Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Model Quantum Teaching and Learning dengan Pemanfaatan Media Gambar Terhadap Hasil Belajar IPA Kelas V SD Negeri di Gugus XI Kecamatan Buleleng tahun Pelajaran 2013/2014. ., Dina Yuliati; ., Drs. Made Sumantri; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2641

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan siswa kelompok eksperimen yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model quantum teaching and learning dengan pemanfaatan media gambar dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Gugus XI Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Jumlah populasi di SD Negeri Gugus XI Kecamatan Buleleng sebanyak 123 orang siswa, dari populasi tersebut kemudian di random sampling, sehingga di dapatkan dua sekolah yaitu Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Singaraja sebagai kelompok eksperimen dan SD No.1 Kampung Bugis sebagai kelompok kontrol. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data hasil belajar IPA adalah tes:yaitu tes hasil belajar jenis obyektif bentuk pilihan ganda biasa. Data hasil belajar IPA yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t. Dapat disimpulkan bahwa model quantum teaching and learning dengan pemanfaatan media gambar memberikan pengaruh yang lebih besar dari pada pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri di gugus XI kecamatan Buleleng.Kata Kunci : Model Quantum teaching and Learning , Hasil Belajar. This study aims to determine the differences in learning outcomes IPA significant experimental group students following study using the quantum model of teaching and learning with the use of media images and groups of students who learn using conventional learning models . This research is a quasi experimental study . The population in this study were all fifth grade students in Cluster XI Buleleng academic year 2013/2014 . Total population in the Elementary School Cluster XI Buleleng many as 123 students , of the population then in random sampling , so that in the two schools that get the State Government Elementary School ( MIN ) Singaraja as the experimental group and SD 1 Kampung Bugis as a control group . The method used to collect data science learning outcomes is a test : which achievement test objective type multiple choice regular . Science learning outcome data were analyzed using t-test . It can be concluded that the model of quantum teaching and learning with the use of media images provide greater leverage than conventional learning on learning outcomes IPA Elementary School fifth grade students in cluster XI Buleleng districts .keyword : quntum teaching and learning model, learning outcome.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEADS TOGETHER UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V SD NO. 7 KAMPUNG BARU KECAMATAN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Kadek Sweca Adnyana; ., Drs. Made Sumantri; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3000

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Berdasarkan masalah yang ditemukan di lapangan terkait rendahnya aktivitas dan hasil belajar siwa, maka solusinya adalah dengan menerapkan model pembelajaran Kooperatif tipe NHT (Numbered Heads Together). Dalam penelitian ini yang menjadi subjek penelitiannya adalah siswa kelas V SD N 7 Kampung Baru tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 19 siswa yang terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 9 siswa perempuan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Kooperatif tipe NHT (Numbered Heads Together) dapat meningkatkan aktivitas belajar IPA pada siswa kelas V di SD No. 7 Kampung Baru tahun pelajaran 2012/2013. Hal ini terlihat dari adanya peningkatan persentase rata-rata aktivitas belajar siswa sebesar 11,20%, dari 64,40% dalam kategori cukup aktif pada siklus I menjadi 81,18% atau berada pada kategori aktif pada siklus II. Penerapan model pembelajaran Kooperatif tipe NHT (Numbered Heads Together) dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas V di SD No. 7 Kampung Baru tahun pelajaran 2012/2013. Hal ini terlihat dari adanya peningkatan persentase rata-rata hasil belajar siswa dari 65,80% atau berada pada kategori cukup dengan ketuntasan belajar sebesar 58,06% pada siklus I menjadi 73,50% atau berada pada kategori baik pada siklus II dengan ketuntasan belajar sebesar 83,87%. Adapun persentase peningkatan rata-rata hasil belajar dari siklus I ke siklus II sebesar 8,02%. Kata Kunci : Model Kooperatif, Numbered Heads