M.Or. S.Pd. Gede Eka Budi Darmawan .
Universitas Pendidikan Ganesha

Published : 163 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PELATIHAN SEPAKBOLA KELERENG DAN SLALOM TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN MENGGIRING BOLA PADA ATLET SEKOLAH SEPAKBOLA SEMARAPURA UNITED ., Koming Tirta Utama Indrakrisna; ., Drs.I Putu Panca Adi, M.Pd.; ., Gede Eka Budi Darmawan, S.Pd., M.Or.
Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpko.v4i1.6604

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh pelatihan sepakbola kelereng terhadap keterampilan menggring bola, (2) pengaruh pelatihan slalom terhadap keterampilan menggiring bola, (3) Perbedaan pengaruh pelatihan sepakbola kelereng dan pelatihan slalom terhadap keterampilan keterampilan menggiring bola. Subjek penelitian adalah Atlet Sekolah Sepakbola Semarapura United tahun 2015 yang berjumlah 30 orang. Data keterampilan menggiring bola diukur dengan tes menggiring bola. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan “the modified non-randomized pre-test post test goup design”. Analisis data menggunakan penghitungan statistik uji-t (t-test) pada taraf signifikansi 5%. Hasil analisis data (1) pelatihan sepak bola kelereng berpengaruh terhadap keterampilan menggiring bola, dengan hasil thitung = 32,152 >ttabel = 2.048 (2) pelatihan slalom, berpengaruh terhadap keterampilan menggiring bola, dengan hasil thitung = 42,845 > ttabel = 2,048 (3) pelatihan slalom memberikan pengaruh lebih baik dibanding pelatihan sepakbola kelereng terhadap keterampilan menggiring bola, dilihat dengan hasil rata-rata 19,08 >18,19. Disimpulkan bahwa (1) terdapat pengaruh pelatihan sepakbola kelereng terhadap peningkatan keterampilan menggiring bola, (2) terdapat pengaruh pelatihan slalom terhadap peningkatan keterampilan menggiring bola, (3) terdapat perbedaan peningkatan keterampilang menggiring bola antara pelatihan sepakbola kelereng dengan pelatihan slalom, dimana pelatihan slalom lebih baik dari pada pelatihan sepakbola kelereng terhadap peningkatan keterampilan menggiring bola. Kata Kunci : pelatihan sepakbola kelereng, slalom dan keterampilan menggiring bola This study aims to know (1) the effect of kelereng football coaching in relation to ball dribble skill, (2) the effect of slalom football coaching in relation to ball dribble skill, (3) the differences of kelereng football coaching and slalom football coaching in relation to ball dribble skills. The subject of this study is football school’s athlete of Semarapura United in the year 2015 which consists of 30 people. This skill of ball dribble data is measured using ball dribble test. This study also uses experimental method and plan “the modified non-randomized pretest posttest group design”. The data analysis uses statistic t-test in the level significance of 5%. The result of data analysis (1) kelereng football coaching influences ball dribble skill, with the result t(arithmetic) = 32,152 > t(table) = 2.048 (2) slalom coaching, influences ball dribble skill, with the result t(arithmetic) =42,845 > t (table) = 2.048 (3) slalom football coaching influences the ball dribble than kelereng football coaching seen from mean which is 18,08 > 18,19. This study can be concluded (1) there are some influences of kelereng football coaching in improving ball dribble skill, (2) there are some influences of slalom football coaching in improving ball dribble skill, (3) there are some ball dribble improvement differences between kelereng football coaching and slalom football coaching, in which slalom football coaching is better than kelereng football coaching in increasing ball dribble skill. keyword : kelereng football coaching, slalom football, ball dribble skill.
PENGARUH PELATIHAN PASSING GIVE AND GO DAN PASSING DROP PASS TERHADAP KETERAMPILAN PASSING PADA SEKOLAH SEPAKBOLA (SSB) TABANAN UNITED TAHUN 2016 ., Gung Mas Galih Angkasa; ., Suratmin, S.Pd. M.Or; ., Gede Eka Budi Darmawan, S.Pd., M.Or.
Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Undiksha Vol 5, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpko.v5i2.8007

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh pelatihan passing give and go terhadap keterampilan passing sepakbola, (2) pengaruh pelatihan passing give and go terhadap keterampilan passing sepakbola, dan (3) perbedaan pengaruh antara pelatihan passing give and go dengan passing drop pass terhadap keterampilan passing sepakbola. Sekolah Sepakbola (SSB) Tabanan United tahun 2016 yang berjumlah 30 orang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan rancangan the modified pre-test post-test group design. Analisis data menggunakan penghitungan statistik uji-t pada taraf signifikansi (α) 0,05. Hasil analisis data (1) pelatihan passing give and go berpengaruh terhadap keterampilan passing sepakbola, dengan hasil thitung = 5,551 > ttabel = 2,145, (2) pelatihan passing drop pass berpengaruh terhadap keterampilan passing sepakbola, dengan hasil thitung = 3,756 > ttabel = 2,145, dan (3) tidak terdapat perbedaan pengaruh antara pelatihan passing give and go dengan passing drop pass terhadap keterampilan passing sepakbola thitung = 0,475 < ttabel = 2,145. Disimpulkan bahwa (1) terdapat pengaruh pelatihan passing give and go terhadap keterampilan passing sepakbola, (2) terdapat pengaruh pelatihan passing drop pass terhadap keterampilan passing sepakbola, dan (3) tidak terdapat perbedaan pengaruh antara pelatihan passing give and go dengan passing drop pass terhadap keterampilan passing sepakbola. Hasil penelitian ini dapat dijadikan acuan penelitian dengan variabel yang sama. Selain itu, peneliti selanjutnya juga dapat mengembangkan penelitian dengan pelatihan yang berbeda untuk memperoleh keterampilan passing yang lebih baik. Kata Kunci : pelatihan passing, passing give and go, passing drop pass This study aims to determine (1) the effect of training passing give and go to the skill of passing football, (2) the effect of training passing give and go to the skill of passing football, and (3) the difference effect between training passing give and go with the passing drop pass to passing skills of football. Football School (SSB) Tabanan United in 2016 totaling 30 people. This research used a quasi-experimental design with the modified pre-test post-test group design. Analysis of data using statistical calculation t-test at significance level (α) 0.05. The results of data analysis (1) training passing give and go effect on the skills of passing football, with the result t = 5.551> table = 2.145, (2) training of passing drop pass effect on the skills of passing football, with the result t = 3.756> table = 2.145, and (3) there is no difference between the effect of passing of training give and go with the passing drop pass to the passing skills of football t = 0.475
PENGARUH PELATIHAN QUICK LEAP BERDASAR TINGGI B0X 25 CM DAN QUICK LEAP BERDASAR TINGGI BOX 30 CM TERHADAP POWER OTOT TUNGKAI PADA SISWA PUTRA EKSTRAKULIKULER BOLA VOLI SMA NEGERI 2 BANJAR TAHUN 2016 ., Putu Budi Artana; ., I Kd. Happy Kardiawan, S.Pd.; ., Gede Eka Budi Darmawan, S.Pd., M.Or.
Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Undiksha Vol 7, No 1 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpko.v7i1.9418

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) pengaruh pelatihan quick leap berdasar tinggi box 25 cm terhadap Power otot tungkai pada siswa peserta ekstrakurikuler bola voli SMA Negeri 2 Banjar Tahun 2016, (2) pengaruh pelatihan quick leap berdasar tinggi box 30 cm terhadap Power otot tungkai pada siswa peserta ekstrakurikuler bola voli SMA Negeri 2 Banjar Tahun 2016, dan (3) perbedaan pengaruh antara pelatihan quick leap berdasar tinggi box 25 cm dengan pengruh pelatihan quick leap berdasar tinngi box 30 cm terhadap Power otot tungkai pada siswa peserta ekstrakurikuler bola voli SMA Negeri 2 Banjar Tahun 2016. Lokasi Penelitian adalah di SMA N 2 Banjar dengan jumlah sampel sebanyak 28 siswa. Teknik analisis data menggunakan analisis paired sampel t-test dan independent sampel t-test dengan bantuan program SPSS versi 17.00. Hasil analisis data ini adalah (1) pelatihan quick leap berdasar tinggi box 25 cm berpengaruh terhadap peningkatan power otot tungkai dengan nilai thitung = 8.841 > ttabel 2,145 (2) pelatihan quik leap berdasar tinggi box 30 cm berpengaruh terhadap peningkatan power otot tungkai dengan nilai thitung = 6.072 > ttabel 2,145, dan (3) terdapat perbedaan pengaruh pelatihan quick leap berdasar tinggi box 25 cm dan quick leap berdasar tinggi box 30 cm terhadap power otot tungkai pada siswa putra ekstrakurikuler bola voli di SMA Negeri 2 Banjar tahun 2016. Simpulan penelitian ini adalah (1) pelatihan