Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MOTIVASI BELAJAR DAN KESADARAN METAKOGNITIF TERHADAP PRESTASI BELAJAR FISIKA SISWA KELAS X SMA NEGERI TAHUN PELAJARAN 2012/2013 ., Kadek Yurika Prastiwi; ., Prof. Dr. Ketut Suma, MS; ., Drs. Iwan Suswandi, M.Si.
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 1, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v1i1.2834

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) menganalisis pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri di kota Singaraja, 2) menganalisis pengaruh kesadaran metakognitif terhadap prestasi belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri di kota Singaraja, dan 3) menganalisis pengaruh motivasi belajar dan kesadaran metakognitif secara bersama-sama terhadap prestasi belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri di kota Singaraja. Jenis penelitian ini adalah ex-post facto korelasional. Populasi penelitian ini terdiri dari 1071 siswa kelas X SMA Negeri di kota Singaraja. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik proporsional random sampling berjumlah 310 siswa. Data motivasi belajar dan kecerdasan metakognitif dikumpulkan menggunakan kuesioner, sedangkan data prestasi belajar fisika materi alat optik menggunakan tes prestasi belajar. Analisis data yang dilakukan menggunakan teknik analisis deskriptif, regresi linier sederhana, dan regresi ganda dua prediktor. Hasil penelitian menunjukkan: 1) terdapat pengaruh yang signifikan motivasi belajar terhadap prestasi belajar fisika (F = 325,423, p < 0,05) dengan sumbangan efektif sebesar 51,69%; 2) terdapat pengaruh yang signifikan kesadaran metakognitif terhadap prestasi belajar fisika (F = 618,166, p < 0,05) dengan sumbangan efektif sebesar 22,01%; dan 3) terdapat pengaruh yang signifikan motivasi belajar dan kesadaran metakognitif secara bersama-sama terhadap prestasi belajar fisika (F = 430,233, p < 0,05) dengan sumbangan efektif sebesar 73,70%.Kata Kunci : Motivasi Belajar, Kesadaran Metakognitif, Prestasi Belajar This study aimed at: 1) analyzing the influence of learning motivation towards physics learning achievement of tenth grade student of State Senior High School in Singaraja city; 2) analyzing the influence of metacognitive awareness towards physics learning achievement of tenth grade student of State Senior High School in Singaraja city; and 3) analyzing the influence of learning motivation and metacognitive awareness towards physics learning achievement of tenth grade student of State Senior High School in Singaraja city. The design of the study is ex-post facto correlation. The population of this study are 1071 students and 310 samples which were chosen randomly by proportional random sampling technique. The data of learning motivation and metacognitive awareness were collected by using quistionnare, where us the data of physics learning achievement were collected by using learning achievement test. The data were analyzed by descriptive analysis technique, simple linear regression technique, and two predictors of multiple regression. The result of this study showed that: 1) there was a significant influence of learning motivation towards physics learning achievement (F = 325,423, p < 0,05) with 51,69% effective contribution; 2) there was a significant influence of metacognitive awareness towards physics learning achievement (F = 618,166, p < 0,05) with 22,01% effective contribution; and 3) there was a significant influence of learning motivation and metacognitive awareness towards physics learning achievement (F = 430,233, p < 0,05) with 73,70% effective contribution.keyword : Learning Motivation, Metacognitive Awareness, Learning Achievement
PEMBELAJARAN BERORIENTASI PENEMUAN: UPAYA PENGEMBANGAN SIKAP ILMIAH DAN PRESTASI BELAJAR FISIKA PADA KELAS XI IPA SMA NEGERI TAHUN AJARAN 2015/2016 ., Ni Luh Mita Antari; ., Prof. Dr. Ketut Suma, MS; ., Drs. Iwan Suswandi, M.Si.
