Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD ., Ni Luh Eva Oktarianti; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7400

Abstract

Tujuan dari penelitian eksperimen semu adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik berbantuan media audio visual dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan konvensional pada siswa SD kelas V di Gugus VIII Kecamatan Abiansemal tahun pelajaran 2015/2016. Desain penelitian menggunakan non-equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus VIII Kecamatan Abiansemal tahun pelajaran 2015/2016. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD No.1 Sibanggede yang berjumlah 25 orang dan siswa kelas V SD No.4 Sibanggede yang berjumlah 24 orang. Instrumen penelitian berupa lembar tes hasil belajar IPA. Data yang didapatkan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan perbedaan yang signifikan. Rata-rata hitung yang diperoleh kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan saintifik berbantuan media audio visual adalah 24,5 berada pada kategori tinggi, sedangkan rata-rata hitung kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan konvensional, yaitu sebesar 22,08 berada pada kategori tinggi, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbantuan media audio visual berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa SD kelas V di Gugus VIII Kecamatan Abiansemal.Kata Kunci : Hasil belajar, media audio visual, pendekatan saintifik The aim of this quasi-experimental research were differences of science achievement between groups of students that learned with the scientific approach to media-assisted audio visual with groups of students that learned with conventional approaches to fifth grade elementary school students in the District VIII Cluster Abiansemal in the academic year 2015/2016. The study design using non-equivalent post-test only control group design. The study population of this entire fifth grade elementary school students in the District VIII Cluster Abiansemal in the academic year 2014/2015. The samples of this research was fifth grade elementary students in SD No. 1 Sibanggede by involving 25 students and fifth grade students of SD No. 4 Sibanggede by involving 24 students. The instrument of this research is science achievement test. The data obtained were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics. Based on the analysis, they found significant differences. Arithmetic average obtained by the student group that learned to use a scientific approach to media-assisted audio visual is 24.5 at the high category, while the average count groups of students that learned using the conventional approach, which amounted to 22.08 in high category, so as to concluded that the application of the scientific approach aided drawing media influence on learning outcomes of students' reading comprehension skills of fifth grade in VIII Force District of Abiansemal.keyword : Results of study, audio visual media, scientific approach
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COURSE REVIEW HORAY (CRH) BERBANTUAN MEDIA BENDA KONGKRIT TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V SD DI GUGUS VI KECAMATAN SUKASADA TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., Putu Desy Kompyang Sari Utami; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7427

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena permasalahan hasil belajar IPA yang rendah. Tujuan dari penelitian ini diantaranya (1) untuk mengetahui hasil belajar IPA siswa setelah dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Course Riview Horay (CRH) berbantuan media benda kongkrit. (2) Untuk mengetahui hasil belajar IPA siswa setelah dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional berbantuan media benda kongkrit. (3) Untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran Course Riview Horay (CRH) berbantuan media benda kongkrit dengan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan desain post test only control grup design. Data dikumpulkan dengan metode tes. Instrumen penelitian ini adalah tes hasil belajar IPA. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) Hasil belajar IPA siswa kelompok eksperimen yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Course Review Horay (CRH) berbantuan media benda konkrit dengan mean = 24,55, pada kategori sangat tinggi. (2) Hasil belajar IPA siswa kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran dengan pembelajaran konvensional dengan mean = 20,73, pada kategori tinggi. (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Course Review Horay (CRH) berbantuan media konkrit dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional dengan thitung lebih besar dari ttabel yaitu 3,26 > 1,98. Dengan perolehaan nilai rata-rata hasil belajar IPA kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol yaitu sebesar 24,55 > 20,73. Adanya perbedaan hasil belajar menandakan model pembelajaran Course Review Horay (CRH) berbantuan media konkrit berpengaruh terhadap hasil belajar IPA pada