Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Manajemen Berbasis Database Dengan MS Access Untuk Meningkatkan Keunggulan Bersaing Pada Usaha Mikro Ellysa Nursanti; Fourry Handoko; Prima Vitasari
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 3 No 1 (2017): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri (JTMI)
Publisher : Program Studi Teknik Industri S2 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jtmi.v3i1.170

Abstract

Manajemen tata kelola pada unit usaha mikro, UMKM, seringkali menjadi hambatan bagi unit usaha tersebut untuk bertahan, bahkan mampu berkembang maju. Umumnya industri kreatif rumah tangga ini memiliki kemampuan tata kelola manajerial yang kurang memadai. Hal ini juga terlihat pada UMKM Bhakti Collection yang bergerak di bidang produksi kerudung border dan sulam tangan. Usaha ini memiliki banyak permintaan dan penjualan, tersebar di kota-kota besar Indonesia, namun ternyata manajemen tata kelolanya masih dilakukan dengan pencatatan manual, sehingga sering terjadi kehilangan barang dan sulit melakukan pelacakan pengontrolan. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini membantu UMKM dalam memperbaiki manajemen pengelolaan produk dan transaksinya dengan pendekatan manajemen berbasis database menggunakan aplikasi MS Access. Perekaman database dilakukan dengan mengelompokkan jenis bahan, model, motif, aplikasi, pekerja, waktu produksi, juga dengan menambahkan informasi harga, lokasi penyimpanan, jumlah stok, rekaman transaksi dan identitas pembeli/pemesan. Kegiatan ini memberikan banyak kontribusi langsung terhadap UMKM. Manajemen inventori baik bahan baku, penunjang, maupun produk jadi dapat dikelola dengan baik. Transaksi pemjualan dan pemesanan produk terekam dengan baik. Katalog produk juga semakin mudah di monitor dan di update. Perbaikan manajemen tata kelola usaha ini membawa dampak signifikan positif terhadap UMKM, sehingga diharapkan UMKM dapat meningkatkan keunggulan bersaingnya di masa mendatang.
Desain dan Pengembangan Sistem Informasi Administrasi Akademik Dosen (SIAADOS) Dengan Web Dinamis Untuk Peningkatan Karir Dosen Tetap di Universitas Gajayana Malang Ayudya Mahendaringratry; Ellysa Nursanti; Julianus Hutabarat
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 3 No 1 (2017): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri (JTMI)
Publisher : Program Studi Teknik Industri S2 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jtmi.v3i1.173

Abstract

Pengelolaan Jabatan Fungsional (JaFung) di Universitas Gajayana (UNIGA) Malang dilakukan dengan manual dimana dokumen pendukung masih disimpan di masing-masing unit kerja dan tidak terarsip dengan benar dan membutuhkan waktu yang lama. Dibutuhkan sebuah sistem yang bisa mengatasi kesulitan penataan aktivitas akademik dosen. Tujuan penelitian ini adalah mendesain dan merancang web dinamis Sistem informasi Administrasi Akademik Dosen (SIAADOS) yang dapat meningkatkan karir dosen di Universitas Gajayana Malang. Dengan SIAADOS maka data akan terintegrasi antar entitas serta adanya transparansi data yang terkontrol. Penelitian ini menggunakan web dinamis dengan merancang Data Flow Diagram (DFD), juga menggunakan tahapan metode Quality Function Deployment (QFD) untuk menetapkan kebutuhan dosen terhadap JaFung menjadi atribut produk jasa, dengan mengumpulkan Voice of Customer (VoC) tahap 1 untuk mencari requirements calon user dan Tahap 2 untuk mencari tingkat kepuasanuser setelah menggunakan SIAADOS. Berdasarkan analisis data tingkat kepuasan user tentang SIAADOS maka disimpulkan bahwa SIAADOS handal dalam memproses pengajuan JaFung dosen di lingkungan UNIGA Malang sehingga akan berdampak pada peningkatan karir dosen yang bersangkutan. Melalui SIAADOS, diperkirakan pengajuan JaFung akan naik sebesar 10% per tahun.
Analisis Pemilihan Supplier Yang Tepat Untuk Produk Gigi Palsu (Studi Kasus Di CV. Brother Dent) Agus Syamsudin; Ellysa Nursanti; Emmalia Adriantantri
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 3 No 2 (2017): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri (JTMI)
Publisher : Program Studi Teknik Industri S2 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jtmi.v3i2.176

