Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

A Study of Rayleigh Waves for Predicting Soil Carrying Capacity Using the Seismik Multi-Channel Analysis Of Surface Wave (MASW) Method Laila, Nor; Munir, Rahmiati; Lepong, Piter
GEOSAINS KUTAI BASIN Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : Geophysics Study Program, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/geofisunmul.v6i1.1070

Abstract

This research was conducted to determine subsurface lithology and soil carrying capacity in the study area by using the results of shear wave analysis using the MASW seismik method. This study used secondary seismic refraction data with three lines, where the data was collected on street Poros Samarinda-Tenggarong, East Kalimantan. Data processing is divided into two stages, namely the determination of the dispersion and inversion curves to produce shear wave velocity values. The resulting shear wave value is used to analyze the soil bearing capacity. The results of this study are that there is sandstone material (unsaturated) in the first layer and clay rock and at that location has a soil permit carrying capacity value range of 74.46-79.8 KPa with a moderate soil type class.
STUDI MEKANISME SUMBER GEMPABUMI DI WILAYAH KALIMANTAN BERDASARKAN GERAK AWAL GELOMBANG P Rusmilawati, Depi; Djayus, Djayus; Lepong, Piter
GEOSAINS KUTAI BASIN Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Geophysics Study Program, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/geofisunmul.v2i2.470

Abstract

Pulau Kalimantan selama ini dikenal sebagai pulau yang relatif aman dari gempa bumi. Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui mekanisme sumber gempabumi dengan menggunakan data gerak awal dari gelombang P dan mencari penyebab dari kejadian gempabumi di wilayah Kalimantan tahun 2015-2018. Dilakukan pengolahan data menggunakan program fokal mekanisme dengan memilih data gempa bumi yang mempunyai magnitude ≥ 4 Skala Ricther (SR). Penelitian ini menggunakan metode gerak awal gelombang P dengan penentuan polaritas gelombang yang berupa gelombang naik (kompresi) dan gelombang turun (dilatasi). Dari hasil analisis fokal mekanisme gempabumi Kalimantan 2015-2018 diperoleh nilai parameter orientasi bidang sesar berupa strike, dip dan rake. Untuk strike di Kalimantan bagian Utara 114- 170, Dip 80-90 dan Rake -2 – (-136). Sedangkan di Kalimantan Timur, Strike 158- 174, Dip 85-89 dan Rake 2-179. Kalimantan Selatan dengan Strike 127- 159, Dip 40-47 dan Rake 88-97. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penyebab gempa Kalimantan bagian Utara secara umum berupa sesar oblique dan Sesar geser (strike slip). Sedangkan Kalimantan bagian Timur merupakan sesar geser (strike slip) serta Kalimantan bagian Selatan berupa sesar naik (reverse fault) dan Sesar oblique (oblique reverse fault).
Eksplorasi Batuan Andesit Berdasarkan Interpretasi Data Resistivitas Di Desa Petangis, Kecamatan Batu Engau, Kabupaten Paser Sihombing, Jesika; Lepong, Piter; Supriyanto, Supriyanto
GEOSAINS KUTAI BASIN Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Geophysics Study Program, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/geofisunmul.v6i2.1126

Abstract

Exploration activities are very important before mining andesite rocks. This research was conducted in Petangis Village, Batu Engau District, Paser Regency using the Wenner-Schlumberger geoelectric resistivity method with 10 tracks, where 7 tracks have a length of 705 meters in an East-West direction and 3 tracks have a length of 235 meters in a North-South direction. The purpose of this study is to identify the resistivity value of andesite rocks and determine the 2D and 3D distribution of andesite rocks based on the obtained resistivity values. Based on the 2D resistivity section results, it was found that in the study area, andesite rocks have resistivity values ranging from 212-460 Ωm with varying depths of 1-52 meters and the 3D modeling results indicate that andesite rocks are predominantly distributed on the East side with an estimated volume of 1.34588e+007 m3. Keywords: Andesite, Exploration, Resistivity, Wenner-Schlumberger.
Studi Karakteristik Reservoir Berdasarkan Data Petrofisika (Studi Kasus Lapangan “X” Lemigas Cekungan Sumatera Selatan) Hadi Kusuma, Mohammad Felik; Lepong, Piter; Arifullah, Ery
GEOSAINS KUTAI BASIN Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : Geophysics Study Program, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/geofisunmul.v6i1.1044

