Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TWO STAY TWO STRAY TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., Ni Kadek Chandra Pratiwi; ., I Kadek Suartama, M.Pd.; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7526

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan hasil belajar IPA setelah menggunakan model pembelajaran kooperatif TSTS, 2) mendeskripsikan hasil belajar IPA setelah menggunakan model pembelajaran konvensional, dan 3) mengetahui adanya perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif TSTS dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di Gugus 3 Udayana Kecamatan Mendoyo Kabupaten Jembrana pada Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini termasuk jenis penelitian eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD di Gugus 13 Kecamatan Buleleng yang berjumlah 139 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 2 Penyaringan dan V SDN 5 Penyaringan yang masing-masing berjumlah 20 dan 22 orang siswa. Sampel diambil dengan menggunakan teknik random sampling sehingga diperoleh kelas V SDN 5 Penyaringan sebagai kelompok eksperimen dan V SDN 2 Penyaringan sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes yaitu tes hasil belajar IPA yang berupa tes objektif. Data yang dikumpulkan berupa skor hasil belajar IPA kemudian dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) hasil belajar siswa dengan model TSTS tergolong kualifikasi sangat baik (X ̅=28,11), 2) hasil belajar siswa dengan model konvensional tergolong kualifikasi baik (X ̅=24,08), dan 3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif TSTS dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional. Perbedaan tersebut dapat dilihat dari perhitungan dengan menggunakan uji-t yang memperoleh hasil thitung=53,22>ttabel (α=0,05) =2,00. Melalui perbedaan tersebut, dapat dikatakan bahwa model pembelajaran kooperatif TSTS berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA.Kata Kunci : Model Kooperatif, TSTS, Hasil Belajar IPA The purpose of this research was: 1) to describe the results of science learning after using TSTS cooperative learning model, 2) to describe the results of science learning after using conventional learning models , and 3) to know the differences of science learning outcome between the group of students who are learning with TSTS cooperative learning model and a group of students who are learning with conventional learning models in class V at cluster 3 Udayana sub district Mendoyo regency Jembrana the Academic Year 2015 / 2016. Kind of this research is a quasi experimental study. The population in this study are 139 students of fifth grade elementary school students at Cluster 3 Udayana sub district Mendoyo regencyJembrana. The samples in this study were students of class V at SDN 2 Penyaringan and V at SDN 5 Penyaringan each of which accounted by 20 and 22 students. Samples were taken using techniques random sampling in order to obtain the V at SDN 5 Penyaringan class as experimental group and V at SDN 2 Penyaringan as a control group. Data collected by the test method that tests science learning outcomes in the form objective test. Data collected in the form scores of science learning outcomes were analyzed using descriptive and inferential statistical analysis. The results showed: 1) learning outcomes of students with TSTS model classified as excellent qualifications (X ̅= 28.11), 2) student learning outcomes with conventional models classified as good qualifications (X ̅ = 24.08), and 3) there are significant differences of science learning outcomes between the groups of students who are learning TSTS cooperative learning model and groups of students who are learning with conventional learning models. The difference can be seen from the calculations using the t-test results gained tcount = 53.22 >ttable (α = 0.05) = 2.00. Through these results, it can be said that the TSTS cooperative learning model give positive effects on science learning outcomes.keyword : Cooperative Model, TSTS, Science Learning Outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERTAIF TIPE EXAMPLES NON-EXAMPLES TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD ., Ni Nyoman Sri Wiratni; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10820

