Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PENINGKATAN PENGETAHUAN TERKAIT STUNTING PADA CALON PENGANTIN DI WILAYAH BEKASI Arindah Nur Sartika; Afrinia Eka Sari; Tri Marta Fadhilah; Guntari Prasetya; Mujahidil Aslam
Jurnal Mitra Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2019): Vol. 1 No. 2 (2019): Jurnal Mitra Masyarakat : Special Edition II
Publisher : STIKes Mitra Keluarga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.097 KB)

Abstract

Pemerintah Indonesia masih dihadapkan dengan permasalahan stunting yang tidak hanya berkaitan dengan masalah gizi dan kesehatan tetapi juga memberikan dampak jangka panjang pada kerugian perekonomian negara. Dalam rangka mendukung program penanggulangan stunting, Prodi S1 Gizi STIKes Mitra Keluarga melakukan kegiatan pengabdian masyarakat (PKM) dalam bentuk penyuluhan gizi pada calon pengantin (catin) di Wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat. Kegiatan PKM ini dilaksanakan di 3 Kantor Urusan Agama (KUA), yakni : KUA Rawa lumbu, KUA Mustika Jaya dan KUA Bekasi Timur. Secara keseluruhan terdapat 71 catin yang ikut serta dalam penyuluhan. Berdasarkan data pre dan post test, dapat dilihat trend peningkatan jumlah peserta yang menjawab benar yang menunjukan bahwa penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan terkait stunting.
PENTINGNYA PEMANTAUAN LINGKAR PINGGANG DAN PANGGUL BAGI CALON PENGANTIN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI WILAYAH Guntari Prasetya; Afrinia Eka Sari; Arindah Nur Sartika; Tri Marta Fadhilah; Mujahidil Aslam
Jurnal Mitra Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2019): Vol. 1 No. 2 (2019): Jurnal Mitra Masyarakat : Special Edition II
Publisher : STIKes Mitra Keluarga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.774 KB)

Abstract

Pemberian pengetahuan mengenai pentingnya pemantauan terhadap parameter antropometri lingkar pinggang dan lingkar panggul bagi calon pengantin diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan dalam mempertahankan berat badan dalam rentang normal dan mengetahu risiko terhadap penyakit metabolik.Selain itu, komposisi tubuh juga perlu diperhatikan bagi calon pengantin untuk optimalisasi status gizi dan kesehatan reproduksi.Kegiatan PKM ini bekerjasama dengan KUA diwilayah Bekasi, diantaranya : KUA Rawa lumbu, KUA Mustika Jaya dan KUA Bekasi Timur. Kegiatan ini diikuti oleh 55 pasangan calon pengantin. Berdasarkan hasil pengukuran antropometri diketahuirerata waist circumference (WC) pada semua catin di ketiga KUA adalah 77,18 ± 10,31 cm; dan hip circumference (HC) adalah 92,83 ± 10,34 cm. Sementara itu, waist-to-hip ratio adalah 0,83 ± 0,08.
PEMBENTUKAN KADER REMAJA SADAR GIZI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT INFEKSI DI PESANTREN PUTRI AL – KHAIRAAT KELURAHAN PENGASINAN, BEKASI TIMUR Tri Marta Fadhilah; Afrinia Eka Sari; Silvia Mawarti Perdana; Alfi Fairuz Asna
Jurnal Mitra Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2019): Vol. 1 No. 2 (2019): Jurnal Mitra Masyarakat : Special Edition II
Publisher : STIKes Mitra Keluarga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.211 KB)

Abstract

Pembetukan kader remaja sadar gizi bertujuan untuk pencegahan penyakit infeksi yang sering kali terjadi pada usia remaja karena kebiasaan makan sembarangan dan tidak teratur. Dengan terbentuknya kader remaja sadar gizi ini santriwati di pondok pesantren Al-Khairaat diharapkan dapat lebih menjaga makanan yang dikonsumsinya. Sehingga, penyakit infeksi seperti diare dan lainya tidak terjadi pada santriwati. Kegiatan PKM ini bekerjasama dengan pondok pesantren Al-Khairat Kelurahan Pengasinan Bekasi timur. Kegiatan ini diikuti oleh 34 santriwati, kegiatan ini meliputi pre test, kemudaian dilakukan pelatihan gizi dan diakhiri dengan kegiatan post tes. Didapatkan hasil peningkatan pada nilai post tesnya cukup signifikan setelah dilakukan pelatihan sadar gizi.
EDUKASI MANFAAT PROBIOTIK DAN PREBIOTIK PADA MASYARAKAT Afrinia Eka Sari1
Jurnal Mitra Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Mitra Masyarakat
Publisher : STIKes Mitra Keluarga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.694 KB)

