S.Pd. I Putu Ngurah Wage M .
Unknown Affiliation

Published : 88 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

AFFIXATION OF GALUNGAN DIALECT: A DESCRIPTIVE STUDY ., Ngurah Agung Riski Restuaji; ., Dr. I Gede Budasi,M.Ed,Dip.App.Lin; ., I Putu Ngurah Wage M, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.5453

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis prefix (awalan), suffix (akhiran) dan circumstance (awalan-akhiran), bagaimana imbuhan (affix) membentuk kata-kata dan jenis makna imbuhan (affix) apa yang terjadi pada Dialek Galungan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Dua sampel informan dari penutur Dialek Galungan dipilih berdasarkan kriteria yang ditetapkan. Pengumpulan data dilaksanakan dengan menggunakan dua teknik, yaitu: observasi dan teknik wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat prefix (awalan), tiga suffix (akhiran), dan tiga circumstance (awalan-akhiran) pada Dialek Galungan. Adapun jenis awalannya (prefix) adalah {N-}, {ma-}, {pa-}, dan {ka-}. Jenis Akhiran (suffix) meliputi {-in}, {-ang}, dan {-ne}. Jenis awalan-akhiran (circumstance) yang terdapat pada dialek galungan adalah {N-in}, {N-ang}, dan {ma-an}. Prefix (awalan), suffix (akhiran), dan circumstance (awalan-akhiran) memiliki 21 jumlah makna. Adapaun diantaranya adalah: prefix (awalan) {N-} memiliki dua makna, {ma-} memiliki empat makna, {pa-} memiliki tiga makna, dan {ka-} memiliki dua makna. Suffix (akhiran): {-in} memiliki satu makna, {-ang} memiliki satu makna, dan {-ne} memiliki dua makna. Circumstance (awalan-akhiran): {N-in} memiliki tiga makna, {N-ang} memiliki satu makna, dan {ma-an} memiliki dua makna. Pada bab diskusi, juga dijelaskan tentang proses derivation (imbuhan yang mengubah kelas kata) dan inflection (imbuhan yang tidak mengubah kelas kata) serta proses morphophonemic dari Imbuhan (Affix).Kata Kunci : Dialek Galungan, imbuhan (affix), awalan (prefix), akhiran (suffix), awalan-akhiran (circumstance), derivation, inflection dan proses morphophonemic This study aimed at describing kinds of prefixes, suffixes and circumstances, how affixes construct the words and what kinds of affixation meaning occur in Galungan Dialect. This research is a descriptive qualitative research. Two informant samples of Galungan Dialect were chosen based on set criteria. The data were collected based on two techniques, namely: observation and interview technique. The results of the study show that there are four prefixes, three suffixes, and three circumstances existed in Galungan Dialect. The prefixes are {N-}, {ma-}, {pa-}, and {ka-}. The suffixes are {-in}, {-ang}, and {-ne}. The circumstance are {N-in}, {N-ang} and {ma-an}. Prefixes, suffixes, and circumstance have total 21 meanings. Prefixes: {N-} have two meanings, {ma-} have four meanings, {pa-} have three meanings, and {ka-} have two meanings. Suffixes: {-in} has one meaning, {-ang} has one meaning and {-ne} have two meanings. Circumstances: {N-in} have three meanings, {N-ang} has one meanings and {ma-an} have two meanings. On the discussion also talk about derivational and inflectional and also morphophonemic process of the affixes. keyword : Galungan dialect, Affixation, prefixes, suffixes, circumstances, derivational, inflectional, and Morphophonemic Process.