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Examples Non-Examples dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada kelas V SD di Gugus VIII Kecamatan Seririt. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelas V SD di Gugus VIII Kecamatan Seririt yang terdiri dari 8 kelas yang berjumlah 210 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas V SD Negeri 1 Sanding berjumlah 23 orang dan kelas V SD Negeri 2 Pejeng Kaja berjumlah 27 orang. siswa. Tehnik pengumpulan data menggunakan tes obyektif. Data dinalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Examples Non-Examples dan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pebelajaran konvensional , dengan t = 3,113 dengan signifikansi < 0,05). Rata-rata hasil belajar IPS ekperimen adalah 14,65 lebih besar dari rata-rata hasil belajar IPS kontrol sebesar 11,60. Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa pembelajaran model pembelajaran kooperatif tipe Examples Non-Examples berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Kata Kunci : Examples Non Examples, hasil belajar IPS This study aims to determine the difference of social learning outcomes between students who follow the learning with coopertif learning model Examples Non-Examples type and students who follow the learning with conventional learning in fifth grade elementary school students in cluster VIII Seririt Subdistrict. The research was a quasi experiment. The population was fifth grade in cluster VIII Seririt Subdistrict consisted of 8 classes numbering 210 students. The sample of this research were fifth grade in SD Negeri 2 Banjarasem were 34 students and SD N 1 Pngkungparuk were 30 students. Learning result data is collected by use objective tests. Data were analyzed using t-test. The results of this study indicate that there are differences of social learning outcomes between students who were taught by using cooperative learning model Examples Non-Examples type and students who were taught by using conventional learning, witht = 3,113 and significant
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SSCS BERBANTUAN KARTU MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS III SD DI GUGUS XIII KECAMATAN BULELENG ., I Gede Putu Suryawan; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10664

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) untuk mengidentifikasi kemampuan pemecahan masalah matematika pada siswa kelas III SD yang mengikuti model pembelajaran konvensional, 2) untuk mengidentifikasi kemampuan pemecahan masalah matematika pada siswa kelas III SD yang mengikuti model pembelajaran Search, Solve, Create and Share (SSCS), 3) mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran SSCS berbantuan kartu masalah dengan kelompok siswa yang melaksanakan pembelajaran menggunakan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas III SD N 1 Baktiseraga yang berjumlah 23 orang dan siswa kelas III SD N 1 Banjar Tegal yang berjumlah 24 orang. Data kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes essay. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas III semester II di Gugus XIII Kecamatan Buleleng yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran SSCS berbantuan kartu masalah dengan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (thitung > ttabel, thitung = 22,5 dan ttabel = 2,021). Berdasarkan temuan di atas, disimpulkan bahwa model pembelajaran SSCS berbantuan kartu masalah berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : model SSCS, kemampuan pemecahan masalah This research aims to 1) to identify problem solving abilities of mathematics in third grade elementary school students who follow conventional learning model, 2) to identify problem solving abilities of mathematics in third grade elementary school students who follow the learning model of Search, Solve, Create and Share (SSCS) , 3) to know the difference of problem solving ability of student mathematics among group of students who follow the learning model of SSCS assisted problem card with group of students who implement the learning using conventional learning model. The sample of this research is students of class III SD N 1 Baktiseraga which amounted to 23 people and students of class III SD N 1 Banjar Tegal which amounted to 24 people. Data of students' mathematical problem solving skills was collected using an essay test. The data obtained were analyzed using descriptive statistics and inferential statistic analysis, t-test. The results of this study indicate that there are differences in the ability of problem solving mathematics problems of third grade students of semester II in Buleleng District XIII cluster significantly between groups of students who follow the learning model SSCS assisted problem cards with groups of students following the conventional learning model (thitung> ttabel, thitung = 22,5 and ttable = 2.021). Based on the above findings, it is concluded that SSCS-assisted learning model of problem cards has a positive effect on mathematical problem solving ability compared with conventional learning model.keyword : SSCS teaching method, problem solving
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT BERBASIS KEARIFAN LOKAL TERHADAP HASIL BELAJAR PKn SISWA ., Dewa Ayu Diah Astri; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10685

