Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Analisis Tipe Penggunaan Expansion Joint Pada Jembatan Mahulu Kota Samarinda Musfain, Musfain; Tumingan, Tumingan; Sahrullah, Sahrullah
Teknika Vol. 20 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/zjbk8k46

Abstract

Jembatan Mahulu merupakan Jembatan Sungai di Samarinda yang berperan penting dalam mobilisasi barang dan orang. Jembatan ini mengalami masalah terutama pada Expansion Joint yang retak dan lepasnya sealent diantara joint.  Dalam penelitian ini dilakukan analisa terhadap kemampuan pergerakan Expansion Joint yang akan digunakan sebagai acuan dalam menentukan perbaikan dan penanganan dan juga tipe expansion joint yang sesuai dan dapat digunakan berdasarkan kerusakan yang ada, sehingga Jembatan Mahulu dapat berfungsi dengan baik. Dalam penelitian ini dilakukan pengambilan data primer dan sekunder untuk mendapatkan analisa kondisi Expansion Joint sesuai dengan kondisi actual dilapangan. Dari hasil analisa disimpulkan bahwa kerusakan pada Expansion Joint disebabkan karena usia yang sudah cukup tua dan juga karena beban kendaraan yang melintasi Jembatan Mahulu sangat berat. Dari total 14 Expansion Joint yang diuji terdapat 2 Expansion Joint harus diganti dengan menggunakan Modular Joint karena nilai celah mencapai 160,25 mm dan sisanya hanya penggantian dengan Asphaltic Plug dengan nilai celah antara 9 mm sampai 13 mm
Analisa Penyebab Kerusakan Pondasi Jembatan Dondang Kalimantan Timur Auliarahman, Fauzi; Ridwan, Muhammad; Sahrullah, Sahrullah
Teknika Vol. 20 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/h91snj83

Abstract

Jembatan Dondang merupakan infrastruktur penting di Kalimantan Timur yang mengalami kerusakan akibat tertabrak ponton batu bara. Tabrakan tersebut menyebabkan deformasi pada 2 (dua) tiang pancang di sisi hulu yang berpotensi mengganggu stabilitas struktur jembatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kerusakan serta mengevaluasi langkah perkuatan yang diperlukan guna memulihkan fungsionalitas dan keamanan jembatan.Pada pembebanan eksisting, kondisi awal struktur dengan 21 (dua puluh satu) tiang pancang menunjukkan bahwa gaya aksial tekan sebesar 626,24 kN, penurunan vertikal 1,70 cm, dan defleksi lateral 2,00 cm masih berada di bawah batas izin, yaitu 1.009,04 kN untuk aksial tekan, 2,50 cm untuk penurunan vertikal, dan 2,50 cm untuk defleksi lateral. Namun, ketika 2 (dua) tiang mengalami kerusakan, gaya aksial tekan meningkat menjadi 950,25 kN, yang masih berada di bawah batas izin aksial tekan, tetapi penurunan vertikal bertambah menjadi 2,60 cm dan defleksi lateral mencapai 4,30 cm, yang keduanya melampaui batas izin. Penambahan 3 (tiga) tiang pancang berhasil menurunkan beban kerja menjadi 702,15 kN, dengan penurunan vertikal 1,90 cm dan defleksi lateral 2,50 cm, yang kembali berada dalam batas aman. Penambahan 6 (enam) tiang pancang lebih lanjut meningkatkan stabilitas struktur, dengan beban kerja berkurang menjadi 661,07 kN, penurunan vertikal 1,80 cm, dan defleksi lateral 2,50 cm, yang semuanya berada dalam batas izin yang diperbolehkan. Dari hasil analisis, disimpulkan bahwa penambahan 3 (tiga) tiang pancang sudah cukup untuk memulihkan stabilitas struktur.
PERAN STRUKTUR MODAL: PENGARUH PERTUMBUHAN PENJUALAN DAN PROFITABILITAS TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN BARANG KONSUMEN PRIMER DI BEI Idrawahyuni, Idrawahyuni; reski, Reski; Sahrullah, Sahrullah
Jurnal Akuntansi Vol 11, No 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurakun.v11i1.2355