Together, aktivitas, hasil belajar. This study is a classroom action research that aims to improve the activity and student learning outcomes . Based on the problems found in the related field of low activity and learning outcomes siwa , then the solution is to implement cooperative learning model NHT ( Numbered Heads Together ) . In this study, the subject of his research is the fifth grade students of SD N 7 Kampung Baru school year 2012/2013 , amounting to 19 students consisting of 10 boys and 9 girls . Based on the results of this study concluded that the implementation of cooperative learning model NHT ( Numbered Heads Together ) can enhance science learning activities in class V in SD No. . 7 Kampung Baru school year 2012/2013 . It is evident from the increase in the average percentage of students' learning activities by 11.20 % , from 64.40 % in the moderately active category in the first cycle to 81.18 % or are in the active category on the second cycle . The implementation of cooperative learning model NHT ( Numbered Heads Together ) can improve science learning outcomes in class V in SD No. . 7 Kampung Baru school year 2012/2013 . It is evident from the increase in the average percentage of student learning outcomes or 65.80 % are in the category with enough mastery learning of 58.06 % in the first cycle to be at 73.50 % or better on the second cycle category with mastery learning amounted to 83.87 % . The average percentage improvement of learning outcomes from the first cycle to the second cycle of 8.02 % .keyword : Cooperative models, Numbered Heads Together activities, learning outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BANDURA TERHADAP KINERJA ILMIAH DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD DI GUGUS IX KECAMATAN BULELENG ., Luh Ade Sri Lestari; ., Drs. Made Sumantri; ., I Kadek Suartama, S.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3096

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar IPA siswa. Hal ini dilihat dari rata-rata capaian siswa antara 66 hingga 76,dengan KKM 70. Jika di konversi ke PAP skala lima, nilai siswa tersebut tergolong baik dan cukup. Selain itu, pembelajaran IPA yang dialami siswa, jarang melibatkan kinerja ilmiah. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan: (1) kinerja ilmiah antara siswa yang belajar dengan penerapan model pembelajaran Bandura dan konvensional, (2) hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan penerapan model pembelajaran Bandura dan konvensional, (3) kinerja ilmiah dan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan penerapan model pembelajaran Bandura dan konvensional. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD di gugus IX kecamatan Buleleng sebanyak 207 siswa. Sampel penelitian ini antara lain kelas IVA dan IVB SD No. 1 Astina. Data yang digunakan adalah data post-test kinerja ilmiah dan hasil belajar IPA siswa. Data kinerja ilmiah dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi sedangkan data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan menggunakan tes hasil belajar. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji-t dan Manova. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan: (1) kinerja ilmiah antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran Bandura dan konvensional dengan signifikansi 0,47
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN STRATEGI THINK TALK WRITE (TTW) TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2013/2014 SD DI GUGUS V KECAMATAN TEGALLALANG, KABUPATEN GIANYAR. ., I Wayan Yoga Sentana Utama; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., Drs. Made Sumantri
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3746

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara siswa yang diajar menggunakan model Pembelajaran Kooperatif berstrategi Think-Talk-Write (TTW) dan siswa yang diajar dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V semester ganjil di SD Gugus V Kecamatan Tegallalang Kabupaten Gianyar. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu dengan design Post-test Only Control Design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 47 orang, yang berasal dari SDN 1 Pupuan Kecamatan Tegallalang sebagai kelompok eksperimen dan SDN 2 Pupuan Kecamatan Tegallalang sebagai kelompok kontrol. Data tentang hasil belajar IPS dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif pilihan ganda, yang selanjutnya dianalisis menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, hal ini dilihat dari perbedaan rata-rata skor siswa antara kelompok eksperimen (20,59) dengan kelompok kontrol (17,4). Bedasarkan analisis data thitung > ttabel dengan db 45 dan t.s 5%, ini berarti Ha dalam penelitian ini diterima. Dengan demikian, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran think talk write dengan siswa yang belajar menggunakan model konvensional di Gugus V Kecamatan Tegallalang tahun pelajaran 2013/2014. Kata Kunci : Stratgi think-talk-write, hasil belajar, ABSTRACT This study aims to determine the differences in learning outcomes between students who are taught using cooperative learning models through Think-Talk-Write (TTW) strategy and students taught with conventional learning models in the first semester of the fifth grade students in Elementary school Force V, Tegallantang district, Gianyar regency. This study included a quasi-experimental research design with Post-test Only Control Design. The sample in this study amounted to 47 people, who came from SDN 1 Pupuan District of Tegallantang as the experimental group and SDN 2 Pupuan District of Tegallantang as a control group. IPS data on learning outcomes was collected using a multiple-choice objective test, which is then analyzed using the t test. The results showed that there were differences in learning outcomes between the experimental group and the control group. It is seen from the difference in the average scores of students between the experimental groups (20.59) in the control group (17.4). Based on data analysis of t> t table with 45 db and ts 5%, this means that Ha in this study received. So, there is a significant difference in student learning outcomes in social studies among students who take learning through talk think learning model that students learn to write by using conventional models in the V cluster of Tegallantang District in academic year 2013/2014. keyword : Strategy think-talk-write, learning outcomes,
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD (STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR NO. 3 KALIUNTU TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., I Dewa Gede Diana Putra; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., Drs. Made Sumantri
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3785

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD (student teams achievement divisions) pada siswa kelas III Sekolah Dasar no. 3 Kaliuntu tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III Sekolah Dasar no. 3 Kaliuntu tahun pelajaran 2013/2014. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan rumus persentase tingkat ketuntasan belajar, selanjutnya dikonversikan ke dalam tingkat hasil belajar IPA berdasarkan PAP skala 5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa secara klasikal pada siklus I sebesar 71,75% termasuk kategori sedang. Pada siklus II meningkat menjadi 86,75% termasuk kategori tinggi. Peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 15%. Ini berarti pembelajaran kooperatif tipe STAD (student teams achievement divisions) dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas III Sekolah Dasar no. 3 Kaliuntu tahun pelajaran 2013/2014. Kata Kunci : pembelajaran kooperatif tipe STAD (student teams achievement divisions), hasil belajar IPA This study purposed to determine the improvement of science learning outcomes by implementing STAD (student teams achievement divisions) cooperative learning model to the third grade students of elementary school number 3 kaliuntu academic year of 2013/2014. This study is a classroom action research which conducted in two cycles. The subjects were the third grade of elwmetary scool number 3 kaliuntu academic year 2013/2014. Methods of data collection in this study using the test. Data were analized using the formula percentage level of mastery learning subsequntly converted into the level of science learning outcomes based on PAP 5 scale. The results showed an increasement in student learning outcomes classically in cycle 1 was 71.75% considered as moderate catagory in cycle II raising to 86.75%. considered as higher catagory. Improvment of student learning outcome from cycle 1 to cycle 2 by 15%. This means STAD (student teams achievement divisions) cooperative learning can inprove student learning outcomes in science class III elementary school number 3 kaliuntu academic year of 2013/2014.keyword : STAD (student teams achievement divisions) cooperative learning, science learning outcomes.