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar PKn antara siswa yang mengetahui model pembelajaran kooperaif tipe NHT berbasis kearifan lokal dan siswa yang belajar dengan tidak menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas IV di Gugus XIV Kecamatan Buleleng tahun. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas IV di Gugus XIV Kecamatan Buleleng, yang berjumlah 88 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD N 1 Tukadmungga yang berjumlah 30 orang dan siswa kelas IV SD N 2 Tukadmungga berjumlah 21 orang. Data hasil belajar PKn siswa dikumpulkan dengan instrumen tes pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis mengunakan stasistik deskriptif dan stasistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan hasil yaitu terdapat perbedaan hasil belajar PKn yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbasis kearifan lokal dan siswa yang tidak menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT (thit 4,60 dan ttab 2,009, sehingga thit > ttab). Berdasarkan uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbasis kearifan lokal berpengaruh terhadap hasil belajar PKn siswa kelas IV di Gugus XIV Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : NHT, kearifan lokal, hasil belajar PKn This aims of research is to to know the difference of Civics learning outcomes between students who are learning with the cooperative learning model of NHT type based on local wisdom and students who learn by not using instructional model NHT type cooperative learning in fourth grade students of XIV cluster, Buleleng subdistrict. This type of research is a quasi experimental research. The population in this research is all the fourth grade students of XIV cluster, Buleleng subdistrict, which are consis of 88 students. Sample of this research are the fourth SD N 1Tukadmungga which are amounts of 30 students and the fourth SD N 2 Tukadmungga which are amounts of 21 students. The data of students civics learning outcomes data were collected with multiple choice test instruments. The data which are collected analyzed using descriptive statistic and inferential stasistik (t-test). Based on data analysis, the researcher finds significant differen ces of Civics learning between students who followed the learning with the cooperative learning model of NHT type based on local wisdom and students who learn by not using instructional cooperative learning model NHT type (tcount 4.60 and ttab 2,009, so tcpunt > ttab). Based on the result of the analysis above, it can be concluded that the type cooperative learning model NHT based local wisdom effect on students Civics learning outcomes fourth grade fourth in XIV cluster Buleleng subdistrict of Buleleng regency academic year 2016/2017.keyword : NHT, local wisdom, learning outcomes of civic
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD (STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR NO. 3 KALIUNTU TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., I Dewa Gede Diana Putra; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., Drs. Made Sumantri
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3785

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD (student teams achievement divisions) pada siswa kelas III Sekolah Dasar no. 3 Kaliuntu tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III Sekolah Dasar no. 3 Kaliuntu tahun pelajaran 2013/2014. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan rumus persentase tingkat ketuntasan belajar, selanjutnya dikonversikan ke dalam tingkat hasil belajar IPA berdasarkan PAP skala 5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa secara klasikal pada siklus I sebesar 71,75% termasuk kategori sedang. Pada siklus II meningkat menjadi 86,75% termasuk kategori tinggi. Peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 15%. Ini berarti pembelajaran kooperatif tipe STAD (student teams achievement divisions) dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas III Sekolah Dasar no. 3 Kaliuntu tahun pelajaran 2013/2014. Kata Kunci : pembelajaran kooperatif tipe STAD (student teams achievement divisions), hasil belajar IPA This study purposed to determine the improvement of science learning outcomes by implementing STAD (student teams achievement divisions) cooperative learning model to the third grade students of elementary school number 3 kaliuntu academic year of 2013/2014. This study is a classroom action research which conducted in two cycles. The subjects were the third grade of elwmetary scool number 3 kaliuntu academic year 2013/2014. Methods of data collection in this study using the test. Data were analized using the formula percentage level of mastery learning subsequntly converted into the level of science learning outcomes based on PAP 5 scale. The results showed an increasement in student learning outcomes classically in cycle 1 was 71.75% considered as moderate catagory in cycle II raising to 86.75%. considered as higher catagory. Improvment of student learning outcome from cycle 1 to cycle 2 by 15%. This means STAD (student teams achievement divisions) cooperative learning can inprove student learning outcomes in science class III elementary school number 3 kaliuntu academic year of 2013/2014.keyword : STAD (student teams achievement divisions) cooperative learning, science learning outcomes.