Developing Computer-Based Reading Materials for Teaching Reading to the Eighth Graders of the Second Semester at SMP Negeri 2 Banjar ., Gede Anna Putra; ., Drs.Gede Batan,MA; ., I Putu Ngurah Wage M, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.5462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media membaca Bahasa Inggris berbasis komputer untuk siswa kelas VIII semester II yang dapat digunakan untuk memotivasi siswa dalam belajar membaca Bahasa Inggris. Penelitian ini memakai desain R & D yang diajukan oleh Dick, Carey and Carey pada tahun 2005. Dalam penelitian ini, desain tersebut diterjemahkan ke dalam tiga tahap utama, diantaranya: (1) menganalisis masalah, (2) mengembangkan produk, dan (3) mengevaluasi produk. Untuk mengevaluasi konsep produk awal, penelitian ini memakai dua orang ahli, dan setelah itu uji coba terbatas dilakukan sebagai bagian dari evaluasi. Pada tahap evaluasi dari para ahli, penelitian ini memakai 2 orang ahli untuk mengevaluasi tiga aspek yaitu isi, instruksi, dan multimedia dengan memakai rubrik yang berbeda untuk tiap aspek pada materi membaca berbasis komputer. Hasil dari penilaian ahli menunjukkan bahwa kualitas materi membaca berbasis komputer tergolong sangat bagus dengan nilai rata-rata 4,46 dalam rentang nilai 5,0. Sementara itu, tahap uji coba terbatas memakai 15 siswa sebagai peserta dan hasil dari angket yang diberikan kepada siswa menunjukkan bahwa 57,3% dari jawaban keseluruhan menandakan bahwa kualitas materi membaca Bahasa Inggris berbasis computer adalah bagus dan 22.67% menandakan kualitas materi membaca Bahasa Inggris berbasis computer adalah sangat bagus. Hasil dari penilaian ahli dan uji coba terbatas menandakan bahwa materi membaca Bahasa Inggris berbasis komputer yang dikembangkan mungkin bisa digunakan sebagai materi membaca tambahan dan bisa memotivasi siswa dalam pembelajaran membaca.Kata Kunci : Membaca dalam Konteks Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing, Materi Membaca Berbasis Komputer, Motivasi Siswa, Sekolah Menengah Pertama This study aimed at developing computer-based English interactive reading materials for eighth graders of junior high school in the second semester that can be used to motivate the students in their learning of English reading. This study adopted the Research and Development design proposed by Dick, Carey and Carey in 2005. In this study, the design was translated into three major steps, i.e.: (1) needs analysis, (2) product development, and (3) product evaluation (formative evaluation). To evaluate the initial draft of the product, this study employed two experts, and after that a limited field try-out was conducted as part of the formative evaluation. In the stage of experts’ judgment, this study used two experts to evaluate three domains namely content, instruction and multimedia through different English interactive reading materials assessment rubrics for each domain. The results of experts’ judgment showed a very good quality of the draft with the mean score of 4.46 out of the 5.0 range of score. Meanwhile, the limited field try-out employed 15 students as the participants and the results from the questionnaires given to the students showed that 57.3% of total responses indicated a good quality and 22.67% indicated a very good quality of the computer-based English interactive reading materials. Both the results of the experts’ evaluation and the limited field try-out indicated that the computer-based English interactive reading materials developed are feasible to be used as supplementary reading materials and are able to motivate the students in their learning of reading.keyword : Efl Reading, Computer-Based Reading Materials, Students’ Motivation, Junior High School
