Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Understanding what Business Marketing Strategy will Continue in 2022: Business Literacy Prediction Study Chadhiq, Umar; Suslinawati, Suslinawati; Dyanasari, Dyanasari; Fachrurazi, Fachrurazi; Nurcholifah, Ita
Budapest International Research and Critics Institute (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Vol 5, No 1 (2022): Budapest International Research and Critics Institute February
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v5i1.4121

Abstract

One of the essential elements of a successful business is a marketing strategy. This study aims to obtain evidence that field studies of business marketing strategies in 2002 will continue. To answer this question, we have successfully obtained a series of data and information searches electronically on several publication databases in academic scientific publications, books, and media websites that discuss marketing issues and predictions in 2022. These data are meaningless to this research without a review. An in-depth study involves a data coding system for interpreting digest data to answer the questions of this study. We focus on this literature search for publications between 2010 and 2022, considering that this period was one of the most intense periods of technological and information changes related to how businesses responded to these developments to promote their business. With the results of the study and discussion of the data findings, we can finally conclude that the understanding of business marketing strategies that will continue in 2022 is the use of the latest technological means, including artificial intelligence social media, and a number of the latest applications where it is proven that the application data is very relevant for marketing all products and services.
B PEMASARAN LUMP KARET RAKYAT DI UNIT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN BOKAR (UPPB) TUNTUNG PANDANG DESA MALUKA BAULIN KECAMATAN KURAU KABUPATEN TANAH LAUT Tamjid, Muhammad; Ilhamiyah, Ilhamiyah; Suslinawati, Suslinawati
Publikasi Informasi Pertanian Vol 19 No 2 (2023): PIPER
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/piper.v19i2.951

Abstract

Kegiatan pemasaran  berperan penting dalam penyaluran lump karet mulai dari petani sampai pada konsumen akhir (pabrik). Harga beli  lump karet di UPPB Tuntung Pandang pada bulan Agustus 2022 masih turun naik dikarenakan harga karet yang belum stabil.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui saluran pemasaran, biaya pemasaran, margin pemasaran, kentungan lembaga, farmer’s share dan efisiensi pemasaran lump karet (Hevea brasiliensis) Rakyat di UPPB Tuntung Pandang Desa Maluka Baulin Kecamatan Kurau Kabupaten Tanah Laut. Penelitian ini dilaksanakan mulai dari bulan Juli sampai Agustus 2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Penentuan sampel untuk petani karet dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling sedangkan saluran pemasaran dilakukan dengan menggunakan metode snowball sampling. Hasil penelitian menunjukan ada satu saluran pemasaran yang dilalui oleh lump karet yaitu Petani – UPPB - Pedagang Besar – Konsumen Akhir (pabrik). Harga lump karet ditingkat petani rata-rata Rp.10.425/kg dan harga jual di tingkat pedagang besar rata-rata sebesar Rp.19.025/kg, biaya pemasaran rata-rata sebesar Rp.1.260/kg, margin pemasaran rata-rata sebesar Rp.8.600/kg, keuntungan lembaga rata-rata sebesar Rp.7.340/kg, farmer’s share rata-rata sebesar 54,79% dan efisiensi saluran pemasaran sebesar 6,6%.
KONTRIBUSI USAHATANI PADI SIAM KUNING TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI DI DESA TAJEPAN KECAMATAN KAPUAS MURUNG KABUPATEN KAPUAS Zhorif, Naufal; Suslinawati, Suslinawati; Kirnadi, Ari Jumadi; Ilhamiyah, Ilhamiyah
Publikasi Informasi Pertanian Vol 20 No 2 (2024): PIPER
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/piper.v20i2.1294

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui teknis budidaya padi Siam Kuning, menghitung besar biaya, penerimaan, pendapatan, dan kontribusi dari usahatani padi Siam Kuning, dan mengetahui permasalahan yang dihadapi usahatani padi Siam Kuning di Desa Tajepan Kecamatan Kapuas Murung Kabupaten Kapuas. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan Teknik observasi dengan melakukan pengamatan secara langsung terhadap petani padi di Desa Tajepan Kecamatan Kapuas Murung Kabupaten Kapuas. Penentuan sampel responden dilakukan secara bertahap, mengingat jumlah populasi sangat besar. Tahap pertama dilakukan secara sengaja (Purposive Sampling) dari total jumlah 150 orang petani di Desa Tajepan yang mengusahakan padi Siam Kuning. Tahap berikutnya, dari jumlah tersebut yang memenuhi semua kriteria sebanyak 40 orang lalu diambil secara acak (Simple Random Sampling) sebanyak 20 orang sebagai sampel responden (50%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya eksplisit yang dikeluarkan petani di Desa Tajepan Kecamatan Kapuas Murung Kabupaten Kapuas dalam satu kali musim tanam sebesar Rp 96.913.600,- dengan rata-rata Rp 4.845.680,-/Petani/MT. Biaya Implisit yang dikeluarkan sebesar Rp 92.780.000,- dengan rata-rata Rp 4.639.000,-/Petani/MT. Produksi padi Siam Kuning sebesar 41.650 Kg dengan rata-rata sebesar 2.083 Kg/MT/Ha. Penerimaan yang didapatkan petani sebesar Rp 416.500.000,- dengan rata-rata sebesar Rp 20.825.000,-/Petani/MT. Pendapatan yang diperoleh petani sebesar Rp 319.586.320,- dengan rata-rata Rp 15.979.320,-/Petani/MT. Sementara, kontribusi pendapatan sebesar 79% terhadap total pendapatan rumah tangga petani.
Dampak Kenaikan Harga Bahan Baku dan Minyak Goreng terhadap Nilai Tambah Keripik Singkong di Kecamatan Banjarmasin Barat Kota Banjarmasin Ash'ari, Fuzi; Suslinawati, Suslinawati; Ifada, Inda Ilma; Pangestu, Ridho Fahlevi
Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh Vol. 8 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ag.v8i2.13486