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI DENGAN PEMANFAATAN MEDIA BATANG CUISENAIRE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS III ., Kadek Hery Martin Edy Permana; ., Drs. Made Sumantri; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6599

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas III SD No. 6 Selat terhadap tindakan Penerapan Metode Demonstrasi dengan Pemanfaatan Media Batang Cuisenaire pada mata pelajaran Matematika Kelas III semester I SD No. 6 Selat. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III SD No. 6 Selat tahun ajaran 2014/2015 sebanyak 22 orang yang terdiri dari 11 orang putra dan 11 orang putri. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, dan refleksi data tentang hasil belajar siswa dikumpulkan dengan metode tes hasil belajar. Data dianalisis secara deskriptif. Dari analisis data yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa dengan Penerapan Metode Demontrasi dengan Pemanfaatan Media Batang Cuisenaire dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas III SD No. 6 Selat. Rata-rata hasil belajar pada siklus I mencapai 66 dan pada siklus II mencapai 76, mengalami peningkatan sebesar 10 poin, ketuntasan belajar sebelum tahap penelitian sebesar 52% meningkat setelah penerapan siklus I menjadi 85% ini berarti mengalami peningkatan sebesar 33%, dari siklus I ke siklus II ketuntasan belajar mencapai 100% ini berarti mengalami peningkatan 15%. Kata Kunci : metode demonstrasi, batang cuisenaire, hasil belajar This study aims to determine the improvement of student learning outcomes Class III SD No. 6 Strait to the action Implementation Method Demonstration by Utilization of Media Trunk Cuisenaire in Mathematics Class III first semester SD No. 6 Strait. The subjects were students of class III SD No. 6 strait academic year 2014/2015 as many as 22 people consisting of 11 male students and 11 female students. This classroom action research conducted in two cycles. Each cycle consists of planning, action, observation and evaluation, and reflection data about student learning outcomes were collected by the method of achievement test. Data were analyzed descriptively. From the data analysis it can be concluded that the Application Method Demonstrations with Cuisenaire Rods Media Utilization can improve student learning outcomes Class III SD No. 6 Strait. The average results of learning in the first cycle reached 66 and the second cycle reached 76, an increase of 10 points, mastery learning before the research phase of 52% increase after the implementation of the first cycle to 85% this means an increase of 33%, from the first cycle the second cycle to achieve 100% completeness study this means an increase of 15%.keyword : methods of demonstration, Cuisenaire rods, learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAM ASSISTED INDIVIDUALZATION BERBASIS NILAI-NILAI KARAKTER TERHADAP HASIL BELAJAR IPS KELAS IV ., I Nyoman Arya Prmana; ., Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd.; ., Drs. Made Sumantri
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran TAI (team assisted individualzation) berbasis nilai-nilai karakter kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan post-test only control group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD semester genap di Gugus 6 Kecamatan Kubu Kabupaten Karangasem Tahun Pelajaran 2013/2014 dengan jumlah populasi 197 siswa. Sampel diambil dengan cara random sampling yang berjumlah 72 orang siswa. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPS. Bentuk tes hasil belajar IPS yang digunakan adalah pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPS yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran TAI (team assisted individualzation) berbasis nilai-nilai karakter dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV semester genap tahun pelajaran 2013/2014 di SD Negeri 3 Dukuh. Perbandingan perhitungan rata-rata hasil belajar IPS kelompok eksperimen adalah 23,42 lebih besar dari rata-rata hasil belajar IPS kelompok kontrol adalah 20,83. Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran TAI (team assisted individualzation) berbasis nilai-nilai karakter berpengaruh terhadap hasil belajar IPS dibandingkan dengan model pembelajaran konvensionalKata Kunci : model TAI, hasil belajar This research aims to know the different result of IPS among students’ group that follow team assisted individualization (TAI) based on the character of students’ group that follow conventional learning.This kind of research is quasi experiment research by constructing post-test only control group design. The population of this research is all of students in IV grade of primary school in exact semester in 6 region sub district Kubu, Karangasem Regency in academic year 2013/2014 by which 197 students population. The sample is gained by random sampling by using 72 students. The collected data which is found in this research are the result of IPS learning. The test which is used is multiple choice tests. The data are analyzed by using descriptive statistic and inferential statistic. The result of this research shows that, there is a significant different result of IPS learning among students that follow TAI (team assisted individualization) method based on the character value and students that follow conventional learning at students in IV grade of primary school number 3 Dukuh in exact semester in 6 region sub district Kubu, Karangasem Regency in academic year 2013/2014. The comparison between the mean result of experimental IPS learning is 23,42 more bigger rather than the mean result of control group in which the point is 20,83. The significant different shows that the use of TAI (team assisted individualization) method based on based on the character value give an effect to the result of IPS learning compare with conventional learning.keyword : TAI model, result of learning
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN WORD SQUARE BERBANTUAN MEDIA VIDEO TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V ., I Made Adhi Budiarta; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10684

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan hasil belajar IPS siswa kelompok eksperimen yang dibelajarkan dengan model pembelajaran word square berbantuan media video, (2) mendeskripsikan hasil belajar IPS siswa kelompok kontrol yang dibelajarkan dengan bukan model pembelajaran word square berbantuan media video, dan (3) mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran word square berbantuan media video dan siswa yang belajar dengan bukan menggunakan model pembelajaran word square berbantuan media video pada siswa kelas V di SD Gugus VI Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di gugus VI Kecamatan Tegallalang tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 87 orang. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Keliki yang berjumlah 35 orang dan siswa kelas V SD Negeri 2 Tegallalang yang berjumlah 31 orang. Data hasil belajar IPS siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh bahwa thit(6,1) > ttab(2,04), sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran word square berbantuan media video dan siswa yang belajar dengan tidak menggunakan model pembelajaran word square berbantuan media video. Dari rata-rata hitung, diketahui bahwa rata-rata eksperimen(33,23) > rata-rata kontrol(27,71), sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran word square berbantuan media video berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V di Gugus VI Kecamatan Tegallalang.Kata Kunci : word square, media video, hasil belajar IPS The aims of this research is to (1) describe the learned result of social science of experimental group students who are taught by used word square learning model supported by videos media, (2) to describe the learned result of social science of control group that is learned by non-instructional word square learning model supported by videos media, and (3) To know the difference of learned result of social science between students who are learning with word-learning model supported by videos media and students who learn by not use instructional model word square learn model supported by videos media in Five Grade students at Primary Schools Cluster IV Tegallalang District, Gianyar Regency Academic Year 2016/2017. This type of research