AN ANALYSIS OF THE IMPLEMENTATION OF CURRICULUM 2013 AT SEVENTH GRADE ENGLISH TEACHERS AT SMP NEGERI 1 SINGARAJA ., Luh Indrayani; ., Made Hery Santoso, S.Pd, M.Pd.; ., I Putu Ngurah Wage M, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.5511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum 2013 dalam hal perencanaan pembelajaran, implementasi di dalam proses belajar mengajar, masalah yang dihadapi dalam implementasi Kurikulum 2013 serta solusi untuk mengatasi masalah yang dihadapi oleh guru-guru di SMP Negeri 1 Singaraja. Penelitian ini menggunakan model penelitian deskriptif kualitatif dengan subyek penelitian ini adalah guru-guru yang mengajar kelas tujuh dan siswa kelas VII A1 yang berjumlah 30 orang. Data-data yang dibutuhkan dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara, serta analisis dokumen. Data-data yang dikumpulkan kemudian dideskripsikan berdasarkan hasil analisis Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan hasil analisis implementasi di dalam proses belajar mengajar di kelas. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut (1) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) berdasarkan Kurikulum 2013 terdiri dari identitas sekolah, kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, metode pembelajaran, aktifitas pembelajaran, media pembelajaran, sumber pembelajaran, dan penilaian. Namun dalam penyusunan RPP oleh guru-guru kelas tujuh di SMP Negeri 1 Singaraja masih menemui permasalahan dalam merencanakan tujuan pembelajaran,metode pembelajaran, aktifitas pembelajaran, dan penyisipan nilai karakter. Hal itu disebabkan karena guru-guru kelas tujuh salah mengerti mengenai konsep perencanaan pembelajaran berdasarkan Kurikulum 2013 dan (2) implementasi Kurikulum 2013 dalam kegiatan pembelajaran di dalam kelas dilakukan dengan beberapa tahap, yaitu kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, kegiatan penutup, dan penilaian, namun dalam implementasinya guru-guru kelas tujuh masih menemui kesulitan dalam melakukan kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, seperti menanya, mengeksplorasi, dan mengasosiasi, kegiatan penutup, penyisipan nilai karakter melalui materi pembelajaran dan strategi pembelajaran, dan penilaian otentik. Masalah tersebut muncul dikarenakan guru-guru kelas tujuh salah mengerti mengenai proses pembelajaran di dalam kelas berdasarkan konsep Kurikulum 2013. Disarankan kepada guru-guru kelas tujuh untuk belajar dalam merencanakan RPP dan pengimplementasiannya di dalam proses belajar mengajar. Kata Kunci : Kurikulum 2013, Pendekatan Saintifik, Karakter dalam Pembelajaran This study aims at analyzing the implementation of Curriculum 2013 in terms of designing lesson plan and its implementation in classroom learning activities, problems encountered during the implementation and its solutions at seventh grade English teachers at SMP Negeri 1 Singaraja. The data were collected through descriptive qualitative method with subjects of this study were two seventh grade English teachers and 30 students in VIIA1 at SMPN 1 Singaraja. The data were collected by doing observation, interview, and document analysis. The data were described based on the analysis of the lesson plan and the implementation in teaching learning activities. The result of this study was concluded as follows (1) the English subject lesson plan based on Curriculum 2013 consisted of subject identity, core competency, basic competency, indicators, learning objectives, learning materials, learning method, learning activities, leaning media, learning sources, and assessment, but the seventh grade English teachers were having problems in designing learning objectives, learning method, learning activities, and the insertion of character values. It was because the seventh grade English teachers had misconception about the concept in designing lesson plan based on Curriculum 2013 and (2) The implementation of Curriculum 2013 by seventh grade English teachers was conducted in the form of pre-activities, whilst-activities, post-activities, and assessment, however the seventh grade English teachers were having problems in conducting pre-activities, whilst-activities, i.e. questioning, exploring, and associating, post-activities, inserting character values through learning materials and learning strategies, and authentic assessment. It was because the seventh grade English teachers had misconception about the concept in the implementation of Curriculum 2013. It is suggested that the seventh grade English teachers need to learn more how to design the lesson plan and its implementation accordingly.keyword : Curriculum 2013, Scientific Approach, Character in Education.