Abstract

Dalam konsep rantai pasok, supplier merupakan salah satu bagian rantai pasok yang sangat penting dan berpengaruh terhadap eksistensi suatu perusahaan. Untuk mendapatkan supplier yang tepat, perusahaan perlu melakukan pemilihan supplier dikarena supplier memegang peranan sangat penting untuk memperlancar proses produksi dalam suatu industri manufaktur. Bahan baku yang dipilih harus sesuai kualitas standar dari perusahaan. Oleh karena itu CV. Brother Dent memerlukan supplier yang tepat untuk memenuhi kebutuhan bahan baku tersebut. Saat ini masih banyak terjadi keterlambatan bahan baku dan juga kualitas bahan baku yang tidak sesuai dengan standart sehingga pemilihan supplier harus diperhatikan dengan benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui supplier mana yang memiliki performa terbaik dengan menggunakan metode AHP sebagai dasar pemilihan kriteria dan sub kriteria supplier dan Alat yang dipakai dalam penelitian ini adalah Aplikasi Expert Choice yang digunakan untuk membantu pengambilan keputusan dalam pemilihan supplier. Pengolahan data yang dilakukan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan tahap-tahap yang dilakukan dalam metode AHP yaitu mendefinisikan struktur hirarki permasalahan, menghitung bobot kriteria pada setiap tingkat hirarki, menghitung konsistensi pembobotan dan menampilkan urutan prioritas alternatif. Aplikasi expert choice digunakan untuk memilih supplier mana yang tepat yang dipilih untuk menyuplai bahan baku metal porcelin pada CV. Brother Dent. Hasil kuesioner 1 menunjukkan bahwa kriteria yang baik dalam memilih supplier bahan baku metal porcelin adalah Kualitas, Harga, Pengiriman, Pelayanan, Fleksibilitas. Pengolahan data pada Kuesioner 2 menggunakan metode AHP diketahui kriteria pengiriman menjadi prioritas utama yaitu dengan bobot 0,39. Hasil penilaian dari hasil wawancara untuk menentukan supplier terbaik yang sudah diolah menggunakan aplikasi Expert Choice menunjukkan supplier Royal Dent sebagai prioritas pertama dengan bobot 0,414.
Hubungan Sudut Pahat dan Kecepatan Potong Terhadap Pemakaian Mata Pahat Pada Pembuatan As-Arbor Mualifi Usman; Ellysa Nursanti; Dimas Indra Laksmana
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 3 No 2 (2017): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri (JTMI)
Publisher : Program Studi Teknik Industri S2 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jtmi.v3i2.190

Abstract

Sudut pemotongan pahat merupakan salah satu hal yang dapat mempengaruhi hasil pengerjaan pembuatan arbor. Kualitas permukaan potong tergantung pada kondisi pemotongan, dengan pemakaian standarisasi sudut pemotongan dan kecepatan potong kemungkinan akan didapat hasil kerataan yang sesuai. Pentingnya penentuan sudut pemotongan pahat dan kecepatan potong yang tepat dapat meminimalisir pemakaian mata pahat, dalam hal ini pada pembuatan arbor dapat dioptimumkan pemakaian mata pahatnya dengan menjaga geometri sudut pahat. Geometri pahat yang optimum memberikan proses pemotongan yang cepat dengan hasil yang halus serta keausan pahat yang minimum. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan sudut pahat dan kecepatan potong terhadap pemakaian mata pahat pada proses pembuatan As-Arbor malalui pendekatan analisa regresi linier berganda. Pengaruh hubungan variabel sudut pahat dan kecepatan potong terhadap penggunaan mata pahat ditunjukkan dengan model rumusan regresi linier berganda yang ditunjukkan oleh Y = 641.568 + 31.481 X1 + 11.571 X2. Nilai koefisien determinasi diperoleh 0.783 atau 78,3%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar sudut pahat dan kecepatan potong semakin besar pula tingkat keausan mata pahatnya.
Analisis Sistem Antrian Pada Proses Pelayanan Konsumen di Rumah Makan Hendra Nurjaya Al-Kholis; Ellysa Nursanti; Thomas Priyasmanu
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 4 No 1 (2018): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri (JTMI)
Publisher : Program Studi Teknik Industri S2 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jtmi.v4i1.202

