Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MEDIA KARTU CERITA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN NARASI PADA SISWA KELAS V MADRASAH IBTIDAIYAH (MI) NURUN NAJAH SUMBERKIMA TAHUN PELAJARAN 2012/2013 ., Lina Mayawati; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2607

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan menulis karangan narasi siswa kelas V MI Nurun Najah Sumberkima setelah diterapkan media kartu cerita. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V semester II MI Nurun Najah Sumberkima Tahun Pelajaran 2012/2013, yang berjumlah 27 orang. Data kemampuan menulis karangan narasi siswa dikumpulkan menggunakan tes hasil menulis karangan narasi. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terjadi peningkatan pada nilai rata-rata siswa dalam menulis narasi sebesar 19,49% dari 60,55 pada siklus I menjadi 80,04 pada siklus II, (2) terjadi peningkatan pada daya serap (DS) siswa sebesar 19,49% dari 60,55% pada siklus I menjadi 80,04% pada siklus II, (3) terjadi peningkatan pada ketuntasan belajar (KB) siswa sebesar 41% dari 37% pada siklus I menjadi 78% pada siklus II, (4) terjadi perbedaan yang signifikan pada kemampuan menulis karangan narasi pada siswa sebelum menggunakan media kartu cerita dengan setelah menggunakan media kartu cerita. Hal ini berarti penerapan media kartu cerita berpengaruh positif terhadap kemampuan menulis karangan narasi. Oleh karena itu, dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dapat diterapkan media kartu cerita untuk meningkatkan kemampuan menulis karangan narasi siswa.Kata Kunci : Kata kunci : media, kartu cerita, karangan narasi, kemampuan menulis This study aimed to determine the increase of the ability in writing narrative essays of the fifth grade students of MI Nurun Najah Sumberkima through the application media story cards. This research is a classroom action research which was conducted in two cycles. The subjects were the second semester of fifth grade students of MI Nurun Najah Sumberkima in the Academic Year of 2012/2013, as many as 27 people. The data of the ability in writing narrative essays were collected using the test results of students’ narrative essays. The collected data was then analyzed by quantitative descriptive method. The results through the application of card media stories showed that (1) an increase in the value of the students’ average in writing narrative by 19.49% from 60.55 to 80.04 in the first cycle to the second cycle, (2) an increase in power absorption (DS) 19.49% of the students at 60.55% in the first cycle to 80.04% in the second cycle, (3) an increase in students’ mastery learning (KB) by 41% from 37% in the first cycle to 78 % in the second cycle, (4) there is a significant difference in the ability in writing a narrative essay on students before and after using the media story card. This means the application of media card story has a positive effect on the ability in writing a narrative essay. Therefore, the learning can be applied to Indonesian media story cards to improve students' ability in writing a narrative essay.keyword : Keywords: media, story cards, narrative essay, writing skills
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN POE DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD ., Ni Kadek Juniari; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran POE dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional berdasarkan tingkat motivasi belajar pada siswa kelas V SD di Gugus X Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SD di Gugus X Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 170 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SDK Karya kelas A dan B, SD No.3 Kaliuntu dan SD No.4 Kaliuntu. Penelitian ini menggunakan rancangan post test only control group design. