S.Pd. Putu Eka Dambayana S. .
Unknown Affiliation

Published : 86 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

The Effect of Using Kim's Board Game towards the 4th Grade Students' English Learning Achievement of Elementary School in Sangsit, Buleleng Regency in Academic Year 2015/2016 ., Putu Dinda Mirahayu; ., Dra.Ni Made Ratminingsih, MA; ., Putu Eka Dambayana S., S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i1.8253

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Kim's board game terhadap prestasi belajar Bahasa Inggris siswa kelas 4 SD di Sangsit, Kabupaten Buleleng, tahun pelajaran 2015/2016. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 4 SD di Sangsit, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2015/2016, di mana terdapat sembilan kelas dari delapan sekolah dasar yang terdiri dari 203 siswa. Penelitian ini menggunakan model post-test only control group design dan menggunakan teknik cluster random sampling untuk menentukan sampel. SDN 8 Sangsit, melalui lotre ditetapkan sebagai kelompok eksperimen dan diajarkan menggunakan Kim?s board game, sedangkan SDN 4 Sangsit, melalui lotre ditetapkan sebagai kelompok kontrol dan diajarkan tanpa menggunakan media Kim?s board game. Hasil analisis data menunjukkan bahwa siswa di kelompok eksperimen memperoleh prestasi belajar Bahasa Inggris yang lebih tinggi dibandingkan siswa di kelompok kontrol. Hal tersebut dibuktikan dengan nilai rata-rata yang diperoleh oleh siswa dari kedua kelompok: kelompok eksperimen yaitu 80, sedangkan kelompok kontrol yaitu 74. Hasil dari uji t juga membuktikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan Kim?s board game terhadap prestasi belajar Bahasa Inggris siswa, di mana nilai t yang diperoleh yaitu 3,293, lebih besar dibandingkan nilai t pada tabel yaitu 2,008559 (? = 0,05). Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa belajar Bahasa Inggris menggunakan media Kim?s board game memberikan pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar Bahasa Inggris siswa kelas 4 SD di Sangsit, Kabupaten Buleleng, tahun ajaran 2015/2016. Kata Kunci : prestasi belajar Bahasa Inggris, Kim?s board game, media pengajaran Abstract This research aimed at finding the effect of using Kim?s board game toward the fourth grade students? English learning achievement of elementary school in Sangsit, Buleleng Regency in academic year 2015/2016. The population of this research was all the fourth grade students in nine classes from eight schools in Sangsit, Buleleng, Bali, consisted of 203 students. The design of this research was post-test only control group design and used cluster random sampling technique to determine the sample. SDN 8 Sangsit was determined by lottery as the experimental group and treated by using Kim?s board game, while SDN 4 Sangsit was determined by lottery as the control group and treated without using Kim?s board game. The result of data analysis showed that the experimental group students achieved a higher English learning achievement than the control group. It was proven by the mean score obtained by both groups: the experimental group was 80 while the control group was 74. The result of t-test also proved that there was a significant effect of using Kim?s board game toward the students? English learning achievement, in which the tobs was 3.293. It was higher than the tcv at 2.008559 (? = 0.05). Thus, it can be stated that learning English by using Kim?s board game gives a significant effect toward the fourth grade students? English learning achievement of elementary school in Sangsit, Buleleng Regency in academic year 2015/2016. keyword : English learning achievement, Kim?s board game, teaching media
ANALYSIS OF PERCEPTIONS ON ENGLISH NEEDS FOR STUDENTS OF MARKETING PROGRAM OF SMK NEGERI 1 SINGARAJA ., I Pt Hendry Gunawan; ., I Nyoman Pasek Hadi Saputra, S.Pd., M.Pd; ., Putu Eka Dambayana S., S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 4, No 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.9709