CLASSROOM MOTIVATIONAL STRATEGIES BETWEEN THE EXPERIENCED ENGLISH TEACHER AND THE NOVICE ENGLISH TEACHERS IN TEACHING ENGLISH AS A FOREIGN LANGUAGE ., Ni Wayan Sri Ayu Rusiniawati; ., I Putu Ngurah Wage M, S.Pd.; ., Nyoman Karina Wedhanti, S.Pd., M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6043

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan strategi-strategi yang digunakan oleh guru Bahasa Inggris yang berpengalaman dan guru baru untuk memotivasi siswa dalam mengajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing di dalam kelas, dan (2) mendeskripsikan perbedaan strategi-strategi yang digunakan oleh guru Bahasa Inggris yang berpengalaman dan guru baru untuk memotivasi siswa dalam mengajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing di dalam kelas. Subjek dari penelitian ini adalah seorang guru Bahasa Inggris yang berusia 47 tahun dan memiliki pengalaman mengajar selama 18 tahun dan seorang guru Bahasa Inggris yang berusia 31 tahun dan memiliki pengalaman mengajar selama 6 tahun di SMA Negeri 1 Kubu. Penelitian ini menggunakan metode qualitatif dalam bentuk case study. Dalam pengumpulan data, penelitian ini menggunakan teknik observasi, note taking, interview dan focus group discussion. Setelah data terkumpulkan, data tersebut ditranskrip, dipilah dengan cara menghilangkan yang tidak dibutuhkan dan kemudian hasilnya dijabarkan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan hanya 15 strategi memotivasi yang digunakan oleh guru yang berpengalaman dan 16 strategi memotivasi yang digunakan oleh guru baru dari 21 strategi yang dikombinasikan dari Dornyei and Csizer (1989) and Maya Sugita (2010). Dari strategi yang memotivasi tersebut, guru berpengalaman dan guru yang belum berpengalaman hanya berbeda dalam penggunaan 5 strategi yang memotivasi dalam pengajaran Bahasa Inggris. Kata Kunci : Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing, Guru Berpengalaman dan Guru belum Berpengalaman, Strategi memotivasi This research aimed to: (1) describe the strategies that are used by the experienced and novice English teachers to motivate the students in teaching English as Foreign Language in the classroom, and (2) describe the differences in the strategies used by the experienced and novice English teachers to motivate the students in teaching English as a Foreign Language in the classroom. The subjects of this study were an experienced English teacher who was 47 years old and had 19 years of teaching experiences and a novice English teacher who was 31 years old and had 6 years of teaching experiences at SMA Negeri 1 Kubu. This research used qualitative research design in the form of case study. This study employed observation, note taking, interview and focus group discussion for collecting the data. After the data were collected, the data were transcribed, reduced by eliminating those were not appropriate and then the results were described. The results of this study show only 15 motivational strategies which were used by the experienced teacher and 16 motivational strategies which were used by the novice teacher in teaching English as a Foreign Language out of the 21 motivational strategies identified from Dornyei and Csizer (1989) and Sugita and Takeuchi (2010). Among those motivational strategies, the experienced and the novice English teachers only differed in the use of 5 motivational strategies in their teaching of English as a Foreign Language. keyword : English as Foreign Language, Experienced and Novice Teacher, Motivationa Strategies
ENGLISH TEACHER'S PERSONAL CHARACTERISTICS THAT MOTIVATE THE STUDENTS IN THE CLASSROOM: EFL STUDENTS' PERSPECTIVE ., Luh Putu Ayu Surya Pratiwi; ., I Putu Ngurah Wage M, S.Pd.; ., Putu Eka Dambayana S., S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6048

Abstract

