I Gusti Made Budiarta
Universitas Pendidikan Ganesha

Published : 78 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

KOMPONEN PENJOR HIAS DI DESA KAPAL, MENGWI, BADUNG ., I Gede Hendra Putrawan; ., Drs. I Ketut Supir, M.Hum; ., I Gusti Made Budiarta, S.Pd
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v4i1.2133

Abstract

Keberadaan bisnis penjor yang ada di Desa Kapal sangat menjanjikan untuk mengangkat perekonomian masyarakat di Desa Kapal, Mengwi, Badung, disamping itu, Penjualan komponen penjor memang sangat membantu masyarakat Bali yang ada di sekitar desa Kapal, karena dengan adanya penjualan komponen-komponen penjor hias masyarakat dengan lebih praktis dan cepat untuk mengerjakan penjor. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan alat, bahan yang digunakan, proses pembuatan, dan komponen yang dibuat. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, teknik wawancara, teknik dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis domain yang bertujuan untuk memproleh pengertian umum, relative dan menyeluruh, analisis taksonomi untuk mengolah data lebih lanjut, lebih rinci dan mendalam. Kata Kunci : Komponen penjor, ragam hias Penjor business presence in the Kapal village was very promising to lift the economy in Kapal Village society, Mengwi, Badung. In addition, the sale of penjor component was very helpful to balinese people that are around the Kapal village, cause with the sale of ornamental components Penjor people becomes more practical and faster to work Penjor. This study aimed to describe the tools, the materials used, the manufacturing process, and the components are made. Data collection techniques used were observation techniques, interviewing techniques, and documentation techniques. Analysis of the data used in this study were domain analysis that aimed to get common sense and relatively thorough, analytical taxonomy to process the data further, more detailed and in depth. keyword : Component Of Penjor , decorative art
PROSES PEMBUATAN CUTTING STIKER PADA BODY MOBIL DI PERUSAHAAN BALISTIKER DENPASAR ., I Made Arya Suwiatmika; ., Drs. I Gusti Nyoman Widnyana; ., I Gusti Made Budiarta, S.Pd
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v5i1.6307

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah untuk mengetahui proses dan cara pembuatan cutting stiker pada body luar mobil di Perusahaan Balistiker, Denpasar, Bali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Proses perancangan (2) Bahan dan alat (3) Jenis desain dan (4) Sistem pewarisan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Proses perancangan cutting sticker pada body luar mobil ada beberapa tahap antara lain tahap awal desain menggunakan software coreldraw. Dilanjutkan dengan tahap cetak cutting sticker menggunakan mesin dan tahap tempel cutting sticker secara manual. (2) Bahan meliputi oracal. Sedangkan alat meliputi mesin cetak cutting sticker, cutter, gunting, penggaris, rakel, spryer, hair dryer. (3) Jenis desain meliputi anime, racing, elegant dan desain branding dengan teknik digital printing. (4) Sistem pewarisan ketrampilan perusahaan, pemilik mewariskan ilmunya kepada tenaga kerja secara langsung. Kemudian akan dipelajari serta diterapkan langsung secara mandiri atau otodidak. Kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian ini adalah hasil penelitian berupa: proses perancangan, bahan dan alat, jenis desain cutting sticker serta sistem pewarisan ketrampilan pembuatan cutting sticker.Kata Kunci : desain, cutting sticker The background of this study was to know the process and the way of making cutting sticker on the exterior of car?s body in Balistiker company at Denpasar. This research aimed at knowing 1) the design process, 2) the tools and equipments, 3) kinds of design, and 4) the inheritance process. This study used descriptive qualitative design. The result of this study showed that 1) the design process of cutting sticker on the exterior of car?s body was done using software coreldraw, and continued by printing the cutting sticker and using manual system in affixed the cutting sticker. 2) the equipments was oracal, and the tools were cutting sticker printing machine, cutter, scissors, rulers, rakel, spryer, and dryer. 3) kinds of design were anime, racing, elegant, and branding design using digital printing technique. 4) the inheritance process was, the owner inherit the skill to the employees directly. Then, it would be learned and practiced by them independently. The conclusion of this research was the result of this study were about the design process, the equipments and tools, kinds of cutting sticker design and the inheritance process of making cutting sticker. keyword : design, cutting sticker
KERAJINAN BROS LOGAM DI BANJAR PANDE BANGLI ., Gusti Made Karismanata; ., Drs.I Ketut Sudita, M.Si; ., I Gusti Made Budiarta, S.Pd
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v4i1.2510