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi persepsi dari keperluan bahasa Inggris oleh siswa jurusan pemasaran di SMK Negeri 1 Singaraja melalui murid di jurusan pemasaran, guru yang mengajar bahasa Inggris dan perusahaan yang bekerjasama dengan SMK Negeri 1 Singaraja. Subjek dari penelitian ini adalah kelas B tingkat sebelas di jurusan pemasaran di SMK Negeri 1 Singaraja yang beranggotakan 41 siswa. Data dari penelitian ini diperoleh melalui kuesioner, panduan wawancara, rekaman suara, dan catatan. Penelitian ini adalah deskriftif kualitatif penelitian kasus. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa kemampuan berbicara dan istilah-istilah tekhnikal di pemasaran adalah hal yang utama untuk diajarkan kepada siswa di jurusan pemasaran dan diperlukan adanya materi yang secara spesifik mengajar siswa mengenai bahasa yang digunakan di sektor pemasaran.Kata Kunci : Bahasa Inggris untuk Pemasaran, Keperluan, Keperluan Siswa TThis research aimed at investigating the perceptions on English needs of students of marketing study program in SMK Negeri 1 Singaraja through the students in marketing study program, the teacher who teaches English, and one of the stakeholders of SMK Negeri 1 Singaraja. The subject of this research was B class of eleventh grade in marketing study program in SMK Negeri 1 Singaraja which consisted of 41 students. The data of this research were obtained by using questionnaire, interview guide, audio recorder, and notes. This research is descriptive qualitative case study research. The result of this research found speaking skill and marketing technical terms were the most priority to be taught for the students in marketing study program and it needed materials which specifically teach students about the language which is used in marketing sector.keyword : English for Marketing, Needs, Needs Analysis
THE EFFECT OF TALKING CHIPS TECHNIQUE TOWARD SPEAKING ACHIEVEMENT OF THE EIGHTH GRADE STUDENTS OF SMP NEGERI 4 SINGARAJA IN THE ACADEMIC YEAR 2015/2016 ., Desak Ayu Made Pradnya Iswari; ., Putu Eka Dambayana S., S.Pd.; ., A.A. Gede Yudha Paramartha, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 4, No 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.8752

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki apakah ada perbedaan yang signifikan dalam prestasi berbicara antara siswa yang diajarkan dengan menggunakan teknik talking chips dan mereka yang menggunkan teknik konvensional. Desain penelitian yang digunakan adalah Post-test Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas delapan SMP Negeri 4 Singaraja dengan sample 64 siswa yang dipilih melalui Cluster Random Sampling. 32 siswa dari kelas VIIIB2 sebegai kelas experimen dimana teknik talking chips diterapkan dan 32 siswa dari kelas VIIIB1 sebagai kelas kontrol dimana teknik konvensional diterapkan. Data diambil melalu tes berbicara dengan menggunakan rubric penilaian dan dianalisis menggunakan t-test. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan dalam prestasi berbicara yang signifikan antara siswa yang diajarkan dengan menggunakan teknik talking chips dan mereka yang diajarkan dengan menggunakan teknik konvensional (tobs= 2,415, P
MANIFESTATION OF SCIENTIFIC APPROACH IN LESSON PLAN BASED ON CURRICULUM 2013 IN SMPN 1 SINGARAJA ., Ni Putu Novita Sari; ., Prof. Dr. Putu Kerti Nitiasih, MA; ., Putu Eka Dambayana S., S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.3325

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa manifestasi pendekatan saintifik dan menemukan masalah yang dihadapi dalam memanifestasikan pendekatan saintifik di Rencana Pelaksanaan Pembelajaran berdasarkan kurikulum 2013 yang dirancang oleh guru Bahasa Inggris kelas 7 di SMPN 1 Singaraja. Subjek dari penelitian ini adalah 2 orang guru Bahasa Inggris kelas 7 di SMPN 1 Singaraja. Penelitian ini dilaksanakan pada 3 Januari 2014 sampai dengan 2 Mei 2014. Desain penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut; (1) manifestasi pendekatan saintiik pada 8 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran sudah menggunakan langkah meneliti, menanya, mencoba/mengeksplorasi, mengasosiasi/menganalisis, dan mengkomunikasikan, (2) Ada beberapa penyimpangan pada langkah meneliti, mencoba/mengeksplorasi, dan mengasosiasi/menganalisis, (3) kedua guru Bahasa Inggris kelas 7 di SMPN 1 Singaraja menghadapi masalah dalam memilih aktivitas yang tepat untuk setiap langkah pada pendekatan saintifik, memanifestasikan langkah menanya, dan membedakan langkah mencoba/mengeksplorasi dan mengasosiasi/menganalisis.Kata Kunci : Pendekatan saintifik, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, Kurikulum 2013 This study aimed to analyze the manifestation of scientific approach and find out the problem faced in manifesting the scientific approach in lesson plan based on curriculum 2013 designed by English teachers of the seventh grade students in SMPN 1 Singaraja. The subjects of this study were two English teachers of seventh grade students in SMPN 1 Singaraja. This study was conducted on January 3rd, 2014 – May 2nd, 2014. The design of this study was descriptive qualitative research. There were four lesson plans from each teacher being analyzed in the study. The result of this study was concluded as follows; (1) the manifestation of scientific approach in eight lesson plans had used the steps of observing, questioning, experimenting/exploring, associating/analyzing, and communicating, (2) there were deviations in the step of observing, experimenting/exploring, and associating/analyzing, (3) English teachers of the seventh grade students in SMPN 1 Singaraja faced problem in choosing the appropriate activity for each step in scientific approach, manifesting questioning step, and differentiating the step of experimenting/exploring and associating/analyzing.keyword : Scientific Approach, Lesson Plan, Curriculum 2013
The Analysis of Speech Acts Used by The English Teacher in Teaching and Learning Instruction at SMP Laboratorium Undiksha Singaraja ., Ni Putu Ayu Indra Yuliantari; ., Prof. Dr. Putu Kerti Nitiasih, MA; ., Putu Eka Dambayana S., S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.3327