siswa.Kata Kunci : Course Review Horay, Hasil Belajar, Media Konkrit This research was done because of problems IPA low learning outcomes. The purpose of this study include (1) to assess student learning outcomes IPA after dibelajarkan by using model Riview Horay Course (CRH) media aided concrete objects. (2) To determine student learning outcomes IPA after dibelajarkan using conventional learning models media aided concrete objects. (3) To know the difference IPA significant learning outcomes among students who study learning model Riview Horay Course (CRH) media aided concrete objects with students learning with conventional learning models. This study is a quasi-experimental research (quasi) design with post test only control group design. Data collected by the test method. The instrument of this study is the science achievement test. The results of this study indicate that: (1) results for students to learn science experimental group who followed the teaching learning model Course Review Horay (CRH) media aided concrete objects with mean = 24.55, on the very high category. (2) The results of the control group students learn science the following study with conventional learning with mean = 20.73, the high category. (3) there are significant differences between the groups Science learning outcomes of students that learned learning model Course Review Horay (CRH) concrete media aided by a group of students that learned with conventional learning with thitung greater than ttable ie 3.26> 1.98. With perolehaan average value learning outcomes IPA experimental class is higher than the control class that is equal to 24.55> 20.73. The big difference in learning outcomes signify learning model Course Review Horay (CRH) aided concrete media influence on science learning outcomes in students. keyword : Course Review Horay (CRH), media Concretely, learning outcomes
PENGARUH CRH BERBANTUAN MEDIA QUESTION CARDS TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD ., Ni Putu Meyra Citra Dewi; ., Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7448

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk, (1) mendeskripsikan hasil belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model Pembelajaran course review horay berbantuan media question cards, (2) mendeskripsikan hasil belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran secara konvensional, (3) mengetahui perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model Pembelajaran course review horay berbantuan media question cards dan siswa yang mengikuti pembelajaran secara konvensional. Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen. Rancangan penelitian ini adalah Post Test Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus VI Kecamatan Buleleng. Sampel penelitian ini yaitu kelas IV SD Negeri 1 Kampung Baru yang berjumlah 23 orang dan kelas IV SD Negeri 2 Kampung Baru yang berjumlah 22 orang. Data hasil belajar matematika siswa dikumpulkan dengan metode tes dengan instrument tes pilihan ganda satu jawaban benar. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika siswa kelas IV SD di Gugus VI Kecamatan Buleleng antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran course review horay berbantuan question cards dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Hal ini ditunjukkan oleh thitung (2,202) > ttabel (2,021) dan rata-rata (mean) kelompok eksperimen (17,83) lebih besar dari rata-rata (mean) kelompok kontrol (14,32). Ini berarti model pembelajaran course review horay berbatuan media question cards berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV SD di Gugus VI Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : course review horay, media question cards, hasil belajar matematika The purposes of this research is for, (1) To describe about the result of studying mathematics for the student who who learned with the group with learned model system Course review horay aided question cards media. (2) To describe about the result of studying mathematics for the student who follow learned conventional. (3) To know about differences in mathematics learning outcomes between students who learned with the group with learned model system Course review horay aided question cards media with a group of students who learned with conventional. This study is quasi exsperiment with design post-test only control group design. The population of this research was all students in the fourth grade elementary school in IV cluster District of Buleleng. The samples of this research were fourth grade elementary school Negeri 1 Kampung Baru which consisted of 23 students and fourth grade elementary school Negeri 2 Kampung which consisted of 22 students. Learning outcomes data collected using test methods with multiple dwice test instrument one correet answer. The data collected then was analysed by using descriptive statistic analysis and inferential statistic analysis (t-test). The result of data analysis shows that there is significant difference in students mathematic learning outcomes