Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

METODE BERMAIN PADA FASE PONDASI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOGNITIF TAMAN KANAK-KANAK Novi Susanti; Annisa Ery Zulfia; Indah Widia; Irma Permata Sari; Putri Indah Yana Zalianti; Dani Arianto
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 7 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini merupakan Pendidikan Formal yang memberikan peran untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini untuk mempersiapkannya menuju ke pendidikan selanjutnya. Pada masa ini, dinamakan Fase Pondasi yang membantu anak usia dini mengoptimalkan enam aspek perkembangannya yaitu agama dan moral, kognitif, bahasa, emosional, motorik kasar dan motorik halus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa itu pendidikan usia dini dan apakah metode bermain mampu meningkatkan perkembangan kognitif anak usia dini. Adapun penelitian ini menggunakan penelitian kalitatif dangen pendekatan deskriptif kualitatif. Metode pengambilan data dengan observasi dan wawancara, dan kemudian dianalis. Selanjutnya hasilnya adalah Pendidikan ini berfokus pada pengembangan berbagai aspek perkembangan anak, termasuk kognitif, sosial, emosional, dan motorik. Secara teoritis hasil penelitian ini secara umum diharapkan dapat memberikan gambaran tentang metode bermain menyusun dadu dalam mengembangakan kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun. Serta memberikan informasi tentang kelebihan dan kekurangan metode bermain menyusun dadu angka ini
PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN FASE PONDASI PADA ANAK USIA DINI Novi Susanti; Tania Putri; Trisna Putri; Lia Wandira; Natasya, Natasya
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 7 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran guru dalam fase pondasi pembelajaran anak memiliki arti penting dalam memandu dan membentuk landasan yang kokoh bagi kemajuan mereka. Dalam tahap-tahap awal ini, guru memegang peran kunci sebagai fasilitator, pembimbing, dan penyemangat bagi anak-anak dalam meraih capaian pembelajaran yang diperlukan. Fase pondasi merupakan periode penting dalam perkembangan anak, di mana guru tidak hanya menjadi sumber pengetahuan, tetapi juga penggerak motivasi dan kreativitas anak-anak. Dengan pendekatan yang tepat, guru dapat membantu anak-anak dalam menumbuhkan minat belajar, keterampilan sosial, serta pengembangan kemampuan kognitif dan emosional mereka. Oleh karena itu, peran guru yang bijaksana dan peduli sangatlah krusial dalam membantu anak-anak mencapai pencapaian pembelajaran pada fase pondasi.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KESADARAN REMAJA PUTRA DAN PUTRI TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DI SMA NEGERI 1 PERBAUNGAN Lubis, Halimatussakdiyah; Novi Susanti; Henni Safrida Sitompul; Faradita Wahyuni; Fery Arjuna Sembiring
Journal of Golden Generation Abdimas Vol. 1 No. 1 (2025): September 2025 : Journal of Golden Generation Abdimas
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgga.v1i1.18

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja putra dan putri di SMA Negeri 1 Perbaungan tentang kesehatan reproduksi. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, serta pembagian media edukasi yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan sikap positif peserta terhadap isu kesehatan reproduksi. Program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada peningkatan kualitas kesehatan remaja di lingkungan sekolah.
Pelaksanaan Model Pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Yona Afnoria Fitri; Sriwardona; Novi Susanti
Al-Kahfi: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 7 No. 1 (2021): January
Publisher : STAI YAPTIP Simpang Empat Pasaman Barat Indonesia in collaboration with International Islamic Studies Development and Research Center (IISDRC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70820/al-kahfi.v6i1.33

