Articles
ENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA DAN SIKAP ILMIAH PADA SISWA KELAS V SD GUGUS I KECAMATAN NUSA PENIDA
Widani, Ni Kadek Tri;
Sudana, Dewa Nyoman;
Agustiana, I Gusti Ayu Tri
Journal of Education Technology Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (307.807 KB)
Penelitian ini bertujuan: 1) untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikutipembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan siswa yang mengikuti model pembelajarankonvensional, 2) untuk mengetahui perbedaan yang signifikan sikap ilmiah antara siswa yang mengikuti pembelajarandengan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional,3) untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA dan sikap ilmiah antara siswa yang mengikuti pembelajaran denganmenggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional.Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment dengan desain post-test only control group design. Jumlah populasidalam penelitian ini adalah 87 orang dan sampel penelitian berjumlah 46 orang yang diambil dengan teknik simple randomsampling. Data hasil belajar IPA dikumpulkan menggunakan metode tes dengan instrumen tes hasil belajar IPA dan datasikap ilmiah dikumpulkan menggunakan non tes dengan instrumen kuesioner. Data dianalisis dengan statistik deskriptif daninferensial (MANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yangmengikuti model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (Fhitung= 0,007> Ftabel= 0,05); 2) terdapat perbedaan sikap ilmiah antara siswa yang mengikuti model pembelajaran inkuiri terbimbingdengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (Fhitung= 0,000 > Ftabel= 0,05) dan 3) secara simultan, terdapatperbedaan hasil belajar IPA dan sikap ilmiah siswa yang mengikuti model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan siswayang mengikut pembelajaran konvensional (F= 0,000; p<0,05). Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwamodel pembelajaran inkuiri terbimbing berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA dan sikap ilmiah siswa.
PENGARUH VCT BERBANTUAN MEDIA SEDERHANA TERHADAP HASIL BELAJAR PKN
Diana Sari, Ni Luh Sintya;
Sudana, Dewa Nyoman;
Parmiti, Desak Putu
Journal of Education Technology Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (332.378 KB)
|
DOI: 10.23887/jet.v3i2.21701
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Efektivitas implementasi Value Clarification Technique (VCT) berbantuan media sederhana efektif pengaruhnya terhadap hasil belajar PKn siswa kelas III, (2) perbedaan yang signifikan antara hasil belajar PKn siswa yang mengikuti Value Clarification Technique (VCT) berbantuan media sederhana dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di kelas III. Jenis peneltian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan rancangan penelitian menggunakan desain penelitian non equivalent post-test only control group desain. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas III SD gugus XIV Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 143 siswa. Sampel ditentukan dengan teknik simple random sampling dan diperoleh kelas III SD Negeri 2 Tukadmungga sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 24 siswa dan kelas III SD Negeri 2 Pemaron sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 23 siswa. Data hasil belajar PKn dikumpulkan dengan metode tes yaitu tes pilihan ganda. Data dianalisis menggunakan uji t-Brunning dan Anava satu jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) implementasi Value Clarification Technique (VCT) berbantuan media sederhana pengaruh terhadap hasil belajar PKn siswa kelas III dengan hasil 4,19, (2) terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar PKn siswa yang mengikuti Value Clarification Technique (VCT) berbantuan media sederhana dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di kelas III dengan Fhitung= 402,47 > Ftabel= 4,08. Berdasarkan hasil di atas, dapat disimpulkan bahwa Value Clarification Technique (VCT) berbantuan media sederhana berpengaruh terhadap hasil belajar PKn siswa kelas III di Gugus XIV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2017/2018.
The Positive Impact of SFE Learning Model Assisted with Mind mapping Media Toward Students’ Knowledge Competence in Science
Bagaskara, I Made Yuda;
Sudana, Dewa Nyoman;
Yudiana, Kadek
Journal of Education Technology Vol 4, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jet.v4i3.27098
The problem in the low science knowledge competence in fifth-grade elementary school students at Gugus VIII, Kecamatan Kintamani, is the main research problem. The students' low science knowledge competence occurs because learning is still a teacher centre and the minimal use of learning media. Therefore, this study was conducted to analyse the effect of the student facilitator and explain (SFE) learning model assisted by Mind mapping media on science knowledge competence at fifth-grade elementary school students. This type research is a quasi-experimental design with Non-Equivalent Post-test Only Control Group Design. The population in this study were all fifth grade SD Gugus VIII Kecamatan Kintamani, consisted of 111 students. The sample in this study was taken by side random technique, it was found that the fifth grade SD Negeri Abangsongan as an experimental group which consisted of 26 students and the fifth grade of SD Negeri Suter as a control group which consisted of 25 students. Data collected used the science knowledge competency test method in multiple-choice objective tests. Science knowledge competency data analysed using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistics with 5%. Significance level. From the data analysis results, tcount 5.76> ttable 2.00. So that H0 rejected. It means that there is a significant effect of the SFE learning model assisted by Mind mapping media on the science knowledge competence atfifth-grade elementary school students in Gugus VIII, Kecamatan Kintamani. For research that has the same variables, the results can be used as a study of relevant research.