Abstract

Antusias warga malang terhadap Rumah Makan sangat tinggi hal ini membuat Rumah Makan tidak pernah sepi oleh pengunjung sehingga mengakibatkan antrian. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi kinerja sistem antrian stasiun pelayanan di Rumah Makan sehingga diperoleh penurunan jumlah antrian konsumen. Metode yang digunakan adalah metode simulasi dengan software Arena 10.0 Pengamatan dilaksanakan pada jam 12.00-24.00 untuk mendapatkan data waktu antar kedatangan dan waktu antar pelayanan. Pengukuran waktu menggunakan bantuan stopwatch. Berdasarkan hasil analisa kondisi eksisting, nilai Queue Waiting Time berkisar antara 0-1027 detik, Queue Number Inqueue berkisar antara 0-20 orang, Utilization berkisar antara 0.47%-1% dan Work In Process 1-21 orang. Berdasarkan hasil beberapa skenario yang telah dirancang dan dijalankan dengan bantuan process analyzer software ARENA 10.0 dipilih skenario 2. Pada skenario 2 mengasumsikan penambahan satu fasilitas stasiun pelayanan. Maka model antrian yang cocok adalah Multi Channel-Single Phase (M/M/2) ; (FCFS) dimana terdapat fasilitas 2 stasiun pelayanan pada kondisi ramai jam 14.00-16.00, 18.00-22.00 dan jam 16.00-18.00 pada hari sabtu dan minggu. Penambahan stasiun, dapat mmenurunkan antrian menjadi Queue Waiting Time berkisar antara 0-18 detik, nilai Queue Number Inqueue 1 orang, nilai Utilization berkisar antara 0.37-0.68 % dan nilai Work In Processberkisar antara 1-5. Sehingga dapat dikatakan bahwa skenario 2 menurunkan jumlah antrian 89 %.
Pendekatan Continuous Improvement Penurunan Donwntime Pada Sistem Pengisian Air Minum Gallon Dwi Wiyono; Ellysa Nursanti; Thomas Priyasmanu
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 4 No 1 (2018): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri (JTMI)
Publisher : Program Studi Teknik Industri S2 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jtmi.v4i1.230

Abstract

Permasalahan yang terjadi di PT. Tirta Investama adalah adanya tingginya jumlah downtime di line 5 gallon area gattot kaca. Downtime terjadi dikarenakan botol sering menyangkut dan belum ada standarisasi pemasangan pocket holder. Oleh sebab itu, dilakukan penelitian guna menurunkan jumlah downtime dengan menggunakan metode Continuous Improvement (CI). Penelitian menggunakan metode Continuous Improvement (CI), melalui tahapan Plan-Do-Check-Act (PDCA). Plan dilakukan untuk mengetahui permasalahan kondisi nyata di lapangan. Setelah itu, mengidentifikasi penyebab-penyebab masalah yang terjadi. Kemudian Do dilakukan untuk memberi saran usulan standarisasi kepada perusahaan. Check dilakukan dengan menyusun intruksi kerja yang digunakan untuk mengetahui standarisasi dilakukan dengan baik pada perusahaan. Action digunakan untuk mengetahui perkembangan setelah ada perbaikan. Setelah semua tahap penelitian dilakukan dan implementasi PDCA, maka dapat disimpulkan bahwa jumlah downtime menurun dari 6176,96 menit menjadi 16,52 diatasi dengan standarisasi peralatan dan proses, standarisasi pemasangan komponen, dan standarisasi tenaga kerja. Selain itu, intruksi kerja yang diusulkan, berhasil menurunkan jumlah downtime dan membuat proses produksi menjadi lebih baik.
Peningkatan Efisiensi Waktu dan Biaya Pemeliharaan Overhaul Pesawat Tempur Ellysa Nursanti; R. M. Suaidy Avief; Sibut; Mariza Kertaningtyas
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 4 No 2 (2018): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri (JTMI)
Publisher : Program Studi Teknik Industri S2 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jtmi.v4i2.231

