Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

KONTRIBUSI SELF-REGULATED LEARNING TERHADAP CYBERLOAFING MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI PADANG Nurul Fuada; Dwatra, Free Dirga; Susanti, Roza Eva; Magistarina, Elrisfa
CAUSALITA : Journal of Psychology Vol 1 No 3 (2023): CAUSALITA: Journal of Psychology
Publisher : CV. Causalita Dynamic Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62260/causalita.v1i3.36

Abstract

Cyberloafing merupakan perilaku individu yang 1menggunakan internet1 untuk keperluan7 pribadinya seperti mengakses sosial media, bermain game serta mengakses e-commerce selama perkuliahan berlangsung yang tidak ada kaitannya dengan pembelajaran, dimana hal itu dapat menimbulkan ketidakfokusan individu selama dikelas. Cyberloafing menjadi sebuah masalah yang berada di lingkungan para mahasiswa, dimana hal ini berhubungan dengan kemampuan self-regulated learning individu sebagai salah satu faktornya. Self-regulated learning adalah cara seseorang secara mandiri dan bertanggung jawab untuk bisa mengatur, mengkondisikan serangkaian aktivitas belajar dengan mengaktifkan kognisi, motivasi7 dan 1perilakunya untuk mencapai7 tujuan-tujuan3 akademik yang sudah ditetapkannya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui kontribusi self-regulated learning terhadap cyberloafing pada mahasiswa Universitas Negeri Padang. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa aktif Universitas Negeri Padang angkatan 2020-2022. Adapun sampel penelitian berjumlah 344 orang, dengan jumlah perempuan 279 orang dan laki-laki berjumlah 65 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini analisis regresi sederhana. Hasil analisis menunjukkan bahwasanya uji regresi sederhana memiliki nilai signifikansi sebesar 0.00 <0.05 yang artinya terdapat kontribusi self-regulated learning terhadap cyberloafing pada mahasiswa Universitas Negeri Padang. Hasil koefisien juga diperoleh sebesar 0.140 atau 14%, dimana self-regulated learning memiliki kontribusi yang signifikan terhadap cyberloafing sebesar 14% dan sisanya 86% dijelaskan oleh faktor lainnya.
KONTRIBUSI SELF-ESTEEM TERHADAP RESILIENSI PADA REMAJA KORBAN BULLYING DI KOTA BATUSANGKAR Muhammad Hafiz; Dwatra, Free Dirga; Rinaldi; Susanti, Roza Eva
CAUSALITA : Journal of Psychology Vol 1 No 3 (2023): CAUSALITA: Journal of Psychology
Publisher : CV. Causalita Dynamic Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62260/causalita.v1i3.37

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat kontribusi self-esteem terhadap resiliensi pada remaja korban bullying di kota Batusangkar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi pada penelitian ini merupakan remaja korban bullying di SMA “X” di kota Batusangkar berjumlah 62 sampel. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling purposive. Instrumen pada penelitian ini menggunakan skala self-esteem yang berjumlah 20 item dengan koefisien 0,742 dan skala resiliensi yang berjumlah 37 item dengan koefisien 0,836. Teknik analisis data yang digunakan yaitu regresi sederhana didapatkan koefisien korelasi 0,283 dengan nilai p (signifikan) 0,026 < 0,05, sehingga dapat dikatakan H1 diterima dan H0 ditolak. Hasil yang diperoleh dari uji hipotesis terdapat nilai R Square sebesar 0,080 dengan demikian kontribusi self-esteem terhadap resiliensi sebesar 8%.. Hasil peneliti menunjukkan bahwa terdapat kontribusi self-esteem terhadap resiliensi remaja korban bullying di kota batusangkar dengan arah hubungan positif.
Penggunaan Exploratory Factor Analysis (EFA) sebagai Analisis Faktor-faktor Stres Akademik Pada Mahasiswa Fitriani, Aura Syfa; Susanti, Roza Eva; Ersya, Miftahur Raihan; Ibadullah Poeni, Muhammad Abiyu; Afifah, Syifa; Nudhar, Azarine
PAKAR Pendidikan Vol 22 No 2 (2024): Published in July 2024
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/pakar.v22i2.600

Abstract

Academic stress is a condition that occurs when a person faces excessive and unachievable demands in an educational environment. This study aims to analyze the factors of academic stress in college students. The research method used is a quantitative method with a research sample of 206 active students in Indonesia. The sampling technique used was incidental sampling. Data were collected through an online questionnaire using a five-point Likert scale. Data analysis was conducted using exploratory factor analysis (EFA) with principal component factor reduction method and varimax rotation. The results obtained five factors that form academic stress in students, including relationship factors with others, fatigue factors, self-adjustment factors, conflict factors and economic factors.
Strengthening coastal teachers’ career guidance capacity through digital module training: A training of trainers approach Hasanah, Afifah Nur; Asrila, Agitia Kurniati; Rahmi, Iftita; Hidayati, Izzanil; Rahayu, Wirza Feny; Juwita, Silvia; Deri, Putri Sukma; Dalimunthe, Hanifa Laura; Guspa, Anindra; Irta, Aflah Zakinov; Susanti, Roza Eva
Community Empowerment Vol 10 No 11 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.14949

Abstract

High school graduates in Indonesia's coastal areas, including Agam Regency, face high unemployment rates due to limited access to career information and curriculum gaps. This community service program aims to strengthen the capacity of teachers at SMAN 1 Tanjung Mutiara in providing career guidance through digital module-based training using a Training of Trainers (ToT) approach. Twenty-two teachers participated in the training, which was evaluated using the Kirkpatrick model at the reaction and learning levels. The results indicated high participant satisfaction regarding the training materials and facilities. Furthermore, 81% of participants showed an increase in knowledge, supported by the Wilcoxon signed-rank test results showing a significant statistical increase (p < .001). The success of this program proves that digital module-based teacher training is effective in enhancing students' career readiness and expanding access to higher education in coastal regions.
Intervensi Cognitive Behavioral Therapy (CBT) dalam Menurunkan Kecanduan Rokok pada Dewasa Muda Firly, Muhammad; Susanti, Roza Eva
Almufi Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 3 No 1: Maret (2026)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63821/ash.v3i1.593

Abstract

Kecanduan rokok merupakan permasalahan kesehatan yang kompleks karena melibatkan aspek biologis, psikologis, dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas Cognitive Behavioral Therapy (CBT) dalam menurunkan kecanduan rokok pada dewasa muda. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus terhadap satu subjek laki-laki berusia 25 tahun yang mengalami kecanduan rokok sejak usia 18 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi. Intervensi CBT meliputi psikoedukasi, self-monitoring, identifikasi pemicu, restrukturisasi kognitif, pelatihan coping, eksperimen perilaku, dan pencegahan relaps. Hasil menunjukkan adanya penurunan signifikan dalam jumlah konsumsi rokok, intensitas craving, serta peningkatan kontrol diri dan kemampuan coping. Temuan ini menunjukkan bahwa CBT efektif sebagai intervensi psikologis dalam mengurangi kecanduan rokok.