of class IV elementary school in IV cluster Subdistrict of Buleleng between students who learned with the group with learned model system Course review horay aided question cards media with a group of students who learned with conventional model. It is show by the taccount (2,202) > ttable (2,021) and average (mean) of experimental group (17,83) higher than average (mean) of control group (14,32). From the result of this research, it can be said that Course review horay model aided question cards media gives significant effect to improve students mathematic learning outcomes in the fourth grade elementary school in IV cluster District of Buleleng periode 2015/2016.keyword : Course review horay, media question cards, Mathematic learning outcomes
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN TALKING STICK BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA DITINJAU DARI KEAKTIFAN BELAJAR ., Ni Kadek Kanserina Iksanova; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7451

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena permasalahan hasil belajar IPA yang rendah. Tujuan dari penelitian ini diantaranya (1) Untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan metode pembelajaran Talking Stick berbantuan media gambar dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. (2) Untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang memiliki keaktifan belajar tinggi dan siswa yang memiliki keaktifan belajar rendah. (3) Untuk mengetahui pengaruh interaksi antara metode pembelajaran Talking Stick berbantuan media gambar dan keaktifan belajar terhadap hasil belajar IPA. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain post test only control grup design. Data dikumpulkan dengan tes pilihan ganda untuk hasil belajar dan lembar observasi untuk keaktifan belajar. Hasil penelitian ini adalah (1) terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan metode pembelajaran Talking Stick berbantuan media gambar dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional dengan thitung > ttabel. Nilai thitung = 5,47, sedangkan nilai ttabel = 4,02. (2) terdapat perbedaan yang signifikan siswa yang memiliki keaktifan belajar rendah dengan thitung > ttabel. Nilai thitung = 12,77, sedangkan nilai ttabel = 4,02. (3) terdapat pengaruh interaksi antara metode pembelajaran Talking Stick berbantuan media gambar dan keaktifan belajar terhadap hasil belajar IPA dengan thitung > ttabel. Nilai thitung = 10,65, sedangkan nilai ttabel = 4,02. Ini berarti penerapan metode talking stick berbantuan media gambar berpengaruh pada hasil belajar IPA ditinjau dari keaktifan belajar siswa.Kata Kunci : metode talking stick, hasil belajar IPA, keaktifan belajar. This research was conducted because of problems the result IPA is low. The purpose of this study there are: (1) To find difference science result between students' learned with the Talking Stick method with the help of picture and students that learned by conventional learning. (2) To find difference science result between students' which have high activity of learning and students who have low activeness of learning. (3) To determine the effect of interaction between the learning method Talking Stick with the help of picture and activity of learning towards science result. This research is a quasi-experimental research design with post test only control group design. Data were collected with a multiple-choice test for learning outcomes and observation sheet for the activity of learning. The results of this study were (1) there was difference science result between students' learned with the Talking Stick method with the help of picture and students that learned by conventional learning with thitung> ttabel. Value thitung = 5.47, while the value table = 4.02. (2) there are difference science result between students' which have high activity of learning and students who have low activeness of learning with thitung> ttabel. Value t hitung = 12.77, while the value table = 4.02. (3) there was interaction between the learning method Talking Stick with the help of picture and activity of learning towards science result with thitung> ttabel. Value t hitung = 10.65, while the value table = 4.02. That’s means, the application of Talking Stick method with the help of picture have effect on learning outcomes in terms of students' learning activeness.keyword : talking stick method, the results of science learning, active learning
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PREDICT- OBSERVE- EXPLAIN (POE) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA ., Kadek Metta Udayani; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7459