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui tentang keberadaan Kerajinan Bros Logam di Banjar Pande, meliputi aspek sejarah dan keberadaan Kerajinan Bros Logam di Banjar Pande, (2) mengetahui bahan-bahan dan alat-alat dalam pembuatan bros logam di Banjar Pande Bangli, (3) mengetahui proses pembuatan bros logam di Banjar Pande Bangli, (4) mengetahui hasil produk bros di Banjar Pande Bangli. Instrumen yang digunakan adalah (1) instrumen observasi, (2) instrumen wawancara, (3) instrumen dokumentasi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah (1) teknik observasi, (2) teknik wawancara, (3) teknik dokumentasi, (4) teknik kepustakaan. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah (1) analisis domain yang bertujuan untuk memperoleh pengertian umum, (2) analisis taksonomi dengan mengolah data lebih rinci. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif yang menggunakan pendekatan kualitatif Hasil penelitian ini menunjukkan (1) tentang keberadaan Kerajinan Bros Logam di Banjar Pande yang dimulai pada tahun 2005 dan berkembang hingga, (2) bahan-bahan dan alat-alat dalam pembuatan bros logam meliputi kawat tembaga, plat kuningan, tembaga, permata dan lainnya (3) proses pembuatan bros yang meliputi tahap mengolah bahan kawat dan plat, mengelas, dan pelapisan logam, (4) hasil produk bros yang meliputi bros untuk wanita dan pria. Kata Kunci : Keberadaan, Kerajian, Bros, Logam This study aims to ( 1 ) know about the existence Bros. Metal Craft in Banjar Pande , covering aspects of the history and existence Bros. Metal Craft in Banjar Pande , ( 2 ) determine the materials and tools in the manufacture of Bros metal in Banjar Pande Bangli , ( 3 ) know the process of making metal Bros in Banjar Pande Bangli , ( 4 ) determine the results in Banjar Pande Bros products Bangli . The instruments used are ( 1 ) observation instrument , ( 2 ) interview instrument , ( 3 ) the instrument documentation . Data collection techniques are: ( 1 ) observation, ( 2 ) interviewing techniques , ( 3 ) technical documentation , ( 4 ) technical literature . The analysis used in this study were ( 1 ) a domain analysis that aims to obtain a general sense , ( 2 ) taxonomic analysis by processing the data in more detail. This research is a descriptive study that used a qualitative approach. The results of this study indicate ( 1 ) on the existence Bros. Metal Craft in Banjar Pande which began in 2005 and evolved until now ( 2 ) the materials and tools in the manufacture of metal bros include wire copper , brass plate , copper , gems , and other ( 3 ) the process of making a bros which includes the step of processing the wire and plate materials , welding , and metal coating,( 4 ) the results of which include brooches brooch products for women and men. keyword : Existence , Handicraft , Bros , Metal
Proses Kreatif Kartunis Putu Dian Ujiana ., Yoga Suta Wirya Made; ., I Gusti Made Budiarta, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. Gede Eka Harsana Koriawan, M.Erg.
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.292 KB) | DOI: 10.23887/jjpsp.v9i2.21559