This research aimed to identify the EFL teacher’s personal characteristics that motivate the students in the classroom and to find out the students’ reasons of being motivated by their English teacher’s personal characteristics. The subjects of the study were 68 students of the eleventh grade of SMA Negeri 1 Negara in the academic year 2014/2015. This research was designed in the form of qualitative descriptive research. This research used focus group discussion as main data collection, observation and note taking as supporting data collection in collecting the data. The result of the study showed that there were six English teacher’s personal characteristics that motivated the students in the classroom namely having a sense of humor, demonstrating professional responsibility, effective rapport (being friendly, being respectful, and being kind), being patient, caring and being creative. A humorous teacher made the classroom environment cheerful; the students were enthusiastic in listening the lesson; and increase the students’ willingness to learn English. A friendly teacher made the students feel so close to the teacher which made them comfortable in learning English and brave to ask something related to the lesson. A creative teacher could entertain the students which made the students enthusiastic (not bored), interested, and fun during the lesson so the classroom environment would be pleasant and made the students remember the lesson longer and feel challenged to finish the assignment. A kind teacher made the students enjoy the study. A patient teacher made the students brave to ask something or share their opinion. A professional teacher made the students easier to catch the material and become more disciplined in the learning process. A caring teacher made the students feel secured and better understand the lesson. A respectful teacher made the students confident.keyword : EFL, motivation, personal characteristics
THE EFFECT OF PROJECT-BASED LEARNING ON STUDENTS' WRITING ACHIEVEMENT IN WRITING RECOUNT TEXT IN EIGHTH GRADE STUDENTS OF SMP LABORATORIUM UNDIKSHA IN ACADEMIC YEAR OF 2015/2016 ., Dewa Putu Agus Baruna Widnyana; ., Prof. Dr. Putu Kerti Nitiasih, MA; ., I Putu Ngurah Wage M, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6049

Abstract

Penelitian experiment ini bertujuan untuk menemukan perbedaan yang signifikan dari pembelajaran berbasis proyek terhadap pencapaian menulis bahasa Inggris dari siswa kelas delapan di SMP Laboratorium Undiksha tahun ajaran 2015/2016 dalam menulis recount teks. Disain penelitian ini adalah post-test only control group. Populasi dalam penelitian ini adalh seluruh siswa kelas delapan SMP Laoratorium Undiksha Singaraja yang terdiri atas 139 siswa dan dibagi menjadi empat kelas. Teknik pengambilan sempel acak diterapkan untuk menentukan kelas yang akan dipilih sebagai kelas control dan kelas ekperimen , yang menghasilkan kelas VIII 3 sebagai kelas ekperimen yang akan diajar menggunakan model pembelajaran berbasis proyek dan kelas VIII 4 sebagai kelas kontrol yang akan diajarkan menggunakan model pembelajran konvensional. Kelas VIII 3 terdiri atas 34 siswa dan kelas VIII 4 terdiri atas 35 siswa. Hasil dari analisis data menujukan bahwa siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran berbasis proyek memiliki pencapaian lebih baik dibandingkan dengan siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran convensional. Hasil analisis statistik secra deskriptif dari rata-rata skor pencapaian menulis bahasa inggris pada kelas control adalah 72,29, sedangkan kelas eksperimen adalah 76,94. Hasil dari analisis t-test dari tobs adalah 2,03 dimana nilai itu lebih beras dari nilai tcv yang sebesar 1,996008 (α=0,05). bisa disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis proyek memberikan efek yang signifikan terhadap pencapaian menulis bahasa inggris siswa.Kata Kunci : pembelajaran berbasis proyek, Pencapaian menulis bahasa inggris, Recount Teks This experimental study aimed at finding out the significant effect of project-based learning on the writing achievement of the eighth grade students of SMP Laboratorium Undiksha, Singaraja in academic year of 2015/2016 in writing a recount text. Post-test only control group was the design used in this study. Population of this study was all eighth grade students of SMP Laboratorium Undiksha, Singaraja which consisted of 139 students and distributed into four classes. Random sampling technique was used in order to define which class selected as the control group and which class selected as the experiment group, resulting in VIII 3 class randomly selected as the experiment group which was taught by Project-Based