Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran Physics Get Rich Untuk Kelas X SMA Materi Momentum dan Impuls Fitri Nurhidayati; Pujianto Pujianto
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 8, No 3 (2021): Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan desain pengembangan produk, (2) mengetahui kualitas Media Pembelajaran, dan (3) menguji keefektifan Media Pembelajaran Physics Get Rich Berbasis Permainan Monopoli. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (RD) dengan mengadopsi Analysis-Design-Development-Implementation-Evaluation (ADDIE). Teknik analisis data menggunakan Teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa: (1) Media pembelajaran Physics Get Rich terdiri dari papan permainan, bidak pemain, dadu, ornamen bangunan, kartu hak milik, uang lembaran, paket soal, kartu kesempatan, lembar assesment dan buku panduan, (2) Media pembelajaran Physics Get Rich berbasis Permainan Monopoli layak digunakan dalam pembelajaran fisika menurut penilaian oleh ahli materi, ahli media dan pengguna, (3) Ada peningkatan hasil belajar siswa yang menggunakan media pembelajaran Physics Get Rich sehingga media pembelajaran ini efektif untuk meningkatkan hasil belajar dan pemahaman konsep fisikaKata-kata Kunci: Media Pembelajaran, Monopoli, Fisika
Pengembangan Media Pembelajaran Fisika Daring (Online) Berbantuan Video Percobaan Untuk Mengetahui Ketercapaian Kemampuan Berpikir Kritis dan Kemandirian Belajar Peserta Didik SMA Washillah Mareti; Pujianto Pujianto
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 8, No 3 (2021): Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak- Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menghasilkan media pembelajaran berbantuan video percobaan yang layak digunakan untuk ketercapaian kemampuan berpikir kritis dan kemandirian belajar peserta didik pada materi usaha dan energi, 2) mengetahui hasil ketercapaian kemampuan berpikir kritis peserta didik melalui media pembelajaran fisika berbantuan video percobaan, dan 3) mengetahui hasil ketercapaian kemandirian belajar peserta didik melalui media pembelajaran fisika berbantuan video percobaan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan model 4D. Teknik analisis data menggunakan simpangan baku ideal (SBi), CVR-CVI, persentase ketercapaian penguasaan, serta standar gain. Hasil penelitian menunjukkan: 1) media pembelajaran  berbantuan video percobaan layak digunakan pada materi usaha dan energi untuk ketercapaian kemampuan berpikir kritis dan kemandirian belajar peserta didik. 2) Ketercapaian kemampuan berpikir kritis peserta didik diperoleh hasil dengan kategori baik/kritis, dan 3) ketercapaian kemandirian belajar peserta didik diperoleh meningkat dengan predikat kurang mandiri.Kata-Kata Kunci: media pembelajaran, video percobaan, kemampuan berpikir kritis, kemandirian belajar
PEMBELAJARAN FISIKA INTERAKTIF BERBANTUAN MEDIA INSTAGRAM UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DAN PENGUASAAN KONSEP FISIKA PESERTA DIDIK SMA Alifia Asmara Devi Purnamasari; Pujianto .
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 9, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan media pembelajaran fisika interaktif berbantuan instagram materi gelombang bunyi yang layak digunakan untuk pembelajaran guna meningkatkan motivasi belajar dan penguasaan konsep peserta didik pada mata pelajaran fisika SMA, (2) mengetahui peningkatan motivasi belajar peserta didik kelas SMA setelah menggunakan media pembelajaran fisika interaktif berbantuan instagram, dan (3) mengetahui peningkatan penguasaan materi fisika menggunakan media pembelajaran fisika interaktif berbantuan instagram. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (RD) dengan desain 4D Models yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) telah dihasilkan media pembelajaran fisika interaktif berbantuan media Instagram yang layak digunakan untuk meningkatkan motivasi belajar dan penguasaan konsep peserta didik, (2) media pembelajaran fisika interaktif berbantuan media Instagram dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik dengan nilai standard gain sebesar 0,34 dengan kategori sedang, dan (3) media pembelajaran fisika interaktif berbantuan media Instagram dapat meningkatkan penguasaan konsep dengan kategori sedang. Kata Kunci: instagram; motivasi belajar; penguasaan konsep fisika; gelombang bunyi Abstract. This study aims to: (1) produce interactive physics learning media assisted by Instagram sound wave material that is suitable for use in learning to increase students' learning