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan catatan perjalanan Putu Dian Ujiana selama menekuni profesi sebagai kartunis. (2) Untuk mendeskripsikan proses kreatif Putu Dian Ujiana dalam mendapatkan ide dan cara memvisualisasikannya. (3) Untuk mendeskripsikan wujud karya kartun Putu Dian Ujiana. Subjek penelitian ini adalah Putu Dian Ujiana dengan objek berbagai karya kartun milik Dian. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik (1) observasi, (2) wawancara, (3) kepustakaan. Kemudian data-data tersebut dianalisis dengan menggunakan teknik analisis domain dan taksonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Tahun 2012 adalah awal bagi Putu Dian Ujiana dalam mulai berkarya kartun. Sejak saat itu Dian banyak mendapat pembelajaran tentang bagaimana menciptakan karya kartun, pengalaman mengikuti kegiatan yang berhubungan dengan kartun (pameran, workshop, seminar, mengisi acara, dll), dan menghasilkan berbagai karya kartun. (2) Proses kreatif Putu Dian Ujiana berawal dari proses mendapatkan ide kemudian memvisualisasikan ide tersebut. Dian mendapatkan ide dari berbagai hal dengan cara melihat, membaca, berdiskusi, mendengarkan sesuatu, dan lain sebagainya. Dian memvisualisasikan ide menjadi karya dengan cara membungkus ide tersebut dengan identitas atau karakternya sebagai orang Buleleng. (3) Wujud karya Putu Dian Ujiana dapat dibagi berdasarkan bagaimana memodifikasi unsur visual, tokoh-tokoh apa saja yang sering muncul pada setiap karyanya, dan tema apa saja yang sering diangkat Kata Kunci : Proses kreatif, kartun. This study aims to: (1) Describe the travel notes of Putu Dian Ujiana during her profession as a cartoonist. (2) To describe the creative process of Putu Dian Ujiana in getting ideas and ways to visualize them. (3) To describe the form of Putu Dian Ujiana's cartoon work. The subject of this research is Putu Dian Ujiana with various objects of Dian's cartoons. Data collection in this study was done by techniques (1) observation, (2) interviews, (3) literature. Then the data is analyzed using domain analysis and taxonomy techniques. The results showed that: (1) 2012 was the beginning for Putu Dian Ujiana to start working on cartoons. Since then, Dian learned a lot about how to create cartoons, experiences from participating in activities related to cartoons (exhibitions, workshops, seminars, filling events, etc.), and producing various cartoon works. (2) Putu Dian Ujiana's creative process begins with the process of getting an idea and then visualizing the idea. Dian gets ideas from various things by seeing, reading, discussing, listening to something, and so on. Dian visualizes ideas into works by wrapping those ideas with her identity or character as a Buleleng people. (3) the form of Putu Dian Ujiana's work can be divided based on how to modify the visual elements, what characters often appear in each of his works, and what themes are often raised. keyword : Creative process, cartoons
METODE PEMBELAJARAN SENI DI SANGGAR BALI TRIMANIK KREATIF DENPASAR ., Ni Luh Gede Dewi Suputri; ., Drs.Hardiman, M.Si.; ., I Gusti Made Budiarta, S.Pd., M.Pd
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 6, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.784 KB) | DOI: 10.23887/jjpsp.v6i3.7275