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 4, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v4i2.8201

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan pembelajaran berorientasi penemuan, (2) mendeskripsikan sikap ilmiah siswa, (3) mendeskripsikan prestasi belajar siswa, dan (4) mengetahui kaitannya antara pembelajaran berorientasi penemuan, sikap ilmiah, dan prestasi belajar fisika. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif-kualitatif. Sampel penelitian diambil dengan menggunakan teknik proposive sampling yang berjumlah 15 orang siswa kelas XI IPA 7 SMA Negeri 1 Kediri. Data diperoleh dalam bentuk kajian dokumen tertulis, catatan lapangan, kuisioner, serta transkrip hasil observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan: 1) pembelajaran berorientasi penemuan kelas XI IPA 7 cenderung baik dengan munculnya dimensi pembelajaran berorientasi penemuan, yaitu mengembangkan bahan-bahan belajar, mengatur topik-topik pelajaran dari yang sederhana ke yang kompleks, dan melakukan penilaian proses, sikap, dan hasil belajar; 2) sikap ilmiah cenderung baik yang ditandai dengan munculnya aspek sikap rasa ingin tahu dan sikap kemauan mengubah pandangan; 3) prestasi belajar fisika siswa cenderung rendah ditandai dengan hanya 6 siswa yang lulus ulangan harian, dan 4) pembelajaran berorientasi penemuan di kelas yang terbentuk melalui dimensi sikap ilmiah, namun belum mampu meningkatkan prestasi belajar siswa kelas XI IPA 7.Kata Kunci : Pembelajaran berorientasi penemuan, sikap ilmiah, prestasi belajar This study aimed at (1) describing the discovery oriented learning, (2) describing the students’ scientific attitudes, (3) describing the students’ learning achievement, and (4) knowing the relationship between discovery oriented learning, students’ scientific attitudes, and physics learning achievement. The method used in this study was descriptive qualitative method. Research samples were taken by using proposive sampling tehnique which included 15 students in class XI IPA 7 of SMA Negeri 1 Kediri. Data were obtained in the form of written document, field notes, questionnaire, transcription of the observation, and interview. The result of the study shows that: 1) the discovery oriented learning of class XI IPA 7 tends to be good with the existence of discovery oriented learning dimension such as developing learning materials, arranging the topics from the simple one to the complex one, and doing the assessment of process, attitude, and learning result; 2) scientific attitude tends to be good which are marked by the emergence of curiosity feeling and the desire to change the perspective, 3) students’ physics achievements tend to be low which are marked by only 6 students who passe the daily test, and 4) discovery oriented learning in the class which is formed through scientific attitude dimension, but it can not increase the students’ learning achievement of class XI IPA 7.keyword : discovery learning, scientific attitude, learning achievement
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS X MIPA SMA NEGERI TAHUN PELAJARAN 2018/2019 ., Putu Rika Crisna Dewi; ., Prof. Dr. I Wayan Suastra, M.Pd.; ., Drs. Iwan Suswandi, M.Si.