Abstract

Pertahanan udara di suatu negara mutlak memerlukan ketersediaan seluruh sarana prasarana pendukung yang memadai, diantaranya adalah ketersediaan pesawat tempur. Lamanya periode waktu yang diperlukan untuk melakukan pemeliharaan overhaul pesawat tempur memberikan dampak signifikan terhadap ketersediaannya dalam mendukung system pertahanan Negara. Salah satu pesawat tempur tersebut adalah pesawat tempur Hawk Mk-209 yang berdasarkantechnical order/maintenance manual membutuhkan waktu overhaul 101.848 menit atau setara 14 bulan.Pendekatan model matematik optimasi dikembangkan untuk mendapatkan solusi optimum, dalam hal ini adalah untukmeminimumkan waktu overhaul pemeliharaan untuk pesawat tempur Hawk Mk-209. Metode JalurLintasan Kritis (Critical Path Method/CPM) dan Program Evaluation and Review Technique/PERT digunakan untuk mendukung tercapainya solusi optimal.Melalui optimasi dan CPM PERT diperoleh waktu pemeliharaan overhaul 28.984,50 detik atau setara 4,61 bulan. Dengan demikian diperoleh peningkatan efisiensi waktu dan biaya sebesar 67%.
Penerapan Sistem Informasi Terintegrasi Untuk Meningkatkan Kenerja UKM Pengrajin Sulam Ellysa Nursanti; Sibut; Fuad Achmadi; D. P. Anugrahing Hapsari
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 4 No 2 (2018): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri (JTMI)
Publisher : Program Studi Teknik Industri S2 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jtmi.v4i2.240

Abstract

UKM Pengrajin Sulam Bhakti Collection bergerak di bidang usaha produksi kerudung, pakaian dan mukena sulam, bordir dan permata serta aplikasi lainnya.UKM ini memiliki sejumlah pengrajin dan staf administrasi yang tersebar di wilayah Malang dan Pasuruan.Pesanan diterima oleh Kantor Malang, dibuatkan perencanaan bahan, desain dan penjadwalan kerja, selanjutnya dikerjakan di Pasuruan.Hasil Produksi dari Pasuruan, dikirimkan kembali ke Malang untuk Proses Finishing dan Pengemasan Pengiriman ke konsumen pemesan. Letak kantor yang berbeda terpisah lokasi kota ini menimbulkan kesulitan komunikasi baik antara pihak UKM dengan konsumen pemesan maupun pihak manajemen UKM dengan karyawan pengrajinnya, penerjemahan desain pemesanan, evaluasi dan kontrol selama proses pengerjaan, sehingga beberapa produk akhir tidak lolos QC internal dan waktu proses pengerjaan melebihi standard jadwal yang ditetapkan. Untuk itu diperlukan suatu sistem terintegrasi yang dapat meningkatkan kinerja UKM secara keseluruhan. Metode yang digunakan dalam perancangan sistem informasi ini adalah identifikasi permasalahan, menentukan system requirement checklist, serta pemodelan sistem informasi yang akan dirancang. Model Data dikembangkan dari Data Flow Diagram (DFD) untuk mengetahui proses aliran informasi dari dan ke setiap entitas yang terhubung. Tahap berikutnya adalah System Development yang melibatkan beberapa database terkait.Hasilnya berupa program aplikasi yang berbasis website. Hasil dari sistem informasi terintegrasi ini adalah peningkatan kinerja UKM Bhakti Collection baik dilihat dari waktu proses yang lebih cepat, kualitas produk yang terjaga, komunikasi dan data pelanggan, data transaksi pemesanan dan penjualan terekam dengan baik dan aman, sehingga diharapkan peningkatan kinerja ini dapat meningkatkan potensi peningkatan revenue bagi UKM dalam jangka panjang.
Penerapan Lean Manufacturing Untuk Mengidentifikasi Dan Menurunkan Waste (Studi Kasus CV Tanara Textile) Catur Kusbiantoro; Ellysa Nursanti
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 5 No 1 (2019): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri (JTMI)
Publisher : Program Studi Teknik Industri S2 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jtmi.v5i1.251