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui kategori-kategori speech acts yang digunakan oleh guru Bahasa Inggris dalam kegiatan belajar-mengajar di SMP Laboratorium Undiksha Singaraja. Subjek dari penelitian ini adalah guru Bahasa Inggris yang mengajar di kelas VIII.2 dan VIII.4 SMP Laboratorium Undiksha Singaraja. Data dikumpulkan melalui proses observasi, rekaman, transkripsi, mencatat, mengkode, danwawancara. Kemudian, data yang berhasil dikumpulkan, dianalisis dengan model analisis Miles dan Huberman. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa terdapat 10 kategori speech acts yang digunakan oleh guru Bahasa Inggris di SMP Laboratorium Undiksha Singaraja, yaitu: representative, directive, directive need statement, directive imperative, directive embedded imperative, directive permission, directive question, directive hint, commisive, expression, effective, verdictive, dan quotation. Kata Kunci : Kata kunci : speech acts , kegiatan belajar-mengajar, teori Miles and Hiberman This is a descriptive qualitative study which aimed to find out the speech acts used by the English teacher in teaching and learning process at SMP Laboratorium Undiksha Singaraja. The subject of this study was the English teacher who taught in VIII.2 and VIII.4 at SMP Laboratorium Undiksha Singaraja. The data were collected through some steps, namely: observing, recording, transcribing, field noting, coding, and interviewing. Then, the data were analyzed by using Miles and Huberman theory. According to the results of this study, it is found that there are 10 categories of speech acts used by the English teacher at SMP Laboratorium Undiksha Singaraja, namely: representative, directive, directive need statement, directive imperative, directive embedded imperative, directive permission, directive question, directive hint, commisive, expression, effective, verdictive, and quotation.keyword : Keywords: speech acts, teaching and learning process, Miles and Huberman theory
AN ANALYSIS ON CODE-SWITCHING USED BY MALE AND FEMALE TEACHERS AS A TEACHING STRATEGY IN TEACHING LEARNING EFL AT SMP NEGERI 3 SUKASADA ., Ni Kadek Deni Nitiasih; ., Prof. Dr. Putu Kerti Nitiasih, MA; ., Putu Eka Dambayana S., S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.3361