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v7i2.18722

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis (KBK) siswa, (2) meningkatkan hasil belajar fisika, dan (3) mendeskripsikan tanggapan siswa terhadap penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran fisika. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa (36 orang) kelas X MIPA SMAN. Objek penelitian ini adalah model pembelajaran PBL, KBK, hasil belajar, dan tanggapan siswa terhadap penerapan model pembelajaran PBL dalam pembelajaran fisika. Data KBK siswa diperoleh melalui tes KBK tiap akhir siklus, sedangkan data hasil belajar siswa diperoleh melalui tes hasil belajar tiap akhir siklus. Data tanggapan siswa diperoleh melalui angket pada akhir siklus kedua. Seluruh data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan analisis kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) skor rata-rata KBK siswa pada siklus I sebesar dengan ketuntasan klasikal 72,22%, dan pada siklus II sebesar dengan ketuntasan klasikal 86,11%, (2) nilai hasil belajar siswa pada siklus I sebesar dengan ketuntasan klasikal 72,22% dan siklus II sebesar dengan ketuntasan klasikal 94,44 %, (3) skor rata-rata tanggapan siswa terhadap penerapan model PBL dalam pembelajaran fisika sebesar dengan kategori positif. Penerapan model pembelajaran PBL dapat meningkatkan KBK dan hasil belajar siswa kelas X MIPA SMAN 1 tahun pelajaran 2018/2019. Kata Kunci : model problem based learning, kemampuan berpikir kritis, hasil belajar. This research aimed at: (1) increasing the students’ critical thinking ability (CTA), (2) improving the physics learning outcomes, and (3) describing the students' response towards the application of Problem Based Learning (PBL) model in learning physics. The type of this research wss classroom action research. The subjects were all students (36 people) of class X MIPA of SMAN. The object of this research was PBL learning model, CTA, learning outcomes, and students’ response to the application of PBL model in teaching physics. Data of students’ CBA were obtained through CBA tests each end of the cycle, while data of students’ learning outcomes were obtained through achievement test each end of the cycle. Data of students’ response were obtained through a questionnaire at the end of the second cycle. All data were analyzed by descriptive qualitative and quantitative analysis. The result of this research shows that : (1) the mean score of students’ CTA at cicle I is with classical completeness at amount of 72.22%, and at the second cycle is with classical completeness at amount of 86.11%, (2) the value of students’ learning outcomes at first cycle is with classical completeness at amount of 72.22% and at the second cycle is with classical completeness at amount of 94.44%, (3) the average score of students’ responses towards the application of PBL in teaching physics models is with positive category. The application of PBL learning model can improve the CTS and students’ learning outcome of class X MIPA of SMAN in academic year of 2018/2019.keyword : problem based learning model, critical thinking, learning outcomes.
KONTRIBUSI MOTIVASI BELAJAR, KECERDASAN EMOSIONAL, DAN KECERDASAN INTELEKTUAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR FISIKA ., I Wayan Jati Adnyana; ., Prof. Dr. Ketut Suma, MS.; ., Drs. Iwan Suswandi, M.Si.
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v7i2.16788

Abstract

Rendahnya prestasi belajar fisika siswa kelas X dan XI MIA di SMA Negeri 1 Bangli menjadi masalah utama yang dikaji pada penelitian ini. Tujuan penelitian untuk menganalisis (1) hubungan antara motivasi belajar dan prestasi belajar fisika, (2) hubungan antara kecerdasan emosional dan prestasi belajar fisika, (3) hubungan antara kecerdasan intelektual dengan prestasi belajar fisika, (4) hubungan antara motivasi belajar, kecerdasan emosional, dan kecerdasan intelektual dengan prestasi belajar fisika. Jenis penelitian ini adalah ex-post facto dengan metode kuantitatif korelasional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X & XI MIA di SMA Negeri 1 Bangli yang berjumlah 336 siswa. Sampel diambil dengan teknik proportional random sampling yang berjumlah 180 siswa. Data dikumpulkan dengan kuesioner, tes uraian dan data kecerdasan intelektual siswa di sekolah. Uji asumsi yang dilakukan meliputi uji normalitas, linieritas dan keberartian arah regresi, multikolinieritas, autokorelasi, dan heterokedastisitas. Hasil penelitian menemukan bahwa prestasi belajar fisika siswa berada pada kategori rendah dengan nilai rata-rata 52,22. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan terdapat (1) hubungan positif antara motivasi belajar dan prestasi belajar fisika dengan R = 0,409 dan sumbangan efektif sebesar 5,84%, (2) hubungan positif antara kecerdasan emosional dan prestasi belajar fisika dengan R = 0,265 dan sumbangan efektif sebesar 3,21%, (3) hubungan positif antara kecerdasan intelektual dengan prestasi belajar fisika dengan R = 0,382 dan sumbangan efektif sebesar 19,55%, dan (4) hubungan positif antara motivasi belajar, kecerdasan emosional, dan kecerdasa intelektual dengan prestasi belajar fisika dengan R = 0,535 dan sumbangan efektif sebesar 28,6%.Kata Kunci : motivasi belajar, kecerdasan emosional, kecerdasan intelektual, prestasi belajar fisika. The low of students’ physics learning achievement in 10th and 11th grades of science class of SMA Negeri 1 Bangli became the main problem of this research. This research aimed at analyzing (1) the relationship between learning motivation and physics learning achievement, (2) the relationship between emotional intelligence and physics learning achievement, (3) the relationship between intellectual intelligence and physics learning achievement, (4) the relationship between learning motivation, emotional intelligence, intellectual intelligence with physics learning achievement. The type of this research was ex-post facto with correlation quantitative method. The research population were all students in 10th and 11th grades of science class of SMA Negeri 1 Bangli which consisted of 336 students. The sample were taken by using proportional random sampling technique which consisted of 180 students. Data were collected by using questionnaires, essay test and data students’ intellectual intelligence at school. The performed assumptions test included normality, linearity and significance of regression direction, multicollinearity, autocorrelation, and heterocedasticity. From the result at this research, it was found that students’ physics learning achievement was in low category with the average value 52.22. The conclusion shows that there are (1) a positive relationship between learning motivation and physics learning achievement with R = 0.409 and its effective contribution is 5.84%, (2) the positive relationship between emotional intelligence and physics learning achievement with R = 0.265 and its effective contribution is 3.21%, (3) the positive relationship between intellectual intelligence and physics learning achievement with R = 0.382 and its effective contribution is 19.55%, and (4) the positive relationship between learning motivation, emotional intelligence, and intellectual intelligence with physics learning achievement with R = 0.535 and its effective contribution is 28.6%.keyword : learning motivation, emotional intelligence, intellectual intelligence, physics learning achievement
TINDAK GURU PADA PENDEKATAN SAINTIFIK DALAM PEMBELAJARAN FISIKA KELAS XI SMA NEGERI 1 ABIANSEMAL ., Ni Wayan Tiwik; ., Dewi Oktofa Rachmawati,S.Si,M.Si; ., Drs. Iwan Suswandi, M.Si.
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 4, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v4i2.8363

Abstract

PPenelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan pemahaman guru fisika tentang pendekatan saintifik, (2) mendeskripsikan tindak guru pada pendekatan saintifik dalam pembelajaran fisika pada perencanaan pembelajaran, (3) mendeskripsikan tindak guru pada pendekatan saintifik dalam pembelajaran fisika pada pelaksanaan pembelajaran, (4) mendeskripsikan tindak guru pada pendekatan saintifik dalam pembelajaran fisika pada evaluasi pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah seorang guru fisika yang mengajar di kelas XI MIPA SMA Negeri 1 AbiansemaI. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif pasif, wawancara semiterstruktur, dan studi dokumen. Analisis data dilakukan secara periodik dengan menggunakan model analisis interaktif Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pendekatan saintifik dipahami guru sebagai pendekatan yang lebih menekankan pembelajaran pada kegiatan 5M yang meliputi kegiatan mengamati, menanya, mencoba, menalar, dan mengomunikasikan; (2) tindak guru pada pendekatan saintifik dalam tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran telah sesuai dengan ketentuan yang ada.Kata Kunci : pembelajaran fisika, pendekatan saintifik This research aimed at: (1) describing the understanding of physics teachers about the scientific approach, (2) describing the teacher action on the scientific approach in physics learning on the teaching planning, (3) describing the teacher action on the scientific approach in physics learning on the teaching implementation, (4) describing the teacher action on the scientific approach in physics learning on the learning evaluation. The method used in this research was qualitative method. The subjects of the research were a physics teachers who taught in the class science XI of SMAN 1 Abiansemal. Data were collected by using passive participation observation, semi-structured interview, and document study. The interactive analysis model of Miles & Huberman was applied to analyze the data. The results show that: (1) The scientific approach is understood by the teacher as an approach that emphasizes learning 5M activities that include observing, questioning, experimenting, associating, and communicating; (2) the teacher action on the scientific approach in the planning, implementation, and learning evaluation have been in accordance with the existing regulations.keyword : physics learning, scientific approach
STRATEGI PEMBELAJARAN GURU FISIKA: RELEVANSINYA DALAM PENGEMBANGAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR FISIKA SISWA KELAS XI SMA ., I MADE DEDY KRISNAYANA; ., Prof. Dr. Ketut Suma, MS.; ., Drs. Iwan Suswandi, M.Si.