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode kuesioner dan metode tes dengan instrumen kuesioner motivasi belajar dan tes hasil belajar berupa tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial ANAVA dua jalur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran POE dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional, (2) terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara model pembelajaran POE dan motivasi belajar, (3) pada siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran POE dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional dan (4) pada siswa yang memiliki motivasi rendah terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran POE dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Hasil Belajar IPA, Model Pembelajaran POE, Motivasi Belajar This research have a purpose to find out the differences in learning result of natural science program learning between the student with the POE learning model and the students who followed the learning with the Conventional learning model based on the motivation learning level for the student at five grade of Elementary School in the ten group on the districts and regency of Buleleng on 2013/2014. The study was quasi-experimental research. The population of this research is the five grade of Elementary School in the ten group on the districts and regency of Buleleng on 2013/2014 which amounts to 170 people. The sample of this experiment that is the fifth grade of Katolik Karya Elementary School in A and B class, Elementary School No.3 and No.4 Kaliuntu. This research use posttest only control group design program. The data was collected using questionnaire and test method with motivation questionnaire instrument learning and achievement test be in the form of multiple-choice test. The data obtained were analyzed with descriptive statistic analysis techniques and inferential statistics namely ANAVA Two Way. The result of this research shows that; (1) there are significant differences in natural science program learning between the student and the POE learning model and the stdents who followed the learning with convensional learning model, (2) there are significant interaction effect between POE learning model and motivation learning model, (3) the student who have the high motivation learning there are significant differences about natural science program learning between the student who follow the POE learning model and the students who followed the learning with the convensional learning model, and (4) the student who have a low quality there aresignificant differences student learning out comes between the student who follow the POE learning model and the students who followed the learning with the convensional learning model.keyword : science learning outcomes, POE learning model, learning motivation
PENGARUH MODEL SIKLUS BELAJAR 5E TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS IPA SISWA KELAS IV SD DI DESA KALIBUKBUK ., Putu Ari Udayani; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model siklus belajar 5E dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV sekolah dasar di Desa Kalibukbuk. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post-test 0nly control group design. Siswa kelas IV SD di Desa Kalibukbuk Tahun Pelajaran 2013/2014 dengan jumlah 105 orang dijadikan populasi dalam penelitian ini. Sampel diambil dengan teknik random sampling yang berjumlah 79 orang siswa. Teknik pengumpulan data kemampuan berpikir kritis dilakukan dengan menggunakan tes uraian/essay. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Sebagai tindak lanjut statistik inferensial digunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh nilai rata-rata kelompok eksperimen yaitu 85,03 berada pada kategori baik, sedangkan nilai rata-rata kelompok kontrol yaitu 66,36 berada pada kategori cukup. Perbedaan tersebut didukung oleh hasil analisis uji-t bahwa thitung (24,85) > ttabel (2,000). Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model siklus belajar 5E dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV sekolah dasar di Desa Kalibukbuk.Kata Kunci : model siklus belajar 5E, model konvensional, kemampuan berpikir kritis The purpose of this study was idendifying the ability of the critical thinking in IPA between the group of students who teached by 5E cycle teaching model and the group of student who teach by the conventional teaching model in 4th grade of elementary schoool in Kalibubuk village. The types of this studied was experiment shadow with teaching model by using post test only control group design. The data was taken from observing 105 student of elementry school in kalibukbuk village in the academic years 2013/2014.The sampel of data was taken by random sampling technic from 79 students by giving the students an essay test.The data analyzed by using descriptive and inferensial statistic. The result by using inferensial statistic was idendifying by uji t. Based on the data analysis, the average score in group experiment were 85.03 and it was in good categories, meanwhile¬ the average score in control group were 66.36 and it was categories in moderate categories. Based ¬ on the result it can be conclude that there is the differences in the ability of critical thinking in IPA between the students who teach by the 5E cycle teaching model and the students who teach by the conventional teaching model in 4th grade of elementery school in Kalibukbuk Village.keyword : 5E cycle teaching model, konventional teaching model, Ability of critical thinking