Abstract

Kegiatan industri pengolahan hasil yang memproduksi keripik singkong di kecamatan Banjarmasin Barat merupakan kegiatan subsektor agribisnis yang besar peranannya dalam meningkatkan nilai tambah dari produk berbahan baku singkong atau ubi kayu atau ketela pohon (Manihot esculenta Crantz). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak kenaikan harga bahan baku singkong dan minyak goreng terhadap nilai tambah produk olahan singkong (studi kasus usaha keripik singkong di kecamatan Banjarmasin Barat)  dengan metode analisis Hayami. Berdasarkan perhitungan rasio nilai tambah, usaha keripik singkong milik bapak Yusuf sebelum terjadinya kenaikan harga bahan baku dan kenaikan harga minyak goreng termasuk kedalam kategori sedang dengan rasio sebesar  15,32%, namun rasio nilai tambah setelah terjadinya kenaikan harga bahan baku dan kenaikan harga minyak goreng termasuk kedalam kategori rendah dengan rasio sebesar 9,96%, sedangkan rasio nilai tambah pada usaha keripik singkong milik bapak Budiono sebelum kenaikan harga adalah sebesar 28,55%  dan sesudah terjadinya kenaikan harga bahan baku dan kenaikan harga minyak goreng adalah 21,31% dan keduanya termasuk kedalam kategori sedang.
VALUE-ADDED ANALYSIS OF TEMPE PRODUCTION FROM SOYBEANS IN GUNTUNG PAIKAT, SOUTH BANJARBARU Putri, Defina Rozita; Zuraida, Ana; Suslinawati, Suslinawati
AL ULUM: JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 11, No 3 (2025)
Publisher : UPT Publication and Journal Management, Islamic University of Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jst.v11i3.21522

Abstract

This study analyzes the value addition of soybean processing into tempe in Guntung Paikat, South Banjarbaru District, Banjarbaru City, using a case study of Mr. Suparji’s enterprise. The objective of the research was to determine output value, input value, labor utilization (measured in workdays), and to identify challenges encountered in tempe production related to value addition. A quantitative method with a case study approach was employed, conducted from March to June 2025, involving two respondents: the owner and his son as a worker. Data were analyzed descriptively, and value addition was calculated using the Hayami method. Results show that tempe production was carried out through simple processes including sorting, washing, soaking, peeling, boiling, inoculation with yeast, wrapping, and fermentation. The value addition, defined as the difference between output value, other input contributions, and input costs, was IDR 20,133 per kilogram, with a ratio of 71.90%. This high ratio indicates strong economic feasibility, as it exceeds the 40% threshold.
The Influence of Indonesia’s National Economic Policy on Human Resource Development in Humbang Hasundutan Regency Sugiardi, Sigit; Alijoyo, Franciskus Antonius; Bangkara, B.M.A.S. Anaconda; Suslinawati, Suslinawati; Niswan, Ery
Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Vol. 14 No. 1 (2026): JIMKES Edisi January 2026
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jimkes.v14i1.4554

Abstract

This study is motivated by the growing importance of national economic policies in supporting human resource development at the local level, particularly in regions facing geographical limitations and constrained local capacity. The purpose of this research is to examine the influence of Indonesia’s national economic policies on human resource development in Humbang Hasundutan Regency, North Sumatra. A quantitative approach was employed, with data collected through a survey of 223 civil servants working at the local Department of Education. Multiple regression analysis was used to assess the effects of five dimensions of national economic policy, namely infrastructure development, deregulation and investment climate, downstreaming and industrialization, social welfare programs, and economic digitalization. The findings indicate that all five policy dimensions have a positive and significant effect on human resource development, with the combined model explaining 52% of the variance. Infrastructure development and social welfare programs exhibit the strongest individual effects. The study concludes that coordinated and integrated economic policy implementation plays a crucial role in enhancing human resource capacity, while also highlighting contextual challenges related to geographical accessibility, digital inclusion, and limitations in local institutional capacity.