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang (1) proses pembelajaran pada sanggar Bali Trimanik Kreatif Denpasar (2) media pembelajaran yang digunakan pada sanggar Bali Trimanik Kreatif Denpasar (3) metode pembelajaran yang digunakan serta (4) keunggulan dan kelemahan dari metode yang digunakan pada sanggar Bali Trimanik Kreatif Denpasar. Penelitian ini menggunakan metode (1) observasi (2) wawancara (3) dokumentasi (4) fokus Grup Diskusi (FGD) dan (5) kepustakaan. Data dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) sanggar memiliki 4 kategori, yaitu kategori yang disetarakan dengan pendidikan PAUD, TK, SD dan SMP. Bimbingan yang diberikan berdasarkan kategori-kategori tersebut. Kategori PAUD, bimbingan berupa pengenalan warna, pengenalan garis dan penerapan warna. Bimbingan pada kategori TK berupa penerapan warna dengan teknik gradasi dan graffito. Pada kategori SD bimbingan berupa cara membuat bentuk atau objek dengan penerapan warna teknik campuran. Sedangkan pada kategori SMP, anak dibebaskan dalam menggambar atau melukis; (2) sanggar menggunakan dua jenis media, yaitu media cetak dan media elektronik. Pada media cetak dalam satu paket terdapat tiga lembar media, yaitu: media berupa bentuk berpola atau langkah-langkah dalam menggambar satu objek, hasil objek jadi dan hasil objek yang telah diwarnai; (3) metode pembelajaran yang digunakan pada sanggar adalah metode mencontoh dan latihan atau drill. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan individu, walau yang diajarkan pada setiap anak sama; dan (4) keunggulan dari metode mencontoh dan latihan atau drill yang digunakan pada sanggar adalah unggul dalam produkifitas dan kebutuhan jangka pendek terpenuhi. Sementara itu kelemahan yang dimiliki, yaitu: tidak adanya kreatifitas, psikologis anak tertekan, pembelajaran menganut paham ?guruisme?, guru jauh lebih sibuk, dan kebutuhan jangka panjang tidak terpenuhi. Kata Kunci : metode pembelajaran seni, perkembangan seni rupa anak. Abstract This research aims to describe about (1) the learning process in Bali Trimanik Kreatif Studio Denpasar, (2) the learning media which is used in Bali Trimanik Kreatif Studio Denpasar, (3) the learning method used, and (4) the strength and weaknesses of the method used in Bali Trimanik Kreatif Studio Denpasar. In this research, the researcher uses some methods such as (1) observation, (2) interview, (3) documentation, (4) Focus Group Discussion (FGD), and (5) literature review. The data will be analyzed by qualitative descriptive method. The result of this research are (1) the studio has 4 categorize, that is equivalent with the level of education like PAUD, TK (play group), SD (elementary school level), and SMP (junior high school level). The technique in teaching and learning process is given based on those categorizes. In PAUD categorize, the guidance in learning art covers introducing colors, introducing line and colors application. The guidance in learning art for TK (play group) categorize are colors application with gradation technique and graffito. For SD (elementary school level) categorize, the guidance are forming or object making using colors mixing application. Whereas in SMP (junior high school) categorize, the students are freely in drawing and painting; (2) The studio use two kinds of learning media, such as printing media and electronic media. In printing media, there are three kinds of media sheet in one package like media that has pattern or steps in drawing an object, completing object result and object result that already coloring; (3) The learning method that is used in studio is exampling method and training or drilling. The approach used is individual approach even though the subject material that has been learning by the students is same: and (4) the strength of exampling method and training or drilling which is used by the studio is excellent productivity and the short term of needed is fulfilled. However the weaknesses of this method are there is no creativity at all, child psychological are suppressed, teacher-centered learning process, teachers have more work to do, and the long term of needed is not fulfilled. keyword : learning method of art, the development of child art.
Komunikasi Visual Gambar Anak-anak Periode Pra-bagan di Sekolah Laboratorium Undiksha ., Nuril Firdausia; ., Drs.Hardiman, M.Si.; ., I Gusti Made Budiarta, S.Pd., M.Pd
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 7, No 1 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (799.075 KB) | DOI: 10.23887/jjpsp.v7i1.11363

