Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., Kadek Mahendra; ., Drs. Made Sumantri; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1976

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dan siswa yang diajar dengan pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimen), dengan desain post test only control group desain. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SD di gugus XV Kecamatan Buleleng pada semester genap tahun pelajaran 2013/2014. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling dan diperoleh SD N 2 Anturan sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 30 orang siswa dan SD N 1 Anturan sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 32 orang siswa. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan menggunakan metode tes. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan mengenai hasil belajar IPA antara siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dan siswa yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional. Jadi, model pembelajaran berbasis masalah berpengaruh terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD di gugus XV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014Kata Kunci : Problem Based Learning, hasil belajar This study aims to determine significant differences between students science learning outcomes are taught using problem based learning model and students taught with conventional teaching. This study is a quasi-experimental study ( Quasi- Experimental ) , the design of post-test only control group design . The study population was a fifth grade elementary school students in District XV gugus Buleleng in the second semester of academic year 2013/2014 . Samples was determined by random sampling technique and SD N 2 Anturan obtained as the experimental group were 30 elementary students and SD N 1 Anturan as a control group numbering 32 students . IPA student learning outcomes data collected using test methods. The data analyzed using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistical t-test. Our research found that there are significant differences regarding science learning outcomes between students who are taught using problem based learning model and students who were taught using conventional. Problem based learning model influents the result in studying science on students in grade V elementary school in gugus XV Buleleng regency of academic year 2013/2014keyword : Problem Based Learning, learning outcomes
PENERAPAN MODEL POLYA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DALAM MEMECAHKAN SOAL CERITA MATEMATIKA SISWA KELAS V ., Sari Kusuma Dewi; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., Drs. Made Sumantri
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2057

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Matematika siswa kelas V SDN No. 2 Sepang, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2012/2013 setelah diterapkan model pembelajaran Polya. Subjek penelitian ini sebanyak 28 orang siswa kelas V. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri atas 2 siklus. Tiap siklus melalui empat tahap, yakni perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Data dikumpulkan dengan metode tes. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis kemudian dikonversikan pada PAP skala lima. Hasil analisis menunjukan bahwa hasil belajar Matematika sebesar 71,07% (kategori sedang) pada siklus I, kemudian meningkat menjadi 90,35% pada siklus II (kategori sangat tinggi). Ini menunjukan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar sebesar 19,28% dari siklus I ke siklus IIKata Kunci : pembelajaran Polya, hasil belajar The study aims to determine the improvement of student learning outcomes Math class No. SDN. 2 Sepang, District Busungbiu, Buleleng Academic Year 2012/2013 after Polya applied learning models. The subjects were 28 students of class V. This research is a class action consisting of 2 cycles. Each cycle through the four stages, namely planning, implementation, observation/evaluation, and reflection. Data collected by the test method. The data collected was analyzed by quantitative descriptive analysis. The result of the analysis is then converted to a scale of five PAP. The results of the analysis showed that the learning outcomes of Mathematics at 71.07% (medium category) in the first cycle, then increased to 90.35% in the second cycle (high category). This shows that an increase of 19.28% learning outcomes from the first cycle to the second cycle.keyword : polya learning, learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAM ASSISTED INDIVIDUALZATION BERBASIS NILAI-NILAI KARAKTER TERHADAP HASIL BELAJAR IPS KELAS IV ., I Nyoman Arya Prmana; ., Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd.; ., Drs. Made Sumantri
