Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA PADA UNGGAHAN STATUS MEDIA SOSIAL FACEBOOK Ray, Sukma Adelina; Yulianda, Asri; Mitha Monica, Sella; Muyassarah, Muyassarah
Jurnal Bahastra Vol 8, No 2 (2024): Edisi Maret 2024
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v8i2.7686

Abstract

The focus in this study is language on Facebook social media, especially those concerning grammar and spelling that can affect the understanding and interpretation of messages by readers. Facebook social media has become one of the most popular communication platforms among the public.  This research refers to Andika Suphryadi's Facebook account status posts and comments uploaded from 2021-2022. This type of research is a qualitative description research that aims to describe in detail in the form of data collected in language research, namely in the form of words instead of numbers. Language errors in this study in Facebook status uploads concluded that errors found in Facebook social media accounts were 12 data, including 6 phoneme omission errors, 3 phoneme usage errors, 2 capital letter errors. Hence, the importance of communicating correctly and appropriately in social media. As social media users, we should always strive to improve language skills and double-check uploads before they are posted to avoid unnecessary mistakes.
Analisis Kesalahan Berbahasa Tataran Morfologi pada Berita Harian Surat Kabar Tribun Medan Ray, Sukma Adelina; Kusyani, Diah; Afipha Sakina Anjani, Nur; Daniya Putri, Anisa
Jurnal Bahastra Vol 8, No 2 (2024): Edisi Maret 2024
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v8i2.7673

Abstract

The focus of the problem in this study is the analysis of language errors at the morphological level in the June 17, 2023 edition of the Tribun Medan newspaper. The purpose of this study is to describe the analysis of language errors in the field of morphology in the Tribun Medan newspaper. This research method is qualitative research using a descriptive type. The data collection technique used is to read repeatedly the Tribun Medan newspaper, code any errors in the field of morphology, and record language errors in the field of morphology. This research method is qualitative research using a descriptive type. Based on the results of the analysis carried out, it can be concluded that there are errors at the morphological level consisting of 10 data which include: errors in the use of words in the abbreviation of morph me-, word formation with confixes di -...-kan, word writing/placement of wrong letter writing.
MENINGKATKAN MOTIVASI SISWA PONDOK TAHFIDZ LAYAR DAKWAH MELALUI KETERAMPILAN MERAJUT SEBAGAI ALAT PENGUATAN MENTAL DAN EMOSI Ray, Sukma Adelina; Wulandari, Wina; Kusyani, Diah; Nurhayati, Nurhayati; Harahap, Andy Syahputra
PARADIGMA PENGABDIAN Vol 1 No 1 (2024): Edisi : November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/paradigma.v1i1.6119

Abstract

Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang berjudul "Meningkatkan Motivasi Siswa Pondok Tahfidz Layar Dakwah melalui Keterampilan Merajut sebagai Alat Penguatan Mental dan Emosi" bertujuan untuk meningkatkan motivasi, keterampilan, kesejahteraan mental, dan emosional siswa di Pondok Tahfidz Layar Dakwah. Program ini berfokus pada pengajaran keterampilan merajut. Keterampilan merajut memiliki potensi untuk menjadi alat terapi yang efektif dalam mengelola stres, meningkatkan konsentrasi, dan memperkuat rasa pencapaian diri. Keterampilan merajut juga diharapkan dapat menjadi sarana kreatif bagi para siswa dalam mengekspresikan diri, yang pada gilirannya dapat meningkatkan motivasi mereka dalam belajar dan menghafal Al-Quran. Pelaksanaan program melibatkan sesi pelatihan intensif yang dibagi dalam beberapa tahap: pengenalan dasar-dasar merajut, praktek merajut, serta aplikasi keterampilan merajut dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, program ini juga mengintegrasikan diskusi, refleksi terkait pentingnya keseimbangan mental, dan emosional dalam menjalani kehidupan di pondok tahfidz. Hasil dari program ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam motivasi siswa, yang terlihat dari peningkatan konsentrasi dan semangat mereka dalam menghafal Al-Quran. Selain itu, siswa juga menunjukkan perkembangan dalam keterampilan merajut yang telah mereka pelajari. Program ini berhasil memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesejahteraan mental dan emosional siswa, serta memberikan mereka alat baru untuk mengelola stres dan emosi.Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian masyarakat ini tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada siswa dalam bentuk keterampilan praktis, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan pribadi yang lebih holistik. Rekomendasi ke depan adalah untuk melanjutkan program ini dengan penambahan variasi keterampilan lain yang relevan serta pengukuran dampak jangka panjangnya terhadap perkembangan mental dan emosional siswa.
ANALISIS FAKTOR GANGGUAN BERBAHASA LATAH PADA PENUTUR BAHASA WANITA DEWASA Ray, Sukma Adelina; Wulandari, Wina
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i3.1395

Abstract

Latah is a language disorder that we often encounter in the midst of society and is generally suffered by women by imitating someone's words or actions that are carried out by sufferers spontaneously or suddenly. Talkative behavior is a unique and interesting behavior to be discussed and studied in depth due to the fact that this type of language disorder is often found in the surrounding environment and has even become entertainment for people who like to surprise talkative sufferers. So that the goal in this discussion is to determine and describe speech types of talkative speech sourced from data sources and the factors that cause sufferers to experience speech disorders. This research used a descriptive qualitative research type and the data obtained was obtained or sourced from the speech of the research informant (subject). The locations in this study were Jalan Benteng Hilir, Medan Tembung District and Jalan Gurilla, Medan Perjuangan District, Medan City. The listening method, note-taking technique, and recording technique are ways to obtain data from sources which are then analyzed. The results of the study can be concluded that the language disorder experienced by subject I was talkative, while subject 2 experienced speech talk, echolalia, koprolalia, Automatic obedience and the causal factor was due to conditioning (environmental factors) which influenced them to experience speech talk.
Analisis Feminisme Liberal Pada Film Moana 2 Dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Di SMA Puteri, Rizka Atika; Kusyani, Diah; Ray, Sukma Adelina
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6337

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui bentuk-bentuk feminisme liberal pada film Moana 2, 2) untuk mengetahui prinsip – prinsip feminisme liberal pada film Moana 2, 3) untuk mengetahui implikasi hasil analisis feminisme liberal pada film Moana 2 terhadap pembelajaran di SMA. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan je.nis pe.ne.litian library re.se.arch. Proses analisis dalam penelitian ini dilakukan dengan tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh 1) bentuk feminisme liberal dalam film Moana 2 adalah seorang wanita yang mandiri, cerdas, dan berani mengambil keputusan, serta melawan stereotip gender. 2) Prinsip-prinsip feminisme liberal dalam film Moana 2 adalah individualisme, kesetaraan peluang, reformasi hukum dan politik, kebebasan seksual dan reproduksi dan penentangan terhadap seksisme. Terdapat 21 unsur feminisme terdiri dari 7 individualisme, 9 kesetaraan peluang, 3 reformasi hukum dan politik, 0 kebebasan seksual dan reproduksi dan 2 penentangan terhadap seksisme, 3) implikasi feminisme liberal dalam pembelajaran di SMA sebagai bahan pembelajaran apresiasi sastra yang ikut menentukan keberhasilan siswa.