Abstract

Model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) merupakan model yang digunakan guru Sejarah Kebudayaan Islam di MAN 1 Pasaman Barat yang dapat memberi motivasi dan keaktifan dalam proses pembelajaran terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa, sehingga mendorong penulis untuk meneliti model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan, faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) dalam pembelajaran mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam yang dilakukan guru. Jenis penelitian ini field research atau penelitian lapangan, dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) diantaranya persiapan yang matang oleh guru Sejarah Kebudayaan Islam, pelaksanaan proses pembelajaran sesuai dengan langkah-langkah model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) yang didukung oleh kemampuan guru sehingga siswa antusias mengikutinya. Faktor pendukung terlaksanya adalah guru Sejarah Kebudayaan Islam yang bagus dalam pengelolaan kelas, siswa kelas XI yang memiliki antusias yang tinggi, media yang mudah didapat dan diaplikasikan, serta sarana prasarana yang memadai. Sedangkan faktor penghambatnya adalah kurangnya minat baca siswa, waktu pembelajaran yang singkat, serta media yang kurang memadai.
PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU HAMIL MELALUI PELATIHAN DETEKSI DINI TANDA BAHAYA KEHAMILAN DI PUSKESMAS GANG BUNTU, MEDAN TIMUR Novi Susanti; Fery Arjuna Sembiring; Siti Aisyah
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kehamilan merupakan periode yang memerlukan pemantauan kesehatan yang intensif untuk mencegah terjadinya komplikasi yang dapat membahayakan ibu dan janin. Salah satu langkah penting dalam upaya menurunkan risiko komplikasi adalah kemampuan ibu hamil untuk mengenali tanda bahaya kehamilan secara dini. Namun, berdasarkan kondisi di Puskesmas Gang Buntu, Medan Timur, masih banyak ibu hamil yang memiliki pengetahuan terbatas mengenai tanda bahaya seperti perdarahan, sakit kepala hebat, gerak janin berkurang, edema ekstrem, hingga kejang. Keterbatasan informasi ini berpotensi meningkatkan risiko keterlambatan penanganan medis. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil melalui pelatihan deteksi dini tanda bahaya kehamilan. Pelatihan dilakukan melalui penyuluhan, diskusi interaktif, demonstrasi, serta evaluasi berupa pretest dan posttest. Kegiatan diikuti oleh ibu hamil yang berada di wilayah kerja Puskesmas Gang Buntu. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, terlihat dari perbedaan nilai sebelum dan sesudah pelatihan. Peserta juga menunjukkan pemahaman yang lebih baik mengenai jenis tanda bahaya, cara mengenali gejala awal, dan langkah yang harus dilakukan ketika tanda tersebut muncul. Pelatihan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan ibu hamil dan mendukung upaya pencegahan komplikasi kehamilan. Kegiatan ini direkomendasikan untuk dilakukan secara berkala sebagai strategi penguatan edukasi kesehatan maternal di tingkat puskesmas. Kata Kunci: Tanda Bahaya Kehamilan, Ibu Hamil, Pelatihan.
EDUKASI PENCEGAHAN KEHAMILAN BERESIKO TINGI PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA RS. HAJI MEDAN Novi Susanti; Halimatussakdiyah Halimatussakdiyah; Tama Arca Ramean Sinambela
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kehamilan berisiko tinggi merupakan kondisi yang dapat membahayakan kesehatan ibu dan janin akibat faktor medis, sosial, dan perilaku. Kurangnya pemahaman ibu hamil mengenai faktor risiko, tanda bahaya, dan tindakan pencegahan menyebabkan tingginya angka komplikasi dan kematian maternal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil melalui kegiatan edukasi mengenai pencegahan kehamilan berisiko tinggi di wilayah kerja RS Haji Medan. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi, dan penggunaan media edukasi berupa leaflet dan alat peraga. Partisipan terdiri dari 45 ibu hamil dengan usia 20–35 tahun, primigravida maupun multigravida, yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test serta observasi partisipatif. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan ibu hamil secara signifikan, dengan skor rata-rata pre-test 51 meningkat menjadi 84 pada post-test (peningkatan 64,7%). Peserta mampu mengenali tanda bahaya, memahami faktor risiko, dan menerapkan langkah pencegahan sesuai pedoman kesehatan. Metode edukasi partisipatif terbukti efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan ibu hamil dan kesadaran akan pentingnya pemeriksaan antenatal care rutin. Edukasi ini diharapkan dapat berkontribusi dalam menurunkan risiko komplikasi dan mendukung pencapaian target penurunan angka kematian maternal di wilayah kerja RS Haji Medan. Kata Kunci: kehamilan berisiko tinggi, edukasi ibu hamil, pencegahan komplikasi
EDUKASI PENCEGAHAN KEHAMILAN BERESIKO TINGI PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA RS. HAJI MEDAN Novi Susanti; Halimatussakdiyah Halimatussakdiyah; Tama Arca Ramean Sinambela
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kehamilan berisiko tinggi merupakan kondisi yang dapat membahayakan kesehatan ibu dan janin akibat faktor medis, sosial, dan perilaku. Kurangnya pemahaman ibu hamil mengenai faktor risiko, tanda bahaya, dan tindakan pencegahan menyebabkan tingginya angka komplikasi dan kematian maternal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil melalui kegiatan edukasi mengenai pencegahan kehamilan berisiko tinggi di wilayah kerja RS Haji Medan. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi, dan penggunaan media edukasi berupa leaflet dan alat peraga. Partisipan terdiri dari 45 ibu hamil dengan usia 20–35 tahun, primigravida maupun multigravida, yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test serta observasi partisipatif. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan ibu hamil secara signifikan, dengan skor rata-rata pre-test 51 meningkat menjadi 84 pada post-test (peningkatan 64,7%). Peserta mampu mengenali tanda bahaya, memahami faktor risiko, dan menerapkan langkah pencegahan sesuai pedoman kesehatan. Metode edukasi partisipatif terbukti efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan ibu hamil dan kesadaran akan pentingnya pemeriksaan antenatal care rutin. Edukasi ini diharapkan dapat berkontribusi dalam menurunkan risiko komplikasi dan mendukung pencapaian target penurunan angka kematian maternal di wilayah kerja RS Haji Medan. Kata Kunci: kehamilan berisiko tinggi, edukasi ibu hamil, pencegahan komplikasi