Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PENYULUHAN TENTANG DAMPAK PERNIKAHAN DINI TERHADAP KESEHATAN REPRODUKSI WANITA DI SMAN 5 PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2020 Batubara, Rini Amalia; Heriansyah, Rizka
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 4 No. 1 (2022): Vol.4 No. 1 April 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v4i1.568

Abstract

Pernikahan usia anak atau lebih dikenal dengan istilah pernikahan di bawah umur merupakan salah satu fenomena sosial yang banyak terjadi diberbagai tempat di tanah air, baik di perkotaan maupun di perdesaan. Baik kalangan menengah keatas maupun menengah kebawah. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini agar masyarakat dan remaja di SMAN 5 Padangsidimpuan. mendapat informasi tentang dampak pernikahan dini terhadap kesehatan reproduksi wanita dan tidak mudah melakukan pernikahan di usia dini. Kegiatan ini telah dilaksankan pada hari Kamis tanggal 19 November 2020. Adapun kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan kepada masyarakat dan remaja tentang materi dampak pernikahan dini terhadap kesehatan reproduksi wanita di SMAN 5 Padangsidimpuan. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan metode ceramah dan leaflet. Hasil pengabdian masyarakat ini diterima antusias oleh peserta yang terlihat dari banyaknya pasangan yang bertanya seputar materi yang telah diberikan. Disarankan kegiatan penyuluhan dilaksanakan berkala dengan frekuensi lebih sering dan jangkauan penyebaran informasinya juga dapat diperluas kepada keluarga secara umum agar setiap orang, keluarga dan masyarakat lebih mengetahui, memahami tentang tentang dampak pernikahan dini khususnya terhadap kesehatan reproduksi wanita sehingga pengetahuan masyarakat khususnya remaja lebih baik.
Penyuluhan Tentang Imunisasi Tetanus Toxoid (TT) Pada Ibu Hamil Di Desa Siuhom Kecamatan Angkola Barat Lubis, Mutia Sari; pane, mustika dewi; Batubara, Rini Amalia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 4 No. 3 (2022): Vol. 4 No. 3 Desember 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v4i3.908

Abstract

Tetanus toxoid immunization is a process to build immunity as an effort to prevent tetanus infection. Immunization during pregnancy is very important to do to prevent diseases that can cause maternal and fetal death, the type of disposal given is Tetanus Toxoid (TT) which can prevent Tetanus disease. The purpose of this PKM is to provide information and increase the knowledge of pregnant women about the importance of carrying out Tetanus Toxoid Immunization (TT). This PKM activity was carried out using the health education method using leaflets for pregnant women as many as 6 people in Siuhom Village, Angkola Barat District. The results of this counseling activity are followed by providing an evaluation to pregnant women, namely questions and answers about the material that consumes tetanus poison (TT). Pregnant women can answer and explain well the questions posed by the instructor/speaker. The PKM activities that were carried out went well and the pregnant women who took part in the activities looked enthusiastic in participating in the activities.
Edukasi Program Keluarga Berencana dan Penggunaan Alat Kontrasepsi Pada Pus (Pasangan Usia Subur) Di Desa Simatorkis Sisoma Lingkungan 7 Batubara, Rini Amalia; Antira, Siti Ayu; Pasaribu, Usrawati; Manurung, Mutiara
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 2 (2023): Vol. 5 No. 2 Agustus 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i2.1061

Abstract

Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu upaya yang efektif untuk mengendalikan jumlah penduduk sekaligus meningkatkan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat, khususnya pada keluarga miskin. Ketersediaan informasi dan layanan penyuluhan penting untuk meningkatkan keikutsertaan Pasangan Usia Subur (PUS) pada keluarga miskin dalam mengakses layanan KB. Tujuan PKM ini adalah untuk memberikan informasi dan meningkatkan pengetahuan PUS tentang penggunaan kontrasepsi. Kegiatan PKM ini dilakukan dengan metode penyuluhan kesehatan dengan menggunakan media leaflet kepada PUS di desa Simatorkis Sisoma Lingkungan 7. Hasil dari kegiatan penyuluhan ini dilanjutkan dengan memberikan evaluasi kedapa PUS yaitu tanya jawab seputar materi KB dan kontrasepsi, peserta dapat menjawab dan menjelaskan dengan baik pertanyaan yang diajukan oleh penyuluh/pemateri. Kegiatan PKM yang dilaksanakan berjalan dengan baik dan peserta yang mengikuti kegiatan terlihat antusias dalam mengikuti kegiatan.
Pembuatan Teh Celup Daun Alpukat Di Sabungan Jae Padangsidimpuan Hasibuan, Elmi Sariani; Batubara, Rini Amalia; Lubis, Mutia Sari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 3 (2023): Vol. 5 No. 3 Desember 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i3.1189

