Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

THE IMPACT OF COASTAL LINE DEVELOPMENT OF THE JAMBI AREA DURING LATE PLEISTOCENE - RECENT TIME ON DECLINE OF THE SRIVIJAYA KINGDOM PROSPERITY Zaim, Yahdi; Aswan
AMERTA Vol. 30 No. 2 (2012)
Publisher : Penerbit BRIN (BRIN Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Pengaruh Perkembangan Garis Pantai Kawasan Jambi Selama Kala Plestosen AkhirHingga Kini Terhadap Menurunnya Kemakmuran Kerajaan Sriwijaya. Analisis terhadap garis pantai purba di Jawa menunjukkan kesamaan perkembangan dengan di Sumatra. Setidaknya dapat direkonstruksi lima garis pantai purba akibat kenaikan muka laut secara berkala selama fluktuasi muka laut pada kala Plestosen Akhir hingga kini. Sejumlah penelitian lapangan di Jawa dan Sumatra, yang didukung oleh analisis laboratorium, juga menunjukkan evolusi garis pantai tersebut bergeser ke arah laut masa kini, yang memperlihatkan terjadinya penurunan muka laut secara drastis di seluruh dunia pada saat yang bersamaan. Berkenaan dengan kegiatan perdagangan di Kerajaan Sriwijaya di kawasan Jambi, yang diperkirakan berlokasi di sejumlah pelabuhan sungai maupun laut sekitar muara Sungai Batanghari purba dan pesisir purba Jambi, evolusi garis pantai purba tersebut mengakibatkan efek pendangkalan di kawasan hulu sungai. Proses pendangkalan, yang disebabkan oleh deposisi sedimen dan penurunan muka laut, akan membatasi aktivitas pelayaran yang merupakan bagian dari perdagangan, sehingga harus dibangun pelabuhan-pelabuhan baru yang lokasinya digeser ke arah timurlaut. Dengan demikian terbentuk garis pantai baru, sedangkan garis pantai yang lama menjadi daratan. Pemindahan pusat kegiatan perdagangan pada periode Sriwijaya ke timurlaut Jambi (wilayah di luar kota Jambi) mengakibatkan menurunnya atau bahkan matinya kegiatan ekonomi di wilayah pedalaman baru Sriwijaya. Penelitian geologi di wilayah itu mengungkapkan bahwa penurunan muka laut secara drastis, penurunan muka tanah (denudasi), serta aktivitas tektonik dan sedimentasi boleh jadi merupakan faktor penyebab terjadinya inflasi dan penurunan kemakmuran Kerajaan Sriwijaya hingga titik terendah. Kata Kunci: garis pantai purba, Sungai Batanghari, Jambi, Kerajaan Sriwijaya Abstract. Paleocoastal line analysis around Jawa indicates similar development to Sumatra, at leastthere are five paleocoastal lines that could be reconstructed due to periodically sea level raisedperiods along Late Pleistocene - Recent sea level fluctuations. Field studies both in Jawa andSumatra which supported by laboratory analysis also show that coastal line evolution was shiftedto the present seaward, which reveals the dropped sea level globally at the same time. In terms ofSrivijaya Kingdom’s trading activity in Jambi area that predicted as river ports around the mouthof paleo-Batanghari River and as beach ports surrounding paleocoastal of Jambi, the paleocoastal lines evolution as mentioned above would gave a shallow effect in the upper reaches of the river. This shallowing up process due to the sedimentary deposition and dropped sea level would restrict the shipping activity for trading process. It means a new port, both beach and river ones as central trading places have to be built and shifted also to the north-eastern part where a new coastal line formed and previous coastal lines became terrestrial. Movement of central trading activity in Srivijaya period to the northeast-outer area of Jambi will decrease or even put an end to economic activity in the new hinterland part of Srivijaya. Field geological investigation in Jambi area revealed that dropped sea level, denudation, tectonic and sedimentation were most probably responsible to the inflation and declining of Srivijaya Kingdom until its last prosperity. Keywords: paleocoastal line, Batanghari river, Jambi, Srivijaya Kingdom
Perlindungan Hak Asasi Manusia dalam Sistem Peradilan Pidana (Studi Kasus: Putusan PN Makassar Nomor.1/Pid.Sus-AM/2022/PN.Mks) Gunawan Widjaja; Aswan
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): APRIL - MEI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM) dalam sistem peradilan pidana merupakan aspek penting dalam menjaga keadilan dan martabat manusia di Indonesia. Jurnal ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana integrasi perlindungan HAM dalam sistem peradilan pidana dilakukan, serta tantangan-tantangan yang dihadapi dalam proses ini. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kualitatif dan pendekatan literatur, yang melibatkan studi literatur komprehensif dan analisis kritis terhadap berbagai teori dan praktik yang berkaitan dengan perlindungan HAM dalam konteks peradilan pidana. Hasil dari penelitian ini menyoroti konsep dasar HAM dalam konteks peradilan pidana, termasuk prinsip-prinsip seperti legalitas, praduga tidak bersalah, dan persamaan peluang. Selain itu, jurnal ini juga membahas mekanisme perlindungan HAM dalam sistem peradilan pidana, termasuk legislasi dan kerangka hukum, transparansi, serta peran lembaga penegak hukum. Namun, penelitian juga mengidentifikasi beberapa tantangan, seperti ketidaksetaraan akses terhadap keadilan, keterbatasan sumber daya, dan prasangka serta diskriminasi. Dalam menghadapi tantangan ini, jurnal ini mengusulkan beberapa solusi, termasuk reformasi hukum, peningkatan akses terhadap keadilan, dan kesadaran serta pelatihan terkait HAM. Kolaborasi antara pemerintah, lembaga penegak hukum, dan masyarakat juga dianggap penting dalam meningkatkan perlindungan HAM dalam sistem peradilan pidana. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pemahaman tentang pentingnya perlindungan HAM dalam peradilan pidana serta langkah-langkah konkret untuk meningkatkan perlindungan tersebut.