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran TAI (team assisted individualzation) berbasis nilai-nilai karakter kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan post-test only control group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD semester genap di Gugus 6 Kecamatan Kubu Kabupaten Karangasem Tahun Pelajaran 2013/2014 dengan jumlah populasi 197 siswa. Sampel diambil dengan cara random sampling yang berjumlah 72 orang siswa. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPS. Bentuk tes hasil belajar IPS yang digunakan adalah pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPS yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran TAI (team assisted individualzation) berbasis nilai-nilai karakter dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV semester genap tahun pelajaran 2013/2014 di SD Negeri 3 Dukuh. Perbandingan perhitungan rata-rata hasil belajar IPS kelompok eksperimen adalah 23,42 lebih besar dari rata-rata hasil belajar IPS kelompok kontrol adalah 20,83. Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran TAI (team assisted individualzation) berbasis nilai-nilai karakter berpengaruh terhadap hasil belajar IPS dibandingkan dengan model pembelajaran konvensionalKata Kunci : model TAI, hasil belajar This research aims to know the different result of IPS among students’ group that follow team assisted individualization (TAI) based on the character of students’ group that follow conventional learning.This kind of research is quasi experiment research by constructing post-test only control group design. The population of this research is all of students in IV grade of primary school in exact semester in 6 region sub district Kubu, Karangasem Regency in academic year 2013/2014 by which 197 students population. The sample is gained by random sampling by using 72 students. The collected data which is found in this research are the result of IPS learning. The test which is used is multiple choice tests. The data are analyzed by using descriptive statistic and inferential statistic. The result of this research shows that, there is a significant different result of IPS learning among students that follow TAI (team assisted individualization) method based on the character value and students that follow conventional learning at students in IV grade of primary school number 3 Dukuh in exact semester in 6 region sub district Kubu, Karangasem Regency in academic year 2013/2014. The comparison between the mean result of experimental IPS learning is 23,42 more bigger rather than the mean result of control group in which the point is 20,83. The significant different shows that the use of TAI (team assisted individualization) method based on based on the character value give an effect to the result of IPS learning compare with conventional learning.keyword : TAI model, result of learning
Pengaruh Model Pembelajaran Kontekstual Berbantuan Alat Peraga Kartu Huruf Terhadap Keterampilan Membaca Permulaan Pada Siswa Kelas I ., Ida Ayu Komang Suartini; ., Drs. Made Sumantri; ., I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2280

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan antara Pembelajaran Kontektual Berbantuan Alat Peraga Kartu Huruf Terhadap Keterampilan Membaca Permulaan Pada Siswa Kelas I Semester I di Gesa Panji Kecamatan Sukasada Tahun Pelajaran 2013/2014 Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan Post Test Only with Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas I SD di Desa Panji tahun pelajaran 2013/2014 dengan jumlah 51 orang. Sampel penelitian ini diambil dengan tehnik random sampling dan diperoleh sebanyak 25orang siswa yaitu siswa kelas I SD Negeri 1 Panji sebagai kelompok eksperimen dan sebanyak 26 orang siswa kelas I SD Negeri 2 Panji sebagai kelompok kontrol. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah keterampilan membaca yang dikumpulkan dengan instrumen lembar observasi. Data yang telah terkumpul dianalisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t). Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan penguasaan keterampilan membaca antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan pembelajaran kontekstual dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan metode pembelajaran konvensional. Nilai rata-rata untuk kelas eksperimen sebesar 87,22 sedangkan untuk kelas kontrol sebesar 64,25. Hal ini menunjukkan bahwa keterampilan membaca siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran kontekstual lebih baik dari keterampilan membaca siswa yang dibelajarkan dengan metode pembelajaran konvensional, dengan kata lain terdapat pengaruh penerapan pembelajaran kontekstual terhadap keterampilan membaca permulaan siswa kelas I di Desa Panji. Kata Kunci : pembelajaran kontekstual dan keterampilan membaca This study aims to determine significant differences between contextual Assisted Learning Letter To The Viewer Tool Card Reading Skills At the onset of the first semester of the first grade students in the District Flag Gesa Sukasada Academic Year 2013/2014 This research is a quasi-experimental research design with Post Test Only with Non- Equivalent Control Group Design . The study population was all students in the