Abstract

Teh merupakan minuman non-alkohol yang dibuat dari daun atau pun bagian tumbuhan lainnya. Teh mengandung banyak senyawa yang bermanfaat kesehatan. Saat ini produk teh sudah banyak mengalami perkembangan, tidak hanya teh saja yang dibuat dari daun teh tapi bisa juga dibuat dari daun alpukat. Daun alpukat mengandung dari flavonoid, saponin, tanin, alkaloid, dan polisakarida. Flavonoid salah satu antioksidan adalah senyawa yang berfungsi sebagai pemulung radikal bebas. Pelaksanaan meliputi proses pemetikan daun alpukat, pencucian daun alpukat setelah itu di lakukan perajangan kemudian daun alpukat tersebut di keringkan menggunakan oven,yakni selama 25 menit. Setelah di keringkan, tulang daun dipisahkan dari daunnya. Daun yang telah di pisahkan tulangnya tersebut kemudian di haluskan menggunakan blender dan di saring dengan ayakan. Selanjutnya, serbuk teh instan daun alpukat siap untuk di seduh.
Penyuluhan Tentang Pemberian Asi Ekslusif Di Lingkungan 2 Gapuk Jae Kelurahan Pasar Sempurna Kecamatan Marancar Batubara, Rini Amalia; Antira, Siti Ayu; Manurung, Mutiara; Hasibuan, Elmi Sariani; Dewi, Srianty; Dewi, Ratna
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 3 (2023): Vol. 5 No. 3 Desember 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i3.1199

Abstract

Asi merupakan sumber nutrisi bagi bayi, asi bersifat ekslusif karena pemberiannya hanya berlaku pada bayi usia 0-6 bulan. Pemberian air susu ibu (ASI) saja pada bayi tanpa tambahan makanan atau minuman selama 6 bulan pertama dapat membantu pertambahan berat badan maupun panjang badan, karena komponen ASI sesuai dengan kebutuhan bayi. Tujuan kegiatan ini adalah agar ibu menyusui memahami tentang ASI eksklusif, manfaat ASI dan memberi motivasi kepada ibu menyusui tentang pentingnya kesadaran dalam memberikan asi eksklusif pada bayinya. Metode kegiatan yang akan dilakukan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah Pendidikan/Penyuluhan. Kegitan ini di laksanakan di Lingkungan 2 Gapuk Jae Kelurahan Pasar Sempurna Kecamatan Marancar. Hasil dari kegiatan penyuluhan ini dilanjutkan dengan memberikan evaluasi kedapa peserta yaitu tanya jawab seputar materi asi ekslusif, peserta dapat menjawab dan menjelaskan dengan baik pertanyaan yang diajukan oleh penyuluh/pemateri. Kegiatan berjalan dengan baik dan peserta yang mengikuti kegiatan terlihat antusias dalam mengikuti kegiatan.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DENGAN PEMBERIAN ASI EKSLUSIF PADA BAYI DI PUSKESMAS PINANGSORI KABUPATEN TAPANULI TENGAH TAHUN 2022 Batubara, Novita Sari; Batubara, Rini Amalia
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 7 No 2 (2022): Vol. 7 No. 2 Desember 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v7i2.951

Abstract

ABSTRACK Breastfeeding is one of the efforts to improve the nutritional status of children in the First 1000 Days of Birth (FDB). Malnutrition at the age of less than 2 years will have an impact on decreased physical growth, brain development, intelligence, and productivity. These impacts are largely irreversible. Breastfeeding in the world is around 50%. Breastfeeding coverage in Latin America and the Caribbean is 32% and 46 % in the developing countries. The purpose of this study was to determine the relationship between knowledge and attitudes of mothers with exclusive breastfeeding for infants at the Pinangsori Public Health Center, Central Tapanuli District in 2022. The type of research used was quantitative with a cross sectional study approach. The population of the research were all mothers who had babies at the age of 6-12 months who came to the Pinangsori Public Health Center in January-July 2022 about 51 people by using the total sampling method. The analysis used was Chi-square test and the results showed that value of (p = 0.017), which mean that there was a relationship between attitude and exclusive breastfeeding for infants. It is suggested for mothers to dig up information about exclusive breastfeeding for babies as a provision of knowledge. Further, mother can give exclusive breastfeeding for their baby for six months. ABSTRAK Pemberian ASI salah satu upaya untuk meningkatkan status gizi anak dalam 1000 Hari Pertama Kelahiran (HPK). Gizi kurang pada usia kurang dari 2 tahun akan berdampak terhadap penurunan pertumbuhan fisik, perkembangan otak, kecerdasan, dan produktivitas; dampak ini sebagian besar tidak dapat diperbaiki. Pemberian ASI di dunia berkisar 50%. Cakupan ASI di Amerika Latin dan Karibia sebanyak 32% dan Negara berkembang 46%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan pemberian ASI ekslusif pada bayi di Puskesmas Pinangsori Kabupaten Tapanuli Tengah Tahun 2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian adalah adalah semua ibu yang mempunyai bayi 6-12 bulan yang datang di Puskesmas Pinangsori Januari-Juli Tahun 2022 sebanyak 51 orang., dengan sampel 51 orang menggunakan metode total sampling. Analisa yang digunakan adalah uji Chi-square dengan hasil menunjukkan bahwa (p= 0,017), artinya ada hubungan sikap dengan pemberian ASI ekslusif pada bayi. Saran bagi ibu dapat menggali informasi mengenai pemberian ASI ekslusif pada bayi sebagai bekal pengetahuan. Kemudian ibu dapat memberikan ASI eksklusif kepada bayinya yaitu hanya memberikan ASI saja selama enam bulan penuh
Hubungan Karakteristik Ibu Hamil Dengan Pengetahuan Tentang Tanda Bahaya Pada Kehamilan Di Wilayah Kerja Puskesmas Batang Pane Ii Kecamatan Halongonan Timur Kabupaten Paluta Batubara, Rini Amalia; ANTIRA, SITI AYU; Manurung, mutiara; Pasaribu, Usrawati; Harahap, Hera Mailin
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 8 No 1 (2023): Vol.8 No. 1 Juni 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v8i1.1030