PENGARUH STRATEGI DIRECT READING THINKING ACTIVTY (DRTA) TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA ., Ida Bagus Indra Kusuma; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd; ., Drs. Made Sumantri
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3806

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan keterampilan membaca pemahaman siswa setelah menggunakan strategi pembelajaran Direct Reading Thinking Activity (DRTA), (2) mendeskripsikan keterampilan membaca pemahaman siswa setelah menggunakan model pembelajaran konvensional, dan (3) mengetahui perbedaan yang signifikan tentang keterampilan membaca pemahaman antara kelompok siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran Direct Reading Thinking Activity (DRTA) dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah SD di Gugus XIII Kecamatan Buleleng.Sampel penelitian ini adalah VA SD Mutiara berjumlah 37 orang (kelompok eksperimen) dan VB SD Mutiara berjumlah 36 orang(kelompok kontrol). Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes yaitu tes keterampilan membaca pemahaman. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan uj-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) keterampilan membaca pemahaman siswa kelompok eksperimen dengan X ̅ = 92,30 tergolong kualifikasi sangat baik dan kurva juling negatif yang artinya sebagian besar nilai siswa cenderung tinggi (Mo>Me>M), (2) keterampilan membaca pemahaman siswa kelompok kontrol dengan X ̅ = 73,75 tergolong kualifikasi baik kurva juling positif yang artinya sebagian besar nilai siswa cenderung rendah (MoMe>M), (2) students' reading comprehension skills of the control group with X ̅=73,75 relatively good qualifications positive squint curve, which means most of the student stend to be low value(Mo
PENGARUH METODE SOSIODRAMA TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2013/2014 DI GUGUS V KECAMATAN SUKASADA ., Ida Ayu Alit Artini H; ., Drs. Made Sumantri; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4393

Abstract

Abstrak Masalah yang sering dihadapi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia adalah proses pembelajaran masih kurang bermakna karena metode yang digunakan pada saat pembelajaran masih menggunakan metode ceramah. Sehubungan dengan itu maka tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan keterampilan berbicara Bahasa Indonesia antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan metode Sosiodrama dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di kelas V SD Gugus V Kecamatan Sukasada. Penelitian ini adalah penelitian populasi yang melibatkan siswa kelas V di SD No 1 Panji dan kelas V di SD No. 2 Panji. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu menggunakan Posstest Only Control Group Design. Variabel bebas berupa model Sosiodrama dan variabel terikat adalah keterampilan berbicara Bahasa Indonesia. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus V Kecamatan Sukasada, tahun pelajaran 2013/2014. Sampel pada penelitian adalah siswa kelas V SD No.1 Panji sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SD No. 2 Panji sebagai kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik undian. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik lembar observasi. Teknik analisis data dengan menggunakan uji t. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan uji “t” di atas diketahui thitung = 5,58 dengan db = 45 dan taraf signifikansi 5%diketahui ttabel = 2,014. Dari hasil perhitungan tersebut diketahui thitung > ttabel ini berarti hasil penelitian signifikan. Kata Kunci : sosiodrama, keterampilan berbiara Abstract The main problem that is often faced in social science learning is that the process is still less effective because the method used mainly lecturing method. For that reason, the purpose of this research is to find out the difference of the learning perfomance between the Indonesian speak skill group who attended Sociodrama Learning method and the group of students who attended the conventional learning method in grade V of the group V elementary school, in Sukasada regency. This research used population method which involved the elemantary school students of grade V Panji state in SD No. 1 Panji and SD No. 2 Panji. I used posttest only control group design. The independent variabel model was Sociodrama and the dependent variabel was the learning performance of Indonesian speak skill class. The population of the research was all elementary students of grade V in group V in Sukasada regency for academic year of 2013/2014. The sampel of the research was the grade V students in SD No. 1 Panji as the experiment group and grade V students in SD No. 2 Panji as the control group. The sample technique used was the sampling technique. The data collection technique used was the observation sheet. The data analysis technique was t-test. Based on the data analysis result using t-test, it was found that the t-count is 5,58 with db= 45 and the level of significance was 5% and the t-tabel is 2.014. From the result of the calculation it was found that the t-count is higher than t-tabel¬, which meant that the research was significant. keyword : sociodrama, speak skill