motivation and mastery of students' concepts in high school physics subjects, (2) find out the increase in high school class students' learning motivation after using Instagram-assisted interactive physics learning media, and (3) knowing the increase in mastery of physics material using Instagram-assisted interactive physics learning media. This research is a research and development (RD) with 4D Models which includes define, design, develop, and disseminate stages. The results of this study indicate that: (1) interactive physics learning media assisted by Instagram which are suitable for use to increase learning motivation and mastery of students' concepts, (2) interactive physics learning media assisted by Instagram can increase students' learning motivation with standard gain of 0.34 in the medium category, and (3) interactive physics learning media assisted by Instagram can improve concept mastery in the medium category. Keywords: instagram; learning motivation; mastery of physics concepts; sound waves
PENGEMBANGAN LKPD BERBANTUAN PHET UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN PENGUASAAN KONSEP FISIKA Diah Ayu Puspaningrum; Pujianto Pujianto
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 9, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan LKPD berbantuan simulasi PhET yang layak digunakan untuk meningkatkan keterampilan proses sains dan penguasaan konsep fisika peserta didik; (2) mengetahui besar peningkatan keterampilan proses sains peserta didik setelah menggunakan LKPD berbantuan simulasi PhET; dan (3) mengetahui besar peningkatan penguasaan konsep fisika peserta didik setelah menggunakan LKPD berbantuan simulasi PhET. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (RnD) dengan model 4D yang terdiri dari tahap pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Penelitian dilakukan di SMAN 5 Yogyakarta Tahun Ajaran 2021/2022 dengan subyek penelitian peserta didik kelas X MIPA 3 sebagai kelas eksperimen dan peserta didik kelas X MIPA 6 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, lembar angket, dan lembar observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah Method of Successive Interval (MSI), Standar Baku Ideal (SBi), Aiken’V, Interjudge Agreement (IJA), dan standar gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) LKPD berbantuan simulasi PhET layak digunakan untuk meningkatkan keterampilan proses sains dan penguasaan konsep fisika peserta didik; (2) LKPD berbantuan simulasi PhET dapat meningkatkan keterampilan proses sains peserta didik; dan (3) LKPD berbantuan simulasi PhET dapat meningkatkan penguasaan konsep fisika peserta didik. Kata Kunci: LKPD; PhET; keterampilan proses sains; penguasaan konsep fisika. Abstrac: This research aims to: (1) develop student worksheet based on PhET Simulation for the improvement of the science processs skill and mastering the concept of physics for students; (2) know the level of science process skills of students after using the student worksheet based on PhET Simulation; and (3) know the level of mastery physics concepts of the students after using the student worksheet based on PhET Simulation. This is a research and development with a 4D models (define, design, develop, dan desseminate). This research conducted at SMAN 5 Yogyakarta in 2021/2022 with the research subject is students of X MIPA 3 as an experiment class and the students of X MIPA 6 as a control class. The data collecting technique used were test, quisioner, and observation. The data analysis technique used were Method of Successive Interval (MSI), Standar Baku Ideal (SBi), Aiken’V, Interjudge Agreement (IJA), and N-Gain. The result showed that: (1) student worksheet based on PhET Simulation was appropriate to improve the science process skill and mastering the concept of physics for students. (2) Student worksheet based on PhET Simulation can improve science process skills of the students. (3) Student worksheet based on PhET Simulation can improve the mastery physics concepts of the students.Key Words: student’s worksheet; PhET; science process skill; mastering concept of physics.
Analisis Kemampuan Mahasiswa Fisika Menggunakan Multimeter Analog Dalam Praktikum Elektronika Analog Aura Fatima; Yessy Umi Salma; Windy Atika Sari; Pujianto; Bayu Setiaji
MAGNETON: Jurnal Inovasi Pembelajaran Fisika UNWIRA Vol 2 No 2 (2024): MAGNETON: Jurnal Inovasi Pembelajaran Fisika | July 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Katolik Widya Mandira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30822/magneton.v2i2.3546

