Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Edukasi Kesehatan: Makanan Sehat Bergizi Bagi Anak SD Dalam Pemenuhan Kebutuhan Gizi di SD Negeri 2 Kota Sorong Rifki Sakinah Nompo; Fitriani Fitriani; Fatimah Fatimah; Josepha Mariana Tamaela; Natalia Glory Darista; Serli Fenetiruma; Victoria Enjeliana Rumfaan; Yopi Yahya Duwit; Yustisya Susan Aktawlora; Novela Naa; Susana Yamese; Veronika Meron; Yoab Ebzon Patjanan; Nhurul Fachdillah Febriyanti; Sera Kokomina Blesia
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v5i2.1072

Abstract

Masa sekolah dasar merupakan periode penting dalam pembentukan pola hidup sehat anak, termasuk kebiasaan konsumsi makanan bergizi. Namun, masih banyak anak usia sekolah yang mengalami masalah gizi akibat rendahnya pemahaman tentang makanan sehat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai makanan sehat dan bergizi melalui edukasi yang menyenangkan dan interaktif. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri 2 Kota Sorong, Papua Barat Daya, melibatkan 229 siswa, 11 mahasiswa, dan 4 dosen. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan media PowerPoint. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa siswa antusias dalam mengikuti kegiatan dan menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap makanan bergizi serta kemampuan dalam memilah jenis makanan sehat. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari pihak sekolah dan guru, yang menjadi faktor penting dalam keberlanjutan edukasi gizi di lingkungan sekolah. Edukasi berbasis sekolah yang melibatkan pendekatan visual terbukti efektif dalam menanamkan kebiasaan konsumsi makanan sehat pada anak-anak usia dini.
PERAN DUKUNGAN KELUARGA DALAM PROSES REHABILITASI PASIEN PASCA STROKE: LITERATURE REVIEW Adinda Fadhilah; Irfandi Rahman; Wahyuni Maria Prasetyo Hutomo; Rismah; Josepha Mariana Tamaela
coba Vol 14 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v14i2.1007

Abstract

Pendahuluan: Stroke merupakan salah satu penyebab utama disabilitas yang dapat menimbulkan gangguan fisik, psikologis, dan sosial, sehingga pasien memerlukan rehabilitasi jangka panjang. Keberhasilan proses rehabilitasi tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi klinis pasien, tetapi juga oleh dukungan yang diberikan keluarga sebagai sistem pendukung utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran dukungan keluarga dalam proses rehabilitasi pasien pascastroke. Metode: Penelitian ini menggunakan metode narrative literature review. Artikel diperoleh melalui penelusuran database Google Scholar dan PubMed menggunakan kata kunci “family support”, “stroke rehabilitation”, “caregiver”, dan “post-stroke recovery”. Artikel yang dianalisis merupakan publikasi ilmiah periode 2020–2025 dan memenuhi kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Sebanyak 10 artikel dianalisis secara naratif untuk mengidentifikasi peran dukungan keluarga dalam rehabilitasi pasien pascastroke. Hasil: Hasil kajian menunjukkan bahwa dukungan keluarga berkontribusi terhadap peningkatan motivasi rehabilitasi, kepatuhan terhadap program terapi, kemampuan aktivitas sehari-hari (Activities of Daily Living/ADL), fungsi motorik, serta kualitas hidup pasien pascastroke. Selain memberikan manfaat bagi pasien, kajian juga menunjukkan bahwa anggota keluarga yang berperan sebagai caregiver sering mengalami caregiver burden berupa kelelahan fisik, emosional, sosial, dan ekonomi. Kesimpulan: Dukungan keluarga memiliki peran yang penting dalam keberhasilan rehabilitasi pasien pascastroke. Oleh karena itu, diperlukan edukasi, pendampingan, dan dukungan berkelanjutan dari tenaga kesehatan untuk meningkatkan kapasitas keluarga dalam memberikan perawatan serta mengurangi beban yang dialami caregiver.  Kata Kunci: dukungan keluarga, rehabilitasi stroke, pasien pasca stroke, caregiver, activity daily living
Analisis Kadar Kolesterol dan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi Jernila Since Tata; Irfandi Rahman; Wahyuni Maria Prasetyo Hutomo; Josepha Mariana Tamaela; Irma Idris; Muhamad Faizal Arianto
Journal of Language and Health Vol. 6 No. 4 (2025): Journal of Language and Health: December 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i4.916