Learning method and VIII 4 class randomly selected as the control group which was taught by conventional teaching method. VIII 3 class consisted of 34 students and VIII 4 class consisted of 35 students. The result of data analysis show that the students taught by Project-Based Learning performed better than those who were taught by conventional teaching method. The descriptive statistic analysis shows that the mean score of the control group was 72.29, while the experiment group was 76.94. The result of t-test analysis of the tobs was 2.03. It was higher than the value of the tcv which was 1.996008 (α = 0.05). The value (sig.) was 0.046. The sig. value (0.046) was lower than the value of α. Therefore it can be concluded, Project-Based Learning has a significant effect on the students’ writing achievement in writing a recount text.keyword : Project-Based Learning, Writing Achievement, Recount Text
IMPROVING THE LISTENING COMPETENCE OF THE TENTH GRADE STUDENTS’ OF SMK NEGERI 1 NUSA PENIDA BY USING STORY BASED AUDIO VISUAL MATERIALS. ., I Komang Alit Putra; ., Drs. I Wayan Suarnajaya,MA., Ph.D.; ., I Putu Ngurah Wage M, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dengan menggunakan story berdasarkan materi audio visual. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas sepuluh multimedia di SMK Negeri 1 Nusa Penida, tahun akademik 2015/2016. Jumlah subjek penelitian ini adalah 24 siswa. Penelitian ini di desain menggunakan penelitian tindakan kelas dimana dilakukan dalam dua siklus. Tiap siklus berisi empat langkah seperti: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data di analisis deskirptif yang mana diperoleh dengan menggunakan dua jenis instrument: test dan questionnaire. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa cerita berdasarkan materi audio visual meningkatkan kemampuan siswa di dalam mendengarkan. Peningkatan siswa di lihat dari skor rata-rata yang diperoleh siswa. Skor rata-rata pre-test adalah 46,16 dan ini dalam tingkat kurang. Peningkatan Skor menjadi 61,00 di post test 1 yang mana berada di tingkat baik. Peningkatan skor menjadi 68,50 berada di tingkat baik. Dari penjelasan diatas, dapat disimpulkan bahwa memiliki pengaruh yang positif untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam hal mendengarkan. Mengajarkan mendengarkan dengan menggunakan cerita berdasarkan materi audio visual material menarik minat siswa dalam meningkatkan kemampuan mendengarkan siswa. Kata Kunci : Kemampuan Mendengarkan, Cerita berdasarkan Materi Audio Visual In this research, the researcher used story based audio visual materials to improve students’ listening competence. The participants were the students of the tenth grade students of SMK Negeri 1 Nusa Penida in academic year 2015/2016. The subjects consisted of 24 students with 10 females and 14 males. This research was designed in the form of classroom action research (CAR) which was conducted in two cycles. There were 4 phases included, namely planning, action, observation, and reflection. The data obtained were analyzed descriptively. The mean score of the pre test was 46.16 which means that some of the students or 41% could pass the minimum score level of criteria (KKM) and it was categorized as poor level. Meanwhile, the mean score of the post test 1 was 61.00 which means that there were 12 students or 50% who could pass KKM and it indicated that students’ level was sufficient. After post test 2 was conducted, the mean score increased up to 68.50 which means that there were 19 students or 79% could pass KKM. The score of the post test 2 was categorized as good level. Based on the explanation above, it can be said that story based audio visual materials have positive influence for improving students’ listening competence in post test. It can help students improve their ability in listening. Then, teaching listening by using story based audio visual materials attracted the students’ attention in improving their listening competence. keyword : Listening Competence, Story based Audio visual Materials
THE EFFECT OF JAZZ CHANTS ON SPEAKING ABILITY OF SEVENTH GRADE STUDENTS AT SMP NEGERI 6 SINGARAJA IN THE ACADEMIC YEAR 2015/2016 ., Luh Suryani; ., Prof. Dr. Anak Agung Istri Ngr. Marha; ., I Putu Ngurah Wage M, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6131