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alih kode yang digunakan oleh guru bahasa Inggris pria dan wanita di SMP Negeri 3 Sukasada. Subyek penelitian ini adalah guru laki-laki dan perempuan yang mengajar bahasa Inggris di SMP Negeri 3 Sukasada. Untuk mencapai tujuan penelitian, peneliti menggunakan desain deskriptif kualitatif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah (1) perekam suara, (2) lembar observasi, dan (3) pedoman wawancara. Peneliti mengumpulkan data melalui observasi kelas menggunakan perekam suara digital. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru laki-laki dan perempuan menggunakan tiga jenis alih kode. Ketiga jenis tersebut adalah alih kode intra-sentensial (13% dan 5,7%), alih kode inter-sentensial (55,1% dan 62,3%), dan alih kode Interpersonal (31,9% dan 32%). Ada 5 fungsi alih kode yang digunakan oleh guru laki-laki. Fungsi-fungsi tersebut adalah emphasis, attention, clarification, sociolinguistics play, dan instruction. Fungsi yang paling dominan digunakan oleh guru laki-laki adalah fungsi clarification. Sementara itu, fungsi yang paling dominan digunakan oleh guru wanita adalah fungsi emphasis. Ada beberapa alasan guru menggunakan alih kode dalam pengajaran bahasa Inggris. Alasan-alasan tersebut adalah kurangnya kemampuan bahasa Inggris yang dimiliki oleh siswa, kurangnya rasa percaya diri siswa saat berpartisipasi di dalam prosess pembelajaran, guru berusaha untuk membuat siswa lebih mudah menangkap materi yang diajarkan, untuk menekankan poin-poin tertentu pada materi pelajaran, dan membantu guru saat menyampaikan materi pelajaran.Kata Kunci : Alih kode, guru laki-laki dan perempuan This research aimed at finding out code switching used by male and female English teachers of eighth grade at SMP Negeri 3 Sukasada. The subjects of this research were male and female teachers teaching English at SMP Negeri 3 Sukasada. To achieve the goal, the researcher used the qualitative descriptive design. The instruments used in this research were (1) tape recorder, (2) observation sheet, and (3) interview guide. The researcher collected the data through class observation using a digital tape recorder. The results of this study showed that both of male and female teachers used three types of code switching. Those were Intra-sentential code switching (13% and 5.7%), Inter-sentential code switching (55.1% and 62.3%), and Interpersonal code switching (31.9% and 32%). There were five functions used by male teacher. Those functions were emphasis, attention, clarification, sociolinguistics play, and instruction. The most dominant function used by male teacher was clarification function of code switching. Meanwhile, the most dominant function used by female teacher was emphasis function. There were several reasons of using code switching. Those reasons were the students had lack of registrar competence, students had lack of confidence to participate in teaching and learning process, teacher tried to make the students easier to catch the material, to emphasize particular point, and help the teacher easier to deliver the material.keyword : code switching, male and female teachers
An Analysis of the Implementation of the 2013 Curriculum among the Tenth Grade English Teachers of SMAN 1 Tabanan ., Ni Luh Putu Elly Trikayanti; ., Drs. I Wayan Suarnajaya,MA., Ph.D.; ., Putu Eka Dambayana S., S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.3372

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang disusun oleh guru Bahasa Inggris kelas X SMAN 1 Tabanan sesuai dengan kriteria Kurikulum 2013, (2) menganalisis penerapan kegiatan belajar mengajar sesuai dengan RPP yang mereka dibuat, (3) menganalisis permasalahan yang dihadapi oleh guru Bahasa Inggris kelas X SMAN 1 Tabanan selama penerapan Kurikulum 2013. Subjek dalam penelitian ini adalah guru Bahasa Inggris kelas X SMAN 1 Tabanan. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data yang dibutuhkan adalah lembar observasi dan panduan wawancara. Data dikumpulkan melalui observasi kelas dan wawancara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara. Hasil analisis menunjukkan bahwa RPP yang disusun oleh guru Bahasa Inggris kelas X SMAN 1 Tabanan meliputi identitas subjek, Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, indikator, tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, metode, media dan sumber pembelajaran, kegiatan belajar mengajar, penilaian. Penerapan kegiatan belajar mengajar meliputi kegiatan awal; kegiatan inti menggunakan Pendekatan Saintifik yang meliputi mengobservasi, menanya, mencoba, menalar, mengkomunikasikan; kegiatan akhir. Permasalahan yang dihadapi oleh guru Bahasa Inggris kelas X SMAN 1 Tabanan adalah dalam hal penerapan Pendekatan Saintifik dan penilaian otentik. Kesimpulannya adalah bahwa guru Bahasa Inggris telah menyusun RPP dan menerapkan kegiatan belajar mengajar sesuai dengan kriteria Kurikulum 2013. Namun mereka masih mempunyai permasalahan dalam mengimplementasikan Kurikulum 2013.Kata Kunci : Kurikulum 2013, Guru Bahasa Inggris, Implementasi This study aims at (1) analyzing the lesson plan arranged by the tenth grade English teachers of SMAN 1 Tabanan based on the 2013 Curriculum criteria, (2) analyzing the implementation of teaching and learning activities based on the lesson plan they have arranged, (3) analyzing the problems encountered by the tenth grade English teachers of SMAN 1 Tabanan during the implementation of the 2013 Curriculum. The subjects of this study were the tenth grade English teachers of SMAN 1 Tabanan. Instruments used in gathering the required data were observation sheet and interview guide. The data were collected through classroom observation and interview. The methods used in this research were observing and interviewing. The results of the analysis showed that the lesson plan that have been arranged by the tenth grade English teachers of SMAN 1 Tabanan involved subject identity, Core Competency, Basic Competency, indicator, learning objective, learning material, method, media and resources, teaching and learning activities, assessment. The implementation of teaching and learning activities involved pre-activities; whilst-activities which used Scientific Approach involving observing, questioning, experimenting, associating, networking; post-activities. The problems encountered by the tenth grade English teachers of SMAN 1 Tabanan were in the case of the implementation of Scientific Approach and authentic assessment. The conclusions were that the English teachers had arranged the lesson plan, and conducted teaching and learning activities based on the 2013 Curriculum criteria. However they still had problems in implementing the 2013 Curriculum.keyword : The 2013 Curriculum, English Teacher, Implementation
THE PHONOLOGICAL SYSTEM OF BALINESE SPOKEN BY BUNUTAN VILLAGERS: A DESCRIPTIVE QUALITATIVE STUDY ., I Gede Tawa Utara Jaya; ., Prof. Dr.I Nyoman Adi Jaya Putra, MA; ., Putu Eka Dambayana S., S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.3412