Abstract

KOMUNIKASI VISUAL GAMBAR ANAK-ANAK PERIODE PRA-BAGAN DI SEKOLAH LABORATORIUM UNDIKSHA Oleh Nuril Firdausia, NIM 1312031021 Jurusan Pendidikan Seni Rupa ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Untuk mendeskripsikan elemen visual yang memperlihatkan karakteristik gambar anak-anak periode pra-bagan karya siswa Sekolah Laboratorium Undiksha, (2) Untuk mendeskripsikan tema gambar anak-anak periode pra-bagan karya siswa Sekolah Laboratorium Undiksha., dan (3) Untuk mendeskripsikan makna komunikasi visual yang terdapat pada gambar anak-anak periode pra-bagan karya siswa Sekolah Laboratorium Undiksha. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data sebagai berikut: (1) Observasi Partisipatif, (2) Wawancara, (3) Kepustakaan, (4) Dokumentasi, (5) Life History, dan (6) Trangulasi. Hasil penelitian yang diperoleh: (1) Elemen visual pada Sekoah LaboratoriumUndiksha terdiri dari, (a) Pada elemen garis Terdapat garis vertikal, garis horizontal, dan garis melingkar, (b) Elemen warna pada periode pra-bagan ini anak mewarnai menurut apa yang dia suka atau secara acak, dan (c) Pada elemen ruang ada beberapa macam cara anak menggambar ruang yaitu: anak menggambar berdasarkan x-ray, gambar penting, jauh di atas, dan dekat di bawah. (2) Tema dan sub tema gambar anak-anak dapat dikelompokkan menurut kurikulum tahun 2016-2017 yaitu (a) tema diriku dan sub tema identitasku dan kesukaanku, (b) tema keluargaku dan sub tema anggota keluargaku, (c) tema lingkunganku dan sub tema rumahku, (d)tema binatang dan sub tema binatang air dan binatang bersayap, (e) tema tanaman dan sub tema tanaman buah dan tanaman hias, (f) tema kendaraan dan sub tema kendaraan di air, kendaraan di darat, dan kendaraan di udara, dan (g) tema alam semesta dan sub tema benda-benda langit dan benda-benda alam dan benda-benda langit. (3) Hasil mendeskripsikan makna komunikasi visual pada karya anak-anak Sekolah Laboratorium yaitu: (a) Pengalamanku, (b) Khayalanku, dan (c) Alamku. Kata Kunci : Kata kunci: komunikasi visual, Gambar Anak-anak, Periode Pra-bagan. VISUAL COMMUNICATION PAINTING OF PRE-CHART CHILDREN IN UNDIKSHA LABORATORY SCHOOL By Nuril Firdausia, Student Number 1312031021 Fine Arts Education Department ABSTRACT This research for: (1) To describe visual elements which show the characteristic of Pre chart children painting in Undiksha Laboratory, (2) To describe the theme of children painting in Undiksha Laboratory, and (3) To describe the meaning of Visual comunication from children in Undiksha Lboratory. The method i used is qualitative of descriptive with collecting some data such as: (1) Observation of Participation, (2) interview, (3)Literature, (4) Documentation, (5) Life History, and (6) Triangulation. The result are: (1) The visual elements in Undiksha Laboratory those are, (a) there a vertical lines, horizontal lines, and Circular lines, (b) the colour of elemen in this research, the children painting a subject with clour what their like or randomly, and (c) in elemen of space there's some way few children do painting: They paint using X-ray, the most important paint, far in above and near in below. (2) The theme and the sub theme from children painting can be grouped according 2016-2017 curriculum those are: (a) theme my self and the sub theme my identity and my favorite, (b) theme my family and the sub theme my family member, (c) theme my neighborhood and the sub theme my house, (d) theme animals and the sub theme water animals and winged animals, (e) theme plant and the sub theme fruit plants and decorative plants, (f) theme vehicle and the sub theme water vehicle, ground vehicle, and air vehicle, and (g) theme universe and the sub theme things in sky and things in nature. (3) The result from describing the meaning of visual comunication from the children in labortaory are, (a) my experience, (b) my imagination, and (c) my nature. keyword : Keyword : Visual comunication, Children painting, Pre chart period.
SENI FIBERGLASS DI BENGKEL "DE NUSA" DENPASAR BARAT ., I Made Darsuma Jaya; ., I Gusti Made Budiarta, S.Pd; ., Ketut Nala Hari Wardana, S.Sn.
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v4i1.2149