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA dengan diterapkannya model Predict –Observe-Explain (POE) dalam mata pelajaran IPA kelas V semester II SD N 7 Banyuning tahun pelajaran 2015/2016. Subjek penelitian adalah siswa kelas V semester II SD N 7 Banyuning tahun pelajaran 2015/2016 sebanyak 20 orang siswa. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase hasil belajar IPA siswa kelas V pada siklus I mencapai 62,5% dengan kriteria kurang. Pada siklus II, persentase hasil belajar IPA siswa kelas V meningkat hingga mencapai 82,3% dengan kriteria baik. Hasil belajar dari siklus I ke siklus II meningkat sebesar 19,8%. Ketuntasan belajar pada siklus I sebesar 65%, pada siklus II sebesar 90% sehingga diketahui ketuntasan belajar pada siklus I ke siklus II meningkat sebesar 25%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Predict–Observe-Explain (POE) dapat meningkatan hasil belajar IPA siswa kelas V semester II SD N 7 Banyuning tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : Predict-Observe-Explain (POE), hasil belajar, dan IPA This research is a classroom action research conducted in two cycles. The purpose of this study to Determine the increase of science learning outcomes by implementing a model of of Predict-explain is observed in the subjects of science at V class the second semester of SD N 7 Banyuning in the academic year 2015/2016. Subject of research is the second half of the five-grade elementary SD N 7 Banyuning the 2015/2016 school year as many as 20 students. Methods of data collection in this study is the test method. Data were Analyzed with descriptive quantitative techniques. The results showed that the percentage of students learning science class V in the first cycle Reaches 62.5% with the criteria of "Less Appropriate". In the second cycle, the percentage of students' science learning class V increase to 82.3% with the criteria of "Good". Learning outcomes of the first cycle to the second cycle Increased by 19.8%. Mastery learning in the first cycle of 65%, in the second cycle of 90% so known mastery learning in the first cycle to the second cycle Increased by 25%. Based on Reviews These results it can be concluded that the models of Predict–Observe-Explain (POE) can improve learning outcomes of science students in the second semester of class V SD N 7 Banyuning in the academic year 2015/2016.keyword : Predict –Observe-Explain (POE), learning outcomes, and Science
Pengaruh Model Pembelajaran Predict-Discuss-Explain-Obsereve-Discuss-Explain Berorientasi Masalah Terbuka Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis dalam Mata Pelajaran IPA ., Luh Suartini; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7466

Abstract

Penelitian ini mengangkat tentang rendahnya keterampilan berpikir kritis siswa. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui: 1) deskripsi keterampilan berpikir kritis pembelajaran IPA siswa dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional, 2) deskripsi keterampilan berpikir kritis pembelajaran IPA siswa dibelajarkan dengan model pembelajaran PDEODE berorientasi masalah terbuka, 3) pengaruh yang signifikan pada keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model model pembelajaran PDEODE berorientasi masalah terbuka yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV Tahun Pelajaran 2015/2016 di SD di gugus VI Kecamatan Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dan menggunakan desain non-equivalent post-test only control group design. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus IV Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2012/203 yang berjumlah 130 orang. Tehnik pengambilan sampel adalah tehnik random sampling, tetapi yang dirandom adalah kelas. Data dikumpulkan dengan instrumen tes berpikir kritis berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa: 1) deskripsi keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA pada siswa kelompok kontrol dengan model pembelajaran konvensional tergolong rendah, dengan mean 14,82. (2) deskripsi keterampilan berpikir kritis pada siswa kelompok eksperimen dengan model PDEODE berorientasi Masalah terbuka tergolong tinggi, dengan mean 26. (3) terdapat perbedaan keterampilan berpikir kritis pada mata pelajaran IPA yang signifikan antara kelompok dengan model PDEODE berorientasi Masalah terbuka dan kelompok dengan model konvensional, diketahui bahwa thit > ttab (thit = 43 > ttab = 1,671 ).Kata Kunci : PDEODE, masalah terbuka, berpikir kritis This study raised about the lack of critical thinking skills of students. This study also aims to determine: 1) description of critical thinking skills science teaching students who learned with conventional learning, 2) description of critical thinking skills science teaching students who learned with PDEODE leraning oriented Open-Ended Problem, 3) significant influence in the skill critical thinking in science learning among groups of students who learned with PDEODE leraning oriented Open-Ended Problem with who learned with conventional learning the fourth grade students in the academic year 2015/2016 in primary schools in the cluster VI of Buleleng district. This research is a quasi-experimental research design and using non-equivalent post-test only control group design . The subjects were all fourth grade students in elementary group Buleleng District VI Academic Year 2015/2016 which amounts to 130 people. The