Abstract

Hipertensi merupakan kondisi ketika tekanan darah sistolik ≥140 mmHg, tekanan darah diastolik ≥90 mmHg, atau kedua nilai tersebut meningkat secara bersamaan. Kolesterol adalah komponen penting dalam membran sel tubuh, terutama pada sel-sel otak dan sistem saraf. Secara global, diperkirakan terdapat sekitar 1,28 miliar orang dewasa yang menderita hipertensi, sementara prevalensi kolesterol tinggi mencapai sekitar 45% di seluruh dunia. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kadar kolesterol dan tekanan darah pada penderita hipertensi di Puskesmas Tanjung Kasuari. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan analitik observasional. Sampel penelitian berjumlah 41 responden yang diperoleh melalui teknik accidental sampling. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 14 Juni hingga 31 Juli 2025.  Data yang telah dikumpulkan selanjutnya dianalisis secara bertahap menggunakan perangkat lunak statistik. Analisis univariat untuk menggambarkan karakteristik responden, meliputi variabel demografis dan variabel penelitian, yang disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi, persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 41 responden, sebagian besar memiliki tekanan darah terkontrol (<140/90 mmHg) sebanyak 26 orang (63,4%), sedangkan tekanan darah tidak terkontrol (≥140/90 mmHg) ditemukan pada 15 orang (36,6%). Berdasarkan kadar kolesterol, sebanyak 6 responden (14,6%) memiliki kadar kolesterol normal (<200 mg/dL), 20 responden (48,8%) berada pada kategori batas tinggi (200-239 mg/dL), dan 15 responden (36,6%) memiliki kadar kolesterol tinggi (≥240 mg/dL). Temuan ini menunjukkan bahwa kadar kolesterol tinggi lebih banyak ditemukan pada kelompok dengan tekanan darah tidak terkontrol.
Edukasi Kesehatan tentang Latihan Otot Progresif sebagai Upaya Mengatasi Kecemasan Pada Narapidana Rifki Sakinah Nompo; Merlis Simon; Fatimah; Josepha Mariana Tamaela; Muhammad Amas Hidayah; Kristian Alfian Su
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v6i2.1679

Abstract

Kondisi kehilangan kebebasan dan overkapasitas di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) memicu tekanan psikologis berat bagi narapidana. Manifestasi klinis yang mendominasi adalah kecemasan yang berdampak pada gangguan tidur (insomnia) hingga ketegangan otot. Latihan Otot Progresif atau Progressive Muscle Relaxation (PMR) menjadi salah satu intervensi non-farmakologi mandiri yang efektif untuk memutus rantai kecemasan tersebut. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengedukasi dan melatih narapidana menggunakan teknik PMR sebagai mekanisme koping adaptif untuk mengatasi kecemasan secara mandiri. Pendekatan yang digunakan adalah edukasi kesehatan interaktif melalui media presentasi PowerPoint (PPT), pembagian leaflet, serta metode demonstrasi langsung. Kegiatan ini melibatkan 25 narapidana (4 wanita dan 21 laki-laki) di Lapas. Tingkat penguasaan psikomotorik peserta diukur pada sesi akhir melalui metode redemonstrasi terhadap 7 gerakan inti PMR. Sesi tanya jawab awal mendeteksi bahwa 84% peserta mengeluhkan gejala fisik akibat kecemasan, namun 100% belum mengenal teknik PMR. Evaluasi pasca-intervensi menunjukkan keberhasilan transfer keterampilan yang sangat memuaskan, dengan rata-rata tingkat penguasaan gerakan berada di atas 88%. Peserta menunjukkan atensi visual, pemahaman kognitif, dan kemampuan motorik yang tinggi dalam mempraktikkan variasi gerakan wajah dan tubuh secara tepat. Edukasi kesehatan berbasis PMR terbukti efektif membekali warga binaan dengan keterampilan koping yang mandiri, murah, dan aplikatif untuk meredakan ketegangan fisik serta mengelola kecemasan selama masa pembinaan di Lapas.
PENATALAKSANAAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR MOBILISASI FISIK PADA PASIEN POST OPERASI DI RUANG RAWAT BANGSAL BEDAH Josepha Mariana Tamaela; Novita Mansoben; Fitriani Fitriani; Meskelina Susana Homer
Nursing Arts Vol. 19 No. 2 (2025): NURSING ARTS
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36741/na.v19i2.113

Abstract

Mobilisasi dini merupakan upaya penting pada pasien pascaoperasi untuk memulihkan fungsi tubuh dan mempercepat proses penyembuhan. Keberhasilan mobilisasi dini dipengaruhi oleh pemahaman pasien dan peran perawat dalam menerapkan standar prosedur operasional (SPO). Penelitian ini bertujuan menggambarkan pelaksanaan SPO mobilisasi fisik oleh perawat pada pasien pascaoperasi di ruang rawat inap bedah RSUD Kabupaten Sorong. Penelitian menggunakan desain deskriptif observasional dengan total sampel 49 perawat yang diambil secara total sampling pada Juli–Agustus 2024. Instrumen penelitian berupa SPO mobilitas fisik, dengan analisis data univariat. Hasil menunjukkan mayoritas responden berjenis kelamin perempuan (89,8%), berusia 25–36 tahun (46,9%), masa kerja <10 tahun (67,3%), dan pendidikan Ners (53,1%). Sebanyak 93,8% perawat tidak melaksanakan mobilisasi fisik sesuai SPO. Temuan ini menunjukkan perlunya peningkatan pemahaman dan kepatuhan perawat terhadap SPO mobilisasi dini.