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v7i2.18604

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) strategi pembelajaran guru, (2) motivasi belajar, (3) prestasi belajar, dan (4) strategi pembelajaran guru relevansinya dalam upaya pengembangan motivasi dan prestasi belajar siswa kelas XI SMA Negeri 1 Sawan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Peneliti merupakan instrumen kunci dalam penelitian. Subjek penelitian adalah satu orang guru, lima orang siswa dari kelas XI IPA1 dan lima orang siswa dari kelas XI IPA2 SMA Negeri 1 Sawan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan observasi, wawancara dan kuesioner yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) guru menerapkan strategi pembelajaran ekspositori dan strategi pembelajaran kooperatif, (2) pelaksanaan pembelajaran guru di kedua kelas sudah mengupayakan untuk menumbuhkan motivasi dan partisipasi aktif dalam proses pembelajaran, (3) motivasi belajar siswa di kelas XI IPA1 dan XI IPA2 berada pada kategori tinggi yang ditandai dengan munculnya lima dimensi motivasi belajar, dan nilai rata-rata prestasi belajar XI IPA1 berkualitas baik dengan X Ì… = 75,36, SD = 5,50 dengan 9 orang siswa memperoleh nilai di atas KKM. Nilai rata-rata siswa kelas XI IPA2 sebesar X Ì… = 65,34, SD = 13,02 dengan 5 orang siswa yang memperoleh nilai di atas KKM. Adapun kategori prestasi belajar siswa kelas XI IPA1 tergolong tinggi, sedangkan prestasi belajar kelas XI IPA2 tergolong cukup berdasarkan lima kategori prestasi belajar, (4) aspek strategi pembelajaran guru yang mampu mengembangkan motivasi belajar dan prestasi belajar siswa adalah pendekatan belajar mengajar yang menggunakan pendekatan student centered. Dimensi-dimensi strategi pembelajaran guru sudah dapat memfasilitasi siswa dalam proses pembelajaran fisika.Kata Kunci : strategi pembelajaran guru, motivasi belajar, prestasi belajar This study aimed at describing: (1) teacher learning strategies, (2) learning motivation, (3) learning achievement, and (4) teacher learning strategies: its relevance in an effort to develop motivation and learning achievement of class XI students of SMAN 1 Sawan. The type of this research was qualitative descriptive. The researcher was the key instrument of the study. The subject of this research was one teacher, five students from class XI IPA1 and five students from class XI IPA2 of SMAN 1 Sawan. The technique of the sampling used was purposive sampling. The research data were collected by using observations, interviews, and questionnaires which were then analyzed descriptively qualitatively. The results show that: (1) the teacher applies the expository learning strategies and cooperative learning strategies, (2) the implementation of learning teachers in both classes have sought to foster motivation and active participation in the learning process, (3) learning motivation of students in class XI IPA1 and XI IPA2 is in the high category which is signed by the emergence of five dimensions of learning motivation. The average value of learning achievement XI IPA1 is in good quality with the average value is X Ì… = 75.36, standard deviation is SD = 5.50, with 9 students get the scores above the KKM, while the average value of students in class XI IPA2 is X Ì… = 65.34, standard deviation is SD = 13.02 with 5 students get the score above the KKM. The learning achievement category of class XI IPA1 students is high, while the learning achievement of class XI IPA2 is fair based on five categories of learning achievement, (4) aspects of teacher learning strategies which is able to develop learning motivation and student learning achievement is a teaching and learning approach that uses the student centered approach. The dimensions of teacher learning strategies can facilitate students in the process of physics learning.keyword : teacher learning strategies, learning motivation, learning achievement
