Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pentingnya Penerapan Service Excellence di Perguruan Tinggi Helena Sihotang; Nawary Saragih; Evelin Roma Riauli Silalahi
KAIZEN : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT Volume 2 Nomor 1 Juli 2023
Publisher : LPPM Universitas Katolik Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya jumlah Perguruan Tinggi (PT) di Indonesia menunjukkan bahwa sistem pendidikan di Indonesia semakin berkembang. Perkembangan ini tentunya membawa hal positif ke masyarakat dimana akses pendidikan tinggi akan semakin mudah. Menurut laporan Statistik Indonesia, pada tahun 2021 terdapat 3.115 perguruan tinggi di Indonesia yang terdiri dari 2.990 unit merupaka Perguruan Tinggi Swasta dan 125 unit merupakan Perguruan Tinggi Negeri. Terdapat 1.489 unit di wilayah Sumatera dimana wilayah ini menjadi wilayah yang memiliki perguruan tinggi terbanyak dalam skala nasional. Dari sebaran yang ada di Sumatera, Provinsi Sumatera Utara menjadi provinsi terbanyak yaitu 221 unit perguruan tinggi. Seiring dengan meningkatnya jumlah PT membuat persaingan semakin ketat termasuk dalam meyakinkan pengguna jasa PT yaitu mahasiswa. Perguruan tinggi sebagai penyedia jasa berusaha meningkatkan kualitas sehingga kuantitas secara merta akan meningkat juga. Salah satu hal yang sangat penting yang perlu untuk diperhatikan dalam mengelola lembaga pendidikan ialah dengan memberikan pelayanan yang prima kepada para stakeholder. Jika Perguruan Tinggi tidak mampu memberikan pelayanan yang prima, maka akan terbangun opini publik yang negatif tentang Perguruan Tinggi tersebut sehingga peluang ditinggalkan masyarakat akan semakin besar. Sebagai penyedia jasa, Universitas Katolik Santo Thomas yang merupakan salah satu PT Swasta di Sumatera Utara dituntut untuk memberikan pelayanan yang ber-orientasi pada pelayanan prima (service excellence) sehingga kebutuhan pelanggan terpenuhi. Salah satu Tim yang wajib memahami penerapan Service Excellence adalah Usher Universitas.
The Impact of the Adoption of International Financial Reporting Standards (IFRS) on Information Asymmetry and the Relevance of Financial Statement Values Evelin Roma Riauli Silalahi; Yan Christin Br. Sembiring; Pani Romauli Elisabet Naibaho
Nomico Vol. 3 No. 7 (2026): Nomico - August
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/7gxctv98

Abstract

The adoption of International Financial Reporting Standards (IFRS) has been widely promoted as a mechanism to enhance transparency, comparability, and the overall quality of financial information in capital markets. This study examines the dual impact of IFRS adoption on information asymmetry and the value relevance of financial statements across publicly listed companies in emerging and transition economies. Employing a panel data regression approach combined with the Difference-in-Differences (DiD) method and the Ohlson price model, the study analyzes financial data covering pre- and post-adoption periods. The results demonstrate that IFRS adoption significantly reduces information asymmetry, as evidenced by a marked decline in bid-ask spreads following mandatory adoption. Furthermore, the value relevance of book value per share and earnings per share increased substantially in the post-IFRS period, indicating that financial statements prepared under IFRS provide more decision-useful information to investors. These findings contribute to the growing body of evidence on the economic consequences of global accounting harmonization and offer practical implications for regulators, policymakers, and market participants in countries still deliberating IFRS implementation.