Abstract

Material fiberglass saat ini dapat memberi solusi untuk menciptakan benda seni yang artistik dan ekonomis. Selain itu, juga merupakan alternatif untuk menggantikan material seperti kayu, logam, dan batu yang ketersediaannya mulai berkurang. “De Nusa” merupakan salah satu bengkel yang memproduksi material fiberglass sebagai benda seni. Artikel ini mengulas tentang produksi mulai dari alat, bahan, proses, bentuk, dan fungsi produk yang ada di bengkel “De Nusa” Denpasar Barat. Dan artikel ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang material fiberglas sampai dengan pengolahannya menjadi benda seni. Artikel ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan kepustakaan. Hasil temuan peneliti meliputi proses produksi dengan menggunakan teknik butsir dan cetak, bahan utama pembuatannya meliputi, resin, mat fiberglass, talk, dan katalis. Alat utama pembuatan meliputi wadah takar, wadah adonan, sendok takar, dan gunting. Hasil produk meliputi benda tiga dimensi seperti patung dan furniture. Fungsi produk sebagai benda hias dan benda fungsional.Kata Kunci : benda seni tiga dimensi, fiberglass, kerajinan At present, Fiberglass material can be a solution to create an artistic art object and economical. Besides, it also can be an alternative way to replace materials such as wood , metal , and stone availability declined . " De Nusa " is one of a painter’s studio produced fiberglass material as art objects . This article discussed the production of fiberglass included : the tools , materials , processes , forms , and functions of the products in the shop " De Nusa " in West of Denpasar . The aims of this article is to inform about fiberglass material processing to become art object . This article is a qualitative descriptive study with observation , interviews , and literature method. The findings of this research included the production process with butsir and printing technique, the main ingredients included : resin , mat fiberglass , talc , and catalysts . The main tools included : containers of peck , container of dough , scoop , and scissors . The Results of products included three-dimensional objects such as sculpture and furniture . Product functions of its process is as ornamental objects and functional objects.keyword : three-dimensional objects, fiberglass, handicraft
KOMPONEN PENJOR HIAS DI DESA KAPAL, MENGWI, BADUNG ., I Gede Hendra Putrawan; ., Drs. I Ketut Supir, M.Hum; ., I Gusti Made Budiarta, S.Pd
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v4i1.2134

Abstract

Keberadaan bisnis penjor yang ada di Desa Kapal sangat menjanjikan untuk mengangkat perekonomian masyarakat di Desa Kapal, Mengwi, Badung, disamping itu, Penjualan komponen penjor memang sangat membantu masyarakat Bali yang ada di sekitar desa Kapal, karena dengan adanya penjualan komponen-komponen penjor hias masyarakat dengan lebih praktis dan cepat untuk mengerjakan penjor. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan alat, bahan yang digunakan, proses pembuatan, dan komponen yang dibuat. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, teknik wawancara, teknik dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis domain yang bertujuan untuk memproleh pengertian umum, relative dan menyeluruh, analisis taksonomi untuk mengolah data lebih lanjut, lebih rinci dan mendalam. Kata Kunci : Komponen penjor, ragam hias Penjor business presence in the Kapal village was very promising to lift the economy in Kapal Village society, Mengwi, Badung. In addition, the sale of penjor component was very helpful to balinese people that are around the Kapal village, cause with the sale of ornamental components Penjor people becomes more practical and faster to work Penjor. This study aimed to describe the tools, the materials used, the manufacturing process, and the components are made. Data collection techniques used were observation techniques, interviewing techniques, and documentation techniques. Analysis of the data used in this study were domain analysis that aimed to get common sense and relatively thorough, analytical taxonomy to process the data further, more detailed and in depth. keyword : Component Of Penjor , decorative art
PROSES PEMBUATAN CUTTING STIKER PADA BODY MOBIL DI PERUSAHAAN BALISTIKER DENPASAR ., I Made Arya Suwiatmika; ., Drs. I Gusti Nyoman Widnyana; ., I Gusti Made Budiarta, S.Pd
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.015 KB) | DOI: 10.23887/jjpsp.v5i1.6308