Mind Mapping Assisted Talking Stick Learning Model on Speaking Skills
Sastrawan, Putu Agus Putra;
Sudana, Dewa Nyoman
Journal of Education Technology Vol 4, No 4 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jet.v4i4.27103
Low student speaking skills can result in a less active learning process. This research aimed to know the talking stick learning model's significant effect with mind mapping for speaking skills in fifth-grade students. This research was quasi-experimental research with used non-equivalent post-test only control group design. The population in this research was 125 students, and the sample of this research amounted to 45 students who were determined by a simple random sampling technique. Data on students speaking skills were collected using the non-test method in the form of assessment for work. Data on speaking skills were analyzed using descriptive and inferential statistics. Based on the analysis results, the average experimental group was 77.14 while the control group was 70.625 and (tcount = 2,682 >ttable = 1,68107). This research shows a significant effect of the talking stick learning model with mind mapping for speaking skills on fifth grade. Based on these findings, it can be concluded that the talking stick learning model with mind mapping affects speaking skills in fifth-grade students.
Mind Mapping Assisted Talking Stick Learning Model on Speaking Skills
Sastrawan, Putu Agus Putra;
Sudana, Dewa Nyoman;
Arini, Ni Wayan
Journal of Education Technology Vol 4, No 4 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jet.v4i4.27103
Low student speaking skills can result in a less active learning process. This research aimed to know the talking stick learning model's significant effect with mind mapping for speaking skills in fifth-grade students. This research was quasi-experimental research with used non-equivalent post-test only control group design. The population in this research was 125 students, and the sample of this research amounted to 45 students who were determined by a simple random sampling technique. Data on students speaking skills were collected using the non-test method in the form of assessment for work. Data on speaking skills were analyzed using descriptive and inferential statistics. Based on the analysis results, the average experimental group was 77.14 while the control group was 70.625 and (tcount = 2,682 >ttable = 1,68107). This research shows a significant effect of the talking stick learning model with mind mapping for speaking skills on fifth grade. Based on these findings, it can be concluded that the talking stick learning model with mind mapping affects speaking skills in fifth-grade students.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA DAN SIKAP ILMIAH PADA SISWA KELAS V SD GUGUS I KECAMATAN NUSA PENIDA
Widani, Ni Kadek Tri;
Sudana, Dewa Nyoman;
Agustiana, I Gusti Ayu Tri
Journal of Education Technology Vol. 3 No. 1 (2019): February
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jet.v3i1.17959
Penelitian ini bertujuan: 1) untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikutipembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan siswa yang mengikuti model pembelajarankonvensional, 2) untuk mengetahui perbedaan yang signifikan sikap ilmiah antara siswa yang mengikuti pembelajarandengan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional,3) untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA dan sikap ilmiah antara siswa yang mengikuti pembelajaran denganmenggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional.Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment dengan desain post-test only control group design. Jumlah populasidalam penelitian ini adalah 87 orang dan sampel penelitian berjumlah 46 orang yang diambil dengan teknik simple randomsampling. Data hasil belajar IPA dikumpulkan menggunakan metode tes dengan instrumen tes hasil belajar IPA dan datasikap ilmiah dikumpulkan menggunakan non tes dengan instrumen kuesioner. Data dianalisis dengan statistik deskriptif daninferensial (MANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yangmengikuti model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (Fhitung= 0,007> Ftabel= 0,05); 2) terdapat perbedaan sikap ilmiah antara siswa yang mengikuti model pembelajaran inkuiri terbimbingdengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (Fhitung= 0,000 > Ftabel= 0,05) dan 3) secara simultan, terdapatperbedaan hasil belajar IPA dan sikap ilmiah siswa yang mengikuti model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan siswayang mengikut pembelajaran konvensional (F= 0,000; p<0,05). Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwamodel pembelajaran inkuiri terbimbing berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA dan sikap ilmiah siswa.