Abstract

The ability of physics students related to the use of multimeters in practicum is still invaluable. This results in the data of practicum conducted by students. This study aims to determine the ability of physics students in the use of multimeters. The research method used is a quantitative method using an observation questionnaire when the practicum is carried out for one semester. The research was conducted on students of the physics study program in 2nd semester. In the use of multimeters as ohm meters, there are 46.66% of groups that have done the first step, 40% of the groups have done the second step, and 73.33% of the groups have done the third step. Then, in the use of multimeters as ammeters, 40% of the group has done the first step, 53.33% of the group has done the second step, and 73.33% of the group has done the third step. Meanwhile, in the use of multimeters as voltmeters, 40% of the group has done the first step, 46.66% of the group has done the second step, and 66.66% of the group has done the third step. The results of this study show that most students still go through several steps that need to be taken in the use of analog multimeters, starting from their use as ohmmeters, ammeters, to voltmeters.
Integrasi Artificial Intelligence Dan Computational Thinking untuk Problem Solving Dalam Pembelajaran Fisika Siti Nurul Hidayah; Pujianto Pujianto; Heru Kuswanto
Gravity Edu : Jurnal Pembelajaran dan Pengajaran Fisika Vol 9 No 1 (2026): Gravity Edu : Jurnal Pembelajaran dan Pengajaran Fisika
Publisher : Universitas Nggusuwaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/ge.v9i1.4500

Abstract

This study aims to analyze research trends, integration models, and the contribution of Artificial Intelligence (AI) and Computational Thinking (CT) to problem-solving skills in physics learning. The study employed a systematic literature review (SLR) approach by adapting the PRISMA 2020 guidelines. The review process consisted of identification, screening, eligibility assessment, and inclusion of articles obtained from various scientific databases. A total of 30 articles published between 2019 and 2026 that met the inclusion criteria were analyzed using content analysis and thematic synthesis. The findings indicate that computational thinking is the most dominant research focus, while the application of artificial intelligence in education has expanded through adaptive learning media, intelligent tutoring systems, educational chatbots, and interactive digital platforms. The synthesis reveals that artificial intelligence provides adaptive and interactive learning environments, whereas computational thinking supports learners in developing decomposition, pattern recognition, abstraction, and algorithm design skills that facilitate problem-solving processes. Although studies specifically integrating artificial intelligence and computational thinking in physics education remain limited, the reviewed literature highlights their significant potential to enhance students’ problem-solving abilities. This study implies that the integration of artificial intelligence and computational thinking can serve as an alternative instructional strategy in physics education to support the development of twenty-first-century skills.
Analisis Penyebab Kesalahan Pemahaman Siswa pada Materi Usaha dan Energi Surya Jatmika; Jumadi Jumadi; Pujianto Pujianto; Rahmatullah Rahmatullah
Indonesian Journal of Applied Science and Technology Vol. 2 No. 3 (2021): Edisi September 2021
Publisher : Indonesian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki penyebab kesalahan peserta didik dalam memahami materi usaha dan energi. Penelitian dilaksanakan di MAN 2 Yogyakarta dengan jumlah responden sebanyak 49 peserta didik kelas X. Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif dengan metode campuran yaitu survei dan wawancara. Instrumen yang digunakan berupa soal berbentuk esai sebanyak sepuluh dan daftar pertanyaan wawancara terstruktur untuk menambah bahasan atau hasil temuan. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan beberapa penyebab kesalahan pemahaman yaitu: (1) konsep awal peserta didik mengenai usaha dan energi ketika di Sekolah Menengah Pertama (SMP) masih tertanam kuat dan terbawa hingga SMA; (2) guru dan peserta didik jarang mengulang dan mengaitkan materi usaha dan energi dengan materi sebelumnya yaitu vektor dan hukum Newton; (3) kemampuan matematika peserta didik masih rendah terutama bagian trigonometri; (4) guru dan peserta didik masih kurang dalam latihan interpretasi grafik materi usaha dan energi; (5) peserta didik tidak terbiasa menjawab soal secara sistematis dengan urutan interpretasi, analisis, evaluasi, dan simpulan; (6) peserta didik tidak terbiasa menggambarkan sketsa sebelum menjawab soal.
Analysis of Student Critical Thinking Skills Improvement Profile through SETS Based Physics E-Book Intervention Integrated with Local Wisdom Nisya Indriyanti Irawan; Pujianto Pujianto
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 10, No 1 (2026): MARCH 2026
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jipf.v10i1.17643