Abstract

ABSTRAK Secara khusus penelitian ini menguji bagaimana struktur modal berperan sebagai variabel intervening yang mampu memoderasi pengaruh pertumbuhan penjualan dan profitabilitas terhadap harga saham perusahaan barang konsumsi primer yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2019 sampai dengan 2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan struktur modal sebagai variabel antara. Data diperoleh melalui analisis laporan keuangan perusahaan, menggunakan data sekunder yang dipilih melalui metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan penjualan dan profitabilitas berpengaruh terhadap struktur modal, namun pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Di sisi lain, profitabilitas terbukti berpengaruh signifikan terhadap harga saham, sedangkan sedangkan struktur modal tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Selain itu, pertumbuhan penjualan maupun profitabilitas melalui struktur modal tidak berpengaruh terhadap harga saham.Kata kunci: Struktur modal, Pertumbuhan penjualan, Profitabilitas, Harga sahamABSTRACTSpecifically, this study examines how capital structure acts as an intervening variable that is able to moderate the effect of sales growth and profitability on the share price of primary consumer goods companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) in the period 2019 to 2023. The method used in this study is a quantitative method with capital structure as an intermediate variable. Data obtained through analysis of the company's financial statements, using secondary data selected through purposive sampling method. The results showed that sales growth and profitability affect the capital structure, but sales growth does not significantly affect the stock price. On the other hand, profitability is proven to have a significant effect on stock prices, while capital structure has no significant effect on stock prices. In addition, sales growth and profitability through capital structure have no effect on stock price.Keywords: Capital structure, Sales growth, Profitability, Stock price
Traders' Understanding of Trade Zakat Accounting and Its Implementation in Kel. Balla Kec. Baraka Kab. Enrekang Suarni, Agusdiwana; Sahrullah, Sahrullah; Arisaldi, Muh.
Jurnal Ar-Ribh Vol. 6 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jei.v6i1.10629

Abstract

This study aims to find out how merchants understand accounting for trade zakat and its implementation in Balla Village, Baraka District, Enrekang Regency. This type of research is a qualitative research method. The processed data is the result of interviews with 7 (seven people) traders in the balla family and UPZ 1 administrators (one person). This research resulted in the following findings: first, based on the results of research conducted by researchers that the understanding of traders in the Balla sub-district regarding trade zakat accounting is still lacking. Because most traders do not really understand the procedures for implementing trade zakat accounting, even though among the traders who have been interviewed by researchers there are only some who already understand the nishab and haul of trade zakat, and how much measure must be issued, but the calculation procedure is not correct. with the accounting standard for trade zakat accounting, namely 2.5% x (current assets - short term debt) Second: Implementation of trade zakat in the Balla sub-district, Baraka sub-district, Enrekang district regarding trade zakat accounting has been realized but not optimal because only a small number of traders have issued zakat trading results even though the calculation procedures they use are not correct. Due to the lack of information they get regarding trade zakat accounting, it is still lacking and most traders have not received information regarding trade zakat accounting, either from community shops or religious shops. Or institutions related to amil zakat bodies
Edukasi Investasi Sebagai Langkah Strategis untuk Memperkuat Ekonomi UMKM dan Rumah Tangga Sahrullah, Sahrullah; Nabas J. Lenas2, Meldilianus; Abbas, Muhammad; Sappara, Sudirman
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v4i2.919