Abstract

Edukasi tentang manfaat probiotik dan prebiotik sangat diperlukan karena melihat banyaknya manfaat probiotik dan prebiotik dalam menjaga kesehatan manusia. mikroorganisme hidup yang jika dikonsumsi dalam jumlah cukup dapat memberikan manfaat bagi kesehatan khususnya hubungan keseimbangan mikroba dalam usus. Prebiotik adalah nondigestible food ingredient yang mempunyai pengaruh baik terhadap host dengan memicu aktivitas, pertumbuhan yang selektif, atau keduanya terhadap satu jenis atau lebih bakteri penghuni usus.Pemberian edukasi melalui webinar saat ini sangatlah efektif mengingat masa pandemi yang membatasi pengumpulan massa. Pemberian edukasi ini juga bertujuan untuk meningkatkan konsumsi masyarakat terhadap produk probiotik dan prebiotik. Pada kegiatan PKM ini diikuti oleh 86 orang peserta masyarakat umum yang mengikuti kegiatan PKM dari awal hingga akhir dan telah megisi pre test dan post test. Dari hasil webinar terjadi peningkatan pengetahuan peserta terkait pengertian probiotik sebesar 88.3%,manfaat probiotik dan prebiotik mencapai 100%.Perlu adanya edukasi yang lebih meluas dimasyarakat mengenai probiotik dan prebiotik sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan dimasyarakat.
PENINGKATAN PENGETAHUAN MAHASISWA PUTRI TENTANG ASPEK GIZI DAN SOSIAL KESEHATAN TERKAIT STUNTING DALAM MEMBENTUK GENERASI SADAR STUNTING (GEN-DARING) Guntari prasetya; Renta sianturi; Afrinia Ekasari
Jurnal Mitra Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): Volume 3 Nomor 2: Jurnal Mitra Masyarakat
Publisher : STIKes Mitra Keluarga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Target nasional dalam penurunan prevalensi stunting adalah menjadi 14% pada tahun 2024 dan hal tersebut menghasilkan upaya percepatan dalam konvergensi program prioritas nasional baik intervensi spesifik maupun sensitif. Melalui intervensi spesifik, peran dari peningkatan aspek gizi pada remaja atau dewasa muda dapat memberikan dampak positif. Penerapan edukasi gizi dan keterpaparan terhadap kesadaran tentang stunting di kalangan wanita usia muda khususnya mahasiswa menjadi cara yang bermanfaat dalam pencegahan stunting. Identifikasi dan analisis terhadap pengetahuan wanita usia muda tentang aspek gizi terkait stunting diharapkan dapat meningkatkan kesadaran tentang stunting di masa depan. Kegiatan edukasi gizi dan kesehatan secara umum terkait stunting diselenggarakan terhadap mahasiswa putri sebagai sasaran program pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan seminar online pada 11 Desember 2021. Kuesioner pre-dan post singkat diberikan kepada partisipan untuk memperoleh data skor pengetahuan secara online. Total sebanyak 232 partisipan yang merupakan mahasiswa putri pada usia remaja akhir 18-22 tahun berpartisipasi dan melengkapi pengisian kuesioner. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata skor pengetahuan awal mahasiswa putri adalah 53,25±16,86 dan 69,22±20,69 pada akhir sesi edukasi. Persentase skor perbaikan mencapai 29,99% dan sebanyak 204 partisipan (94,04%) mengalami peningkatan pengetahuan. Dapat disimpulkan bahwa keterpaparan dan edukasi tentang pengetahuan gizi dan kesehatan terkait stunting di kalangan wanita usia muda menjadi penting dan potensial untuk menjadi langkah dalam peningkatan kesadaran dalam pencegahan stunting sejak dini pada siklus kehidupan.
Uji Angka Lempeng Total (ALT) dan PH pada Produk Inovasi Minuman Probiotik Jalembi (Jambu Merah, Lemon, Melon, Bit) dengan Starter Lactobacillus plantarum Reza Anindita; Afrinia Eka Sari
Jurnal Ilmiah Biosaintropis (Bioscience-Tropic) Vol 8 No 2 (2023): Januari 2023
Publisher : Fakultas Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam - Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/e-jbst.v8i2.515