elementary class I Panji Village school year 2013/2014 the number of 51 people . The research sample was taken with a random sampling technique and obtained by 25orang students are first graders SD Negeri 1 Panji as the experimental group and 26 students of class I SD State Flag as a control group 2 . The data collected in this study were collected with the reading skills of observation sheet instruments . The data has been collected and analyzed descriptive statistics inferential statistics ( t-test ) . The results showed there were differences in mastery of reading skills among a group of students who study using contextual learning and group of students who are taught using conventional teaching methods . The average value for the experimental class was 87.22 while the control class is 64.25 . This suggests that the reading skills of students who learned with better contextual learning of reading skills of students who learned with conventional learning methods , in other words there is the influence of the application of contextual learning reading skills beginning first grade students in the village of Panji . keyword : contextual learning and reading skills
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN ACCELERATED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN ALAM PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 3 DENCARIK ., I Kadek Mertayasa; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., Drs. Made Sumantri
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2325

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah mengimplementasikan model Pembelajaran Accelerated Learning pada mata pelajaran IPA kelas V Sekolah Dasar Negeri 3 Dencarik Kabupaten Buleleng Tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 3 Dencarik Kabupaten Buleleng tahun ajaran 2013/2014 yang berjumlah 17 orang dengan 8 orang siswa laki-laki dan 9 orang siswa perempuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Data tentang hasil belajar siswa dikumpulkan dengan tes hasil belajar yang berupa tes objektif dan tes uraian. Data yang didapatkan dari tes selanjutnya dianalisis dengan teknik deskriptif-kuantitatif. Hasil penelitian melalui implementasi model Accelerated Learning menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA meningkat melalui implementasi model pembelajaran Accelerated Learning pada siswa kelas V semester 1 Sekolah Dasar Negeri 3 Dencarik tahun pelajaran 2013/2014. Hal ini dapat dilihat dari tingkat ketuntasan belajar secara klasikal pada siklus I mencapai 70,58% yang berada pada rentang tingkat ketuntasan cukup baik dan tingkat ketuntasan belajar secara klasikal pada siklus II mencapai 88,23% yang berada pada rentang tingkat ketuntasan sangat baik jadi tingkat ketuntasan belajar secara klasikal mengalami peningkatan sebesar 17,65%.Kata Kunci : Pembelajaran Accelerated Learning, Hasil Belajar Siswa This study aims to determine the improvement of student learning outcomes after implementing Learning Accelerated Learning model of teaching science in public elementary school fifth grade 3 Dencarik Buleleng school year 2013/2014 . This type of research is Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles . The subjects were students of class V Elementary School 3 Dencarik Buleleng academic year 2013/2014 , amounting to 17 people with 8 boys and 9 girls . Collecting data in this study was conducted using the test . Data on student learning outcomes test results gathered by studying the form of objective tests and test descriptions . The data obtained from the test were then analyzed with descriptive - quantitative technique . Research results through the implementation of Accelerated Learning models indicate that student learning outcomes in science learning is increased through the implementation of Accelerated Learning model of learning in class V Semester 1 Elementary School 3 Dencarik academic year 2013/2014. It can be seen from the level of mastery learning is classical in the first cycle reaches 70.58 %, which is in the range pretty good level of thoroughness and level of mastery learning classically on the second cycle reached 88.23 %, which is in the range of completeness excellent level so the level of mastery learning classically an increase of 17.65 % keyword : Models of Learning Accelerated Learning, Student Learning Outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TAI TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS IPS SISWA KELAS V SD DI DESA KALIASEM KECAMATAN BANJAR KABUPATEN BULELENG ., Ni Kadek Aryani; ., Drs. Made Sumantri; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2429