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jumlah fonem Bahasa Bali yang diucapkan oleh penduduk desa Bunutan (BB). Selain itu, untuk mengetahui proses fonologi yang terjadi pada bahasa itu sendiri. Penelitian sinkronis ini dirancang dengan menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan alat rekaman, daftar kata, dan daftar kalimat. Dua daftar kata yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: Swadesh dan Daftar Kata Nothofer. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BB memiliki 31 fonem, yaitu: 6 vokal; /ʌ/, /i/, /u/, /e/, /o/, dan //. 3 Dipthongs; /ʌi/, /iʌ/, dan /ʌԑ/, 1 vokal rangkap; //, 19 Konsonan; /p/, /b/, /t/, /d/, /k/, /g/, /ʔ/, /s/, /c/, /j/, /l/, /r/, /h/, /m/, /n/, /ñ/, /ŋ/, /w/, dan /y/, dan 2 gugus konsonan; /kl/ dan /sl/. Tidak semua distribusi fonem terjadi pada tiga posisi (awal, tengah, dan posisi akhir). Ada juga jenis proses fonologi yang ditemukan yaitu proses struktur suku kata meliputi penyisipan konsonan dan penyisipan vokal.Kata Kunci : Sistem fonologi, proses fonologi, Bahasa Bali yang diucapkan oleh Penduduk Desa Bunutan. The study aimed at describing the number of phonemes of Balinese spoken by Bunutan villagers (BB). Also, to find out the phonological process that happened in the language itself. This synchronic study was designed by using a descriptive qualitative research. The data were collected using the recording tools, word lists, and sentence list. Two word lists used in this research namely: Swadesh and Nothofer’s Word Lists. The obtained data were analyzed descriptively. The result of the study shows that BB has 31 phonemes, namely: 6 vowels; /ʌ/, /i/, /u/, /e/, /o/, and //. 3 Dipthongs; /ʌi/, /iʌ/, and /ʌԑ/, 1 geminate vowel; //, 19 Consonants; /p/, /b/, /t/, /d/, /k/, /g/, /ʔ/, /s/, /c/, /j/, /l/, /r/, /h/, /m/, /n/, /ñ/, / ŋ/, /w/, and /y/, and 2 Consonant cluster; /kl/ and /sl/. Not all of phonemes distribute in three positions (initial, middle, and final position). There was also found type of phonological process of syllable structure process namely consonant insertion and vowel insertionkeyword : Phonological System, Phonological process, Balinese Spoken by Bunutan Villagers.
AN ANALYSIS OF SPEECH ACTS USED BY LECTURERS OF ENGLISH EDUCATION DEPARTMENT OF UNDIKSHA IN THE ACADEMIC YEAR OF 2013/2014 ., Gede Surya Ulandara; ., Prof. Dr.I Ketut Seken,MA; ., Putu Eka Dambayana S., S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.3461