PENDAMPINGAN UJI KADAR AIR KUALITAS VCO BERDASARKAN STANDAR NASIONAL INDONESIA PRODUKSI KWT TUNAS AMERTA Rachmawati, Dewi Oktofa; Suswandi, Iwan; Yasmini, L. P. Budi
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.254 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v11i1.39205

Abstract

Daya simpan VCO produk KWT Tunas Amerta sekitar 6-7 bulan.Produksi VCO dilakukan dalam jumlah masih terbatas dan bersifat tidak kontinu. Kesulitan melakukan  uji kadar air berdasarkan standar mutu yang ditetapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) membuat  kontrol kualitas tidak dapat dilakukan secara berkala. Solusi permasalahan ini dituangkan dalam bentuk pendampingan uji kadar air kualitas VCO berdasarkan SNI. Tujuan pendampingan ini adalah membekali peserta pengabdian melakukan uji kadar air sesuai standar mutu VCO berdasarkan SNI :7381-2008. Kegiatan P2M diikuti oleh 5anggota KWT VCO Tunas AmertaDesa Panji Anom. Evaluasi kegiatan menitikberatkan pada proses pengujian kadar air sesuai prosedur. Keberhasilan menentukan nilai kadar air VCO digunakan sebagai kriteria ketercapaian kegiatan pengabdian ini. Hasil pelaksanaan pendampingan uji kadar air kualitas VCO menunjukkan bahwa peserta berhasil menentukan nilai kadar air dalam VCO yang diproduksi. Hasil uji kadar air dalam VCO Lengis Dhee mencapai 0,09 %. Nilai ini lebih kecil dari nilai yang dipersyaratkan dalam standar mutu VCO, yaitu maksimum 0,2%.
PENERAPAN PKP BERBANTUAN SIMULASI KOMPUTER DALAM PEMBELAJARAN FISIKA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PENGUASAAN SISWA SMUN I SINGARAJA TERHADAP KONSEP FISIKA Iwan Suswandi
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 2 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v2i1.236

Abstract

  Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar fisika, penguasaan konsep, keterampilan proses, dan hasil belajar siswa dengan menerapkan PKP berbantuan simulasi komputer dalam pembelajaran fisika. Penelitian tindakan ini dilakukan pada tahun ajaran 2003/2004 di SMUN I Singaraja dengan melibatkan 41 orang siswa di kelas I-5, dan 40 orang di kelas II-4. Data penelitian dikumpulkan dengan tes penguasaan konsep, tes hasil belajar, angket minat belajar fisika, pedoman observasi, dan angket respons siswa. Selanjutnya data dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I, rerata penurunan proporsi jumlah siswa yang mengalami miskonsepsi di kelas I-5 mencapai 48,5%; rerata minat belajar siswa mencapai 78,1; rerata hasil belajar 6,48; tingkat keterampilan proses siswa 6,7. Sementara itu, penurunan jumlah siswa yang mengalami miskonsepsi di kelas II-4 sebesar 46,0%; rerata minat belajar siswa mencapai 80,3; rerata hasil belajar 66,9; tingkat keterampilan proses 7,2. Pada siklus II, diperoleh penurunan jumlah siswa yang mengalami miskonsepsi di kelas I-5 sebesar 64,1%; rerata minat belajar siswa mencapai 79,8; rerata hasil belajar 7,28; tingkat keterampilan proses siswa 7,1. Di lain pihak, penurunan jumlah siswa yang mengalami miskonsepsi di kelas II-4 sebesar 66,8%; rerata minat belajar siswa mencapai 82,1; rerata hasil belajar 78,4; tingkat keterampilan proses 7,9. Hasil analisis menunjukkan bahwa siswa memiliki respons positif terhadap pembelajaran.   Kata-kata kunci: PKP berbantuan simulasi komputer, miskonsepsi, minat, hasil belajar, keterampilan proses, respons.  