Abstract

Masyarakat Kel.Turikali Kec.Turikale Kab.Maros Merupakan masyarakat perkotaan yang sudah akrab dengan teknologi informasi sehingga potensi kejahatan di internet terbuka lebar seperti invetasi bodong dan penipuan di internet harus menjadi perhatian khusus karena hampir semua lini kehidupan berkaitan erat dengan teknologi informasi dan internet, berdasarkan hal tersebut maka perlu dilakukan edukasi terkait dengan investasi cerdas kepada Ibu-Ibu rumah tangga dan pelaku UMKM untuk memaksimalkan fungsi positif dari teknologi, metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah dengan pemberian eduksi dalam bentuk ceramah dan tanya jawab serta simulasi penggunaan aplikasi investasi di marketplace dan mobile banking. Adapun hasil dari pengabdian ini masyarakat menjadi lebih  paham dan terbuka pikirannya dalam hal invstasi yang mana sebelumnya masih memahami invetasi dari aspek konvensional. Dengan adanya edukasi ini masyarakat menjadi lebih waspada dalam melakukan investasi.
Peran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Desa Namlea Kabupaten Buru Indarwati, Indarwati; Tuasalamony, Kurniati; Sahrullah, Sahrullah; Hatuwe, Rahma Satya Masna
Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Vol. 9 No. 4 (2023): Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton
Publisher : Lembaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/pencerah.v9i4.4316

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui peran UMKM dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Namlea; (2) mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat UMKM dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Namlea. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari data primer dan data sekunder. Sumber data berasal dari pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Desa Namlea. Metode penelitian ini, yakni observasi dengan teknik survei lapangan (field study), wawancara, dan dokumentasi. Tahap analisis data, meliputi pereduksian data, penyajian data, verifikasi data, dan analisis data. Hasil penelitian membuktikan bahwa 1) peran UMKM dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Namlea meliputi a) membuka peluang kerja dan lapangan pekerjaan; b) meningkatkan kesejahteraan masyarakat; c) menciptakan pasar baru; d) memberdayakan masyarakat; e) memajukan pembangunan perekonomian lokal; 2) faktor pendukung dan penghambat UMKM dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Namlea, yakni a) faktor pendukung terdiri atas adanya dukungan pemerintah dan adanya peminat. Sementara, faktor penghambat meliputi terbatasnya bahan baku, cuaca, karyawan, dan kurangnya keterampilan (skill) yang dimiliki karyawan
Financial Literasi pada Perilaku Konsumtif pada Generasi Z Sahrullah, Sahrullah; Machmud, Mulyana
Amsir Accounting & Finance Journal Vol 1 No 2 (2023): Juli
Publisher : Fakultas Bisnis Institut Ilmu Sosial dan Bisnis Andi Sapada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56341/aafj.v1i2.251

Abstract

The purpose of this research is to determine the level of financial literacy and the level of consumer behavior and to investigate whether there is a significant influence between these variables. The method used is a quantitative method. Data collection was carried out by distributing questionnaires to 400 students in Parepare City using probability random sampling. The data analysis techniques used were descriptive analysis and simple linear regression analysis. Students in Parepare City showed good financial literacy levels in basic aspects, but lacked knowledge in advanced financial areas. Their consumer behavior can be considered good, although there are some areas that require special attention. The regression analysis results indicate that the higher the financial literacy level, the lower the consumer behavior, supported by the t-test showing a significant influence. However, the contribution of financial literacy to consumer behavior is only about 15.9%, with other unexamined factors also playing a role. Therefore, efforts are needed to improve students' financial literacy, especially in understanding advanced financial aspects, to more effectively reduce unnecessary consumer behavior. The hypothesis test results conclude that H₀ (null hypothesis) is rejected.
Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Siswa Kelas XI IPA 3 SMA Negeri 4 Pamekasan Kusyairi, Kusyairi; Khoiri, M.; Sahrullah, Sahrullah
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 5, No 2 (2023): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v5i2.3251