Abstract

One of the causes of the failure of anemia prevention therapy in pregnant women with the potential for stunting is the side effects of nausea and vomiting from Blood Supplement Tablets so most pregnant women choose not to consume iron supplements given by the government for free. This has opened up opportunities for the discovery of product innovations for probiotic drinks from jalembi juice (red guava, lemon, melon, beetroot) with a starter Lactobacillus plantarum to be developed as a candidate for a health drink to replace anti-anemia anemia for pregnant women. The purpose of this study was to test the total lactic acid bacteria (LAB), pH, and temperature of jalembi juice probiotic drink with L. plantarum starter. This research method was carried out by calculating the total amount of LAB of L. plantarum using the Total Plate Count (TPC), pH, and temperature of the jalembi juice probiotic drink. Data analysis was carried out using a quantitative descriptive approach. The results of this study indicated that the total LAB of L. plantarum contained in the jalembi juice probiotic drink was 1.7 x 108 CFU/ml with an average pH and temperature of 3.38 and 22.4 ºC respectively. This study concludes that the total LAB in the jalembi juice probiotic drink with L.plantarum starter according to the recommended standards can have an effect on body health, which is around 108 -109 CFU/ml.
PEMBUATAN PIE VLA DENGAN SUBSTITUSI TEPUNG KACANG MERAH (PHASEOLUS VULGARIS) DAN BUAH BIT (BETA VULGARIS L.) SEBAGAI CAMILAN UNTUK REMAJA ANEMIA Marifah Nur Azzahra Sulistyo; afrinia ekasari; Nabila Fairuz Maulidya; Siti Chaerani
Jurnal Mitra Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Mitra Kesehatan
Publisher : STIKes Mitra Keluarga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47522/jmk.v5i1.164

Abstract

Pendahuluan: Anemia merupakan suatu masalah kesehatan yang banyak dialami oleh masyarakat dan telah menyebar ke seluruh dunia, baik di negara berkembang maupun negara maju. Prevalensi anemia global berkisar 40% sampai 88%. Angka kejadian anemia pada remaja putri di negara berkembang sekitar 53,7% dari seluruh remaja putri. Zat besi merupakan mineral terpenting yang dapat mempengaruhi fungsi semua organ vital dengan baik. Penggunaan utamanya adalah dalam membangun hemoglobin, substansi dalam sel darah merah yang membawa oksigen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis uji organoleptik, hedonik dan zat besi pada hasil produk Pie Vla dengan substitusi tepung kacang merah dan buah bit yang dapat diterima masyarakat sebagai cemilan untuk remaja anemia. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan acak kelompok yang terdiri dari dua faktor yaitu tepung kacang merah dan buah bit dengan tiga perlakuan. Penelitian dilakukan pada 31 responden yang merupakan panelis tidak terlatih diwilayah Bekasi. Metode pengambilan sampel menggunakan Random Sampling. Analisis data statistik dengan Friedman Test untuk menguji kesamaan pengaruh perlakuan tetap dari ketiga formula yang diuji organoleptik. Hasil: Hasil analisis organoleptik didapatkan perlakuan F2 lebih unggul dengan perbandingan 150g tepung kacang merah dan 50g buah bit. Analisis hedonik didapatkan perlakuan F3 lebih disukai dengan perbandingan tepung kacang merah 115 g dan buah bit 50 g. Hasil Uji Zat Besi didapatkan kadar Fe perbandingan antara perlakuan F3 dan F Kontrol yaitu 3,07 mg/100 gram dan 2,94 mg/100 gram. Kesimpulan: Berdasarkan penelitian hasil analisis sensori terdapat perbedaan yang signifikan pada rasa dan tekstur. Hasil analisis kesukaan panelis diperoleh perlakuan F3 paling disukai. Hasil uji kadar Fe perbandingan antara perlakuan F3 dan F Kontrol memiliki perbedaan kadar Fe sebesar 0,13 mg/100 gram. Pemberian pie vla ini sebagai camilan dalam 100 gram/hari berkontribusi sebesar 11%/hari.
PEMBUATAN SNACK BAR TEPUNG KACANG MERAH (PHASEOLUS VULGARIS L.) DAN KACANG TANAH (ARACHIS HYPOGAEA L) SEBAGAI ALTERNATIF CAMILAN PELANCAR ASI Delia Nurul Fitriana; afrinia ekasari; Luthfia Fahira; Elsa Afiera
Jurnal Mitra Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Mitra Kesehatan
Publisher : STIKes Mitra Keluarga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47522/jmk.v5i1.165