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR DAN KESADARAN METAKOGNITIF TERHADAP PRESTASI BELAJAR FISIKA SISWA KELAS X SMA NEGERI TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Kadek Yurika Prastiwi .; Prof. Dr. Ketut Suma, MS .; Drs. Iwan Suswandi, M.Si. .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 1 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v1i1.2834

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) menganalisis pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri di kota Singaraja, 2) menganalisis pengaruh kesadaran metakognitif terhadap prestasi belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri di kota Singaraja, dan 3) menganalisis pengaruh motivasi belajar dan kesadaran metakognitif secara bersama-sama terhadap prestasi belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri di kota Singaraja. Jenis penelitian ini adalah ex-post facto korelasional. Populasi penelitian ini terdiri dari 1071 siswa kelas X SMA Negeri di kota Singaraja. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik proporsional random sampling berjumlah 310 siswa. Data motivasi belajar dan kecerdasan metakognitif dikumpulkan menggunakan kuesioner, sedangkan data prestasi belajar fisika materi alat optik menggunakan tes prestasi belajar. Analisis data yang dilakukan menggunakan teknik analisis deskriptif, regresi linier sederhana, dan regresi ganda dua prediktor. Hasil penelitian menunjukkan: 1) terdapat pengaruh yang signifikan motivasi belajar terhadap prestasi belajar fisika (F = 325,423, p < 0,05) dengan sumbangan efektif sebesar 51,69%; 2) terdapat pengaruh yang signifikan kesadaran metakognitif terhadap prestasi belajar fisika (F = 618,166, p < 0,05) dengan sumbangan efektif sebesar 22,01%; dan 3) terdapat pengaruh yang signifikan motivasi belajar dan kesadaran metakognitif secara bersama-sama terhadap prestasi belajar fisika (F = 430,233, p < 0,05) dengan sumbangan efektif sebesar 73,70%.Kata Kunci : Motivasi Belajar, Kesadaran Metakognitif, Prestasi Belajar This study aimed at: 1) analyzing the influence of learning motivation towards physics learning achievement of tenth grade student of State Senior High School in Singaraja city; 2) analyzing the influence of metacognitive awareness towards physics learning achievement of tenth grade student of State Senior High School in Singaraja city; and 3) analyzing the influence of learning motivation and metacognitive awareness towards physics learning achievement of tenth grade student of State Senior High School in Singaraja city. The design of the study is ex-post facto correlation. The population of this study are 1071 students and 310 samples which were chosen randomly by proportional random sampling technique. The data of learning motivation and metacognitive awareness were collected by using quistionnare, where us the data of physics learning achievement were collected by using learning achievement test. The data were analyzed by descriptive analysis technique, simple linear regression technique, and two predictors of multiple regression. The result of this study showed that: 1) there was a significant influence of learning motivation towards physics learning achievement (F = 325,423, p < 0,05) with 51,69% effective contribution; 2) there was a significant influence of metacognitive awareness towards physics learning achievement (F = 618,166, p < 0,05) with 22,01% effective contribution; and 3) there was a significant influence of learning motivation and metacognitive awareness towards physics learning achievement (F = 430,233, p < 0,05) with 73,70% effective contribution.keyword : Learning Motivation, Metacognitive Awareness, Learning Achievement