Abstract

CV. Tanara Textile merupakan salah satu perusahaan tekstil yang termasuk dalam kelompok industri penyempurnaan kain berupa kain kaos. Pada proses produksi di perusahaan masih ditemukan beberapa waste. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menurunkan waste yang terjadi pada proses produksi maka digunakan pendekatan lean manufacturing. Metode Value Stream Mapping (VSM) digunakan untuk pemetaan aliran produksi dan aliran informasi terhadap suatu produk pada tingkat produksi total, melakukan wawancara untuk pembobotan penyebab 7 waste yang sering terjadi pada proses produksi, VALSAT untuk menganalisa pemborosan dari hasil pembobotan yang selanjutnya melakukan detailed mapping tools, serta analisis FMEA untuk mengetahui penyebab kegagalan prosesyang terjadi di lini produksi lalu menghitung nilai RPN tertinggi. Selanjutnya melakukan usulan perbaikan untuk menurunkan waste unnecessary inventory serta menganalisis perbaikan secara berkelanjutan dengan PDCA. Waste terbesar ada pada Unncessary Inventory sebesar 28,571% faktor penyebabnya adalah penumpukan bahan baku, work in process (WIP), sparepart yang tidak terpakai dan penimbunan pada finished goods Sebelum perbaikan proses produksi 16 hari 9 jam dimana Value Added 6 hari 4 jam dan Lead Time 10 hari 4 jam, setelah perbaikan proses produksi menjadi 14 hari 5 jam dimana Value Added 6 hari 4 jam dan Lead Time 8 hari 1 jam, dengan demikian dapat meningkatkan process cycle efficiency sebesar 17,19% dan menghemat lead time sebesar 2,546% dengan penurunan waste sebesar 8,31%
Upaya Meningkatkan Penjualan Minyak Kayu Putih Ruu Dengan Metode Marketing Mix, Berdasarkan Analisis SWOT Dan STP Di Wasur Kabupaten Merauke Muhamad Ibnu Baha Udin; Dhayal Gustopo; Ellysa Nursanti
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 5 No 1 (2019): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri (JTMI)
Publisher : Program Studi Teknik Industri S2 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jtmi.v5i1.257

Abstract

Kelompok penyuling kayu putih merupakan salah satu UKM yang terletak di daerah Wasur kabupaten Merauke dan memproduksi minyak kayu putih jenis Astromyrthus sympiocarpa yang diberi nama Ruu. Hasil produksi minyak kayu putih Ruu dipasarkan sekitar kampung Wasur dan belum diserap pasar secara maksimum. Tujuan penelitian untuk dapat memetakan posisi UKM minyak kayu putih Ruu dan pasar sasaran yang nantinya dapat meningkatkan penjualan. Hasil penelitian analisis SWOT menunjukan bahwa Ruu berada pada posisi Diversifikasi. Selanjutnya untuk analisis STP (Segmentation, Targeting, dan Positioning) menghasilkan targetinguntuk minyak kayu putih Ruu yaitu jenis kelamin perempuan, kisaran usia antara 17-22 tahun dan memiliki pekerjaan sebagai pelajar/ mahasiswa yang berada pada daerah wilayah kabupaten Merauke. Sedangkan untuk positioning produk Ruu berada diposisi market follower. Pada analisis marketing mix4P ini produk tetap menjaga kualitas dan pengemasan menggunakan botol plastik, sehingga Ruu dapat mengikuti harga pesaing sesuai ukuran botol, memberikan potongan harga dan pemberian komisi bagi agen perantara yang memasarkan produk Ruu. Maka untuk distribusi mengadakan kerjasama dengan agen perantara yang dapat mengantarkan produk Ruu dengan cepat dan tepat waktu serta promosi dapat dilakukan melalui media sosial.