is a quasi-experimental research. The population of this studied is all students of class Five in Cluster Six Tegallalang District Academic Year 2016/2017 which amounted to 87 people. The sample of this research is the students of class five primary school of 2 Keliki which amounted to 35 people and students of class five primary school of 2 Tegallalang which amounted to 31 people. Student learned result data were collected with multiple choice test instruments. The data collected were analyzed use by descriptive and inferential statistical analysis (t-test). Based on the result of data analysis, it is found that tcount (6,1)> ttab (2.04), so it can be interpreted that there are significant difference of learned result of Social Science between student which is taught by word square learn model supported by videos media and student studying with using learn by non-instructional word square learning model supported by videos media. From the average count, it is known that average of experiments(33.23) > average of control(27,71), so it can be concluded that the application of learning by word square learning model supported by videos media influence on learning result of social science student of Five class in Cluster Six Tegallalang District.keyword : word square, videos media, learn result
LEARNING CYCLE 5E BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD ., Komang Novi Artini; ., I Kadek Suartama, M.Pd.; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7483

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan hasil belajar IPA setelah menggunakan model pembelajaran Learning Cycle 5E Berbantuan Media Audio Visual, 2) mendeskripsikan hasil belajar IPA setelah menggunakan model pembelajaran konvensional, 3) mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran Learning Cycle 5E Berbantuan Media Audio Visual dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Semester Genap Tahun Pelajaran 2015/2016 Di Gugus XV Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah V SD Semester Genap Tahun Pelajaran 2015/2016 Di Gugus XV Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng yang berjumlah 7 kelas. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SD N 2 Kalibukbuk dengan jumlah siswa 36 orang dan kelas V SD N 3 Anturan dengan jumlah siswa 30 orang, yang ditentukan dengan teknik random sampling. Data dikumpulkan dengan metode tes. Instrumen penelitian ini yaitu tes hasil belajar IPA. Data yang diperoleh dianalisis dalam dua tahap, yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial melalui uji-t. Berdasarkan Hasil pengujian normalitas dan homogenitas terhadap data yang didapat pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol berdistribusi normal dan homogen, selanjutnya di lakukan uji hipotesis dengan uji-t, diperoleh thit > ttab (5,103>2,000) maka H0 ditolak dan H1 diterima. Rata-rata hasil belajar IPA siswa padakelas eksperimen lebih dari kelas kontol yaitu 24,08 > 19,1.hal ini menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Learning Cycle 5E berbantuan Media Audio Visual dengan siswa yag dibelajarkan melalui pembelajaaran Konvensional pada siswa kelas V SD Semester Genap Tahun Pelajaran 2015/2016 Gugus XV Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Learning Cycle 5E berbantuan Media Audio Visual berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Semester Genap Tahun Pelajaran 2015/2016 Gugus XV Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng. Kata Kunci : Learning Cycle 5E, media Audio Visual, hasil belajar IPA The research aims to: 1) to describe the results of science learning after using Learning Cycle 5E model assisted by audio visual media, 2)to describe the results of science learning after using conventional learning models, and 3) to find out the significant difference of science learning achievement between the students that learning cycle model assisted by audio visual media and student that through conventional learning method, in class fivegrade student second semester academic year of 2015 / 2016 at cluster 15 sub district Buleleng regency Buleleng. The Kind of this research is a quasi-experimental plan with Post Test Only Control Group Design. The