Asuh Pengasuh Terhadap Motivasi Belajar Remaja Di Panti Asuhan Da’arul Aitam Jagakarsa Jakarta Selatan 2023 Hasan Alattas; Irma Herliana; Solehudin Solehudin
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 5 (2024): OKTOBER-NOVEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengasuhan berasal dari “asuh” yang mempunyai makna menjaga, merawat, mengajar dan mendidik anak menunjukkan bahwa pada umumnya lembaga pengasuhan anak memberikan akses terhadap pendidikan dan dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan kolektif dan kebutuhan materia, serta kebutuhan emosional dan perkembangan anak tidak dipertimbangkan. Motivasi belajar adalah faktor psikis yang bersifat non intelektual dan berperan dalam hal meningkatkan semangat belajar untuk seorang anak atau individu. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh pengasuh terhadap motivasi belajar remaja di Panti Asuhan Da’arul Aitam Jagakarsa Jakarta Selatan. Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode cross-sectional melibatkan 40 sampel remaja di Panti Asuhan Da’arul Aitam, dengan uji statistik regresi linier sederhana dan hasil dari penelitian ini menunjukkan nilai p=0,000 yang berarti bahwa nilai a <0,05. dan dapat ditarik kesimpulan bahwa ada hubungan antara pola asuh pengasuh terhadap motivasi belajar remaja di Panti Asuhan Da’arul Aitam. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pengasuh dalam upaya meningkatkan motivasi belajar remaja di panti asuhan Da’arul Aitam.
Berantas Hipertensi dengan Cerdik dan Patuh di RW 013 Kelurahan Kapuk Kecamatan Cengkareng Solehudin Solehudin; Irma Herliana; Inas Syabanasyah
Kolaborasi : Jurnal Hasil Kegiatan Kolaborasi Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2025): Desember: Kolaborasi : Jurnal Hasil Kegiatan Kolaborasi Pengabdian
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Matematika dan Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/kolaborasi.v3i4.897

Abstract

Hypertension is a major public health problem with an increasing prevalence and is often undetected due to its asymptomatic nature, leading to serious complications if not properly controlled. Low levels of public knowledge and poor adherence to preventive behaviors, routine health checks, and treatment remain significant challenges in hypertension management at the community level. This community service program aimed to improve public knowledge and awareness of hypertension through the implementation of the CERDIK and PATUH approaches. The program employed a community-based promotive and preventive method, including health education, blood pressure screening, and interactive discussion and counseling. The activity was conducted in RW 013, Kapuk Subdistrict, Cengkareng District, involving 60 adult and elderly participants. Knowledge levels were assessed using pre-test and post-test questionnaires and analyzed descriptively. The results demonstrated a substantial improvement in participants’ knowledge after the health education intervention, with the mean knowledge score increasing from 35 before the intervention to 80 after the intervention. In addition, the variation in knowledge levels among participants became more homogeneous following the educational activities. High community enthusiasm and active participation during the program reflected positive acceptance and engagement with the hypertension education initiative. This community service activity confirms that community-based health education using the CERDIK and PATUH approaches is effective as a promotive and preventive strategy to enhance public knowledge of hypertension. Improved knowledge is expected to encourage healthier lifestyle behaviors and greater adherence to hypertension control practices, thereby supporting sustainable and independent blood pressure management within the community.
Hubungan Tingkat Stres Dan Kualitas Tidur Dengan Timbulnya Acne Vulgaris Pada Mahasiswa Program Studi Sarjana Keperawatan Universitas Indonesia Maju Siti Mariah Ulfa; Saiful Gunardi; Irma Herliana
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 3 (2026): MARET 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Acne vulgaris merupakan salah satu masalah kulit yang sering dialami mahasiswa dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk tingkat stres dan kualitas tidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stres dan kualitas tidur dengan timbulnya acne vulgaris pada mahasiswa Program Studi Sarjana Keperawatan Universitas Indonesia Maju. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan jumlah responden sebanyak 136 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik Proportionate stratified random sampling (strata). Tingkat stres diukur menggunakan kuesioner Depression Anxiety Stress Scale (DASS), kualitas tidur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), dan derajat acne vulgaris dinilai menggunakan Global Acne Grading System (GAGS). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan timbulnya acne vulgaris (r = 0,078; p = 0,368). Namun, terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan timbulnya acne vulgaris (r = 0,244; p = 0,004), dengan arah hubungan positif. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas tidur merupakan faktor yang berhubungan dengan timbulnya acne vulgaris pada mahasiswa, sedangkan tingkat stres bukan merupakan faktor utama. Oleh karena itu, upaya peningkatan kualitas tidur perlu diperhatikan sebagai bagian dari pencegahan acne vulgaris pada mahasiswa.
Pengaruh Kombinasi Seduhan Bunga Rosella Dan Latihan Relaksasi Napas Dalam Terhadap Tekanan Darah Pada Pralansia Enjel Likasri Tamauri Purba; Irma Herliana; Saiful Gunardi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 3 (2026): MARET 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang sering dialami pralansia dan berisiko menimbulkan komplikasi bila tidak terkontrol. Proses penuaan menyebabkan perubahan struktur dan elastisitas pembuluh darah sehingga meningkatkan tekanan darah. Diperlukan intervensi non-farmakologis yang aman dan mudah diterapkan di komunitas, seperti kombinasi seduhan bunga rosella dan latihan relaksasi napas dalam yang memiliki efek vasodilatasi dan menurunkan aktivitas saraf simpatis. Tujuan: Mengetahui pengaruh kombinasi seduhan bunga rosella dan latihan relaksasi napas dalam terhadap penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik pada pralansia. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test dan post-test. Penelitian dilaksanakan pada pralansia di Posyandu Anggrek I Cipayung, Depok, Jawa Barat. Tekanan darah diukur sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Sebelum intervensi, rata-rata tekanan darah responden berada pada kategori hipertensi. Setelah pemberian kombinasi seduhan bunga rosella dan latihan relaksasi napas dalam, terjadi penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p < 0,01 yang berarti terdapat pengaruh signifikan terhadap penurunan tekanan darah. Kesimpulan: Kombinasi seduhan bunga rosella dan latihan relaksasi napas dalam efektif menurunkan tekanan darah pralansia dan dapat digunakan sebagai terapi non-farmakologis pendamping di komunitas