Abstract

ABSTRACT This study was conducted to identify kinds of speech acts produced by the lecturers of English Education Department of Undiksha during the teaching and learning process and identify the instructional functions of those kinds of speech acts. The subjects of this study were 2 lecturers who taught the first semester students of English Education Department of UNDIKSHA Singaraja in academic year 2013/2014. This study was a qualitative study and was conducted in the classroom during the teaching and learning process by two lecturers of English Education Department UNDIKSHA. The data were obtained through recording, interview and also observation. The data collected were the lecturers’ utterances. They were transcribed, selected and reduced until the data needed were found. Then, the data obtained were descriptively analyzed. The findings of the study showed that the lecturers used representative, directive, commisive, expressive and declarative speech acts in the classroom. Based on 121 example utterances, lecturers mostly used directive speech acts, it was 41.32%of 121 utterances. According to the interview, it was also found that lecturers uttered directive speech acts in order to make students clearly understood the meaning and avoid understanding. Thus, it was very important for students to understand what lecturers/teacher uttered to avoid misconceptions, miscommunication or misunderstanding.Kata Kunci : Key Terms: utterances, speech acts ABSTRAK Penelitian ini dilaksanakan untuk mengidentifikasi jenis tindak tutur yang diucapkan oleh dosen Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris UNDIKSHA saat kegiatan belajar mengajar dan juga mengidentifikasi fungsi pengajaran dari jenis tindak tutur tersebut. Subyek penelitian ini adalah 2 dosen yang mengajar mahasiswa semester satu Jurusan Bahasa Inggris UNDIKSHA Singaraja tahun ajaran 2013/2014. Penilitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian ini dilakukan di dalam kelas saat pengajaran dilakukan oleh kedua dosen di Jurusan Pendidikan Bahasa Inggiris UNDIKSHA. Data didapatkan melalui perekaman, wawancara dan observasi.Data yang dikkumpulkan merupakan ucapan dosen. Semua itu dideskripsikan, dipilih dan dikurangi hingga data yang diperlukan diperoleh. Kemudian, data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa dosen menggunakan tindak tutur berupa representative, directive, commisive, expressive dan declarative. Berdasarkan 121 contoh ucapan dosen, dosen lebih sering menggunakan tindak tutur directive, yaitu 41.32% dari 121 sample. Sesuai dengan hasil wawancara, juga ditemukan bahwa dosen menggunakan tindak tutur directive dengan tujuan membuat siswa lebih mudah memahami dan menghindari kesalahpahaman. Sehingga, sangatlah penting agar mahasiswa memahami apa yang dosen ucapkan untuk menghindari konsep, komunikasi dan pemahaman yang salah.keyword : Key Terms: ucapan, tindak tutur
THE EFFECT OF LEXICAL COLLOCATION UPON STUDENTS’ READING COMPREHENSION ACHIEVEMENT AT SMAN 4 SINGARAJA IN THE ACADEMIC YEARS 2013/2014 ., Ni Putu Veni Venikagitayani; ., Dra.Ni Made Ratminingsih, MA; ., Putu Eka Dambayana S., S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.3569

