Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENINGKATAN KOMPETENSI GURU PAUD DALAM MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN BERBASIS KONSEP MERDEKA BERMAIN DI KECAMATAN MARO SEBO ULU KABUPATEN BATANGHARI Librianty, Herwina Dewi; Yennizar; Novi Susanti; Hikmah. M
Kreasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Kreasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Perkumpulan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Wilayah Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51529/kjpm.v1i2.285

Abstract

The concept of 'Merdeka bermain' has revolutionized the role of educators, shifting them from the traditional center of learning to facilitators of play-based learning. It emphasizes the pivotal role of play environments in nurturing children's curiosity and engagement. In this framework, preschool (PAUD) teachers function primarily as motivators and facilitators, creating rich and enticing play environments that encourage exploration. To enhance PAUD teachers' competency in 'merdeka bermain,' a service initiative was initiated. It aimed at achieving three key objectives: 1) Enhancing PAUD teachers' comprehension of 'merdeka bermain' and the eight essential indicators in early childhood education. 2) Developing their capacity as motivators and facilitators in the learning process. 3) Strengthening their ability to implement free play-based learning by harnessing local resources. The service activities employed training, technical guidance, and mentoring. Outcomes included improved understanding of 'merdeka bermain,' enhanced motivational and facilitation skills, and a better grasp of incorporating local resources into play-based learning. Constraints included time and funding limitations. Future efforts aim to provide further support to PAUD teachers in Maro Sebo Ulu Sub-district, promoting comprehensive implementation of the eight key indicators, creative game design, optimal utilization of the environment as a learning resource, and precision in assessment.
METODE BERMAIN PADA FASE PONDASI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOGNITIF TAMAN KANAK-KANAK Novi Susanti; Annisa Ery Zulfia; Indah Widia; Irma Permata Sari; Putri Indah Yana Zalianti; Dani Arianto
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 7 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini merupakan Pendidikan Formal yang memberikan peran untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini untuk mempersiapkannya menuju ke pendidikan selanjutnya. Pada masa ini, dinamakan Fase Pondasi yang membantu anak usia dini mengoptimalkan enam aspek perkembangannya yaitu agama dan moral, kognitif, bahasa, emosional, motorik kasar dan motorik halus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa itu pendidikan usia dini dan apakah metode bermain mampu meningkatkan perkembangan kognitif anak usia dini. Adapun penelitian ini menggunakan penelitian kalitatif dangen pendekatan deskriptif kualitatif. Metode pengambilan data dengan observasi dan wawancara, dan kemudian dianalis. Selanjutnya hasilnya adalah Pendidikan ini berfokus pada pengembangan berbagai aspek perkembangan anak, termasuk kognitif, sosial, emosional, dan motorik. Secara teoritis hasil penelitian ini secara umum diharapkan dapat memberikan gambaran tentang metode bermain menyusun dadu dalam mengembangakan kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun. Serta memberikan informasi tentang kelebihan dan kekurangan metode bermain menyusun dadu angka ini
PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN FASE PONDASI PADA ANAK USIA DINI Novi Susanti; Tania Putri; Trisna Putri; Lia Wandira; Natasya, Natasya
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 7 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran guru dalam fase pondasi pembelajaran anak memiliki arti penting dalam memandu dan membentuk landasan yang kokoh bagi kemajuan mereka. Dalam tahap-tahap awal ini, guru memegang peran kunci sebagai fasilitator, pembimbing, dan penyemangat bagi anak-anak dalam meraih capaian pembelajaran yang diperlukan. Fase pondasi merupakan periode penting dalam perkembangan anak, di mana guru tidak hanya menjadi sumber pengetahuan, tetapi juga penggerak motivasi dan kreativitas anak-anak. Dengan pendekatan yang tepat, guru dapat membantu anak-anak dalam menumbuhkan minat belajar, keterampilan sosial, serta pengembangan kemampuan kognitif dan emosional mereka. Oleh karena itu, peran guru yang bijaksana dan peduli sangatlah krusial dalam membantu anak-anak mencapai pencapaian pembelajaran pada fase pondasi.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KESADARAN REMAJA PUTRA DAN PUTRI TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DI SMA NEGERI 1 PERBAUNGAN Lubis, Halimatussakdiyah; Novi Susanti; Henni Safrida Sitompul; Faradita Wahyuni; Fery Arjuna Sembiring
Journal of Golden Generation Abdimas Vol. 1 No. 1 (2025): September 2025 : Journal of Golden Generation Abdimas
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgga.v1i1.18

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja putra dan putri di SMA Negeri 1 Perbaungan tentang kesehatan reproduksi. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, serta pembagian media edukasi yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan sikap positif peserta terhadap isu kesehatan reproduksi. Program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada peningkatan kualitas kesehatan remaja di lingkungan sekolah.