PENGARUH VCT BERBANTUAN MEDIA SEDERHANA TERHADAP HASIL BELAJAR PKN
Diana Sari, Ni Luh Sintya;
Sudana, Dewa Nyoman;
Parmiti, Desak Putu
Journal of Education Technology Vol. 3 No. 2 (2019): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jet.v3i2.21701
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Efektivitas implementasi Value Clarification Technique (VCT) berbantuan media sederhana efektif pengaruhnya terhadap hasil belajar PKn siswa kelas III, (2) perbedaan yang signifikan antara hasil belajar PKn siswa yang mengikuti Value Clarification Technique (VCT) berbantuan media sederhana dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di kelas III. Jenis peneltian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan rancangan penelitian menggunakan desain penelitian non equivalent post-test only control group desain. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas III SD gugus XIV Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 143 siswa. Sampel ditentukan dengan teknik simple random sampling dan diperoleh kelas III SD Negeri 2 Tukadmungga sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 24 siswa dan kelas III SD Negeri 2 Pemaron sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 23 siswa. Data hasil belajar PKn dikumpulkan dengan metode tes yaitu tes pilihan ganda. Data dianalisis menggunakan uji t-Brunning dan Anava satu jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) implementasi Value Clarification Technique (VCT) berbantuan media sederhana pengaruh terhadap hasil belajar PKn siswa kelas III dengan hasil 4,19, (2) terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar PKn siswa yang mengikuti Value Clarification Technique (VCT) berbantuan media sederhana dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di kelas III dengan Fhitung= 402,47 > Ftabel= 4,08. Berdasarkan hasil di atas, dapat disimpulkan bahwa Value Clarification Technique (VCT) berbantuan media sederhana berpengaruh terhadap hasil belajar PKn siswa kelas III di Gugus XIV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2017/2018.
The Positive Impact of SFE Learning Model Assisted with Mind mapping Media Toward Students’ Knowledge Competence in Science
Bagaskara, I Made Yuda;
Sudana, Dewa Nyoman;
Yudiana, Kadek
Journal of Education Technology Vol. 4 No. 3 (2020): August
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jet.v4i3.27098
The problem in the low science knowledge competence in fifth-grade elementary school students at Gugus VIII, Kecamatan Kintamani, is the main research problem. The students' low science knowledge competence occurs because learning is still a teacher centre and the minimal use of learning media. Therefore, this study was conducted to analyse the effect of the student facilitator and explain (SFE) learning model assisted by Mind mapping media on science knowledge competence at fifth-grade elementary school students. This type research is a quasi-experimental design with Non-Equivalent Post-test Only Control Group Design. The population in this study were all fifth grade SD Gugus VIII Kecamatan Kintamani, consisted of 111 students. The sample in this study was taken by side random technique, it was found that the fifth grade SD Negeri Abangsongan as an experimental group which consisted of 26 students and the fifth grade of SD Negeri Suter as a control group which consisted of 25 students. Data collected used the science knowledge competency test method in multiple-choice objective tests. Science knowledge competency data analysed using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistics with 5%. Significance level. From the data analysis results, tcount 5.76> ttable 2.00. So that H0 rejected. It means that there is a significant effect of the SFE learning model assisted by Mind mapping media on the science knowledge competence atfifth-grade elementary school students in Gugus VIII, Kecamatan Kintamani. For research that has the same variables, the results can be used as a study of relevant research.
Mind Mapping Assisted Talking Stick Learning Model on Speaking Skills
Sastrawan, Putu Agus Putra;
Sudana, Dewa Nyoman
Journal of Education Technology Vol. 4 No. 4 (2020): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jet.v4i4.27103
Low student speaking skills can result in a less active learning process. This research aimed to know the talking stick learning model's significant effect with mind mapping for speaking skills in fifth-grade students. This research was quasi-experimental research with used non-equivalent post-test only control group design. The population in this research was 125 students, and the sample of this research amounted to 45 students who were determined by a simple random sampling technique. Data on students speaking skills were collected using the non-test method in the form of assessment for work. Data on speaking skills were analyzed using descriptive and inferential statistics. Based on the analysis results, the average experimental group was 77.14 while the control group was 70.625 and (tcount = 2,682 >ttable = 1,68107). This research shows a significant effect of the talking stick learning model with mind mapping for speaking skills on fifth grade. Based on these findings, it can be concluded that the talking stick learning model with mind mapping affects speaking skills in fifth-grade students.