population in this study students of five grade student second semester academic year of 2015 / 2016 at cluster 15 sub district Buleleng regency Buleleng amounted to7 classes. The population of this research is V class at SD Negeri 2 Kalibukbuk of which accounted by 36 student, and V class at SD Negeri 3 Anturan of which accounted by 30 student, which is determinded technique random sampling. Data collected by the test method. The instrument of this research that the test results to learn science. Data collected in the form scores of science learning outcomeswere analyzed using descriptive and inferential statistical analysis inferencial t-test. Based on the achievement of the test of normality and homogeneity of the data obtained in the eksperimental group and control group normally distributed and homogeneous, then performaded a hypothesis test with the t-test, obtained thit> ttab (5,103>2,000) then H0 is rejected and H1 acepted. Average of sience learning achievement the student in the ekperimental group was higer then control group that is 24,08> 19,1. This case showed that there was a significant diffences of science learning achievement between the students that learning througt Learning Cycle 5E at the five grade SD student second semester academic year of 2015 / 2016 at cluster 15 sub district Buleleng regency Buleleng. Therefore it can be concluded that the Learning Cycle 5E model assisted by audio visual media give influence of science learning achievement at the five grade SD student second semester academic year of 2015 / 2016 at cluster 15 sub district Buleleng regency Buleleng.keyword : Learning Cycle 5E, Audio-Visual Media, Science Learning
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN ACCELERATED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN ALAM PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 3 DENCARIK ., I Kadek Mertayasa; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., Drs. Made Sumantri
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2325

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah mengimplementasikan model Pembelajaran Accelerated Learning pada mata pelajaran IPA kelas V Sekolah Dasar Negeri 3 Dencarik Kabupaten Buleleng Tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 3 Dencarik Kabupaten Buleleng tahun ajaran 2013/2014 yang berjumlah 17 orang dengan 8 orang siswa laki-laki dan 9 orang siswa perempuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Data tentang hasil belajar siswa dikumpulkan dengan tes hasil belajar yang berupa tes objektif dan tes uraian. Data yang didapatkan dari tes selanjutnya dianalisis dengan teknik deskriptif-kuantitatif. Hasil penelitian melalui implementasi model Accelerated Learning menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA meningkat melalui implementasi model pembelajaran Accelerated Learning pada siswa kelas V semester 1 Sekolah Dasar Negeri 3 Dencarik tahun pelajaran 2013/2014. Hal ini dapat dilihat dari tingkat ketuntasan belajar secara klasikal pada siklus I mencapai 70,58% yang berada pada rentang tingkat ketuntasan cukup baik dan tingkat ketuntasan belajar secara klasikal pada siklus II mencapai 88,23% yang berada pada rentang tingkat ketuntasan sangat baik jadi tingkat ketuntasan belajar secara klasikal mengalami peningkatan sebesar 17,65%.Kata Kunci : Pembelajaran Accelerated Learning, Hasil Belajar Siswa This study aims to determine the improvement of student learning outcomes after implementing Learning Accelerated Learning model of teaching science in public elementary school fifth grade 3 Dencarik Buleleng school year 2013/2014 . This type of research is Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles . The subjects were students of class V Elementary School 3 Dencarik Buleleng academic year 2013/2014 , amounting to 17 people with 8 boys and 9 girls . Collecting data in this study was conducted using the test . Data on student learning outcomes test results gathered by studying the form of objective tests and test descriptions . The data obtained from the test were then analyzed with descriptive - quantitative technique . Research results through the implementation of Accelerated Learning