Abstract

Pengetahuan tentang tanda bahaya pada kehamilan sangat membantu menurunkan AKI, karena dengan mengetahui tanda bahaya kehamilan seorang ibu hamil akan lebih cepat mencari tempat pelayanan kesehatan sehingga resiko pada kehamilan akan dapat terdeteksi dan tertangani lebih dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan karakteristik ibu hamil dengan pengetahuan tentang tanda bahaya pada kehamilan di Wilayah Kerja Puskesmas Batang Pane II Kecamatan Halongonan Timur Kabupaten Paluta. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan desain pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang berada di Wilayah Kerja Puskesmas Batang Pane II Kecamatan Halongonan Timur Kabupaten Paluta sebanyak 62 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang berada di Wilayah Kerja Puskesmas Batang Pane II Kecamatan Halongonan Timur Kabupaten Paluta sebanyak 62 orang dengan menggunakan metode total sampling. Analisa yang digunakan adalah uji Chi Square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa umur (p= 0,001), pendidikan (p= 0,000), status pekerjaan (p= 0,002), paritas (p= 0,000) berhubungan dengan pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan. Kesimpulan diperoleh bahwa karakteristik ibu hamil berhubungan dengan pengetahuan tentang tanda bahaya pada kehamilan. Saran bagi ibu hamil agar memperhatikan lebih terhadap pengetahuan tentang tanda bahaya pada kehamilan.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MINAT PADA PRIA PASANGAN USIA SUBUR DALAM PEMILIHANALAT KONTRASEPSI KONDOM DI KELURAHAN AEK SITIO TIO KECAMATAN PANDANTAHUN 2022 Batubara, Rini Amalia; Antira, Siti Ayu; Manurung, Mutiara; Handayani, Fitri Rahma; Azhar, Intan Nisa; Siregar, Sarmila Hafni
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 8 No 2 (2023): Vol. 8 No. 2 Desember 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v8i2.1237

Abstract

Keikutsertaan pria dalam penggunaan KB sangat membantu wanita dalam menjaga kesehatan reproduksi. Namun pada kenyataan masih rendahnya minat pria dalam pelaksanaan program KB yaitu kondom. Secara global pengguna kontrasepsi kondom sebanyak 11,03%. Rendahnya penggunaan KB kondom karena pendidikan masyarakat tergolong rendah dan banyak pasangan usia subur tamat pada tingkat pendidikan sekolah dasar dan sekolah menengah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan minat pada pria pasangan usia subur dalam pemilihan alat kontrasepsi kondom di Kelurahan Aek Sitio Tio Kecamatan Pandan Tahun 2022. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan desain pendekatan cross sectionalstudy. Populasi dalam penelitian ini adalah pada pria PUS yang berada di Kelurahan Aek Sitio Tio Kecamatan Pandan sebanyak 270 orang tahun 2022, dan jumlah sampel sebanyak 73 pria PUS dengan menggunakan metode accidental sampling. Analisa yang digunakan adalah uji Chi Square dengan hasilmenunjukkan bahwa pendidikan (0,000), pengetahuan (0,000), dan dukungan istri (0,001) berhubungan dengan minat pada pria pasangan usia subur dalam pemilihan alat kontrasepsi kondom. Kesimpulan diperoleh pendidikan, pengetahuan dan dukungan istri berhubungan dengan minat pada pria pasangan usia subur dalam pemilihan alat kontrasepsi kondom. Saran bagi suami diharapkan lebih memahami bahwa pencegahan kehamilan bukan hanya tanggung jawab istri, tetapi tanggung jawab bersama antara suami dan istri, sehingga dapat membantu terwujudnya keluarga berencana.