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendeskripsikan perbedaan keterampilan berpikir kritis antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TAI dan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Desa Kaliasem. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan desain penelitian ”non-equivalent posttest only control group design”. Populasi penelitian adalah semua siswa kelas V di desa Kaliasem kecamatan Banjar yang berjumlah 119 orang, dengan sampel penelitian 66 orang siswa kelas V di desa Kaliasem yang terdiri dari 35 orang siswa kelas V di SD N 2 Kaliasem sebagai kelas eksperimen dan 31 orang siswa kelas V di SD N 4 Kaliasem sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dalam penelitian ini didapatkan dari metode tes. Data yang didapatkan dari metode tes dianalisis dengan teknik analisis deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian pada tes keterampilan berpikir kritis IPS siswa menunjukkan bahwa rata-rata skor keterampilan berpikir kritis IPS siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran TAI sebesar 29,77. Sedangkan rata-rata skor keterampilan berpikir kritis IPS siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pembelajaran konvensional sebesar 21,24. Pengujian hipotesis menggunakan uji-t menunjukkan thitung > t tabel, dengan nilai thitung sebesar 8,53 dan nilai ttabel sebesar 2,00. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara keterampilan berpikir kritis IPS siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran TAI dengan keterampilan berpikir kritis IPS siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode pembelajaran konvensional.Kata Kunci : team assisted individualization (TAI), keterampilan berpikir kritis IPS This study aimed to describe the difference between the critical thinking skills of the students that learned using cooperative learning model TAI and students that learned using the conventional teaching fifth grade elementary school students in the village of Kaliasem . The study was a quasi-experimental study ( quasi experiment ) with the design of the study of "non - equivalent posttest only control group design" . The study population was all fifth grade students in the village of Banjar Kaliasem districts totaling 119 people , with a sample of 66 students of class V in Kaliasem village consisting of 35 fifth grade students in elementary N 2 Kaliasem as an experimental class and 31 students of class V The SD N 4 Kaliasem as the control class . Collecting data in this study is obtained from the test method . The data obtained from the test method analyzed by descriptive and inferential statistical analysis ( t-test ) . The results of research on social studies tests critical thinking skills of students showed that the average score of critical thinking skills of students who take social studies learning by using learning models TAI at 29.77 . While the average score of critical thinking skills IPS students who take learning with conventional learning of 21.24 . Hypothesis testing using t-test showed t count > t table , with a value of t at 8.53 and 2.00 ttable value . Based on these results we can conclude that there are significant differences between IPS critical thinking skills of students who take lessons with TAI learning model with the critical thinking skills of students who take social studies learning with conventional learning methods.keyword : Team Assisted Individualization (TAI), critical thinking skills IPS
IMPLEMENTASI STRATEGI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA HINDU SISWA KELAS IV SD NO. 2 JINANGDALEM ., Komang Eva Wahyu Diatmika; ., Drs. Made Sumantri; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2532

Abstract

abstrak Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar dan hasil belajar dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dengan implementasi strategi pembelajaran berbasis masalah. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD No. 2 Jinangdalem yang berjumlah 28 orang siswa, yang terdiri dari 15 orang siswa laki-laki dan 13 orang siswa perempuan. Data tentang hasil belajar siswa diperoleh dengan menggunakan lembar instrumen observasi untuk aktivitas belajar dan lembar instrumen tes hasil belajar untuk hasil belajar. Setelah data dalam penelitian ini diperoleh, selanjutnya data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode statistik deskriptif kuantitatif. Hasil yang diperoleh adalah pada siklus I nilai rata-rata aktivitas siswa mencapai 77,8% kategori cukup aktif dan hasil belajar siswa mencapai 59,9% termasuk dalam kategori rendah. Pada siklus II nilai rata-rata aktivitas belajar mencapai 82,9% termasuk dalam kategori aktif, hasil belajar mencapai 84,2% termasuk dalam kategori tinggi. Hal ini menunjukan bahwa implementasi strategi pembelajaran berbasis masalah. dapat meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar Pendidikan Agama Hindu siswa. Kata Kunci : strategi pembelajaran berbasis masalah , aktivitas, hasil belajar. Abstract This research was aimed to know improvement the activities and learning outcomes of Hinduism by the implementation problem solving learning strategy. The subject of the research is the fourth grade students of two Jinangdalem elementary school with 28 students, which consisted of 15 male and 13 female. The data about students learning outcomes were gained by using observation