Abstract

The integration of the SETS (Science, Environment, Technology, and Society) approach within a Physics E-book based on 'Nenggala' local wisdom enables students to bridge scientific concepts with cultural reality, fostering contextual understanding, while the SETS model provides structured stages of investigation that stimulate critical inquiry. The development of this integrated E-book serves as the primary contribution of this research, addressing the significant gap in students' critical thinking skills, particularly in analysis, inference, and evaluation. Employing a Research and Development (R&D) method with the ADDIE model, this study evaluated the media’s effectiveness through a Non-Equivalent Pretest-Posttest Group Design involving 108 grade XI students. The results demonstrate that the E-book is highly feasible and significantly effective; the experimental group utilizing the SETS model achieved the most substantial improvement with an N-gain of 70.9 (high category), markedly outperforming the control group. These findings indicate that SETS-based E-books integrated with local wisdom provide an innovative reference for educators to strengthen the Merdeka Curriculum while fostering meaningful physics learning and higher-order thinking skills.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI Annisa Janatri Kusumaningrum; Pujianto Pujianto
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 13, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpf.v13i1.24763

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui ada atau tidaknya pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi Gerak Harmonik Sederhana (GHS), (2) mengetahui ada atau tidaknya pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap keterampilan komunikasi siswa pada materi Gerak Harmonik Sederhana (GHS), (3) Mengetahui ada atau tidaknya perbedaan kemampuan pemecahan masalah pada siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dengan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran langsung (direct instruction).Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian jenis Quasi Experimental Design. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 1 Depok Babarsari, Yogyakarta. Model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw diujicobakan kepada siswa kelas X MIPA 2. Sementara kelas lainnya, yaitu kelas X MIPA 3 menerima perlakuan model pembeljaran langsung (direct instruction). Intrumen penelitian yang digunakan adalah RPP, soal pretest dan posttest, angket keterampilan komunikasi, lembar penilaian kelayakan RPP, lembar validasi soal pretest dan posttest, serta lembar validasi angket keterampilan komunikasi. Pengujian dilakukan dengan bantuan aplikasi SPSS dan MS Excel. Uji yang dilakukan berupa uji validitas dan reabilitas, uji prasyarat, dan uji hipotesis menggunakan uji MANOVA, uji Effect Size, dan uji Independet Sample t-Test.Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) terdapat pengaruh yang cukup signifikan pada penggunaan model pembelajaran jigsaw terhadap kemampuan pemecahan masalah karena hasil uji MANOVA menunjukkan hasil signifikansi 0,05, (2) terdapat pengaruh yang signifikan pada penggunaan model pembelajaran jigsaw terhadap keterampilan komunikasi siswa karena hasil uji MANOVA menunjukkan hasil signifikansi 0,05, (3) Terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah dan keterampilan komunikasi pada siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan pada siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran langsung (direct instruction).  Hal ini ditunjukkan pada nilai uji Independet Sample t-Test, yaitu nilai signifikansi data Sig. (2-tailed) 0,05.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SCRATCH UNTUK MENINGKATKAN CRITICAL THINKING DAN PHYSICS IDENTITY SISWA SMA Alifathoriq Yogamas Wakidawantama; Pujianto Pujianto
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 13, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpf.v13i1.24820

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan media pembelajaran fisika berbasis Problem Based Learning (PBL) dengan bantuan perangkat lunak Scratch yang terintegrasi dengan budaya lokal berupa makanan tradisional geplak Yogyakarta guna meningkatkan kemampuan berpikir kritis (critical thinking) dan identitas fisika (physics identity) siswa SMA. Proses pengembangan media mengadaptasi model 4D dari Thiagarajan yang disederhanakan menjadi tiga tahap, yaitu define, design, dan develop. Pengembangan dilakukan hingga uji coba terbatas yang melibatkan 70 siswa kelas XI SMA Negeri yang berlokasi di Wonogiri, dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial; kelayakan serta kepraktisan media dievaluasi menggunakan metode Standar Baku Ideal (SBI), sedangkan kemampuan berpikir kritis dan physics identity siswa dianalisis dengan one sample t-test dan T-score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan layak dan praktis digunakan dalam mendukung peningkatan kemampuan berpikir kritis dan identitas fisika peserta didik. Dengan demikian, media berbasis Scratch yang mengusung nilai lokal ini dapat menjadi alternatif inovatif dalam pembelajaran fisika di SMA.