Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN QUIZALIZE TERHADAP PEMAHAMAN SISWA PADA MATA PELAJARAN TIK DI SMP NEGERI 1 BONTONOMPO Heri
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.33404

Abstract

This study investigates the effect of using Quizalize digital media on the understanding of 8th-grade students in TIK (Information and Communication Technology) subjects at SMP Negeri 1 Bontonompo. The research problem was identified from the low level of student engagement and understanding, which was linked to conventional teaching methods. The study's objective was to analyze whether the application of Quizalize media could significantly improve student comprehension. Employing a quantitative experimental approach with a one-group pretest-posttest design, the study involved 30 students from class VIII A. Data was collected through observation sheets for student activity and pretest-posttest scores. The findings demonstrate a significant positive influence on student understanding. The average score increased from 56.28 in the pretest to 91.71 in the posttest. This improvement was supported by observation data showing increased student activity, rising from 80.40% in the first session to 84.48% in the third. The analysis confirms that using Quizalize media creates a more active and effective learning environment, leading to a substantial enhancement in student comprehension.
Studi Eksploratif Tentang MekanismePembiayaan Pendidikan di Sekolah Dasar Negeri dan Swasta Hardian, Dafyar Eliardi; Erik, Asep; Heri; Rusdi, Sutrisno B.; Gunawan
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1558

Abstract

Mekanisme pembiayaan pendidikan merupakan salah satu aspek krusial dalam menjamin keberlangsungan dan kualitas layanan pendidikan dasar. Di Indonesia, sekolah dasar negeri dan swasta memiliki pola pembiayaan yang berbeda, baik dari segi sumber dana, pengelolaan, maupun alokasi anggaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam mekanisme pembiayaan pendidikan yang diterapkan di sekolah dasar negeri dan swasta, serta memahami tantangan dan strategi yang digunakan oleh masing-masing sekolah dalam mengelola sumber keuangan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi eksploratif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen keuangan sekolah. Informan terdiri dari kepala sekolah, bendahara, guru, dan perwakilan komite sekolah dari empat sekolah dasardua negeri dan dua swastadi wilayah Tasikmalaya. Teknik analisis data dilakukan secara tematik dengan pendekatan Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah dasar negeri sangat bergantung pada dana pemerintah melalui program BOS, sedangkan sekolah dasar swasta lebih fleksibel dalam mencari pendanaan, seperti melalui iuran peserta didik, sumbangan yayasan, dan kegiatan penggalangan dana. Namun demikian, kedua jenis sekolah menghadapi tantangan yang serupa, seperti keterbatasan dana operasional untuk peningkatan mutu pembelajaran, serta kurangnya pelatihan dalam pengelolaan keuangan berbasis transparansi dan akuntabilitas. Strategi yang umum diterapkan meliputi kolaborasi dengan orang tua, efisiensi anggaran, dan inovasi pendanaan berbasis komunitas.Penelitian ini merekomendasikan perlunya kebijakan pembiayaan yang lebih adaptif dan berkeadilan, yang mempertimbangkan karakteristik dan kebutuhan spesifik masing-masing sekolah. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pengambil kebijakan dan pemangku kepentingan pendidikan dalam merumuskan sistem pembiayaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Pelatihan Kader BumDes Sebagai Penguatan Pemanfaatan Berbagai Fasilitas di Era Digital heri; Wijaya, Sucitra; Oktaviani, Marissa; Satria Permana5, Irfan
Jurnal Pustaka Paket Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Pustaka PAKET
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakapaket.v3i2.584

Abstract

AbstrakDesa merupakan salah satu level terkecil dari pemerintahan di Negara Republik Indonesia. Dalam program digitalisasi yang sedang digaungkan oleh pemerintah Indonesia, desa merupakan ujung tombak dalam implementasinya. Dalam kenyataanya, pemerintah anti pati terhadap permasalahan yang sangat mendasar ini, apa lagi ketika menyinggung perbaikan ruas jalan dan maintance insfrastruktur lainya, mengingat inovasi yang sangat digaungkan tentang peremajaan dan pembangunan insfrastruktur di pusat dan kota. Namun realitanya banyak desa yang tidak terlebih dahulu melakukan kajian kesiapan desa dalam penerapan desa digital Khususya di Desa Bunga Antoi Kecamatan Tabir Selatan Kabupaten Merangin Provinsi Jambi. Tujuan dari pengabdian ini adalah menilai kesiapan pemerintah desa dan Kabupaten Merangin dalam penerapan desa digital dan memberikan penyuluhan kepada BumDES sebagai kesiapan terhadap era digitalisasi yang sebelumnya telah dilakukan pelatihan digi des pada pkm tahun kemarin. Penyuluhan ini dilakukan Berdasarkan UU No. 6 Tahun 2014, tentang BUMDes yang merupakan badan usaha yang mayoritas dananya berasal dari desa dengan penyertaan langsung. Tujuan dari optimalisasi BUMDes yaitu untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan pemberdayaan desa dengan usaha-usaha produktif yang dikembangkan untuk meningkatkan kemandirian dan penguatan ekonomi masyarakat desa. Secara khusus, optimalisasi BUMDes dengan pemanfaatan fasilitas digital akan mendorong agrowisata dan agrobisnis secara bersamaan.
The Application of the Authentic Learning Model in Improving Fiqh Learning Achievement Heri; Ach Fajri Zain; Nila Aula Fina; Ach Tajudin; Nur Halimah
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 5 No. 4 (2025): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED)
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58737/jpled.v5i4.1294

Abstract

This study aims to determine the Application of the Authentic Learning Model in Improving Fiqh Learning Achievement at Madrasah Tsanawiyah Al-Hasan Putri, Srambah Village, Proppo District, Pamekasan Regency. This research is motivated by the low academic performance of students in the subject of Fiqh, which is caused by a passive learning approach, teacher-centered methods, and a lack of real learning experiences. This condition makes students less motivated, less active, and have difficulty understanding the connection between the subject matter and everyday life. This model is expected to create an active, contextual, enjoyable, and meaningful learning atmosphere, thereby improving students' academic performance. This research uses a qualitative approach with a descriptive research type. Data collection techniques were carried out thru observation, interviews, and documentation involving the head of the madrasa, Fiqh subject teachers, and students as the main data sources. Data analysis was conducted thru the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The research results show that the implementation of the Authentic Learning model in Fiqh education can improve students' performance, participation, and understanding. Students appear more active, enthusiastic, and able to relate the material to real-life experiences in their daily lives. Improvements are also seen in the students' learning evaluation results after this teaching model was implemented. Supporting factors for success include institutional support, facilities and infrastructure, teacher guidance and mentoring, teacher mastery of the material, and student engagement in the learning process. As for the inhibiting factors, they include the low level of student discipline, limited learning time, differences in students' ability to understand the material contextually, and the shyness of some students in expressing their opinions in class.