data collected were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). Results of this study found that: 1) critical thinking skills scores science teaching on students who take lessons with conventional learning tend to be low, with a mean of 14,82, 2) score of critical thinking skills in science teaching on students who take learning to the PDEODE leraning oriented Open-Ended Problem tend to be high, with a mean of 26, 3) there are significant influence in critical thinking skills among the group of students who learned with the PDEODE leraning oriented Open-Ended Problem with a group of students who learned with conventional learning, with tarithematic > ttable (tarithematict = 43> ttable = 1,671).keyword : PDEODE, Open-Ended, critical thinking
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GAME OF QUESTION CARDS DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA ., Putu Asri Riani Setiawati; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7507

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan masalah yang ditemukan yakni rendahnya hasil belajar matematika. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu: (1) Untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Game of Question Cards terhadap hasil belajar matematika. (2) Untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Game of Question Cards terhadap hasil belajar matematika setelah kovariabel kemampuan pemecahan masalah dikendalikan. (3) Untuk mengetahui pengaruh kovariabel kemampuan pemecahan masalah terhadap hasil belajar matematika. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus X Kecamatan Buleleng tahun ajaran 2015/2016 yang berjumlah 78 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas IV SDN 1 Kaliuntu yang berjumlah 29 orang dan siswa kelas IV SDN 2 Kaliuntu yang berjumlah 17 orang. Data dikumpulkan dengan tes pilihan ganda untuk hasil belajar dan tes uraian untuk kemampuan pemecahan masalah. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan uji Anakova. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat pengaruh model pembelajaran Game of Question Cards terhadap hasil belajar matematika (Fhitung=134,767 dengan sig
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CIRC (COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION) BERBANTUAN CERITA PENDEK TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN ., Luh Sandiyani; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7640

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) berbantuan cerita pendek dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran langsung terhadap keterampilan membaca pemahaman siswa SD kelas V di Gugus VI Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2015/2016. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V di Gugus VI Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 158 orang. Objek penelitian ini adalah keterampilan membaca pemahaman. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi. Instrumen yang digunakan untuk memperoleh data adalah tes. Jenis tes yang digunakan adalah tes objektif dengan bentuk pilihan ganda. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) berbantuan cerita pendek dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran langsung terhadap keterampilan membaca pemahaman siswa SD kelas V di Gugus VI Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2015/2016. Dilihat dari hasil uji hipotesis melalui uji-t ternyata H0 ditolak dan H1 diterima (thitung=21,885>ttabel=2,011) dengan taraf signifikansi 5% dan nilai rerata kelompok yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) berbantuan cerita pendek lebih tinggi daripada kelompok yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran langsung ( eksperimen=21,17> kontrol=19,5). Dengan demikian, penggunaan model pembelajaran CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) cerita pendek berpengaruh terhadap keterampilan membaca pemahaman siswa SD kelas V di Gugus VI Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : CIRC, cerita pendek, keterampilan membaca pemahaman This study aims to determine the differences between the groups of students that learned using learning models CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) aided short story with a group of students that learned to use direct instructional model to a skill students' reading comprehension grade V in Cluster VI District of Sawan Buleleng year 2015/2016 lesson. The subjects were fifth grade students in Cluster VI District of Sawan Buleleng in the academic year 2015/2016 which amounted to 158 people. The object of this study is the reading comprehension skills. Data collection methods used in this research is the method of observation. The instruments used to obtain data is a test. The type of test used is an objective test with multiple choice. Data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). These results indicate there are significant differences between the groups of students that learned using learning models CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) aided short story with a group of students that learned to use direct instructional model to a skill students' reading comprehension grade V in Cluster VI District of Sawan District Buleleng school year 2015/2016. Judging from the results of hypothesis testing via t-test turns H0 and H1 accepted (t = 21.885> table = 2.011) with a significance level of 5% and the average value of the group that learned using learning models CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) aided the short story more higher than the group that learned using direct learning model ( experimental = 21.17> control = 19.5). Thus, the use of the learning model CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) short story effect on students' reading comprehension skills of grade V in Cluster VI District of Sawan Buleleng in the academic year 2015/2016.keyword : CIRC, short stories, reading comprehension skills
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR DENGAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL MELALUI MODEL JIGSAW BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN SEKITAR ., I Gede Made Putra Adnyana; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7644

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui peningkatkan aktivitas belajar IPA dengan menerapkan pembelajaran kontekstual melalui model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw berbantuan media lingkungan sekitar dalam matapelajaran IPA pada siswa kelas III tahun pelajaran 2015/2016 di SDN 3 Sudimara, (2) mengetahui peningkatkan hasil belajar IPA dengan menerapkan pembelajaran kontekstual melalui model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw berbantuan media lingkungan sekitar dalam matapelajaran IPA pada siswa kelas III tahun pelajaran 2015/2016 di SDN 3 Sudimara. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III tahun pelajaran 2015/2016 di SDN 3 Sudimara, yang berjumlah 15 orang. Objek penelitian ini adalah peningkatan aktivitas dan hasil belajar IPA. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan metode tes. Data dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif kuantitaif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan persentase aktivitas belajar dan hasil belajar pada siswa kelas III di SDN 3 Sudimara. Berdasarkan observasi aktivitas belajar, persentase rata-rata aktivitas belajar siswa pada siklus I sebesar 71,30% dengan kategori cukup aktif, dan persentase rata-rata aktivitas belajar siswa pada siklus II sebesar 80,70% dengan kategori aktif. Berdasarkan tes hasil belajar IPA, persentase rata-rata hasil belajar IPA siswa pada siklus I sebesar 74,66% dengan kategori sedang, dan persentase rata-rata hasil belajar IPA siswa pada siklus II sebesar 83,67% dengan kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw berbantuan media lingkungan sekitar dapat meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar IPA siswa kelas III di SDN 3 Sudimara tahun pelajaran 2015/2016. Kata Kunci : kooperatif tipe Jigsaw, media, aktivitas, dan hasil belajar. This study aims to (1) determine improvement activity to learn science by applying contextual learning through cooperative learning model Jigsaw aided media environment in the course from the IPA on third-grade students in the academic year 2015/2016 in SDN 3 Sudimara, (2) to enhancing learning outcomes IPA to apply contextual learning through cooperative learning model Jigsaw aided media environment in the course from the IPA on third-grade students in the academic year 2015/2016 in SDN 3 Sudimara. This research is a classroom action research conducted in two cycles. The subjects were students of class III in the academic year 2015/2016 in SDN 3 Sudimara, which totaled 15 people. The object of this study was the increase in activity and learning outcomes IPA. Collecting data in this study was conducted using the method of observation and tests. Data were analyzed with descriptive statistical analysis of quantitative methods. The results showed that an increase in the percentage of learning activities and learning outcomes at the third-grade students at SDN 3 Sudimara. Based on the observation of learning activities, the average percentage of student learning activities in the first cycle of 71.30% with a category quite active, and the average percentage of student learning activities in the second cycle of 80.70% in the active category. Based on the test results to learn science, the average percentage of students' learning outcomes IPA in the first cycle of 74.66% in the medium category, and the average percentage of student learning outcomes IPA on the second cycle of 83.67% with a high category. Based on these results it can be concluded that the application of cooperative learning model Jigsaw aided media surrounding environment can increase the activity of learning and learning outcomes third grade science students at SDN 3 Sudimara the school year 2015/2016.keyword : Jigsaw type of cooperative, media, activities, and learning outcomes.