PENGARUH METODE HILL CLIMBING (PENDAKIAN BUKIT) BERBANTUAN LKS TERSTRUKTUR TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD GUGUS 1 KARANGASEM TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., I Putu Aurora; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3223

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika antara kelas yang dibelajarkan dengan metode Hill Climbing (Pendakian Bukit) berbantuan LKS terstruktur dengan kelas yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional siswa kelas V Sekolah Dasar Gugus I Karangasem. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Sampel dari penelitian ini adalah siswa kelas V di Sekolah Dasar No. 3 Seraya Tengah sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V di Sekolah Dasar No. 1 Seraya Tengah sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar matematika dikumpulkan melalui tes hasil belajar yang kemudian dianalisis secara statistik deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, rata-rata skor hasil belajar matematika yang dicapai kelas eksperimen adalah 23,25 atau 77,5% dengan kategori tinggi. Sementara rata-rata skor yang dicapai kelas kontrol yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional adalah 18,50 atau 61,7% dengan kategori cukup. Berdasarkan pengujian hipotesis dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar matematika yang signifikan antara kelas yang dibelajarkan dengan metode Hill climbing (Pendakian Bukit) berbantuan LKS terstruktur dengan kelas yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Metode Hill Climbing (Pendakian Bukit), LKS terstruktur, hasil belajar This study aimed at knowing the differences in math learning outcomes between the Math class which was taught by Hill Climbing method with structured worksheet with the class which was taught by conventional method on the fifth grade students of SD Gugus I Karangasem. This study was a quasi experimental study. The population was the fifth grade students of SD No. 3 Seraya Tengah as the experiment group and the fifth grade students of SD No. 1 Seraya Tengah as the control group. The data was collected through the test’s outcomes which were analyzed descriptive statistically and t-test. The result of the study shows that the average score of Math learning outcomes on the experiment class was 23,25 or 77,5% with high category. While the average score of control group which was taught by conventional method was 18,50 of 61,7% with adequate category .Based on the hypothesis’ test, it can be concluded that there were significant differences between the class who was taught by Hill Climbing method with structured worksheet with the class which was taught by conventional method.keyword : Hill Climbing Method, Structured Worksheet, Students’ Learning Outcomes
PENERAPAN PENDEKATAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA DI KELAS IV SD NO. 1 SEMBIRAN KECAMATAN TEJAKULA KABUPATEN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., I Putu Bayu Juliantara; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3508

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah : Mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA setelah diterapkan pendekatan sains teknologi masyarakat pada siswa kelas IV di Sekolah Dasar No. 1 Sembiran kecamatan Tejakula kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subyek penelitian ini adalah 28 orang siswa kelas IV Sekolah Dasar Nomor 1 Sembiran yang terdiri dari 12 orang siswa laki-laki dan 16 orang siswa perempuan. Penelitian Tindakan Kelas ini dirancang dalam dua siklus yang terdiri dari siklus I dan siklus II, setiap siklus dari rancangan ini terdiri dari lima tahapan yaitu : 1) Tahap refleksi awal, 2) tahap perencanaan tindakan (planning), 3) tahap pelaksanaan tindakan (acting), 4) tahap observasi (observing) dan evaluasi (evaluating), dan 5) tahap refleksi (reflecting). Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi dan metode tes. Kemudian data dianalisis dengan tekhnik deskriptif kuantitatif Hasil penelitian ini adalah : 1) pada siklus I rata-rata hasil belajar siswa 66,94 dan ketuntasan belajar 46,42%, 2) Pada siklus II dengan peningkatan hasil belajar siswa menjadi 74,83 dan ketuntasan belajar 89,29%., 3) peningkatan hasil belajar dari siklus I ke siklus II : 46,42 % siklus I dan 89,29 % siklus II. Dalam siklus II ternyata ada peningkatan 42,87 %. Kata Kunci : sains teknologi masyarakat, hasil belajar. He purpose of this study were: Knowing the increase in the learning outcomes of students in learning science as applied method of Science Technology Society in class IV semester academic year 2013/2014 on the basis of the number 1 Sembiran elementary school Districts Tejakula Buleleng Regency This research is Classroom Action Research ( CAR ) with the subject of this study is 28 Elementary School fourth grade students of Sembiran elementary school consisting of 12 boys and 16 girls . Classroom Action Research is designed in two cycles consisting of the first cycle and second cycle , each cycle of this design consists of five stages , namely : 1 ) first reflection, 2) the action planning stage ( planning) , 3 ) the implementation phase of the action ( acting ) , 4 ) observation phase ( observing ) and evaluation ( evaluating ) , and 5 ) the stage of reflection ( reflecting ) . Data was collected through observation and testing methods . Then the data were analyzed with descriptive quantitative techniques The results of this study are : 1 ) in the first cycle of student learning average of 66,94 and a mastery of learning outcomes study 46,42 % , 2 ) In the second cycle of which is also coupled with improved learning outcomes be 74,.83 and 89,29 % mastery learning . , 3 ) an increase learning outcomes from cycle I to cycle II : 46,42 % and 89,29 % first cycle second cycle . In the second cycle turns out there is an increase of 42,87%. keyword : science technology society, learning outcomes
PENGARUH MODEL VAK BERBANTUAN LINGKUNGAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS MAS ., Ni Luh Saraswati Adnyani; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3593

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar IPA siswa kelas V di SD gugus mas yang dapat dilihat dari capaian rata-rata siswa antara 66 hingga 68 dengan KKM 70. Ketika dikonversikan ke PAP skala lima, nilai siswa tergolong cukup. Dengan demikian penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan pengaruh model pembelajaran VAK (Visual, Aditorial, Kinestetik) berbantuan media lingkungan dan model pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar siswa kelas V sekolah dasar di gugus Mas Kecamatan Ubud Kabupaten Gianyar. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasi penelitian ini yaitu siswa kelas V sekolah dasar di gugus Mas kecamatan Ubud, kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2013/2014, sebanyak 172 siswa. Sampel penelitiannya yaitu kelas V di SD N 1 Mas sebagai kelompok eksperimen sebanyak 42 siswa dan kelas V di SD N 6 Mas sebagai kelas kontrol sebanyak 40 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode (1) observasi, (2) tes, sedangkan instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar (tes pilihan ganda). Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Dari hasil perhitungan uji-t diperoleh thitung = 4,79 sedangkan nilai ttable = 1,980 (dengan taraf signifikan 5%). Jika dibandingkan akan terlihat bahwa thitung > ttabel (4,79 > 1,980). Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran VAK (Visual, Aditorial, Kinestetik) berbantuan media lingkungan dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V sekolah dasar di gugus Mas.Kata Kunci : Hasil Belajar IPA, Lingkungan, VAK The problem in this study is the low science learning outcomes fifth grade students in elementary school in gugus mas, that could be seen from the average performance of students between 66 to 68 with the KKM 70. If convertion to PAP skala lima, scores of student are classified as fairly. Therefore, this experiment aimed to determine significant differences influence learning model VAK (Visual, Aditorial, Kinesthetic) aided environmental media and conventional learning models to student learning outcomes in 5th grade elementary school in gugus Mas Kecamatan Ubud Kabupaten Gianyar. This research is a quasi-experiment. The