DISKREPANSI PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013 BERDASARKAN PERMENDIKBUD NOMOR 65 TAHUN 2013 DI SD NO. 4 KAMPUNG BARU ., Metta Anugrah Dewi; ., Drs. Made Sumantri; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5734

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui diskrepansi pembelajaran kurikulum 2013 berdasarkan Permendikbud No. 65 Tahun 2013 ditinjau dari perencanaan, pelaksanaan, penilaian hasil dan proses pembelajaran, serta pengawasan proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan jenis penelitian evaluatif dengan model diskrepansi. Populasinya adalah seluruh tenaga pendidik yang telah mengimplementasikan kurikulum 2013 di SD No. 4 Kampung Baru tahun ajaran 2014-2015. Teknik pengambilan sampelnya adalah purposive sampling dan simple random sampling. Berdasarkan teknik pengambilan sampel tersebut, diperoleh sampel penelitian adalah guru IA, IIA, IVA dan V. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode dokumentasi, observasi, kuisioner, dan wawancara. Hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis uji jenjang Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi kesenjangan (1) sebesar 13,7% dan tergolong kategori sangat kecil pada perencanaan pembelajaran, (2) sebesar 12,5% dan tergolong kategori sangat kecil pada pelaksanaan pembelajaran, (3) sebesar 10,0% dan tergolong kategori sangat kecil pada penilaian hasil dan proses pembelajaran, (4) sebesar 18,1% dan tergolong kategori sangat kecil pada pengawasan pembelajaran, (5) kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan kurikulum 2013 berdasarkan Permendikbud No. 65 Tahun 2013 adalah kurangnya pelatihan mengenai kurikulum 2013, adanya perubahan mindset, pengelolaan waktu, guru belum mahir menggunakan TIK.Kata Kunci : Kata kunci: diskrepansi, kurikulum 2013, Permendikbud No. 65 Abstract This research is aimed to determine the discrepancy learning to the curriculum in 2013 based on the regulation Minister of Education and Culture Number 65 year of 2013 in terms of lesson planning, implementation learning, assessment of learning outcomes, and supervision of learning. This research was an evaluative research with the discrepancy model. The population were all of educators who had implemented the curriculum in 2013 at SD No. 4 Kampung Baru in the academic year of 2014/2015. The sampling technique used was purposive sampling and simple random sampling. Based on this sampling technique, obtained samples were teacher IA , IIA , IVA and V. The data were collected using the document study, observation, questionnaire, and interview. The results of this research were analyzed using Wilcoxon's Rank Sign test. The results showed that there was a discrepancy; (1) very low discrepancy with the score of 13,7% in terms of lesson planning, (2) very low discrepancy with the score of 12,5% in implementation, (3) very low discrepancy with the score of 10,0 % in assessment of learning outcomes, (4) very low discrepancy with the score of 18,1% in supervision of learning, (5) obstacles encountered in the implementation of the curriculum in 2013 based on the regulation Minister of Education and Culture Number 65 were the lack of training on the curriculum in 2013 , the change in mindset , time management , teachers have not been good at using ICT.keyword : Keyword: discrepancy, curriculum 2013, the regulation Minister of Education and Culture No. 65
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Proyek terhadap Hasil Belajar Matematika Ditinjau dari Kemampuan Numerik Siswa Kelas IV SD ., Kasyfia; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd; ., Drs. Made Sumantri
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5739