quick leap berdasar tinggi box 25 cm berpengaruh terhadap peningkatan power otot tungkai pada siswa peserta ekstrakurikuler bola voli SMA Negeri 2 Banjar tahun 2016, sebesar14,929 % (2) pelatihan quick leap berdasar tinggi box 30 cm berpengaruh terhadap peningkatan power otot tungkai pada siswa peserta ekstrakurikuler bola voli SMA Negeri 2 Banjar tahun 2016, sebesar 8,286 % dan (3) terdapat perbedaan pengaruh pelatihan quick leap berdasar tinggi box 30 cm dan quick leap berdasar box 25 cm terhadap power otot tungkai pada siswa peserta ekstrakurikuler bola voli SMA Negeri 2 Banjar tahun 2016. Kata Kunci : Pelatihan quick leap berdasar tinggi box 25cm, quick leap berdasar box 30 cm, power otot tungkai bola voli. The purpose of this study was to determine (1) Effect of training quick leap to the Power of leg muscle on the student participants of extracurricular volleyball SMAN 2 Banjar 2016, (2) Effect of training depth jump leap towards Power limb muscles on the student participants extracurricular volleyball SMA 2 Banjar 2016, and (3) the difference between the effect of the training quick leap and jump leap depth Power limb muscles against the student or extracurricular volleyball SMAN 2 Banjar Year 2016. the location study is at SMA N 2 Banjar with total sample of 28 students , Data were analyzed using analysis of paired samples t-test and independent samples t-test with SPSS version 17.00. The results of the data analysis are (1) Training quick leap to affect the increased muscle power limbs with a value of t = 8,841> t table 2.145 (2) Training skipping affect the increased muscle power limbs with a value of t = 6,072> t table 2,145, (3) There is a difference the effect depth training quick leap and jump leap towards limb muscle power on a male student extracurricular volleyball in SMA Negeri 3 Singaraja. The conclusions of this study are (1) Training quick leap to affect the increased limb muscle power in students 'extracurricular participants volleyball SMAN 2 Banjar 2016, sebesar14,929% (2) Training of depth jump to affect the increased limb muscle power in students' extracurricular participants ball volleyball SMA Negeri 2 Banjar 2016, amounting to 8.286%, and (3) There are differences influence depth training quick leap and jump to the limb muscle power in students' extracurricular participants volleyball SMAN 2 Banjar 2016. keyword : : Training quick leap, depth jumps, limb muscle power volleyball
PENGARUH PELATIHAN FOUR CORNER DRILL DAN FIVE PLAYER STAR DRILL TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN PASSING (CHEST PASS) PADA SISWA EKSTRAKURIKULER BOLA BASKET SMP NEGERI 2 SINGARAJA TAHUN 2017 ., Ni Luh Candra Monika Sari; ., I Ketut Budaya Astra, S.Pd, M.Or.; ., Gede Eka Budi Darmawan, S.Pd., M.Or.
Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Undiksha Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.466 KB) | DOI: 10.23887/jjpko.v10i2.14781

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh pelatihan four corner drill terhadap peningkatan keterampilan passing (chest pass) bola basket, (2) pengaruh pelatihan five player star drill terhadap peningkatan keterampilan passing (chest pass) bola basket, dan (3) perbedaan pengaruh antara pelatihan four corner drill dengan pelatihan five player star drill terhadap peningkatan keterampilan passing (chest pass) bola basket. Siswa Ekstrakurikuler bola basket SMP Negeri 2 Singaraja tahun 2017 berjumlah 30 orang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan rancangan the modified pre-test post-test group design. Analisis data menggunakan penghitungan statistik uji-t pada taraf signifikansi (α) 0,05.Hasil analisis data (1) pelatihan four corner drill berpengaruh terhadap keterampilan passing (chest pass) bola basket, dengan hasil thitung = 13,525> ttabel =2,145, (2) pelatihan five player star drill berpengaruh terhadap keterampilan passing (chest pass) bola basket dengan hasil thitung= 11,936> ttabel =2,131, dan (3) tidak terdapat perbedaan pengaruh antara pelatihan four corner drill dengan pelatihan five player star drill terhadap keterampilan passing (chest pass) bola basket dengan hasil thitung= 0,475 ttable = 2,145, ( 2) training of five player star drill effect on skill passing (chest pass) basketball with tcount = 11,936> ttable = 2,131, and (3) there is no difference of influence between training four corner drill with training of five player star drill to passing skill chest pass) basketball with thitung = 0,475
*Pengaruh Pelatihan Obstacel Run dan Three Corner Drill Terhadap Peningkatan Kelincahan Atlet Sepak Takraw Club Prima Kecamatan Kubutambahan Tahun 2014 ., Kadek Dwi Artikayani; ., Luh Putu Tuti Ariani, S.Pd; ., Gede Eka Budi Darmawan, S.Pd., M.Or.
Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpko.v2i1.3673

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh pelatihan obstacel run terhadap peningkatan kelincahan, (2) pengaruh pelatihan three corner drill terhadap peningkatan kelincahan, (3) perbedaan pengaruh antara pelatihan obstacel run dan three corner drill terhadap peningkatan kelincahan. Subyek penelitian adalah atlet putra club prima yang berjumlah 22 orang. Kelincahan diukur dengan test suthle run. Data dianalisis dengan uji-t independent taraf signifikansi α (thitung = 0,05) dengan bantuan computer program SPSS 16,0. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan the modified group pre-test - post-test deslign. Berdasarkan hasil uji-t independent, (1) pelatihan obstacel run berpengaruh terhadap peningkatan kelincahan dengan thitung 6,687 dengan signifikansi thitung 0,000 lebih kecil dari α = 0,05. (2) pelatihan three corner drill berpengaruh terhadap peningkatan kelincahan dengan thitung 20,58 dengan signifikansi thitung 0,000 lebih kecil dari α = 0,05 dan, (3) hasil analisis data menggunakan uji-t independent pada variabel kelincahan dari masing-masing kelompok diperoleh nilai thitung yang berbeda dengan signifikansi lebih kecil dari nilai α (thitung = 0,05) sebesar 0,00 sehingga hipotesis dinyatakan terdapat perbedaan pengaruh antara pelatihan obstacel run dan three corner drill terhadap peningkatan kelincahan, diterima. Dari hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa; pelatihan obstacel run dan three corner drill berpengaruh terhadap peningkatan kelincahan, dan terdapat perbedaan pengaruh antara pelatihan obstacel run dan three corner drill terhadap peningkatan kelincahan. Kata-kata kunci: pelatihan obstacel run, three corner drill, kelincahan, sepak takraw. Kata Kunci : pelatihan obstacel run, three corner drill, Kelincahan. sepak takraw *ABSTRACK This study aimed to determine (1) the obstacel runtraining affect the increased agility,(2) three-corner drill training affect the increased agility, (3) difference between the effect of the obstacel run training and three corner drill training to increased agility. 22 sepak takraw athlete male who were selected as the sample of this study.Agility was measured by using shutle run test.This research was designed quasi-experimentally in which the nonrandomized control group pretest posttest design was used. The data was analyzed by using uji-t independent in which the significant level is α(thitung =0,05)which then was analyzed by using SPSS 16.0. Based on the results of independent t-test, (1) obstacel run training affect the increased agility of thitung6.687 with the significant 0.000 count smaller than α = 0.05. (2)Based on the results of independent t-test, (1) obstacel run training affect the increased agility of thitung20,58 with the significant 0.000 count smaller than α = 0.05. (3) results of data analysis using independent t-test on agility variables of each group obtained thitung different with significantly smaller than the value of α (thitung= 0.05) of 0.00, so the hypothesis is stated there is a difference between training effect and obstacel run training and three corner drill training to increased agility, accepted. Based on the result of data analysis and the discussion, it can be concluded that obstacel run and three corner drill training affect the improvement of agility. However, there is a different effect between obstacel run and three corner drill training toward the improvement of agility. Key words: obstacel run training and three corner drill training, agility, sepak takraw. keyword : *obstacel run training, three corner drill training, agility. sepak takraw
PENGARUH PELATIHAN DRIBBLING FORMASI PEMAIN BERBARIS DAN BERPASANGAN TERHADAP KECEPATAN DRIBBLING BOLA PADA SISWA PESERTA EKSTRAKURIKULER SEPAK BOLA SMP NEGERI 2 KERAMBITAN TAHUN 2014 ., Kadek Agus Adnyana Putra; ., I Kd. Happy Kardiawan, S.Pd.; ., Gede Eka Budi Darmawan, S.Pd., M.Or.
Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpko.v2i1.4162

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh pelatihan dribbling formasi pemain berbaris terhadap kecepatan dribbling bola, (2) pengaruh pelatihan berpasangan terhadap kecepatan dribbling bola, (3) perbedaan kecepatan dribbling bola antara kelompok perlakuan dribbling formasi pemain berbaris dan berpasangan. Subjek penelitian adalah siswa peserta ekstrakurikuler sepak bola SMP Negeri 2 kerambitan berjumlah 30 orang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan the modified Non-randomized pre-tes post-test design. Tes pengumpulan data menggunakan tes keterampilan kecepatan dribbling bola. Analisis data menggunakan perhitungan dengan uji-t independent pada taraf signifikansi (α) 0,05, dengan bantuan program SPSS 16,0. Hasil penelitian ini (1) pelatihan dribbling formasi pemain berbaris berpengaruh terhadap kecepatan dribbling bola, dengan hasil thit = 50.473 > ttab = 2,048, (2) pelatihan berpasangan berpengaruh terhadap kecepatan dribbling bola, dengan hasil thit = 35.225 > ttab = 2,048, (3) Terdapat perbedaan kecepatan dribbling bola antara pelatihan dribbling formasi pemain berbaris dan berpasangan, dengan hasil thit = 2,526 > ttab = 2,048. Pelatihan dribbling formasi pemain berbaris memberikan pengaruh yang lebih baik dibanding pelatihan berpasangan terhadap kecepatan dribbling bola, dilihat dari hasil rata-rata pelatihan dribbling formasi pemain berbaris = 15,64 < pelatihan berpasangan = 17,02. Kata Kunci : Pelatihan dribbling formasi pemain berbaris, berpasangan, kecepatan Dribbling sepak bola. This study aimed at investigating (1) the effect of formation dribbling line up players on dribbling speed, (2) the effect of couple dribbling on dribbling speed, (3) the difference of dribbling speed between the group of formation dribbling line up players and couple dribbling. 30 students of SMP Negeri 2 Kerambitan was chosen as the subject of this study. This study used the modified Non-randomized pre-tes post-test design. Dribbling speed test was used as data collection. The data was analyzed by using independent sample t-test (α: 0,05), with assissted by SPSS 16,0. The result of this study showed that (1) there was an effect of dribbling formation line up players on dribbling speed, in which thit = 50.473 > ttab = 2,048, (2) there was an effect of couple dribbling on dribbling speed, in which thit = 35.225 > ttab = 2,048, (3) there was a difference on dribbling speed between dribbling formation line up players and couple dribbling, in which thit = 2,526 > ttab = 2,048. Dribbling formation line up players gave a better effect than couple dribbling on the dribbling speed. It could be seen from the mean score of dribbling formation line up players was 15,64 < couple dribbling was 17,02. keyword : Formation dribbling line up players, couple dribbling, dribbling speed football.