population of this study is the 5th grade elementary school students in gugus Mas kecamatan Ubud, kabupaten Gianyar in the school year 2013/2014, with total students was 172. The samples of the experiment was fifth grade in SD N 1 Mas as much as the experimental group with 42 students and in the fifth grade in SD N 6 Mas as a control group with 40 students. Collected data in this study was conducted used: (1) observation, and (2) test with the instruments that used were achievement test (multiple choice test). The data then analyzed with descriptive techniques of quantitative and qualitative description. From the calculation of the t-test obtained t = 4.79, with the value of t-table = 1.980 (with significance level of 5%) . In comparison it would seem that t-count > t-table (4.79>1.980) so that it can be concluded that there are significant differences between students who learned with the learning model of VAK (Visual, Aditorial, Kinesthetic) aided the environment media and the students who learned with the conventional model of learning in the fifth grade elementary school students in the gugus Mas .keyword : Environment, Science Learning Outcomes, VAK
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN WORD SQUARE TERHADAP HASIL BELAJAR IPA DENGAN KOVARIABEL KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS ., Ni Luh Sudiani; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3780

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran word square dan kelompok siswa yang belajar dengan mengikuti model pembelajaran konvensional. (2) mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran word square dan kelompok siswa yang belajar dengan mengikuti model pembelajaran konvensional setelah kovariabel kemampuan berpikir kritis siswa dikendalikan. (3) mengetahui seberapa besar kontribusi kovariabel kemampuan berpikir kritis terhadap hasil belajar IPA. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan rancangan non-equivalent post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Gugus III Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 159 orang. Sampel penelitian yang digunakan yaitu siswa kelas V SD No. 3 Jinengdalem dan siswa kelas V SD No. 2 Jinengdalem. Dua instrumen pokok penelitian yaitu tes uraian kemampuan berpikir kritis dan tes hasil belajar IPA. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif, ANAVA satu jalur, ANAKOVA satu jalur, dan korelasi product moment. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh hasil sebagai berikut. Pertama, terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran word square dan kelompok siswa yang belajar dengan mengikuti model pembelajaran konvensional. Kedua, terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran word square dan kelompok siswa yang belajar dengan mengikuti model pembelajaran konvensional setelah kovariabel kemampuan berpikir kritis siswa dikendalikan. Ketiga, kemampuan berpikir kritis memberikan kontribusi terhadap hasil belajar IPA sebesar 21% pada kelompok eksperimen dan 18% pada kelompok kontrol.Kata Kunci : kemampuan berpikir kritis, hasil belajar IPA dan word square This research aimed analyzing three problems : (1) to know the differences of the result of science between group of students that followed learning words square model and group of students that followed learning conventinal model. (2) to know the differences of the result of science between group of students that followed learning words square model and group of students that followed learning conventinal model after covariable critical thinking ability controlled. (3) to know how many contributions of covariable of critical thinking ability toward science result. This research was quasi experiment research with non-equivalent post tes only control group design. The populations of this research were all of five grade students gugus III Buleleng subdistrict in academic year 2013/2014 with the total 159 students. The sample of this research was used five grade students of SD No 3 Jinengdalem and five grade students of SD No 2 Jinengdalem. Two principal research instrumens are critical thinking ability test and result of science tes. The data was collected analyzed by using descriptive statistics analysis, Anava one way, Anacova one way, and product moment correlation. Based on the result of the data analysis, the following result were found. First, there was a difference result of science between group of students that followed learning words square model and group of students that followed learning conventinal model. Second, there was a difference of the result of science between group of students that followed learning words square model and group of students that followed learning conventinal model after covariable critical thinking ability controlled. Third, critical thinking ability gave contribution toward science result with total 21% on eksperiment group and 18% on control group.keyword : critical thinking ability, the result of science, and word square