PENERAPAN MODEL QUANTUM BERBASIS LINGKUNGAN UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., I Pt Vina Sila Parwata; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7648

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kreativitas dan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran quantum berbasis lingkungan pada pelajaran IPA siswa kelas V SDN 8 Banyuning tahun pelajaran 2015∕2016 . Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas V semester genap SDN 8 Banyuning Tahun Pelajaran 2015/2016 sebanyak 25 orang. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi dan tes. Data kreativitas belajar diperoleh dengan menggunakan metode observasi berupa lembar observasi dan data hasil belajar diperoleh dengan menggunakan metode tes berupa soal objektif. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terjadi peningkatan kreativitas belajar siswa pada siklus I dengan persentase kreativitas belajar sebesar 67% dengan kriteria cukup kreatif dan pada siklus II sebesar 81% dengan kriteria kreatif sehingga mengalami peningkatan sebesar 14%. (2) peningkatan hasil belajar siswa pada siklus I dengan persentase hasil belajar sebesar 68% dengan kriteria sedang dan pada siklus II sebesar 79% dengan kriteria tinggi. Ketuntasan Klasikal Hasil Belajar pada siklus I sebesar 60% dan pada siklus II sebesar 92%. Sehingga dari siklus I ke siklus II hasil belajar siswa mengalami peningkatan sebesar 11% dan peningkatan Ketuntasan Klasikal Hasil Belajar sebesar 32%. Ini berarti bahwa dengan penerapan model pembelajaran quantum berbasis dapat meningkatkan kreativitas dan hasil belajar IPA siswa kelas V SDN 8 Banyuning tahun pelajaran 2015/2016. Kata Kunci : model Quantum, kreativitas, Hasil Belajar IPA Abstract The aim of this study is to know about students’ creativity improvement and students learning outcome through the implementation of Quantum Learning Model based on the environment in Science Subject for fifth grade students of SDN 8 Banyuning in academic year 2015∕2016. This study is a Classroom Action Research, which is done in two sections. There are some steps in every section, they are: planning, action, observation and evaluation and the last is reflection. The subject of this study is the fifth grade students in second smester of SDN 8 Banyuning in academic year 2015/2016, there are 25 students that the researcher used. the method of data collection used in this study are Observation and Test. The data of student’s creativity improvement is obtained by using observation method in the form of observation sheet while the data of students’ outcome is obtained by using test method in form of objective test. The technique of data analysis itself is descriptive qualitative. The result of this study shows that (1). Students’ learning creativity increased in the first section in which the percentage of students’ learning creativity is 67% and the criteria is sufficient while 81% in the second section, that is why the improvement is 14 %. (2) In the first section students’ learning outcome increased 68% and the criteria is good while 79% in the second section with the criteria is excellent. The Classical Comprehensiveness students’ learning outcome in the first section is 60% and 92% in the second section. That is why from the first section into the second section there is 11% improvement while the improvement of Classical Comprehensiveness students’ learning outcome is 30%. It means that there is a significant improvement in students’ learning creativity and students’ learning outcome after using quantum learning model at fifth grade students of SDN 8 Banyuning in academic year 205/2016. keyword : model of Quantum, creativity, learning result IPA
