Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia

Optimalisasi Proses Bisnis Pelatihan Berbasis Digital Pada Lembaga Kursus Dan Pelatihan Syntax Training Centre Fauziyyah, Ghina; Alijoyo, Franciskus Antonius
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i9.61430

Abstract

Transformasi digital telah menjadi pendorong utama dalam dunia pendidikan dan pelatihan, termasuk Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP), yang menuntut integrasi teknologi untuk meningkatkan efisiensi, kualitas, dan pengalaman pembelajaran. Syntax Training Centre (STC) menghadapi tantangan dalam mengoptimalkan proses bisnis yang masih banyak melibatkan sistem manual, seperti pendaftaran dan pengelolaan kelas, yang berpotensi menurunkan efektivitas operasional dan kepuasan peserta. Penelitian ini bertujuan untuk merancang model optimalisasi proses bisnis pelatihan berbasis digital yang terintegrasi, efektif, dan berfokus pada pengalaman pengguna di STC. Metode penelitian menggunakan pendekatan mixed-methods sequential explanatory design, melibatkan analisis kuantitatif terhadap inefisiensi proses eksisting melalui kuesioner dan observasi, diikuti studi kualitatif berupa wawancara mendalam dan FGD untuk menyusun model solusi berbasis Business Process Management (BPM) dan kerangka Technology-Organization-Environment (TOE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi menyeluruh pada pendaftaran, manajemen kelas, evaluasi, serta sertifikasi mampu mengurangi waktu proses hingga 40% dan meningkatkan kepuasan peserta sebesar 30%. Model optimalisasi yang dihasilkan memberikan panduan implementasi bagi LKP sejenis dengan sumber daya terbatas, serta memberikan kontribusi teoritis pada pengembangan model adaptif BPM untuk pendidikan vokasi di Indonesia. Kata kunci: Optimalisasi proses bisnis, digitalisasi pelatihan, Business Process Management, Technology-Organization-Environment, pengalaman pembelajaran
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Efektivitas Penggunaan Qris pada Toko Kelontong Sembiring, Bayu Bastanta; Alijoyo, Franciskus Antonius
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i9.61441

Abstract

Meluasnya adopsi teknologi pembayaran digital dan pergeseran perilaku masyarakat yang semakin jarang menggunakan uang tunai telah mendorong penerapan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). QRIS diharapkan menjadi alternatif metode pembayaran yang dapat meningkatkan efektivitas transaksi sekaligus mendorong inklusi keuangan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas penggunaan QRIS pada toko kelontong di Kota Bandung, dengan fokus pada variabel Kecepatan Transaksi, Kemudahan Penggunaan, dan Keamanan. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini melalui metode analisis regresi linier berganda. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 80 responden, terdiri atas 60 responden dari tiga toko yang telah menggunakan QRIS dan 20 responden dari dua toko yang belum menggunakannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel—Kecepatan Transaksi, Kemudahan Penggunaan, dan Keamanan—berpengaruh signifikan terhadap efektivitas penggunaan QRIS. Model regresi yang dikembangkan dalam penelitian ini mampu menjelaskan 77,4% variabilitas efektivitas penggunaan QRIS secara keseluruhan, 79,1% pada toko yang sudah menggunakan QRIS, dan 79,5% pada toko yang belum menggunakannya. Temuan ini memberikan wawasan praktis bagi para pemilik toko kelontong untuk mengadopsi QRIS sebagai solusi pembayaran yang efektif dan efisien
Penerapan Business Process Improvement Untuk Meningkatkan Kegiatan Operasional Coffee shop Adithya, Kornelius; Alijoyo, Franciskus Antonius
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i9.61442

Abstract

Komoditi kopi berhasil menyumbang 16,15% terhadap negara. Value chain biji kopi sendiri meningkat ketika biji kopi tersebut diolah dan disajikan di coffee shop , oleh karena itu segala hal akan meningkatkan keseluruhan value di Indonesia. Dengan meningkatnya value tersebut maka kualitas dan kuantitas juga akan meningkat dan menguntungkan keuntungan petani kopi di Indonesia. Ada beberapa masalah pada coffee shop terutama dari segi efektivitas dan efisiensi operasional. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengobservasi masalah apa yang mengganggu efetivitas dan efisiensi operasional pada coffee shop dan memberikan perbaikan agar masalah pada efektivitas dan efisiensi operasional dapat teratasi
Optimalisasi Proses Impor Ekspor Rotan Melalui Digitalisasi: Kontribusi Terhadap Ekonomi Sirkular dan SDGs Juandita, Divana Alifia; Alijoyo, Franciskus Antonius
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i12.17504

Abstract

Indonesia adalah salah satu produsen rotan terbesar di dunia, menjadikan industri rotan sebagai elemen penting dalam perekonomian negara. Namun, industri ini menghadapi tantangan signifikan karena prosedur impor dan ekspor yang rumit serta birokrasi yang panjang, yang mengurangi daya saingnya secara global. Model ekonomi sirkular, yang menekankan pengurangan limbah dan pemanfaatan sumber daya secara optimal melalui daur ulang dan penggunaan kembali, sangat cocok untuk sifat rotan yang terbarukan. Digitalisasi menawarkan solusi yang layak untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi proses bisnis rotan. Penerapan teknologi digital, seperti sistem manajemen rantai pasok, memungkinkan pelacakan material rotan secara tepat, memastikan kualitas, dan mempercepat distribusi. Selain itu, platform e-commerce dapat secara signifikan memperluas jangkauan pasar produk rotan Indonesia. Digitalisasi sektor rotan juga dapat berkontribusi pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang dicanangkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa, termasuk SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), dan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab). Studi ini meneliti bagaimana digitalisasi dapat mengubah proses impor dan ekspor rotan di Indonesia sambil mendukung prinsip ekonomi sirkular dan tujuan SDG. Dengan melakukan tinjauan literatur kualitatif dari publikasi internasional dan nasional dari tahun 2019 hingga 2024, penelitian ini mengungkapkan bahwa digitalisasi secara dramatis meningkatkan efisiensi operasional bisnis rotan, memfasilitasi pembangunan ekonomi dan keberlanjutan.