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA ., Ni Kadek Dwi Adnyani; ., Drs. I Nyoman Jampel,M.Pd; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3787

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar siswa pada proses pembelajaran dengan implementasi model pembelajaran berbasis masalah pada mata pelajaran IPA siswa Kelas IV SD Negeri 1 Tigawasa Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014, (2) Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah pelaksanaan pembelajaran dengan implementasi model pembelajaran berbasis masalah pada mata pelajaran IPA siswa Kelas IV SD Negeri 1 Tigawasa Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa Kelas IV SD Negeri 1 Tigawasa Tahun Ajaran 2013/2014, sebanyak 17 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan metode tes. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif-kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) implementasi model pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa pada pembelajaran IPA Kelas IV SD Negeri 1 Tigawasa Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014. Data awal persentase aktivitas belajar siswa sebesar 52,5%, terjadi peningkatan pada siklus I menjadi 68,48% berada pada katagori aktif ternyata terjadi peningkatan pada siklus II menjadi 76,44% berada pada katagori sangat aktif. (2) implementasi model pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA Kelas IV SD Negeri 1 Tigawasa Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014. Data awal persentase hasil belajar siswa sebesar 52,94% , terjadi peningkatan pada siklus I menjadi 76,47% berada pada katagori baik ternyata terjadi peningkatan pada siklus II menjadi 88,23% berada pada katagori sangat baik. Jadi, simpulan dari penelitian ini adalah terjadi peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA dengan implementasi model pembelajaran berbasis masalah. Kata Kunci : model pembelajaran berbasis masalah, pembelajaran IPA, aktivitas, hasil belajar This present study aimed (1) To investigating the improvement of student learning activities in the teaching and learning process with the implementation of problem-based learning in teaching science in IV grade of SD N 1Tigawasa academic year 2013/2014, (2) To improve the student learning outcomes after the implementation of problem based in teaching science in class IV of SD N 1Tigawasa in the academic year 2013/2014. This study is a classroom action research was conducted in two cycles. The subjects were students of class IV of SD N 1 Tigawasa in the academic Year2013/2014, there are 17 students. The data collection in this study was conducted using of observation and tests. Data were analyzed using descriptive-quantitative analysis method. The results showed that, (1) the implementation of problem-based learning can improve student learning activities in teaching science in class IV of SD N 1Tigawasa in the academic year 2013/2014. The data preliminary observation on percentage of students' learning activity by 52.5%, and increase in cycle I to 68.48% in the active category and increase in cycle II to 76.44% at the very active category. (2) The implementation of problem-based learning model can improve student learning outcomes in science teaching Fourth Grade SD Negeri 1 Tigawasa Buleleng in the academic Year 2013/2014. The data The data preliminary on percentage of student learning outcomes at 52.94%, an increase in cycle I to 76.47% in the category of well that was an improvement in cycle II to 88.23% at the very good category. The conclusion of this study there is an improvement activity and student learning outcomes in learning science with the implementation of problem-based learning.keyword : Problem-based learning, learning science, activities, learning outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA SD ., Gusti Ayu Ikka Pramesti; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3828