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah untuk mengetahui proses dan cara pembuatan cutting stiker pada body luar mobil di Perusahaan Balistiker, Denpasar, Bali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Proses perancangan (2) Bahan dan alat (3) Jenis desain dan (4) Sistem pewarisan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Proses perancangan cutting sticker pada body luar mobil ada beberapa tahap antara lain tahap awal desain menggunakan software coreldraw. Dilanjutkan dengan tahap cetak cutting sticker menggunakan mesin dan tahap tempel cutting sticker secara manual. (2) Bahan meliputi oracal. Sedangkan alat meliputi mesin cetak cutting sticker, cutter, gunting, penggaris, rakel, spryer, hair dryer. (3) Jenis desain meliputi anime, racing, elegant dan desain branding dengan teknik digital printing. (4) Sistem pewarisan ketrampilan perusahaan, pemilik mewariskan ilmunya kepada tenaga kerja secara langsung. Kemudian akan dipelajari serta diterapkan langsung secara mandiri atau otodidak. Kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian ini adalah hasil penelitian berupa: proses perancangan, bahan dan alat, jenis desain cutting sticker serta sistem pewarisan ketrampilan pembuatan cutting sticker.Kata Kunci : desain, cutting sticker The background of this study was to know the process and the way of making cutting sticker on the exterior of car’s body in Balistiker company at Denpasar. This research aimed at knowing 1) the design process, 2) the tools and equipments, 3) kinds of design, and 4) the inheritance process. This study used descriptive qualitative design. The result of this study showed that 1) the design process of cutting sticker on the exterior of car’s body was done using software coreldraw, and continued by printing the cutting sticker and using manual system in affixed the cutting sticker. 2) the equipments was oracal, and the tools were cutting sticker printing machine, cutter, scissors, rulers, rakel, spryer, and dryer. 3) kinds of design were anime, racing, elegant, and branding design using digital printing technique. 4) the inheritance process was, the owner inherit the skill to the employees directly. Then, it would be learned and practiced by them independently. The conclusion of this research was the result of this study were about the design process, the equipments and tools, kinds of cutting sticker design and the inheritance process of making cutting sticker. keyword : design, cutting sticker
PROSES KREATIF I WAYAN SADRA PADA SENI LUKIS TELOR DI DESA BATUAN, SUKAWATI, GIANYAR ., I Putu Ari Wirawan; ., I Wayan Sudiarta, S.Pd,M.Si.; ., I Gusti Made Budiarta, S.Pd
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.75 KB) | DOI: 10.23887/jjpsp.v4i1.2116