Pengaruh Model Pembelajaran Perubahan Konseptual dan Motivasi Epistemik Terhadap Pemahaman Konsep Fisika Siswa Kelas X SMA LAB UNDIKSHA Tahun Ajaran 2013/2014 Ni Luh Putu Rusmana Dewi .; Prof. Dr.I Wayan Suastra,M.Pd .; Drs. Iwan Suswandi, M.Si. .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 1 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v1i1.3604

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) menganalisis perbedaan pemahaman konsep (PK) fisika antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran perubahan konseptual (MPPK) dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional (MPK), (2) menganalisis perbedaan pemahaman konsep fisika antara siswa yang memiliki motivasi epistemik tinggi (MET) dan siswa yang memiliki motivasi epistemik rendah (MER), dan (3) menganalisis pengaruh interaktif antara model pembelajaran (MP) dan motivasi epistemik (ME) terhadap pemahaman konsep fisika siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan pretest-posttest non-equivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA LAB UNDIKSHA tahun pelajaran 2013/2014. Sampel terdiri dari 4 kelas dengan jumlah 64 siswa yang diambil dengan cara simple random sampling. Data ME dikumpulkan dengan menggunakan angket ME dan data PK dikumpulkan dengan 20 butir tes PK. Data dianalisis secara deskriptif dan menggunakan statistik ANAKOVA dua jalur dengan skor pretest sebagai kovariat. Pengujian hipotesis nol dilakukan pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Secara deskriptif kelompok MPPK-MET paling unggul dalam pencapaian PK dan penurunan miskonsepsi; (2) Terdapat perbedaan yang signifikan PK antara siswa pada kelompok MPPK dibandingkan MPK (F=17,583; p
Co-Authors ., Anak Agung Putri Pradnyawati ., Emiel Nur Aida ., Gede Teja Wira Setiawan ., Gusti Ayu Rai Tirta ., I MADE DEDY KRISNAYANA ., I Wayan Jati Adnyana ., Komang Angga Trilaksana ., Ni Luh Mita Antari ., Ni Wayan Tiwik ., Prof. Dr. Ketut Suma, MS. ., Putu Rika Crisna Dewi Anak Agung Putri Pradnyawati . Dewi Oktofa Rachmawati Dr. Ni Made Pujani,M.Si . Emiel Nur Aida . Gede Saindra Santyadiputra, Gede Saindra Gede Teja Wira Setiawan . Gunadi, Gede Aris Gusti Ayu Rai Tirta . I G Aris Gunadi I G. A. N. Sri Wahyuni I Kadek Yudi Wihardi Marditha . I MADE DEDY KRISNAYANA . I Nyoman Putu Suwindra I Putu Widiarta . I Putu Widiarta ., I Putu Widiarta I Wayan Ade Surya Putra . I Wayan Ade Surya Putra ., I Wayan Ade Surya Putra I Wayan Jati Adnyana . I Wayan Santyasa I Wayan Santyasa I Wayan Suastra Kadek Dwi Cita Pusparini Kadek Surya Mahedy Kadek Yurika Prastiwi . Ketut Purnamawan Ketut Purnamawan Ketut Suma Ketut Suma Komang Angga Trilaksana . Lisniandila, Ni Putu Ayu Made Juniantari, Made MS Prof. Dr. Ketut Suma . Ni Ketut Rapi Ni Luh Mita Antari . Ni Luh Putu Rusmana Dewi . Ni Made Dwita Pradnya Suantari . Ni Made Dwita Pradnya Suantari ., Ni Made Dwita Pradnya Suantari Ni Putu Nadia Nikki Utami Ni Wayan Tiwik . Nurfa Risha Pande Made Selamet Riyadi . Pande Made Selamet Riyadi ., Pande Made Selamet Riyadi Prof. Dr. Ketut Suma, MS . Prof. Dr. Ketut Suma, MS. . Pusparini, Kadek Dwi Cita Putu Artawan Putu Rika Crisna Dewi . Putu Yasa Rai Sujanem Risha, Nurfa Setiawan, Y. Z. Utami, Ni Putu Nadia Nikki Wahyuni, I. G. A. Nyoman Sri Wahyuni, I. G. A. Nyoman Sri Waruwu, Wenimanwati Winiari, Luh Putu Y. Z. Setiawan Yasmini, L. P. Budi