models indicate that student learning outcomes in science learning is increased through the implementation of Accelerated Learning model of learning in class V Semester 1 Elementary School 3 Dencarik academic year 2013/2014. It can be seen from the level of mastery learning is classical in the first cycle reaches 70.58 %, which is in the range pretty good level of thoroughness and level of mastery learning classically on the second cycle reached 88.23 %, which is in the range of completeness excellent level so the level of mastery learning classically an increase of 17.65 % keyword : Models of Learning Accelerated Learning, Student Learning Outcomes
Co-Authors ., Dewa Ayu Diah Astri ., Gede Pera Surpadiana ., Gusti Ayu Made Lestari ., Gusti Ayu Made Taria Dewi ., I Gede Fajar Dian Mahendra ., I Gede Putu Suryawan ., I Kadek Dwi Sarjana ., I Kadek Satya Dharma ., I Kadek Yudiasa ., I Made Adhi Budiarta ., I Made Dwi Wiguna ., I Made Suarthika ., I Made Yudha Pranata ., Ida Ayu Pt Ary Puspita Dewi ., Ida Ayu Vera Widayanti ., Indi Syifa Maulidati ., Kadek Ayu Herlin Mudarini ., Kadek Dewi Suryantari ., Kadek Era Kariadnyani ., Kadek Somarasih ., Kadek Sri Windayani ., Komang Novi Artini ., Komang Tri Wijayanti ., Luh Putu Cidrayanti ., Made Vidha Ratnami ., Ni Kadek Antari ., Ni Kadek Aryantini ., Ni Kadek Chandra Pratiwi ., Ni Komang Ari Yudani ., Ni Komang Ayu Lestari ., Ni Kt Prapti Kusuma Wardani ., Ni Luh Wika Sukmawati ., Ni Made Dwi Kurni Astuti ., Ni Made Wahyu Sasmita Ningsih ., Ni Matul Ulfa ., Ni Nyoman Sri Wiratni ., Ni Wayan Yunita Dewi ., Putu Ayu Pryantini A. M. Dwitha Evayanti Aditya, I Kadek Dwi Aditya, I Kadek Dwi Ariani, Komang Rina Desak Putu Parmiti Dewa Nyoman Sudana Dewi Susanti, Fransiska Ristiana dianayanti, ni luh pebri Dina Yuliati . Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd. . Dwitha Evayanti, A. M. Evayanti, A.M,Dwitha Evayanti, A.M,Dwitha Gede Metta Adnyana ., Gede Metta Adnyana Gede Wira Bayu Hermayanti, Putu I Dewa Gede Diana Putra . I Gede Astawan I Gede Margunayasa I Gusti Ngurah Japa I Kadek Adi Wiguna . I Kadek Mertayasa . I Kadek Peri Wijaya I Kadek Suartama I Komang Sudarma I Komang Sudarma I Made Citra Wibawa I Made Suarjana I Made Tegeh I Nyoman Arya Prmana . I Nyoman Laba Jayanta I Wayan Simpen Kresna . I Wayan Widiana I Wayan Yoga Sentana Utama . Ida Ayu Alit Artini H . Ida Ayu Komang Suartini . Ida Bagus Indra Kusuma . Ignatius I Wayan Suwatra Indrayani, I Gusti Ayu Putu Unik Kadek Agus Mahendra ., Kadek Agus Mahendra Kadek Dewi Suryantari Kadek Dewi Suryantari, Kadek Dewi Kadek Diah Lestari Kadek Hery Martin Edy Permana ., Kadek Hery Martin Edy Permana Kadek Mahendra . Kadek Sweca Adnyana . Kasyfia ., Kasyfia Kertiari, Luh Putu Komang Aprilliani Maha Supardhi . Komang Eva Wahyu Diatmika . Komang Rina Ariani Lestari, Kadek Diah Luh Ade Sri Lestari . Luh Putu Kertiari M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. M.Si Drs. Gede Raga . Made Ariwahyuni . Made Dwi Apriyanti Made Novia Hartini ., Made Novia Hartini Mamanda, Slamet Mamanda, Slamet Metta Anugrah Dewi ., Metta Anugrah Dewi Miasari, Ni Putu Nareswari, Ni Luh Putu Sri Radha Ni Kadek Aryani . Ni Kadek Ayu Noverayanti . Ni Kadek Rina Widiasari Ni Ketut Desia Tristiantari Ni Luh Ayu Widiastiti Ni Luh Putu Ema Widari Ni Luh Putu Sri Radha Nareswari Ni Made Eny Rismayanti ., Ni Made Eny Rismayanti Ni Made Erni Sumastini . Ni Nengah Arsini ., Ni Nengah Arsini Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Nyoman Tri Astrini Ni Putu Mia Ari Yantini Ni Putu Miasari Ni Wayan Arini Ni Wayan Rati Ningrat, Sayu Putri Nopiani, Ririn Peri Wijaya, I Kadek Prabawati, I Gst. Ayu Kiki Indrayani Putri Ningrat, Sayu Putu Hermayanti Sabila, Sakin Sakin Sabila Sanjaya, I Kadek Yoga Sari Kusuma Dewi . Sayu Putri Ningrat Sudiarni, Ni Kadek Sudiarni, Ni Kadek Sugiartha, I Made Sugiartha, I Made Taurina Rizqi, Aprilliarose Taurina Rizqi, Aprilliarose Trisna Dewi, Ayu Ira Trisna Dewi, Ayu Ira Ustari, Komang Sri Ustari, Komang Sri Widari, Ni Luh Putu Ema Widiasari, Ni Kadek Rina Widiastiti, Ni Luh Ayu Wirabayu, I Gede Wiwik Antari, Ni Made Yantini, Ni Putu Mia Ari Yantini, Putu Mia Ari Yoni Adnyana P, I. B. Eka Yoni Adnyana P, I. B. Eka