instrument sheet for outcome activities and instrument sheet learning outcome tests for learning outcomes. After the data in this study was gained, the data only on was analyzed by using quantitative descriptive activities method. The activities ‘result showed 77.8% in the first cycle with active enough category and students’ learning outcomes showed 59.9% belong to low category. In the second cycle, the students’ activity outcomes showed 82.9% with active category while the learning outcomes reached 84.2% with high level. This result showed that the implementation of problem solving learning strategy could increase the students’ activities and Hinduism learning outcomes. keyword : problem solving learning strategy, activities, learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STM (SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV GUGUS VIII KECAMATAN BULELENG ., I Wayan Simpen Kresna; ., Drs. Made Sumantri; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2556

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran STM (Sains Teknologi Masyarakat) dan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan post-test 0nly control group design. Siswa kelas IV SD di Gugus VIII Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2012/2013 dengan jumlah populasi 146 siswa dijadikan populasi dalam penelitian ini. Sampel diambil dengan cara random sampling yang berjumlah 68 orang siswa. Teknik pengumpulan data hasil belajar dilakukan dengan menggunakan tes pilihan ganda. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Sebagai tindak lanjut statistik inferensial, digunakan uji-t untuk menguji perbedaan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran STM (Sains Teknologi Masyarakat) dan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Hal ini ditunjukkan oleh ( > ) dan didukung oleh perbedaan skor rata-rata yang diperoleh antara siswa yang mengikuti model pembelajaran STM (Sains Teknologi Masyarakat) yaitu 24,47 berada pada kategori baik dan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional yaitu 19,70 berada pada kategori cukup. Berdasarkan temuan tersebut, disimpulkan bahwa model pembelajaran STM (Sains Teknologi Masyarakat) berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas IV SD di Gugus VIII Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2012/2013. Kata Kunci : model pembelajaran STM (Sains Teknologi Masyarakat), model pembelajaran konvensional dan hasil belajar IPA. ABSTRACT This study aimed to determine differences in science learning outcomes between group of students who take learning model STM ( Science Technology Society ) and a group of students who take conventional learning model. The study was quasi-experimental study (quasi-experiment) with post-test design 0nly control group design. Fourth grade students in Cluster VIII Buleleng district, Buleleng regency academic year 2012/2013 with a population of 146 students used in this study population. Samples collected by random sampling, amounting to 68 students. Learning outcomes data collection technique is done by using a multiple-choice test. Data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics. As a follow-up to inferential statistics, t- test was used to test for differences in student learning outcomes. The results showed that there were significant differences in learning outcomes between groups of students who take learning model STM (Science Technology Society) and a group of students who take conventional learning model. This is indicated by ( > ) and is supported by differences in the average score obtained by the students who take learning model STM (Science Technology Society) is 24.47 in the category of good and students learn using conventional learning model that are 19.70 in enough category . Based on these findings, it was concluded that the learning model STM (Science Technology Society) effect on student learning outcomes in teaching science in the fourth grade cluster VIII Buleleng District, Buleleng District Academic Year 2012/2013 . keyword : learning models of STM (Science Technology Society), the conventional model of learning and learning outcomes IPA.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE TIPE MAKE A MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV DI GUGUS III KECAMATAN RENDANG ., I Kadek Adi Wiguna; ., Drs. Made Sumantri; ., Drs. Gede Raga, M.Si
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2594