Abstract

Seiring dengan meningkatnya kebutuhan hidrokarbon maka diperlukan suatu upaya untuk mencari cadangan hidrokarbon yang baru, salah satu caranya untuk mencari hidrokarbon yaitu dilakukan pemboran atau well logging. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola geometri formasi, karakteristik batuan, dan apakah pada sumur tersebut termasuk dalam sumur prospek hidrokarbon ataupun tidak. Penelitian ini menggunakan data petrofisika dari Cekungan Sumatera Selatan yang didapat dari LEMIGAS. Data tersebut dianalisis secara kualitatif sehingga diperoleh hasil berupa kurva log, litologi formasi, dan juga kandungan hidrokarbon yang terdapat pada formasi. Dilanjutkan dengan analisis kuantitatif yang merupakan hasil dari karakteristik reservoir secara numerik. Hasil dari penelitian ini didapatkannya hidrokarbon berupa minyak yang terdapat pada kedalaman rata-rata sekitar 4200-4400 feet. Dari penelitian ini didapatkan hasil berupa kurva dari masing-masing logging, dari hasil yang telah didapat dapat disimpulkan bahwa didapatkan nilai indeks gamma ray sebesar 11.35%, nilai porositas sekitar 13.99%, nilai saturasi air sumur sebesar 16.84%, dan permeabilitas sebesar 519.855 mD Dari hasil analisis petrofisika yang telah dilakukan dapat diketahui Lapangan “X” LEMIGAS termasuk lapangan prospek hal ini dapat dilihat dari pengolahan data yang telah dilakukan, dan hasil perhitungan yang telah didapatkan sebelumnya.
Perbandingan Nilai Resistivitas Menggunakan Metode Logging Resistivitas Listrik dan Electrical Resistivity Tomography (ERT) Antony, Nurvani; Lepong, Piter; Wahidah, Wahidah; Supriyanto, Supriyanto; Djayus, Djayus
GEOSAINS KUTAI BASIN Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Geophysics Study Program, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/geofisunmul.v6i2.1094

Abstract

Metode geolistrik sering digunakan untuk menginterpretasikan lapisan bawah permukaan yang dangkal. Namun dalam kenyataannya, metode ini memberikan pengukuran resistivitas bawah permukaan yang berbeda dengan metode log resistivitas. Selain itu, metode ini memiliki kelemahan dalam membaca lapisan tipis saat kedalaman pengukuran bertambah. Oleh karena itu, dilakukan penelitian ini untuk membandingkan metode geolistrik dan log resistivitas, serta menentukan faktor-faktor yang menyebabkan perbedaan pengukuran tersebut. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang nantinya diolah menggunakan software tertentu. Data geolistrik diolah menggunakan Res2DINV untuk memperoleh penampang resistivitas 2D. Kemudian data log resistivitas diolah menggunakan WellCAD untuk memperoleh kurva resistivitas. Kedua hasil tersebut digabungkan dalam satu gambar untuk dibandingkan dan dianalisis perbedaannya. Hasil yang diperoleh menunjukan bahwa nilai resistivitas semu yang ditampilkan penampang geolistrik lebih kecil dibandingkan kurva resistivitas milik log resistivitas. Selain itu, terdapat sedikit perbedaan interpretasi antara keduanya, dimana metode geolistrik tidak dapat membaca lapisan tipis yang cukup dalam, seperti batubara, dan metode log resistivitas tidak dapat membaca lapisan clay.
Pemilihan Semivariogram Terbaik Berdasarkan Root Mean Square Error (RMSE) pada Data Spasial Eksplorasi Emas Awak Mas Hendarwati, Emy Khairil; Lepong, Piter; Suyitno, Suyitno
GEOSAINS KUTAI BASIN Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : Geophysics Study Program, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/geofisunmul.v6i1.1072

Abstract

Semivariogram merupakan perangkat dasar geostatistik yang digunakan untuk memvisualisasi, memodelkan, dan menghitung autokorelasi spasial dari antar data dalam suatu variabel. Semivariogram dibedakan menjadi dua, yaitu semivariogram eksperimental dan semivariogram teoritis. Terdapat tiga jenis model semivariogram teoritis, yaitu model spherical, model eksponensial, dan model gaussian. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan model semivariogram terbaik berdasarkan nilai RMSE terkecil. Data penelitian ini adalah data sekunder eksplorasi emas yang terdiri dari data drillhole sebanyak 101 data. Proses pemilihan model semivariogram dimulai dengan menghitung semivariogram eksperimental, melakukan analisis struktural dengan mencocokkan kurva semivariogram eksperimental dengan kurva semivariogram teoritis model spherical, model eksponensial, dan model gaussian, diperoleh nilai nugget, sill, dan range pada masing – masing model semivariogram, menghitung nilai RMSE pada model spherical, model eksponensial, dan model gaussian. Nilai RMSE pada model spherical sebesar 0,3259, model eksponensial sebesar 0,2655, dan model gaussian sebesar 0,3224. Berdasarkan hasil RMSE, model semivariogram terbaik dengan nilai RMSE terkecil adalah model eksponensial.
Estimasi Sumberdaya Nikel Menggunakan Metode Inverse Distance Weighted (IDW) Berdasarkan Data Eksplorasi Daerah X Kecamatan Nuha Kabupaten Luwu Timur Sulawesi Selatan Prasetyo, Gaguk Lulus; Lepong, Piter; Wahidah, Wahidah
GEOSAINS KUTAI BASIN Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Geophysics Study Program, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/geofisunmul.v6i2.1129