Abstract

Penelitian Experimen ini bertujuan untuk meneliti efek dari Lexical Collocation pada kemampuan membaca siswa. Untuk melakukan penelitian, 72 siswa telah dipilih sebagai sample. Mereka adalah siswa kelas X MIPA di SMAN 4 Singaraja. Kelompok siswa diberikan lotere, dan hasinya adalah siswa kelas X MIPA 2 terpilih sebagai kelompok Eksperiemen, dan X MIPA 3 sebagai kelompok kontrol. Metode yang digunakan adalah Posttest Only Control Group Design. KElompok Eksperimental diberikan perlakuan berupa Collocation dan kelompok kontrol diberikan perlakuan berupa metode pembelajaran konvensional. Di akhir penelitian, kedua kelompok diberikan post test. Post test yang diberikan berupa tes kemampuan membaca, yang berisi 20 buah test objektif. Data yang didapatkan dianalisis dengan statistik deskriptif dan inferensial. Penelitian ini menggunakan hipotesis alternatif. Hasil dari t test yaitu t observasi lebih tinggi daripada t tabel dengan nilai 2.03, yaitu 5.14. Dari hasil ini, hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Hipotesis nol yang ditolak berarti ada perbedaan yang signifikan antara siswa yang diajarkan dengan Lexical Collocation dan yang tidak.Kata Kunci : Lexical Collocation, Pembelajaran membaca konvensional, kemampuan membaca. This experimental research aimed at investigating the effect of Lexical Collocation on students’ reading comprehension achievement. To conduct the research, 72 students were selected as the samples. They were the tenth grade students of science major at SMAN 4 Singaraja. The group of students were given the lottery, and the result showed that the X MIPA 2 was experimental group and X MIPA 3 was the control group. The design used in this research was Post Test Only Control Group Design. The experimental group was given collocation as treatment and the control group was taught by using a conventional teaching method. At the end, both experimental and control groups were given the post test. The post test was a reading comprehension test, consist of 20 multiple choices. The data obtained by the post test were analyzed by using Descriptive and Inferential Statistic Analyses. This study used alternative hypothesis. The result of t test in which t observed was higher than t critical value 2.03 was 5.14. Based on the result, the null hypothesis was rejected and the alternative hypothesis was accepted. The rejected null hypothesis means that there is significant difference on reading comprehension between the students who were taught by using collocation and who were not. keyword : Lexical Collocation, Conventional teaching reading, Reading comprehension
Co-Authors ., Desak Ayu Made Pradnya Iswari ., Dewa Putu Nara Kusuma ., Dewa Putu Nara Kusuma ., I Kadek Tubuh Aryana ., I Kadek Tubuh Aryana ., I Pt Hendry Gunawan ., I Putu Surya Pratama ., I Putu Surya Pratama ., Komang Ayu Dian Pertiwi ., Komang Ayu Dian Pertiwi ., Luh Putu Yogi Indah Purnami ., Luh Putu Yogi Indah Purnami ., Made Dewi Setyathi ., Made Dewi Setyathi ., Md Yudyantara Risadi ., Md Yudyantara Risadi ., Meindy Ferawati Effendy ., Ni Wayan Wita Astiti S. ., Prof. Dr. Anak Agung Istri Ngr. Marha ., Putu Dinda Mirahayu ., Putu Linda Ayu Pebriyanti ., Putu Linda Ayu Pebriyanti ., Putu Mursita Tenia Sari ., Putu Mursita Tenia Sari ., Putu Seriardana ., Putu Seriardana ., Sapto Prio Utomo Anak Agung Gede Yudha Paramartha Dewa Made Agustawan . Drs.Gede Batan,MA . Eka Wahyu Ningsih Wijaya . Gede Surya Ulandara . I Gede Bryan Permana Yasa ., I Gede Bryan Permana Yasa I Gede Tawa Utara Jaya . I Nyoman Adi Jaya Putra I Putu Marten Chrispayana ., I Putu Marten Chrispayana I Wayan Suarnajaya Ika Susilestari . Kadek Agus Darmaya Putra ., Kadek Agus Darmaya Putra Kadek Sonia Piscayanti Komang Suarma ., Komang Suarma Luh Putu Ayu Surya Pratiwi ., Luh Putu Ayu Surya Pratiwi M.L.S ., Dr.Sudirman, M.L.S M.Pd ., I Nyoman Pasek Hadi Saputra, S.Pd., M.Pd Ni Kadek Deni Nitiasih . Ni Luh Putu Elly Trikayanti . Ni Luh Seri Maratni ., Ni Luh Seri Maratni Ni Made Dita Sintadewi . Ni Made Ratminingsih Ni Putu Ayu Indra Yuliantari . Ni Putu Ayu Yudha W. P. . Ni Putu Eka Novitri ., Ni Putu Eka Novitri Ni Putu Lisa Pebrianti . Ni Putu Mettarani Aprianti . Ni Putu Novita S Dewi ., Ni Putu Novita S Dewi Ni Putu Novita Sari . Ni Putu Veni Venikagitayani . Ni Wayan Yuni Lisnayanti ., Ni Wayan Yuni Lisnayanti Nyoman Karina Wedhanti Pande Made Ari Saguna ., Pande Made Ari Saguna Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi,MA . Prof. Dr.I Ketut Seken,MA . Putu Dian Pratiwi . Putu Kerti Nitiasih S.Pd. I Putu Ngurah Wage M . Wisnu Saputra .