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis proyek terhadap hasil belajar Matematika ditinjau dari kemampuan numerik siswa kelas IV SD di desa Tegallinggah. Sebanyak 72 siswa kelas IV SD dipilih sebagai sampel. Pengumpulan data menggunakan tes kemampuan numerik dan tes hasil belajar Matematika. Data dianalisis dengan menggunakan Analisis Varians (ANAVA) Dua Jalur dan dilanjutkan dengan uji Tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan hasil belajar Matematika antara siswa yang mengikuti model pembelajaran berbasis proyek dan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (FAhitung = 54,035 > Ftabel = 3,99), (2) terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan kemampuan numerik siswa terhadap hasil belajar Matematika (FBhitung = > Ftabel = 3,99), (3) pada siswa yang memiliki kemampuan numerik tinggi, hasil belajar Matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran berbasis proyek lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (Qhitung = 20,669 > Qtabel = 4,00), (4) pada siswa yang memiliki kemampuan numerik rendah, hasil belajar Matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti model pembelajaran berbasis proyek (Qhitung = 5,97 > Qtabel = 4,00). Kata Kunci : model pembelajaran berbasis proyek, hasil belajar Matematika, kemampuan numerik This research did to know the effect of project based learning toward mathematics learning achievement viewed from numeric ability of the fourth grade students of elementary schools in Tegallinggah. 72 fourth grade students in Tegallinggah regency were selected randomly as the sample of this research. The data were gathered using numeric ability test and mathematics learning achievement test. The data were analyzed using two-way analysis of variance, which was followed by Tukey test. The result of the analysis shows that: (1) there is significant difference of mathematics learning achievement between student following project based learning and those following conventional learning (FAhitung = 54,035 > Ftabel = 3,99), (2) there is significant interaction effect between learning model and numeric ability on mathematics learning achievement (FBhitung = > Ftabel = 3,99), (3) for student having high numeric ability, mathematics learning achievement of student following project based learning is higher than those following conventional learning (Qhitung = 20,669 > Qtabel = 4,00), (4) for student having low numeric ability, mathematics learning achievement of student following conventional is higher than those following project based learning learning (Qhitung = 5,97 > Qtabel = 4,00).keyword : project based learning, Mathematics learning achievement, numeric ability
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS VIII KECAMATAN SAWAN ., Ni Made Eny Rismayanti; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Drs. Made Sumantri
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5795

Abstract

Penelitian eksperimen semu ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan menggunakan pendekatan saintifik berbantuan media lingkungan sekitar dan siswa yang belajar dengan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di Gugus VIII Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2014/2015. Populasi penelitian ini adalah kelas V di Gugus VIII Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2014/2015. Sampel penelitian berjumlah 23 orang siswa kelas V SD Negeri 2 Sudaji dan 26 orang siswa kelas V SD Negeri 3 Sudaji. Instrumen penelitian ini berupa tes hasil belajar IPA. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa thit = 5,81 dan ttab = 2,021. Hal ini berarti bahwa thit > ttab. Artinya, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan menggunakan pendekatan saintifik berbantuan media lingkungan sekitar dan siswa yang belajar dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Dari rata-rata (X), diketahui (X) kelompok eksperimen sebesar 18,67 dan (X) kelompok kontrol sebesar 14,08. Hal ini berarti bahwa (X) eksperimen > (X) kontrol. Dengan demikian pendekatan saintifik berbantuan media lingkungan sekitar berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V di Gugus VIII Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : pendekatan saintifik, media lingkungan sekitar, hasil belajar This quasi experimental research was aimed to find out the difference of science achievement between students who learnt science by using scientific approach combined with environmental media and students who learnt by using conventional approach. This research was designed as post test only control group design. The population of this research was fifth grade students in cluster VIII Sawan sub-districtin academic year 2014/2015. The samples of this research were fifth grade students which consisted of 23 students of SD N 2 Sudaji