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki apakah ada pengaruh yang signifikan dari Jazz Chants pada kemampuan berbicara siswa kelas tujuh. Posttest-Only Control Group digunakan sebagai desain penelitian. Populasi dari penelitian ini adalah 357 siswa kelas tujuh di SMP Negeri 6 Singaraja pada tahun akademik 2015/2016. Sampel dari penelitian ini adalah 60 siswa yang dipilih dengan menggunakan teknik sampel random atau acak. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dari Jazz Chants pada kemampuan berbicara siswa kelas tujuh (tobs= -2.333, sig. 0.023). Siswa yang diajarkan menggunakan Jazz Chants lebih baik dalam kemampuan berbicara.Kata Kunci : Jazz Chants, Kemampuan Berbicara This study aimed at investigating whether there was a significant effect of Jazz Chants on speaking ability of seventh grade students. Post-test Only Control Group was used as the design of the research. The population of this study was 357 of seventh grade students at SMP Negeri 6 Singaraja in the academic year 2015/2016. The sample of this study was 60 students that were selected by random sampling. The result of analysis showed that there is significant effect of Jazz Chants on speaking ability of seventh grade students (tobs= -2.333, significance 0.023). The students who were taught using Jazz Chants achieved better in speaking ability.keyword : Jazz Chants, Speaking Ability
AN EVALUATION STUDY OF THE IMPLEMENTATION OF SCIENTIFIC APPROACH IN THE ENGLISH INSTRUCTION BASED ON CURRICULUM 2013 IN SMA NEGERI 2 SINGARAJA IN ACADEMIC YEAR 2014/2015 ., Ni Wayan Cintya Prayogi; ., Drs.Gede Batan,MA; ., I Putu Ngurah Wage M, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengevaluasi pengimplementasian pendekatan ilmiah (scientific approach) dalam pembelajaran bahasa inggris berdasarkan kurrikulum 2013 di SMA Negeri 2 Singaraja, (2) untuk mengetahui masalah yang dihadapi oleh guru selama pengimplementasian pendekatan ilmiah dalam pembelajaran bahasa inggris berdasarkan kurrikulum 2013 di SMA Negeri 2 Singaraja. Subjek dari penelitian ini adalah guru bahasa inggris yang mengajar di kelas X dan XI di SMA N 2 Singaraja. Penelitian ini termasuk penelitian eveluatif dengan menggunakan model diskrepensi (Discrepancy model). Penelitian ini membandingkan antara pengimplementasian pendekatan ilmiah (scientific approach) dengan standar kurikulum 2013. Dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi dengan menggunakan scoring rubric dan interview. Data berupa skor dari observasi dan dicari persentase dari masing-masing guru dan transkip interview. Hasil analisis menunjukan bahwa pnegimplementasian pendekatan ilmiah (scientific approach) di SMA N 2 Singaraja tidak sesuai dengan standar kurikulum 2013 dan guru-guru mengalami kesulitan pada langkah menanya dan mengkomunikasikan hasil dalam pengimplementasian pendekatan ilmiah.Kata Kunci : Pendekatan Ilmiah, Pembelajaran Bahasa Inggris, deskripensi The study was aimed to (1) evaluate the implementation of scientific approach in the English instruction based on Curriculum 2013 in SMA Negeri 2 Singaraja, (2) find out the problems encountered during the implementation of scientific approach in the English instruction based on Curriculum 2013 in SMA Negeri 2 Singaraja. The subject of this study was two English teachers of X and XI grade in SMA N 2 Singaraja. This study belongs to evaluative study using discrepancy model. This study compared between the implementation of scientific approach in SMA N 2 Singaraja with the standard based on Curriculum 2013. The techniques for collecting data were observation using scoring rubric and interview. The result of the analysis of scoring rubric was converted into percentage. In conclusion, the result of evaluation of the implementation of scientific approach in teaching English of SMA Negeri 2 Singaraja was not relevant with the standard of Curriculum 2013. There are some missing points in every step when the teachers teach using this approach such as in the questioning and communicating step and the teachers’ problems in implementing scientific approach were in the questioning and communicating step and also the strategy or the technique that was used by the teachers and the limited of media to deliver the material.keyword : Scientific Approach, English instruction, discrepancy