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan pemahaman konsep IPA siswa antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran group investigation dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Rancangan penelitian ini adalah Non Equivalent Post Test Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Gugus VI Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD No. 2 Panji Anom yang berjumlah 27 orang dan siswa kelas V SD No. 4 Panji Anom yang berjumlah 22 orang. Data pemahaman konsep IPA siswa dikumpulkan melalui instrumen tes pemahaman konsep berupa tes esai yang berjumlah 10 butir soal. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung=3,11 dan ttabel=2,06. Hal ini berarti bahwa thitung>ttabel,dan rata-rata kelompok eksperimen adalah 30,68 dan kelompok kontrol adalah 27,74. Hal ini berarti rata-rata kelompok eksperimen> rata-rata kelompok kontrol. Ini berarti model pembelajaran group investigation berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPA siswa di Gugus VI Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : group investigation, pemahaman konsep IPA This research was a kind of quasi esperiment which aimed to know the significant difference of Natural Science Concept Understanding ini Grade V in Elementary schools Gugus VI of subdistrict Sukasada, Buleleng between a group of student which is taught by traditional menthod. The design of the study is Non Equivalent Post Test Only Control Group Design. . The population of this research was all students in grade five of gugus VI subdistrict Sukasada. The sample in this study the students of grade V in SD No. 2 Panji Anom, 27 students and students of SD No. 4 Panji Anom, 22 students. The data collected by concept test instrument, which is answered in essay in numbers of ten. The data collected after the test analyzed by descriptive statistics analysis and inferential statistics (t-test). Based on the result of the analysis, taccount=3,11 and ttable=2,06. The result showed that taccount>ttable, the average of experimental group is 30,68 and the controlled group is 287,74. The meaning of this data is experimental > control. The conclusion is the implementation of group investigation teaching menthod affect the concept understanding of natural science in students in elementary schools gugus VI subdistrict Sukasada, Buleleng academic year 2013/2014. keyword : group investigation, concept understanding natural science
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN UNTUK MENINGKATKAN AKTIFITAS DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS III SEMESTER II SD NO 4 BANYUASRI TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., I Putu Suardika; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3874

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar IPA melalui penerapan model pembelajaran Snowball Throwing berbantuan media lingkungan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III yang terdiri dari 27 orang. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Snowball Throwing berbantuan media lingkungan ternyata (1) dapat meningkatkan aktivitas belajar IPA sebesar 16,67%. Berdasarkan hasil yang diperoleh pada siklus I bahwa persentase tingkat aktivitas siswa yaitu 65,55% dengan kriteria cukup aktif, ternyata mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 82,22% dengan kriteria aktif, dan (2) dapat meningkatkan hasil belajar IPA sebesar 12,44%. Hasil belajar siswa siklus I yaitu 69,63% dengan kriteria sedang, mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 82,07% dengan kriteria tinggi.Kata Kunci : model Snowball Throwing, media lingkungan, aktivitas belajar, hasil belajar This study aimed to determine the increase in the activity and improvement learning outcomes IPA of assisted learning model Snowball Throwing wake of media space. Type of research is a class act consisting of two cycles. The subjects were students of class III consisting of 27 people . Data were analyzed using quantitative descriptive analysis method . The results showed that the application of the model of media -assisted learning environment Snowball Throwing turns ( 1 ) can enhance science learning activities amounted to 16.67 % . Based on the results obtained in the first cycle that the percentage of the activity level of students is 65.55 % with the criteria quite active , it has increased in the second cycle becomes 82.22 % with active criteria , and ( 2 ) to improve learning outcomes IPA 12.44 % . The results of the first cycle of student learning is 69.63 % with moderate criteria, an increase in cycle II to 82.07 % with high criteria.keyword : models of Snowball Throwing, media environment, learning activities, learning outcomes