and 26 students of SD N 3 Sudaji. The instrument that was used in this study was test. Data that were obtained were analyzed by using descriptive statistic and inferential statistic (T-test). The result of the analysis was thit = 5,81 and ttab =2,021. It meant that thit > ttab. The analysis showed that there was significant difference of science achievement between students who learnt science by using scientific approach combined with environmental media and students who learnt by using conventional approach. The average (X) of students achievement showed that the average (X) of experiment group was 18,67 and the average (X) of control group was 14,08. Which meant that the average (X) of experiment group > the average (X) of control group. Thus, scientific approach combined with environmental media influenced the science achievement of fifth grade students in cluster VIII Sawan sub-district in academic year 2014/2015.keyword : scientific approach, environmental media, learning result
Co-Authors ., Dewa Ayu Diah Astri ., Gede Pera Surpadiana ., Gusti Ayu Made Lestari ., Gusti Ayu Made Taria Dewi ., I Gede Fajar Dian Mahendra ., I Gede Putu Suryawan ., I Kadek Dwi Sarjana ., I Kadek Satya Dharma ., I Kadek Yudiasa ., I Made Adhi Budiarta ., I Made Dwi Wiguna ., I Made Suarthika ., I Made Yudha Pranata ., Ida Ayu Pt Ary Puspita Dewi ., Ida Ayu Vera Widayanti ., Indi Syifa Maulidati ., Kadek Ayu Herlin Mudarini ., Kadek Dewi Suryantari ., Kadek Era Kariadnyani ., Kadek Somarasih ., Kadek Sri Windayani ., Komang Novi Artini ., Komang Tri Wijayanti ., Luh Putu Cidrayanti ., Made Vidha Ratnami ., Ni Kadek Antari ., Ni Kadek Aryantini ., Ni Kadek Chandra Pratiwi ., Ni Komang Ari Yudani ., Ni Komang Ayu Lestari ., Ni Kt Prapti Kusuma Wardani ., Ni Luh Wika Sukmawati ., Ni Made Dwi Kurni Astuti ., Ni Made Wahyu Sasmita Ningsih ., Ni Matul Ulfa ., Ni Nyoman Sri Wiratni ., Ni Wayan Yunita Dewi ., Putu Ayu Pryantini A. M. Dwitha Evayanti Aditya, I Kadek Dwi Aditya, I Kadek Dwi Ariani, Komang Rina Desak Putu Parmiti Dewa Nyoman Sudana Dewi Susanti, Fransiska Ristiana dianayanti, ni luh pebri Dina Yuliati . Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd. . Dwitha Evayanti, A. M. Evayanti, A.M,Dwitha Evayanti, A.M,Dwitha Gede Metta Adnyana ., Gede Metta Adnyana Gede Wira Bayu Hermayanti, Putu I Dewa Gede Diana Putra . I Gede Astawan I Gede Margunayasa I Gusti Ngurah Japa I Kadek Adi Wiguna . I Kadek Mertayasa . I Kadek Peri Wijaya I Kadek Suartama I Komang Sudarma I Komang Sudarma I Made Citra Wibawa I Made Suarjana I Made Tegeh I Nyoman Arya Prmana . I Nyoman Laba Jayanta I Wayan Simpen Kresna . I Wayan Widiana I Wayan Yoga Sentana Utama . Ida Ayu Alit Artini H . Ida Ayu Komang Suartini . Ida Bagus Indra Kusuma . Ignatius I Wayan Suwatra Indrayani, I Gusti Ayu Putu Unik Kadek Agus Mahendra ., Kadek Agus Mahendra Kadek Dewi Suryantari Kadek Dewi Suryantari, Kadek Dewi Kadek Diah Lestari Kadek Hery Martin Edy Permana ., Kadek Hery Martin Edy Permana Kadek Mahendra . Kadek Sweca Adnyana . Kasyfia ., Kasyfia Kertiari, Luh Putu Komang Aprilliani Maha Supardhi . Komang Eva Wahyu Diatmika . Komang Rina Ariani Lestari, Kadek Diah Luh Ade Sri Lestari . Luh Putu Kertiari M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. M.Si Drs. Gede Raga . Made Ariwahyuni . Made Dwi Apriyanti Made Novia Hartini ., Made Novia Hartini Mamanda, Slamet Mamanda, Slamet Metta Anugrah Dewi ., Metta Anugrah Dewi Miasari, Ni Putu Nareswari, Ni Luh Putu Sri Radha Ni Kadek Aryani . Ni Kadek Ayu Noverayanti . Ni Kadek Rina Widiasari Ni Ketut Desia Tristiantari Ni Luh Ayu Widiastiti Ni Luh Putu Ema Widari Ni Luh Putu Sri Radha Nareswari Ni Made Eny Rismayanti ., Ni Made Eny Rismayanti Ni Made Erni Sumastini . Ni Nengah Arsini ., Ni Nengah Arsini Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Nyoman Tri Astrini Ni Putu Mia Ari Yantini Ni Putu Miasari Ni Wayan Arini Ni Wayan Rati Ningrat, Sayu Putri Nopiani, Ririn Peri Wijaya, I Kadek Prabawati, I Gst. Ayu Kiki Indrayani Putri Ningrat, Sayu Putu Hermayanti Sabila, Sakin Sakin Sabila Sanjaya, I Kadek Yoga Sari Kusuma Dewi . Sayu Putri Ningrat Sudiarni, Ni Kadek Sudiarni, Ni Kadek Sugiartha, I Made Sugiartha, I Made Taurina Rizqi, Aprilliarose Taurina Rizqi, Aprilliarose Trisna Dewi, Ayu Ira Trisna Dewi, Ayu Ira Ustari, Komang Sri Ustari, Komang Sri Widari, Ni Luh Putu Ema Widiasari, Ni Kadek Rina Widiastiti, Ni Luh Ayu Wirabayu, I Gede Wiwik Antari, Ni Made Yantini, Ni Putu Mia Ari Yantini, Putu Mia Ari Yoni Adnyana P, I. B. Eka Yoni Adnyana P, I. B. Eka