Pengaruh Entrepreneurial Mindset , Digital Skill , dan Networking terhadap Keberhasilan Startup Lokal di Kabupaten Bantaeng Sar Mila; Aswan; Afriani; Sofian; Desy Rahmawati Anwar
JUMESI : Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol 2 No 1 (2026): JUMESI
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pelita Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pola pikir kewirausahaan , keterampilan digital , dan jaringan terhadap keberhasilan startup lokal di Kabupaten Bantaeng dalam konteks pengembangan ekonomi digital daerah berkembang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian eksplanatif . Populasi penelitian adalah pelaku startup lokal yang bergerak pada sektor bisnis berbasis digital dan teknologi di Kabupaten Bantaeng. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 150 responden yang memenuhi kriteria usaha aktif berbasis digital. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert lima titik. Analisis data menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui aplikasi SmartPLS untuk menguji validitas, reliabilitas, dan hubungan struktural antarvariabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pikir kewirausahaan , keterampilan digital , dan jaringan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keberhasilan startup lokal. Variabel networking memiliki pengaruh paling dominan terhadap keberhasilan startup dengan nilai path coefisien sebesar 0,418, diikuti digital skill sebesar 0,331 dan Entrepreneurial Mindset sebesar 0,287. Nilai R-square sebesar 0,742 menunjukkan bahwa model penelitian mampu menjelaskan 74,2% variasi keberhasilan startup lokal di Kabupaten Bantaeng. Temuan penelitian memperkuat Entrepreneurial Mindset Theory , Digital Capability Theory , dan Social Capital Theory dalam konteks startup daerah berkembang. Secara praktis, penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pemerintah daerah untuk memperkuat ekosistem startup melalui pengembangan kapasitas digital, pelatihan kewirausahaan, dan penguatan jaringan bisnis lokal guna meningkatkan daya saing startup berbasis ekonomi digital.
DINAMIKA PEMIKIRAN ISLAM KONTEMPORER DALAM KONTEKS KEHIDUPAN MASYARAKAT INDONESIA Aswan; Fauziah; Suriska; Said Ibnu Rulian Ahmad; Jul Afnijar
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 02, Juni 2026 Produce
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Contemporary Islamic thought in Indonesia is a form of intellectual ijtihad of Muslims in understanding Islamic teachings contextually in accordance with the developments of the times. This study aims to describe the development, figures, and patterns of contemporary Islamic thought in Indonesia in facing the challenges of modernity, globalization, and socio-cultural change. The method used is a literature study with a descriptive-analytical approach to various literature related to Islamic thought in Indonesia. The results of the study indicate that the development of contemporary Islamic thought in Indonesia is influenced by the interaction between Islamic teachings and the social reality of plural society. The Islamic renewal movement in the early 20th century gave birth to large organizations such as Muhammadiyah and Nahdlatul Ulama, which represent the currents of modernism and traditionalism. In addition, figures such as Harun Nasution, Nurcholish Madjid, Abdurrahman Wahid, and Azyumardi Azra played an important role in developing rational, moderate, inclusive, and humanist Islamic thought. The patterns of contemporary Islamic thought in Indonesia include fundamentalism, traditionalism, modernism, and neo-modernism, demonstrating the diverse dynamics of Islamic intellectualism. Thus, contemporary Islamic thought in Indonesia plays a strategic role in maintaining a balance between Islamic values, tradition, modernity, and multicultural society. Keywords: Islamic Thought, Islamic Contemporary, Religious Moderation.
MENGHIDUPKAN KEMBALI TRADISI RELIGIUS : PERSPEKTIF MASYARAKAT DESA LANDIPO TERHADAP KEGIATAN KEAGAMAAN DI MASJID AL-ABRAR DESA LANDIPO Nurjannah, Nurjannah; Absa, Alifka Dita Olivia; Elisnawati; Husna; Prasetio, Muhammad Ardi; Faturrahman, Muhammad Bagus; Aswan; Amalia, Hilda Ayu Melvi
INSANIYAH Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studying religious knowledge is an important thing that we must instill in the younger generation so that they can practice and continue the teachings that Allah SWT revealed to the Prophet Muhammad SAW. As we know, teaching religious knowledge is like providing a field of reward that, if the children continue to practice it, will flow with rewards even after we are gone. The background of the Landipo Village community was once a religious village, but it has gradually faded. This service article aims to determine the perception of the Landipo Village community towards religious activities carried out by students of the Kendari IAIN Real Work Lecture (KKN) in 2025, whether it has a positive impact or not. The religious activities in question include learning to recite the Qur'an, introduction and guidance on makhorijul huruf, and teaching fiqh ibadah. This community service article uses the PAR (Participatory Action Research) method, which is a method of community service that places the community as actors, not just research objects. The results of the study show that the people of Landipo Village responded positively to these activities, as they were considered to be able to increase religious understanding, improve Quran recitation, and strengthen the community's faith. In addition, the activities carried out by KKN students were considered relevant to the needs of the community and contributed to building young people with noble character. This study recommends that similar programs be implemented on an ongoing basis, involving more elements of society.