Abstract

Keberhasilan pembelajaran Bahasa Indonesia salah satunya ditentukan oleh model pembelajaran yang digunakan guru. Dalam hal ini model yang dipilih adalah model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar, respon, dan peningkatan prestasi belajar siswa kelas XI IPA 3 SMAN 4  Pamekasan pada pelajaran bahasa Indonesia pokok bahasan membaca pemahaman dengan menggunakan model pembelajaran CIRC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, penggunaan model pembelajaran CIRC mencakup pembentukan kelompok secara heterogen, pemberian biografi tokoh, dilanjutkan dengan siswa bekerja sama saling membacakan dan menemukan ide pokok serta menanggapinya, mempresentasikan hasil kerja kelompok, terakhir guru membuat kesimpulan dari keseluruhan kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penggunaan model CIRC dapat meningkatkan aktivitas belajar dari 37 siswa (siklus I) menjadi 43 siswa (siklus II), (2) respon siswa terhadap model pembelajaran CIRC mengalami peningkatan yaitu 12 siswa menjadi 26 siswa menjawab ya, dan (3) hasil tes belajar siswa juga meningkat dari 61,5 % (siklus I) menjadi 75,3 (siklus II).
Revitalizing an Asset-Based Cultural Economy: Empowering MSMEs in the Balla Barakka ri Galesong Area Through an Asset-Based Community Development Approach Jaya, Asri; Khaliq, Abd.; Sahrullah, Sahrullah; Nurlina, Nurlina
Journal of Community Service and Society Empowerment Том 4 № 01 (2026): Journal of Community Service and Society Empowerment
Publisher : PT. Riset Press International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59653/jcsse.v4i01.2162

Abstract

Rural economic empowerment increasingly faces a gap between strong cultural potential and limited managerial capacity to respond to global markets. In Galesong Kota Village, Takalar Regency, this is evident in the Balla Barakka ri Galesong customary settlement, where rich historical-cultural assets remain stagnant due to passive management and weak integration into a modern business ecosystem. The challenge is reinforced by limited cross-generational synergy, with MSMEs relying on traditional practices while youth creativity is underutilized. This community service program aimed to overcome stagnation by strengthening MSME economic independence, promoting sustainable well-being, and building collaboration among artisans, youth, and POKDARWIS to support the “Impact Village” vision. Implemented through the Asset-Based Community Development (ABCD) approach, the program shifted participants toward an asset-oriented mindset. Conducted participatorily on October 5, 2025, with 50 participants, it used asset mapping and appreciative inquiry via workshops and FGDs to identify “hidden treasures” and design strategies that transform cultural value into economic value without undermining sacred traditions. Results were highly significant, shown by a 97% increase in understanding of business management and asset development. The program also produced functional integration: Balla Barakka’s historical narrative became the core value proposition of MSME products, while older generations safeguarded authentic production quality and younger generations led digital marketing and packaging innovation. Overall, ABCD proved effective in revitalizing the village economy by turning passive assets into productive capital through inclusive collaboration.
Analisis Financial Distress Menggunakan Zmijewski Score pada Perusahaan Infrastruktur Bursa Efek Indonesia Periode 2022-2024 Karima, Nurul Iffa; Mira, Mira; Sahrullah, Sahrullah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7298

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi financial distress pada perusahaan sektor infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2022–2024 dengan menggunakan metode Zmijewski Score. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif untuk menggambarkan kondisi keuangan perusahaan berdasarkan rasio-rasio keuangan yang relevan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan sektor infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sampel penelitian berjumlah 18 perusahaan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Kriteria yang digunakan dalam pemilihan sampel yaitu perusahaan sektor infrastruktur yang berada dalam pemantauan khusus oleh Bursa Efek Indonesia serta perusahaan yang mempublikasikan laporan keuangan secara lengkap selama periode penelitian tahun 2022–2024. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan yang dipublikasikan melalui situs resmi Bursa Efek Indonesia. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi dengan cara mengkaji laporan keuangan perusahaan selama periode penelitian. Teknik analisis data menggunakan model Zmijewski Score yang mengombinasikan tiga rasio keuangan utama, yaitu Return on Assets (ROA), Debt to Equity Ratio (DER), dan Current Ratio (CR) untuk mengukur potensi terjadinya financial distress pada perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 2022 terdapat 10 perusahaan sektor infrastruktur yang mengalami financial distress. Pada tahun 2023 jumlah perusahaan yang mengalami financial distress tetap sebanyak 10 perusahaan. Sementara itu, pada tahun 2024 jumlah perusahaan yang mengalami financial distress mengalami penurunan menjadi 9 perusahaan. Hasil ini menunjukkan bahwa sebagian besar perusahaan masih menghadapi tekanan keuangan, meskipun terdapat indikasi perbaikan kondisi keuangan pada beberapa perusahaan selama periode penelitian.