Co-Authors ., Cici Fitrayatun Karlina ., Dewa Ayu Diah Astri ., Dewa Ayu Mega Cahyani ., Dian Rizki Fauzi ., Gusti Ayu Kade Dwi Nirmala Dewi ., I Gede Made Putra Adnyana ., I Kadek Darma Yoga Andika Wirayana ., I Kadek Nova Kurnia Tustyana ., I Kadek Serijana ., I Komang Gede Sastrawan ., I Made Adhi Budiarta ., I Made Arya Praditha ., I Pt Vina Sila Parwata ., I Putu Adhi Suarjana Putra ., I Putu Andi Budi Arsana ., I Putu Saka Selasmena Sribawana ., I Wayan Budianta ., Kadek Ari Desy Dayanthi ., Kadek Bagus Chandra Mas ., Kadek Metta Udayani ., Komang Dita Tri Aryana ., Luh Sandiyani ., Luh Silvia Juniari ., Luh Sugianti ., Miftahur Wahida ., Ni Kadek Arsani ., Ni Kadek Dian Pusparini ., Ni Kadek Kanserina Iksanova ., Ni Kadek Suratdeni ., Ni Ketut Maha Putri Widiantari ., Ni Luh Eva Oktarianti ., Ni Nyoman Widyasari ., Ni Putu Krisna Dewi ., Ni Putu Meyra Citra Dewi ., Ni Putu Sri Agustini ., Ni Putu Wegawati ., Ni Putu Widya Marcelia ., Putu Asri Riani Setiawati ., Putu Desy Kompyang Sari Utami ., Putu Suandika ., Tia Sasriya ., Wayan Marta Suantara Abhyasari, Ni Putu Alif Naharir, Rijal Anak Agung Istri Vera Mahayuni ., Anak Agung Istri Vera Mahayuni Andriyani, Fika Arta Eka Wiana, Pt. Juny Arta Eka Wiana, Pt. Juny Artawan, Putu Gede Oki Darmawan, I Putu Aditya Adi Desak Putu Parmiti Dewa Nyoman Sudana Dionisius, I Made Kristianto Dodi Adnyana, I Gusti Agung Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Dw. Ny. Sudana Eka Monita Wahyuning Santi Fika Andriyani Fitriyani ., Fitriyani Gede Sila Parta . Gede Wira Bayu Gst Agung Teguh Mahardika . Gunayanti, Ni Kadek Gusti Ayu Ikka Pramesti . Herlindawati, Endang I Dewa Kade Tastra I Gede Astawan I Gede Margunayasa I Gusti Agung Dodi Adnyana I Gusti Ayu Sri Juniantari I Gusti Ayu Tri Agustiana I Gusti Ngurah Japa I Kadek Dwirya Oka Subrata ., I Kadek Dwirya Oka Subrata I Ketut Agus Budiastawa Putra . I Ketut Gading I Ketut Supadma I Made Citra Wibawa I Made Suarjana I Made Yudi Ambara I Nyoman Jampel I Pt Rian Nugraha Wiraharta I Putu Aditya Adi Darmawan I Putu Aurora . I Putu Bayu Juliantara . I Putu Suardika . I Putu Wira Dharma I Wayan Asthira Putra ., I Wayan Asthira Putra I Wayan Widiana Ida Bagus Ketut Dharma Putra . Ida Bagus Ngurah Manuaba . Ignatius I Wayan Suwatra Juniantari, I Gusti Ayu Sri Kadek Sentarik Kadek Yudiana Ketut Pudjawan Komang Sri Laksmi Widiastuti . Krisdayanti, Putu Silvana Kurniawan, I Kadek Kusuma Putri, Ni Pt Linda Lina Mayawati . Luh Suartini . M.Hum Dra. Ni Nyoman Garminah . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd. Dra. Made Sulastri . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. Made Ayu Mirantini ., Made Ayu Mirantini Made Sumantri Mega Sari, Kadek Wiwin Mega Sari, Kadek Wiwin Ni Kadek Dwi Adnyani . Ni Kadek Juniari . Ni Ketut Sri Darmawati . Ni Ketut Suarni Ni Ketut Sudiarti ., Ni Ketut Sudiarti Ni Komang Indah Yani Ni Komang Indah Yani Ni Komang Riski Juniarti1 Ni Komang Supitri Pebriari Ni Komang Tri Julia Agustin Ni Luh Devi Yulyanitha . Ni Luh Saraswati Adnyani . Ni Luh Sudiani . Ni Made Ary Widiastini Ni Made Aryastuti ., Ni Made Aryastuti Ni Made Mitasasrini ., Ni Made Mitasasrini Ni Pt Juni Antari Ni Putu Ayu Winaastari Ni Putu Sumaraning . Ni Putu Suryanita SP Ni Wayan Arini Ni Wayan Erna Purna Dewi Ni Wayan Rati Nyoman Dantes Parmiti, Desak Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd . Putu Ari Udayani . Putu Ariantini ., Putu Ariantini Putu Gede Oki Artawan Putu Juli Arta Eka Wiana ., Putu Juli Arta Eka Wiana Putu Noviana Eka Aristana . Riski Juniarti1, Ni Komang S.Pd. Kadek Suranata . Sagita Nggebu, Rindhy Anggreany Sagita Nggebu, Rindhy Anggreany Santi, Eka Monita Wahyuning Sari, Dina Viana Satya Dewi P, Tjokorda Istri Mirah Seika Ayuni, I.G.A.P. Anggi Seika Ayuni, I.G.A.P. Anggi sentarik, kadek Sudana, Dw. Ny. Suryanita SP, Ni Putu Suryanita SP, Ni Putu Triyuni, Ni Nyoman Ely Triyuni, Ni Nyoman Ely Utami, Ni Made Yuli Viana Sari, Dina Wahyuni, Ni Wayan Wati, Elviya Wibisana, I Kadek Wibisana, I Kadek Winaastari, Ni Putu Ayu Wiraharta, I Pt Rian Nugraha Wiryawati, KT.