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe make a match terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV tahun pelajaran 2013/2014 di Gugus III Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem.Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 4 Menanga yang berjumlah 30 orang dan siswa IV SD Negeri 3 Menanga yang berjumlah 30 orang. Data hasil belajar siswa dikumpulkan melalui metode tes dengan instrumen pilihan ganda. Data yang terkumpul dianalisis dengan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe make a match dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran matematika kelas IV di Gugus III Kecamatan Rendang Tahun Pelajaran 2013/2014Hal ini ditunjukkan oleh hitung 3,203 > ttabel 2,021 dan di dukung oleh perbedaan skor rata-rata yang diperoleh antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran tipe make a match yaitu 24,36 yang berada pada kategori tinggi dan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional yaitu 21,06 yang berada pada kategori sedang maka diterima. Kata Kunci : model make a match, hasil belajar siswa Abstract This study aims to determine the effect of cooperative learning model make a match against the learning outcomes of students fourth grade math lessons in 2013/2014 in Cluster III District of Rendang , Karangasem regency . This research is a quasi experimental . The subjects were fourth grade students of SD Negeri 4 handling bookin who were 30 and IV students of SD Negeri 3 handling bookin which totaled 30 people . Student learning outcomes data collected through the method of multiple-choice tests with instruments . The data were analyzed with descriptive and inferential statistics .The results showed that there were significant differences in learning outcomes between students who learned with the group cooperative learning model make a match and a group of students who learned with using conventional learning models in mathematics classes in Cluster III IV Rendang district this academic year 2013/2014Hal indicated by the count 3,203 > 2,021 tTable and supported by the difference in the average score obtained by the students who learned with the type of learning model make a match is 24,36 which is at the high category and students who learn using conventional learning models , namely 21,06 which is in the category were then accepted. keyword : models make a match , student learning outcomes
PENGARUH PENDEKATAN I2M3 TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS IV SEMESTER GANJIL SD DI GUGUS I BANYUNING ., Komang Aprilliani Maha Supardhi; ., Drs. Made Sumantri; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2595

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: perbedaan hasil belajar antara kelompok siswa yang belajar dengan pendekatan I2M3 dan kelompok siswa yang belajar dengan pendekatan konvensional pada mata pelajaran IPA. Penelitian ini tergolong eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan Post test-Only Control Group Design dan sampel sebanyak 184 orang yang diambil secara random. Data tentang perbedaan hasil belajar siswa dikumpulkan melalui instrument tes hasil belajar dengan bentuk tes obyektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dan statistik inferensial (Uji-t).Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) prestasi belajar siswa kelompok eksperimen yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan I2M3 dengan X ̅ = 19,52 berada pada kategori tinggi, (2) prestasi belajar siswa kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional dengan X ̅ = 14,5 berada pada kategori sedang, dan (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan I2M3 dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus I Banyuning. Hal ini dilihat dari rata-rata kelompok eksperimen lebih besar dari rata-rata kelompok kontrol (X ̅_E=19,52> X ̅_K=14,5). Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa penerapan pendekatan I2M3 lebih berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa dibandingkan dengan pendekatan konvensional.Kata Kunci : pendekatan I2m3, pendekatan konvensional, hasil belajar This study aims to determine : the difference between the learning outcomes of students who learn to approach I2M3 and groups of students who studied with conventional approaches to teaching science . Is classified as a quasi-experimental study ( quasi experiment ) with Post - test Only Control Group Design and sample of 184 people taken at random . Data on differences in student learning outcomes were collected through achievement test instrument to form an objective test . The data obtained were analyzed by using descriptive and inferential statistical analysis ( t-test ) . Results showed that : ( 1 ) student achievement follows the experimental group learning approach I2M3 with X ̅ = 19.52 at the high category , ( 2 ) student achievement of learning control group that followed the conventional approach with X ̅ = 14.5 are in the medium category , and ( 3 ) there is a significant difference in learning outcomes between students who take science learning with I2M3 approach with students who take lessons with conventional approaches to the fourth grade students in Cluster I Banyuning . It is seen from the average of the experimental group is greater than the average of the control group ( X _E = 19.52 > X ̅_K = 14.5 ) . Significant difference indicates that the application of the approach I2M3 more positive effect on students' science learning outcomes compared with conventional approaches.keyword : I2m3 approach, the conventional approaches, learning outcomes.