Abstract

Pendahuluan:. Air susu ibu (ASI) dihasilkan dari seorang ibu agar diberikan kepada bayi dan merupakan sumber nutrisi terbaik sebelum dapat mencerna makanan padat. ASI diproduksi oleh hormon prolactin dan oksitosin. ASI memiliki banyak sekali manfaat terutama melindungi tubuh dari serangan penyakit pada sistem pernafasan, dan pencernaan ini karena adanya antibodi dalam ASI melindungi dari infeksi. Namun, tidak semua ibu mau untuk menyusui bayinya karena berbagai alasan. Tetapi terdapat juga ibu yang ingin menyusui bayinya dan mengalami hambatan seperti ASI tidak keluar atau produksi tidak berjalan dengan baik karena banyak hal yang berdampak pada produksi ASI, sehingga diperlukan upaya untuk memperbanyak ASI dengan cara memperbaiki kualitas makanan yang berdampak langsung pada produksi ASI. Kacang-kacangan dapat menstabilkan produksi ASI pada ibu menyusui. Ibu yang rutin makan kacang-kacangan sejak hamil hingga melahirkan menghasilkan ASI dua kali lebih banyak dan lebih kental saat menyusui dibandingkan dengan ibu yang tidak rutin mengonsumsi kacang sejak hamil hingga melahirkan. Sehingga berdasarkan penjelasan diatas peneliti tertarik untuk melakukan penelitian inovasi makanan dengan tujuan sebagai camilan alternatif untuk memperbanyak dan memperlancar produksi ASI yaitu membuat snack bar tepung kacang merah serta kacang tanah. Metode: Penelitian ini menggunakan desain experiment dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari dua faktor yaitu tepung kacang merah dan kacang tanah, dengan tiga perlakuan perbandingan masing-masing tepung kacang merah dan kacang tanah yaitu, pada F1 = tepung kacang merah 90 gr dan kacang tanah 60 gr, F2 = tepung kacang merah 80 gr dan kacang tanah 70 gr, dan F3 = tepung kacang merah 70 gr dan kacang tanah 80 gr. Penelitian ini dilakukan oleh 30 orang panelis tidak terlatih. Hasil: Analisis inderawi/organoleptik dan analisis hedonik/kesukaan didapatkan formula 3 lebih unggul dengan perbandingan tepung kacang merah 70 gr, dan kacang tanah 80 gr. Uji protein yang ada didalam snack bar dihasilkan sebanyak 18,53/100 gr (sesuai dengan SNI). Kesimpulan: Snack bar tepung kacang merah dan kacang tanah dengan masing-masing formula, pada warna dan rasa terdapat perbedaan yang signifikan, sedangkan pada aroma dan tekstur tidak terdapat perbedaan yang signifikan.
Uji Aktivitas Antioksidan dan Daya Terima Es Krim Ekstrak Daun Sambiloto (Andrographis paniculata (Burm. f) Nees) Nita Maylina; Afrinia Eka Sari
Jurnal Kesehatan Indonesia Vol 13 No 2 (2023): Maret 2023
Publisher : HB PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33657/jurkessia.v13i2.816

Abstract

One of the antioxidants that can increase the body's immunity is bitter leaf (Andrographis paniculata (Burm. f) Nees). This leaf is rarely used. Therefore, it is used with more interesting processing such as ice cream. This study was to determine antioxidant activity, overrun, melting speed, organoleptic characteristics and preference level of the ice cream of bitter leaf extract. Method is Completely Randomized Design (CRD). There were 3 treatments, namely 8%, 16% and 24% of bitter leaf extract. The results of the antioxidant activity test on the ice cream of bitter leaft extract, the three formulas have a very weak antioxidant content. The highest overrun ice cream test results, namely formula 3 50%. The results of the ice cream melting speed test on the three formulas still do not meet the standards for a good ice cream melting speed. The results of statistical test analysis on indicators of color, aroma, taste and texture showed there was a significant difference from the statistical test results obtained p-value <0.05. The most preferred level of preference for bitter leaf extract ice cream was formula 1. It could be concluded that the bitter leaf extract ice cream was acceptable to the public.
ANALISA BETA KAROTEN PADA SAYURAN LOKAL DI INDONESIA Afrinia Eka Sari; Elfira Maya Sari
Jurnal Mitra Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2018): Jurnal Mitra Kesehatan
Publisher : STIKes Mitra Keluarga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47522/jmk.v1i1.5

Abstract

Pendahuluan: Potensi sayuran sebagai antioksidan sangat besar mengingat sayur termasuk kedalam menu utama makan yang dikonsumsi setiap hari. Antioksidan memiliki fungsi untuk mencegah terbentuknya radikal bebas yang terjadi akibat pencemaran atau polusi. Metode: Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa kandungan beta karoten pada sayuran lokal di Indonesia dengan cara kuantitaif menggunakkan alat spektrofotometri dengan panjang gelombang 350 – 550 nm. Sampel yang digunakan adalah wortel, labu kuning, bayam merah, jagung, kol ungu, terong ungu, bit merah, cabai merah, tomat dan bayam. Pengukuran sampel dibandingkan dengan standar beta karoten murni, pengukuran dilakukan triplo. Hasil: Pengukuran seri larutan standar beta karoten dimulai dari konsentrasi 1,5 ppm, 3 ppm dan 5 ppm diperoleh R = 0.985. Kesimpulan: Dari hasil pengukuran sampel diperoleh bahwa urutan kandungan beta karoten dari yang tertinngi adalah cabai merah, wortel, jagung manis, bayam merah, labu kuning, tomat, bayam hijau, bit merah, kentang, terong ungu.