The Direction of Phonological Change from Pacung Dialect to Les Dialect : Descriptive Study ., I Putu Anjas Widya k; ., Dr. I Gede Budasi,M.Ed,Dip.App.Lin; ., I Putu Ngurah Wage M, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6138

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan arah perubahan bentuk bunyi dari Pacung dialek ke dialek Les, yang meliputi perubahan asimilasi, perubahan disimilasi, dan perubahan metatesis. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Tiga informan masing-masing dialek terpilih sebagai sampel informan dari penelitian ini. Dalam hal ini, satu sampel yang penting ditentukan sebagai informan utama dan dua lainnya ditentukan sebagai informan sekunder. Data yang diperoleh dikumpulkan berdasarkan tiga teknik, yaitu observasi, wordlist, dan panduan wawancara. Berdasarkan metode yang digunakan untuk mengumpulkan data diperoleh 669 kata dan hasil analisis data menunjukkan bahwa ada 62 kata-kata yang dikandung oleh perubahan asimilasi, 27 kata yang terdapat perubahan disimilasi, dan tidak ada kata yang berisi perubahan metatesis. Kata Kunci : fonologi, asimilasi, disimilasi, metatesis This study aimed at describing the direction of phonological change from Pacung dialect to Les dialect, which covered assimilation change, dissimilation change, and metathesis change. This research is a descriptive research. Three speakers of each dialect were selected as informant samples of this study. In this case, one important sample was determined as the main informant and the other two were determined as the secondary informants. The obtained data were collected based on three techniques, namely observation, word list, and interview guide. Based on the method that was used to collect the data 669 words were obtained as data of study. The results of the data analysis show that there are 62 words which contained assimilation change, 27 words contained dissimilation change. There is no word which contained metathesis change. keyword : phonology, assimilation, dissimilation, metathesis
Co-Authors ., Anak Agung Raka Candra Dewi ., Anak Agung Raka Candra Dewi ., Andre Dwi Saka ., Gusti Ayu Putu Taharyanti ., I Gde Panji Naraswara ., I Gde Panji Naraswara ., I Gede Bages Rare Prabadesa ., I Kadek Wardita Eka Putra ., I Kadek Wardita Eka Putra ., I Made Partha Sarathi ., I Made Partha Sarathi ., Kadek Puji Wedayani ., Kadek Puji Wedayani ., Komang Sri Wahyuni ., Luh Gede Hesti Parwati ., Luh Gede Hesti Parwati ., Luh Putu Relita Wijayanti ., Luh Putu Relita Wijayanti ., Made Sarika Rosiki Haera ., Made Sarika Rosiki Haera ., Ni Luh Devi Wimayanti ., Ni Luh Devi Wimayanti ., Ni Nengah Nitiadhi ., Prof. Dr. Anak Agung Istri Ngr. Marha Adex Palos Agustin Dwicahya . Anis Azizah Hidayati . Dewa Putu Agus Baruna Widnyana ., Dewa Putu Agus Baruna Widnyana Drs.Gede Batan,MA . Gede Anna Putra ., Gede Anna Putra I Gede Budasi I Gusti Ayu Diah Pusparini ., I Gusti Ayu Diah Pusparini I Komang Alit Putra ., I Komang Alit Putra I Komang Sesara Rakayana . I Nyoman Adi Jaya Putra I Putu Anjas Widya k ., I Putu Anjas Widya k I Putu Sidiasa . I Wayan Suarnajaya Ida Bagus Putu Kusuma Adi . Kadek Agus Juniarta ., Kadek Agus Juniarta Luh Ade Budanadi ., Luh Ade Budanadi Luh Putu Artini Luh Putu Ayu Surya Pratiwi ., Luh Putu Ayu Surya Pratiwi Luh Suryani ., Luh Suryani M.L.S ., Dr.Sudirman, M.L.S M.Pd. ., Made Hery Santoso, S.Pd, M.Pd. M.Pd. S.Pd. Luh Indrayani . Made Dewi Suparwati . Made Seni Ryana . Ngurah Agung Riski Restuaji ., Ngurah Agung Riski Restuaji Ni Kadek Ary Nova Wardani . Ni Km Ari Widyasih . Ni Komang Arie Suwastini Ni Komang Sri Wahyuni ., Ni Komang Sri Wahyuni Ni Luh Ika Ayu Pertiwi ., Ni Luh Ika Ayu Pertiwi Ni Made Dwi Jayanti ., Ni Made Dwi Jayanti Ni Made Lia Kesumayanti . Ni Made Ratminingsih Ni Made Wulan Sintiyari ., Ni Made Wulan Sintiyari Ni Nyoman Trisna Utami . Ni Wayan Cintya Prayogi ., Ni Wayan Cintya Prayogi Ni Wayan Desi Ariani . Ni Wayan Sri Ayu Rusiniawati ., Ni Wayan Sri Ayu Rusiniawati Nyoman Karina Wedhanti Putu Indah Partami Putri . Putu Kerti Nitiasih Ratih Utari Purnama Dewi . S.Pd. Putu Eka Dambayana S. .