Abstract

(1) Perjalanan berkesenian I Wayan Sadra pada seni lukis telor (2) Bahan yang digunakan dalam pembuatan karya seni lukis telor antara lain: telor, tinta cina (mangsi), cat acrylic, vernis, stand/alas telor, Alat yang digunakan antara lain:pensil, drawing pen, kuas, amplas (glass paper), penghapus karet, palet, jarum suntik, paku besi, stik bambu (3) Proses pembuatan seni kerajinan lukis telor diawali dengan proses persiapan bahan yaitu telor dan proses pembersihan telor, Selanjutnya adalah proses melukis pada cangkang telor yang terdiri dari: pembuatan pola, mengabur motif hias, mewarnai/melukis gambar, finishing dengan mengoleskan bahan vernis pada cangkang telor. (4) motif hias yang biasa di terapkan pada lukis telor ialah: motif tradisi batuan yang terdiri dari motif pewayangan dan pepatran, selanjutnya pembaruan motif hias pada media cangkang telor antara lain:motif hewan, motif tumbuhan, motif manusia, motif kartun. Selanjutnya pembaruan motif hias yang hasilkan adalah motif telor ukir, cara pembuatannya mengukir cangkang telor dengan alat pahat.Kata Kunci : Kata kunci : proses kreatif, lukis telor, alat dan bahan, pembaruan motif hias. (1) the art trip of I Wayan Sadra on art egg painting (2) the materials used in the manufacture of egg paintings include: eggs, chinese ink, acrylic paint, varnish, stand, tools are used in this research include: pencils, leaves, drawing pens, brushes, sandpaper, rubber eraser, palette, needle too late, iron nails,stik bamboo (3) The process of making an egg painting craft, such as: the first, start to prepare the material which is egg, and the egg process cleaning, Next, the process of eggs painting, such as: pattern making, blurred decorative motifs, coloring or painting a picture, finishing by applying a varnish material on egg shells. (4) the decorative motifs commonly applied to painted eggs are: the tradition motif are consists of puppet and pepatran, the next step is subsequent updates ornamental on egg shells media includes: animal motifs, plant motifs, human motives, cartoon motifs. Further, the updates of decorative motifs are motifs carved eggs, how to make egg shells carve with a chiselkeyword : creative process, painting eggs, tools and materials, new decorative motifs.
Co-Authors ., Cadex Agus Arya Gunawan ., Drs. Hardiman, M.Si. ., Fitri Yanti ., Gde Deny Gita Pramana ., I Kadek Budiana ., I Komang Trisnayana ., I Putu Nana Partha Wijaya ., Indah Dwi Martasari ., Indrianti Amilda Pratami ., Kusyoman Widiat Permana ., Made Wijana ., Mirza Prastyo ., MONICA AYU RAYINDRA ., Muhammad Rafiki ., Ni Luh Gede Dewi Suputri ., Nuril Firdausia ., Yayon Praditia Agatha ., Yoga Suta Wirya Made ., Zahrawani Abdullah . Agus Sudarmawan Cadex Agus Arya Gunawan . Dayung Sunggi Drs. Hardiman, M.Si. . Drs. I Gusti Ngurah Sura Ardana,M.Sn. . Drs. I Gusti Nyoman Widnyana . Drs.Hardiman, M.Si. . Drs.Jajang S,M.Sn . Fitri Yanti . Gde Deny Gita Pramana . Gede Eka Harsana Koriawan Gusti Made Karismanata . I Dewa Putu Mahesatya Kencana I Gede Ari Prasta I Gede Hendra Putrawan . I Kadek Budiana . I Kadek Pawistana . I Ketut Sudita I Ketut Supir I Komang Trisnayana . I Made Arya Suwiatmika . I Made Arya Suwiatmika ., I Made Arya Suwiatmika I Made Darsuma Jaya . I Nyoman Rediasa I Nyoman Sila I Putu Ari Wirawan . I Putu Nana Partha Wijaya . I Putu Yoga Satyadhi Mahardika I Wayan Sudiarta I Wayan Sudiarta Ida Bagus Made Pandit Parastu . Indah Dwi Martasari . Indrianti Amilda Pratami . Kencana, I Dewa Putu Mahesatya Ketut Nala Hari Wardana Kusyoman Widiat Permana . Langen Bronto Sutrisno Langen Bronto Sutrisno Luh Suartini . M. Bagus Dharmasasmita . M. Bagus Dharmasasmita ., M. Bagus Dharmasasmita M.Si. ., Drs.Hardiman, M.Si. Made Wijana Mirza Prastyo . MONICA AYU RAYINDRA . Muhammad Rafiki . Ni Luh Ekmi Jayanti . Ni Luh Ekmi Jayanti ., Ni Luh Ekmi Jayanti Ni Luh Gede Dewi Suputri . Ni Nyoman Sri Witari Nuril Firdausia . Putra, I Putu Susila Adnyana Putu Warta Riadi . Rediasa, I Nyoman Reza Septaria Saputra, Apriadi Resky Septaria, Reza Viana, Ariyanti Okta Yayon Praditia Agatha . Yoga Suta Wirya Made . Zahrawani .