PENGARUH PELATIHAN DOUBLE LEG SPEED HOP DAN BOX JUMP TERHADAP POWER OTOT TUNGKAI PADA SISWA PESERTA EKSTRAKURIKULER BOLA VOLI SMA NEGERI 1 BLAHBATUH TAHUN 2015 ., I Wayan Suparsa; ., Suratmin, S.Pd. M.Or; ., Gede Eka Budi Darmawan, S.Pd., M.Or.
Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Undiksha Vol 5, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpko.v5i2.8002

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Pengaruh pelatihan double leg speed hop terhadap power otot tungkai, (2) Pengaruh pelatihan box jump terhadap power otot tungkai, dan (3) perbedaan pengaruh pelatihan double leg speed hop dan box jump terhadap power otot tungkai. Subjek penelitian adalah siswa putra ekstrakurikuler bola voli SMA Negeri 1 Blahbatuh berjumlah 24 orang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan the modified group pre-test – post-test design. Tes pengumpulan data menggunakan tes vertical jump. Analisis data menggunakan perhitungan statistik uji-t (t-test) pada taraf signifikansi 0,05. Hasil analisis data (1) pelatihan double leg speed hop berpengaruh terhadap power otot tungkai, dengan hasil thit = 7,30> ttab = 2,074, (2) pelatihan box jump berpengaruh terhadap power otot tungkai, dengan hasil thit = 11,82> ttab = 2,074, (3) ada perbedaan pengaruh antara pelatihan double leg speed hop dan box jump, dengan hasil thit = 5,57> ttab = 2,074. Pelatihan double leg speed hop memberikan pengaruh yang lebih baik dibanding pelatihan box jump terhadap power otot tungkai, dilihat dari hasil rata-rata = 70,83> 55,33. Disimpulkan bahwa (1) ada pengaruh pelatihan double leg speed hop yang signifikan terhadap power otot tungkai, (2) ada pengaruh pelatihan box jump yang signifikan terhadap power otot tungkai, dan (3) ada perbedaan pengaruh pelatihan double leg speed hop dan box jump, dimana pelatihan double leg speed hop lebih baik dari pada pelatihan box jump terhadap power otot tungkai.Kata Kunci : double leg speed hop, box jump, power otot tungkai, bola voli. This study aims to determine (1) Effect of speed training double leg hop on leg muscle power, (2) Effect of training box jump to the leg muscle power, (3) the effect of speed training double leg hop and a jump box to leg muscle power. The subjects were male student extracurricular volleyball SMA 1 Blahbatuh numbered 24 people. This study used an experimental method to the design of the modified group pre-test - post-test design. Test data collection using vertical jump test. Analysis of data using statistical calculations t-test (t-test) at a significance level of 0.05. Results of data analysis (1) training speed double leg hop influence on limb muscle power, with the result thit = 7.30> ttab = 2.074, (2) training box jump effect on limb muscle power, with the result thit = 11.82> ttab = 2.074, (3) there is a difference between the effect of speed training double leg hop and jump box, with the result thit = 5.57> ttab = 2.074. Training speed double leg hops give better effect than training box jump to the leg muscle power, seen from the results mean = 70.83> 55.33. It was concluded that (1) there was an effect of speed training double leg hop significant leg muscle power, (2) no influence training box jump significantly to the limb muscle power (3) there are differences in the effect of speed training double leg hop and jump box, where training speed double leg hop is better than the training box jump to the leg muscle power.keyword : speed double leg hops, box jump, power leg muscle, volley ball.
PENGARUH PELATIHAN MENEMBAK BERPASANGAN DAN MENDORONG BOLA SAMBIL MELOMPAT TERHADAP KETEPATAN MENEMBAK BOLA BASKET PADA ANGGOTA KLUB RAJAWALI SEMARAPURA TAHUN 2016 ., I Gede Satria Wiradharma; ., Prof. Dr. I Nyoman Kanca, MS; ., Gede Eka Budi Darmawan, S.Pd., M.Or.
Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Undiksha Vol 6, No 3 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpko.v6i3.8603

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh menembak berpasangan terhadap ketepatan menembak, (2) pengaruh pelatihan mendorong bola sambil melompat terhadap ketepatan menembak, (3) perbedaan pengaruh pelatihan menembak berpasangan dan mendorong bola sambil melompat terhadap ketepatan menembak. Penelitian dilaksanakan dengan metode eksperimen dengan rancangan the modified group pre-test-post-test design. Analisis data menggunakan penghitungan statistik uji-t (t-test) pada taraf signifikan 5%. Subjek penelitian adalah anggota Klub Bola Basket Rajawali Semarapura. Jumlah subjek yang digunakan dalam penelitian ini 32 orang. Ketepatan menembak bola basket diukur dengan menggunakan speed sport shooting test. Hasil analisis data (1) pelatihan menembak berpasangan berpengaruh terhadap peningkatan ketepatan menembak, dengan hasil thitung 7.580 > ttabel 2,131. thitung lebih besar dari ttabel, sehingga hasilnya signifikan, (2) pelatihan mendorong bola sambil melompat berpengaruh terhadap peningkatan ketepatan menembak, dengan hasil thitung 9,667 > ttabel 2,131. Hal ini berarti, thitung lebih besar dari ttabel, sehingga hasilnya signifikan, dan (3) tidak ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara pelatihan menembak berpasangan dan mendorong bola sambil melompat terhadap peningkatan ketepatan menembak, dengan hasil rata-rata 0,475 > 2,042. Disimpulkan bahwa (1) pelatihan menembak berpasangan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan ketepatan menembak bola basket pada anggota Klub Bola Basket Rajawali Semarapura tahun 2016, (2) pelatihan mendorong bola sambil melompat berpengaruh signifikan terhadap peningkatan ketepatan menembak bola basket pada anggota Klub Bola Basket Rajawali Semarapura tahun 2016 dan (3) tidak ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara pelatihan menembak berpasangan dan mendorong bola sambil melompat terhadap peningkatan ketepatan menembak bola basket pada anggota Klub Bola Basket Rajawali Semarapura tahun 2016.Kata Kunci : pelatihan, menembak berpasangan, mendorong bola sambil melompat, ketepatan menembak, bola basket The aim of this research is to know about (1) the influence of partner shooting to the shot accuracy, (2) the influence of training to pull up jumpers to the shot accuracy, (3) the different influence of partner shooting training and pull up jumpers to the shot accuracy. This research will use experiment method with the modified group pre-test-post-test design. The analysis of the data will use statistical calculation test-t (t-test) in the 5% of significant level. The subject of the research is the members of Rajawali Semarapura basketball club. The amount of the subject that will be used is 32 persons. The shot accuracy of the basketball will be measured by speed sport shooting test. The result of the data analysis is (1) the training of partner shooting give an influence to the shot accuracy with 7580> table 2,131, it is bigger than the table, so the result is significant, (2) the training of pull up jumpers give an influence to the shot accuracy by 9.667 > table 2.131. it means bigger than the table and the result is significant, and (3) there is no significant different influence between those two training to the accuracy with the average result is 0,475>2,042. It can be concluded that (1) the partner shooting training give a significant influence to the shot accuracy of the basketball to the members of Rajawali Semarapura basketball club in 2016, (2) the training of pull up jumpers give a significant influence to the shot accuracy to the members in 2016, and (3) there is no significant influence between both of those training to the shot accuracy to the members of Rajawali Semarapura basketball club in 2016. keyword : training, partner shooting, pull up jumpers, shot accuracy, basketball
PENGARUH PELATIHAN CALL THE NUMBER DRILL DAN THREE CHAIR DRILL TERHADAP KETERAMPILAN DRIBBLING PADA SISWA EKSTRAKURIKULER BOLA BASKET SMP NEGERI 1 BUSUNGBIU TAHUN 2016 ., I Putu Pujastawa Putra; ., I Kd. Happy Kardiawan, S.Pd.; ., Gede Eka Budi Darmawan, S.Pd., M.Or.
Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Undiksha Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpko.v8i2.7861

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui (1) pengaruh pelatihan call the number drill terhadap keterampilan dribbling, (2) pengaruh pelatihan three chair drill terhadap keterampilan dribbling, dan(3) perbedaan pengaruh pelatihan call he number drill dan three chair drill terhadap keterampilan dribbling. Jenis penelitian menggunakan eksperimen, subyek penelitian dengan jumlah 36 orang. Penelitian ini mengunakan rancangan the modified pre-test – post-test group design. Tes yang digunakan adalah tes keterampilan dribbling melewati cones. Analisis data menggunakan perhitungan statistik uji-t (t-test) pada taraf signifikansi 5%. Hasil analisis data (1) pelatihan call the number drill berpengaruh terhadap keterampilan dribbling, dengan hasil thit = 13,866 > ttab = 2,109, (2) pelatihan three chair drill berpengaruh terhadap keterampilan dribbling, dengan hasil thit = 12,718 > ttab = 2,109, (3) tidak terdapat perbedaan pengaruh antara pelatihan call the number drill dan three chair drill terhadap keterampilan dribbling, dengan hasil thit = 0,152 < ttab = 2,033. Disimpulkan bahwa (1) terdapat pengaruh pelatihan call the number drill terhadap keterampilan dribbling bola basket sebesar 3,39%, (2) terdapat pengaruh pelatihan three chair drill terhadap keterampilan dribbling bola basket sebesar 3,44 %, (3) tidak terdapat perbedaan pengaruh antara pelatihan call the number drill dan three chair drill terhadap keterampilan dribbling bola basket dengan selisih 0,05%. Saran bagi peneliti selanjutnya adalah peneliti selanjutnya dapat mengembangkan penelitian dengan pelatihan yang berbeda untuk memperoleh keterampilan dribbling yang lebih baik.Kata Kunci : keterampilan dribbling, pelatihan call the number drill, three chair drill. This This research aimed at knowing (1) the effects of call the number coaching toward dribbling skill, (2) the effects of three chairs coaching toward dribbling skill, and (3) the differences of the effects of call the number and three chairs coaching toward dribbling skill. This type of research uses experimental, the number of research subject was 36 people. This research used the modified pre-test – post-test group design. The test which used was dribbling skill test by passing the cones. Data analysis used statistic calculations of t-test at a significance level of 5%. The results of data analysis show that (1) the coaching of call the number was affected toward dribbling skill with result of thit = 13.866 > ttab = 2.109, (2) the coaching of three chairs was affected toward dribbling skill with result of thit = 12.716 > ttab = 2.109, (3) there is no differences between the effects of call the number and three chairs coaching toward dribbling skill with result of thit = 0.152 < ttab = 2.003. It can be concluded that (1) there is the effect of call the number coaching toward basketball dribbling skill by 3.39%, (2) there is the effect of three chairs coaching toward basketball dribbling skill by 3.44%, (3) there is no differences between call the number and three chairs coaching toward basketball dribbling skill with a difference of 0.05%. Suggestions for further research is the next researcher to develop research with different training to obtain a better dribbling skills. keyword : dribbling skills, training call the number drill, three drill chair.
PENGARUH PELATIHAN DRIBBLING SLALOM DAN DRIBBLING BEBAS TERHADAP KETERAMPILAN MENGGIRING BOLA PADA PESERTA EKSTRAKULIKULER SEPAK BOLA SMP NEGERI 2 SAWAN TAHUN 2016 ., Conny Yudha Pranatha; ., I Kd. Happy Kardiawan, S.Pd.; ., Gede Eka Budi Darmawan, S.Pd., M.Or.
Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Undiksha Vol 5, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.739 KB) | DOI: 10.23887/jjpko.v5i2.8535