Abstract

Estimasi sumberdaya berperan penting dalam penentuan kualitas dan kuantitas dari suatu endapan di suatu daerah eksplorasi. Metode estimasi yang dipilih disesuaikan dengan kondisi geologi dan mineralisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan estimasi sumberdaya nikel dengan menggunakan metode Inverse distance Weighted di daerah X Kecamatan Nuha Kabupaten Luwu Timur Sulawesi Selatan. Jumlah titik bor yang digunakan dalam perhitungan sumberdaya adalah 125 titik bor. Dari data tersebut akan dibuat model blok awal dari batas limonit dan saprolit, kemudian digunakan interpolasi IDW pada model blok tersebut untuk menghasilkan estimasi sumberdaya. Hasil estimasi sumberdaya nikel menggunakan IDW menunjukan tonase sumberdaya Ni sebesar 1.899.938 ton dengan rata-rata kadar Ni 2,07%. Berdasarkan hasil yang sudah didapatkan terdapat faktor yang mempengaruhi dalam perhitungan yaitu metode IDW menghitung suatu nilai berdasarkan titik data yang terdekat dengan blok dan hanya memperhatikan jarak sehingga data dengan jarak yang sama namun memiliki sebaran data yang berbeda akan menghasilkan hasil yang sama. Dari hasil klasifikasi sumberdaya sebagian besar sebaran titik bor tergolong dalam klasifikasi sumberdaya terukur.
STUDI LINGKUNGAN PENGENDAPAN MENGGUNAKAN DATA GEOFISIKA LOGGING DI PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA KALIMANTAN TIMUR Tamarindi Rachman Putr, Galih Adenanthera; Supriyanto, Supriyanto; Lepong, Piter
GEOSAINS KUTAI BASIN Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : Geophysics Study Program, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/geofisunmul.v3i2.691

Abstract

This research conducted at PT. Adimitra Baratama Nusantara which is located in the Balikpapan formation and based on the administrative map of PT. Adimitra Baratama Nusantara is located in Sanga-Sanga, Kutai Kartanegara Regency, East Kalimantan Province. This study uses logging geophysical data in the form of log gammaray and log density where in this logging analysis aims to determine the direction of the spread of the layer by using correlation and to determine the depositional environment at the study site. The results obtained in this study based on logging geophysical data is the correlation of the distribution layer to the northeast and the depositional environment contained is the lower delta plain depositional environment, this is because the characteristics of the lower delta plain depositional environment are thin coal and medium-sized sandstone. . The lower delta plain environment is affected by shallow water when the bay is filled with sediment.
KAITAN INTENSITAS HAMBURAN SINAR GAMMA TERHADAP SIFAT FISIS BATUAN Sitorus, Merryana Desidoria; Natalisanto, Adrianus Inu; Lepong, Piter
GEOSAINS KUTAI BASIN Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : Geophysics Study Program, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/geofisunmul.v1i2.283

Abstract

Information on the intensity of gamma-rays scattered by the rock formation is contained in the density-log which is the output of a well logging system. In this research it was studied the relation of the intensities with the physical properties of the rocks in a rock formation. The study was performed by determining the intensities of gamma-rays scattered recorded in the data of density-log’s curves and continued by analyzing the rock’s physical properties that might decrease the intensities of gamma rays, such as molecular weight, coefficient of attenuation, and scattering cross-sectional. Result of the research was the graph which can be used to predict the properties of any sediment rocks by only using the scattered gamma ray intensities recorded in the data of density log.
ANALISA STRUKTUR BAWAH PERMUKAAN DAERAH PROSPEK PANAS BUMI “GF-TNH” SUMATERA BARAT BERDASARKAN METODE GAYA BERAT Ramadhan, Adi Buchori; Djayus, Djayus; Lepong, Piter
GEOSAINS KUTAI BASIN Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : Geophysics Study Program, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/geofisunmul.v3i1.594

Abstract

The gravity method is one of the geophysical exploration methods based on the Earth's gravity field anomaly caused by variations in rock mass density laterally and vertically below the measuring point. The study area has a range of complete bouguer anomaly of -48.3 mGall up to -4.0 mGall and depth estimation with spectrum analysis showing a regional anomaly depth value of 2.43 km and a residual anomaly depth of 0.77 km which is interpreted as a boundary zone between bedrock and subsurface rocks that have more varied anomaly values. Then the separation of regional and residual anomaly was carried out using the Butterworth Filter and Second Vertical Derivative methods. From the results of the residual anomaly map shows the range of anomaly values ​​-0.5 mGall to 4.0 mGall. The map of residual anomaly shows a more complex pattern of anomaly because residual anomaly provide a lateral representation of rock mass distribution or the presence of geological structures below the surface that are relatively close to the surface of the earth. Then the residual anomaly map is made 3D inversion modelling with Second Vertical Derivative Technique to find out the fault and its type, then Derivative Analysis is performed. The geological structure in the study area is based on the results of inversion modelling and derivative analysis, dominated by faults and the type of fault is reverse fault and normal fault and the type of rock is dominated by igneous rock which has a high density value.