Co-Authors ., Cici Fitrayatun Karlina ., Dewa Ayu Diah Astri ., Dewa Ayu Mega Cahyani ., Dian Rizki Fauzi ., Gusti Ayu Kade Dwi Nirmala Dewi ., I Gede Made Putra Adnyana ., I Kadek Darma Yoga Andika Wirayana ., I Kadek Nova Kurnia Tustyana ., I Kadek Serijana ., I Komang Gede Sastrawan ., I Made Adhi Budiarta ., I Made Arya Praditha ., I Pt Vina Sila Parwata ., I Putu Adhi Suarjana Putra ., I Putu Andi Budi Arsana ., I Putu Saka Selasmena Sribawana ., I Wayan Budianta ., Kadek Ari Desy Dayanthi ., Kadek Bagus Chandra Mas ., Kadek Metta Udayani ., Komang Dita Tri Aryana ., Luh Sandiyani ., Luh Silvia Juniari ., Luh Sugianti ., Miftahur Wahida ., Ni Kadek Arsani ., Ni Kadek Dian Pusparini ., Ni Kadek Kanserina Iksanova ., Ni Kadek Suratdeni ., Ni Ketut Maha Putri Widiantari ., Ni Luh Eva Oktarianti ., Ni Nyoman Widyasari ., Ni Putu Krisna Dewi ., Ni Putu Meyra Citra Dewi ., Ni Putu Sri Agustini ., Ni Putu Wegawati ., Ni Putu Widya Marcelia ., Putu Asri Riani Setiawati ., Putu Desy Kompyang Sari Utami ., Putu Suandika ., Tia Sasriya ., Wayan Marta Suantara Abhyasari, Ni Putu Alif Naharir, Rijal Anak Agung Istri Vera Mahayuni ., Anak Agung Istri Vera Mahayuni Andriyani, Fika Arta Eka Wiana, Pt. Juny Arta Eka Wiana, Pt. Juny Artawan, Putu Gede Oki Darmawan, I Putu Aditya Adi Desak Putu Parmiti Dewa Nyoman Sudana Dionisius, I Made Kristianto Dodi Adnyana, I Gusti Agung Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Dw. Ny. Sudana Eka Monita Wahyuning Santi Fika Andriyani Fitriyani ., Fitriyani Gede Sila Parta . Gede Wira Bayu Gst Agung Teguh Mahardika . Gunayanti, Ni Kadek Gusti Ayu Ikka Pramesti . Herlindawati, Endang I Dewa Kade Tastra I Gede Astawan I Gede Margunayasa I Gusti Agung Dodi Adnyana I Gusti Ayu Sri Juniantari I Gusti Ayu Tri Agustiana I Gusti Ngurah Japa I Kadek Dwirya Oka Subrata ., I Kadek Dwirya Oka Subrata I Ketut Agus Budiastawa Putra . I Ketut Gading I Ketut Supadma I Made Citra Wibawa I Made Suarjana I Made Yudi Ambara I Nyoman Jampel I Pt Rian Nugraha Wiraharta I Putu Aditya Adi Darmawan I Putu Aurora . I Putu Bayu Juliantara . I Putu Suardika . I Putu Wira Dharma I Wayan Asthira Putra ., I Wayan Asthira Putra I Wayan Widiana Ida Bagus Ketut Dharma Putra . Ida Bagus Ngurah Manuaba . Ignatius I Wayan Suwatra Juniantari, I Gusti Ayu Sri Kadek Sentarik Kadek Yudiana Ketut Pudjawan Komang Sri Laksmi Widiastuti . Krisdayanti, Putu Silvana Kurniawan, I Kadek Kusuma Putri, Ni Pt Linda Lina Mayawati . Luh Suartini . M.Hum Dra. Ni Nyoman Garminah . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd. Dra. Made Sulastri . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. Made Ayu Mirantini ., Made Ayu Mirantini Made Sumantri Mega Sari, Kadek Wiwin Mega Sari, Kadek Wiwin Ni Kadek Dwi Adnyani . Ni Kadek Juniari . Ni Ketut Sri Darmawati . Ni Ketut Suarni Ni Ketut Sudiarti ., Ni Ketut Sudiarti Ni Komang Indah Yani Ni Komang Indah Yani Ni Komang Riski Juniarti1 Ni Komang Supitri Pebriari Ni Komang Tri Julia Agustin Ni Luh Devi Yulyanitha . Ni Luh Saraswati Adnyani . Ni Luh Sudiani . Ni Made Ary Widiastini Ni Made Aryastuti ., Ni Made Aryastuti Ni Made Mitasasrini ., Ni Made Mitasasrini Ni Pt Juni Antari Ni Putu Ayu Winaastari Ni Putu Sumaraning . Ni Putu Suryanita SP Ni Wayan Arini Ni Wayan Erna Purna Dewi Ni Wayan Rati Nyoman Dantes Parmiti, Desak Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd . Putu Ari Udayani . Putu Ariantini ., Putu Ariantini Putu Gede Oki Artawan Putu Juli Arta Eka Wiana ., Putu Juli Arta Eka Wiana Putu Noviana Eka Aristana . Riski Juniarti1, Ni Komang S.Pd. Kadek Suranata . Sagita Nggebu, Rindhy Anggreany Sagita Nggebu, Rindhy Anggreany Santi, Eka Monita Wahyuning Sari, Dina Viana Satya Dewi P, Tjokorda Istri Mirah Seika Ayuni, I.G.A.P. Anggi Seika Ayuni, I.G.A.P. Anggi sentarik, kadek Sudana, Dw. Ny. Suryanita SP, Ni Putu Suryanita SP, Ni Putu Triyuni, Ni Nyoman Ely Triyuni, Ni Nyoman Ely Utami, Ni Made Yuli Viana Sari, Dina Wahyuni, Ni Wayan Wati, Elviya Wibisana, I Kadek Wibisana, I Kadek Winaastari, Ni Putu Ayu Wiraharta, I Pt Rian Nugraha Wiryawati, KT.