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh pelatihan dribbling slalom terhadap keterampilan menggiring bola, (2) pengaruh pelatihan dribbling bebas terhadap keterampilan menggiring bola, dan (3) perbedaan pengaruh antara dribbling slalom dengan dribbling bebas terhadap keterampilan menggiring bola bola pada peserta ekstrakulikuler di SMP Negeri 2 Sawan tahun 2016 yang berjumlah 40 orang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan rancangan the modified pre–test–post–test design. Pengumpulan data menggunakan tes dribbling. Analisis data menggunakan perhitungan statistik uji-t pada taraf signifikan (a) 0,05. Hasil penelitian ini adalah (1) pelatihan dribbling slalom berpengaruh terhadap keterampilan menggiring bola dengan hasil thit = 15,660 > ttabel = 2,093, (2) pelatihan dribbling bebas berpengaruh terhadap keterampilan menggiring bola dengan hasil thit = 20,746> ttabel = 2,093, dan (3) Perbedaan pengaruh antara dribbling slalom dan dribbling bebas terhadap keterampilan menggiring bola dengan hasil thit = 0,955< ttabel = 2,093. Simpulan yang diperoleh adalah (1) ada pengaruh pelatihan dribbling slalom dan dribbling bebas terhadap keterampilan menggiring bola sebesar 15,1%, (2) ada pengaruh pelatihan dribbling slalom dan dribbling bebas terhadap keterampilan menggiring bola sebesar 13,95%, dan (3) Tidak ada pengaruh yang signifikan antara pelatihan dribbling slalom dan dribbling bebas terhadap keterampilan menggiring bola pada peserta ekstrakulikuler sepak bola SMP Negeri 2 Sawan Tahun 2016. Kata Kunci : Pelatihan dribbling slalom, pelatihan dribbling bebas, keterampilan dribbling This study aims to determine (1) the effect of training dribbling slalom on dribbling skills, (2) the effect of training dribbling freely against dribbling skills, and (3) the difference effect between dribbling slalom with dribbling freely against skill dribbling the ball on the participants extracurricular SMP Negeri 2 Sawan 2016 which numbered 40 people. This research used a quasi-experimental design with the modified pre-test-post-test design. Collecting data using dribbling test. Analysis of data using statistical calculations t-test at significant level (a) 0.05. The results of this study were (1) training dribbling slalom effect on dribbling skills with the result thit = 15.660> table = 2.093, (2) training of dribbling freely effect on dribbling skills with the result thit = 20.746> table = 2.093, and (3) the difference between the effect of slalom dribbling and dribbling freely against dribbling skills with the result thit = 0.955
Co-Authors ., ADE CHRISTIE ANDIKA ., Aridwan ., Conny Yudha Pranatha ., Desak Gede Suci Paramita ., Dewi Dendy Pratiwi ., Dr. Suratmin, S.Pd., M.Or. ., Gede Anjasmaya ., Gede Wirantodi Sastrawan ., Gst Ngr Bgs Mahayudi a ., Gung Mas Galih Angkasa ., Gung Mas Goniiyun Pelangi ., Gusti Ngurah Made Adnyana Putra ., Hendra Wirawan ., HILDA DATU LANDE ., I Gede Satria Wiradharma ., I Gusti Nyoman Ardy Yudistira ., I KADEK DADI SUBAGIA ., I Kadek Saka Wibawa ., I Komang Sutrisna Wijaya ., I Made Habdi Gunawan ., I Putu Pujastawa Putra ., I Putu Yudik Prasetya Putra ., I Wayan Sukayana ., I Wayan Suparsa ., Jeremia Tarigan ., Kadek Candra Wahyuni ., KADEK FEBRI YOGIANA ., Kadek Jepi Trisnawan ., KADEK RAMAWAN ., Ketut Eka Pramana ., Kt Gede Dwi Pramana ., Ni Gusti Ayu Putu Sari Oktapiani ., Ni Luh Candra Monika Sari ., Pande Ketut Sri Juniari ., Putu Adi Sena Prasetya ., Putu Bayu Jullio Pramana ., Putu Budi Artana ., Putu Ery Andika ., Sanaji ., Syarif Hidayat, S.Pd., M.Pd. ., Walid Salham Nur Sani Adi Permana Putra, I Ngurah Adinata Kusuma, Ketut Chandra Agus Dharmadi , Made Agus Rian Mahendra ., Agus Rian Mahendra Ahmad Ainun Najib Amir Husein ., Amir Husein Arijaya, Kadek Sukma Astika, I Kadek Damayanti, Elok Darma Yanthi, I Gusti Ayu Agung DENTA PRADYTA SUNUR Dewa Gede Hendra Divayana, Dewa Gede Hendra Febra Kornelius Maro, Abram Fikri, Akhmad Gede Bambang Subagia . Gede Gunanta Dharma . Gede Noviada . Gst N Pt Widiantara ., Gst N Pt Widiantara Happy Kardiawan , I Kadek I Dewa Gede Surya Darma Yoga . I Gede Edy Sumarita ., I Gede Edy Sumarita I Gede Githa Suryantara . I Gede Pasek Manik Predana ., I Gede Pasek Manik Predana I Kadek Astika I Kadek Suranata I Komang Muna Palguna . I Made Suparyata . I Nyoman Kanca I Putu Agus Sukmananta . I Putu Darmayasa I Putu Gede Agus Aryantana ., I Putu Gede Agus Aryantana I PUTU INDRAWAN . I Putu Panca Adi I Wayan Hendi Satyaryawan . I Wayan Mastika . I Wayan Sanjaya ., I Wayan Sanjaya I Wayan Sukra Warpala I Wayan Suputra Yasa . I Wayan Widiarta . Jero Mangku Eka Ristiawan . Kadek Agus Adnyana Putra . Kadek Dwi Artikayani . Koming Tirta Utama Indrakrisna ., Koming Tirta Utama Indrakrisna Kusuma, Ketut Chandra Adinata Luh Putu Tuti Ariani M.Or S.Pd I Ketut Budaya Astra . Made Agus Dharmadi Made Yudi Indra Permana Muhammad Zainussolihin ., Muhammad Zainussolihin Ni Nyoman Parwati Pande Made Surya Kesawa . Pradyta Sunur , Denta PRADYTA SUNUR, DENTA Putu Biomantara ., Putu Biomantara Putu Dian Andriani . Putu Handrisna . Ramawan, Kadek S.Pd. I Kd. Happy Kardiawan . Sri Wahyu Ningrum, Ni Luh Putu Suratmin Syarif Hidayat Syarif Hidayat Udayana, Made Pandu Pramudya Wasti Danardani Yoga Diputra, I Nyoman