Co-Authors ., Dewa Ayu Diah Astri ., Gede Pera Surpadiana ., Gusti Ayu Made Lestari ., Gusti Ayu Made Taria Dewi ., I Gede Fajar Dian Mahendra ., I Gede Putu Suryawan ., I Kadek Dwi Sarjana ., I Kadek Satya Dharma ., I Kadek Yudiasa ., I Made Adhi Budiarta ., I Made Dwi Wiguna ., I Made Suarthika ., I Made Yudha Pranata ., Ida Ayu Pt Ary Puspita Dewi ., Ida Ayu Vera Widayanti ., Indi Syifa Maulidati ., Kadek Ayu Herlin Mudarini ., Kadek Dewi Suryantari ., Kadek Era Kariadnyani ., Kadek Somarasih ., Kadek Sri Windayani ., Komang Novi Artini ., Komang Tri Wijayanti ., Luh Putu Cidrayanti ., Made Vidha Ratnami ., Ni Kadek Antari ., Ni Kadek Aryantini ., Ni Kadek Chandra Pratiwi ., Ni Komang Ari Yudani ., Ni Komang Ayu Lestari ., Ni Kt Prapti Kusuma Wardani ., Ni Luh Wika Sukmawati ., Ni Made Dwi Kurni Astuti ., Ni Made Wahyu Sasmita Ningsih ., Ni Matul Ulfa ., Ni Nyoman Sri Wiratni ., Ni Wayan Yunita Dewi ., Putu Ayu Pryantini A. M. Dwitha Evayanti Aditya, I Kadek Dwi Aditya, I Kadek Dwi Ariani, Komang Rina Desak Putu Parmiti Dewa Nyoman Sudana Dewi Susanti, Fransiska Ristiana dianayanti, ni luh pebri Dina Yuliati . Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd. . Dwitha Evayanti, A. M. Evayanti, A.M,Dwitha Evayanti, A.M,Dwitha Gede Metta Adnyana ., Gede Metta Adnyana Gede Wira Bayu Hermayanti, Putu I Dewa Gede Diana Putra . I Gede Astawan I Gede Margunayasa I Gusti Ngurah Japa I Kadek Adi Wiguna . I Kadek Mertayasa . I Kadek Peri Wijaya I Kadek Suartama I Komang Sudarma I Komang Sudarma I Made Citra Wibawa I Made Suarjana I Made Tegeh I Nyoman Arya Prmana . I Nyoman Laba Jayanta I Wayan Simpen Kresna . I Wayan Widiana I Wayan Yoga Sentana Utama . Ida Ayu Alit Artini H . Ida Ayu Komang Suartini . Ida Bagus Indra Kusuma . Ignatius I Wayan Suwatra Indrayani, I Gusti Ayu Putu Unik Kadek Agus Mahendra ., Kadek Agus Mahendra Kadek Dewi Suryantari Kadek Dewi Suryantari, Kadek Dewi Kadek Diah Lestari Kadek Hery Martin Edy Permana ., Kadek Hery Martin Edy Permana Kadek Mahendra . Kadek Sweca Adnyana . Kasyfia ., Kasyfia Kertiari, Luh Putu Komang Aprilliani Maha Supardhi . Komang Eva Wahyu Diatmika . Komang Rina Ariani Lestari, Kadek Diah Luh Ade Sri Lestari . Luh Putu Kertiari M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. M.Si Drs. Gede Raga . Made Ariwahyuni . Made Dwi Apriyanti Made Novia Hartini ., Made Novia Hartini Mamanda, Slamet Mamanda, Slamet Metta Anugrah Dewi ., Metta Anugrah Dewi Miasari, Ni Putu Nareswari, Ni Luh Putu Sri Radha Ni Kadek Aryani . Ni Kadek Ayu Noverayanti . Ni Kadek Rina Widiasari Ni Ketut Desia Tristiantari Ni Luh Ayu Widiastiti Ni Luh Putu Ema Widari Ni Luh Putu Sri Radha Nareswari Ni Made Eny Rismayanti ., Ni Made Eny Rismayanti Ni Made Erni Sumastini . Ni Nengah Arsini ., Ni Nengah Arsini Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Nyoman Tri Astrini Ni Putu Mia Ari Yantini Ni Putu Miasari Ni Wayan Arini Ni Wayan Rati Ningrat, Sayu Putri Nopiani, Ririn Peri Wijaya, I Kadek Prabawati, I Gst. Ayu Kiki Indrayani Putri Ningrat, Sayu Putu Hermayanti Sabila, Sakin Sakin Sabila Sanjaya, I Kadek Yoga Sari Kusuma Dewi . Sayu Putri Ningrat Sudiarni, Ni Kadek Sudiarni, Ni Kadek Sugiartha, I Made Sugiartha, I Made Taurina Rizqi, Aprilliarose Taurina Rizqi, Aprilliarose Trisna Dewi, Ayu Ira Trisna Dewi, Ayu Ira Ustari, Komang Sri Ustari, Komang Sri Widari, Ni Luh Putu Ema Widiasari, Ni Kadek Rina Widiastiti, Ni Luh Ayu Wirabayu, I Gede Wiwik Antari, Ni Made Yantini, Ni Putu Mia Ari Yantini, Putu Mia Ari Yoni Adnyana P, I. B. Eka Yoni Adnyana P, I. B. Eka