Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Instruktional

METODE PENEMUAN TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS GUNA MENUNJANG KETERCAPAIAN TARGET KURIKULUM DI SEKOLAH Ghufron Kamil; Zulfitria
Instruksional Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Instruksional
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketercapaian kurikulum tidak lepas dari peran pendidik dalam menentukan metode pembelajaran yang tepat, sehingga proses belajar dapat berjalan dengan efektif dan efisien. Selain diperlukannya berbagai macam fasilitas sekolah yang lengkap dan skill pendidik yang selalu di update. Metode pembelajaran yang tepat yang digunakan pendidik dalam pembelajaran juga sangat penting. Banyak sekali jenis metode pembelajaran yang dapat dipilih sesuai kebutuhan peserta didik. Salah satu metode pembalajaran yang efektif adalah metode pembelajaran penemuan terbimbing yang membuat pengalaman belajar peserta didik menjadi lebih nyata. Serta penemuan terbimbing juga menjadi salah satu metode yang baik digunakan pada era sekarang ini yang menuntut peserta didik bersaing dan memiliki beberapa kemampuan seperti berpikir kritis. Kata kunci: Penemuan terbimbing, Berpikir kiritis, kurikulum
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI SISWA TENTANG PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN KIT IPA DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR IPA Marnila Dewinta Yusuf; Widia Winata; Zulfitria
Instruksional Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Instruksional
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji hubungan antara persepsi siswa tentang pemanfaatan media pembelajaran KIT IPA dan motivasi belajar dengan hasil belajar IPA di Sekolah Dasar Tanah Sereal 04 Petang, baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa yang ada di SDN Tanah Sereal 04 Petang Kecamatan Tambora Jakarta Barat berjumlah 202 orang siswa. Terdapat dua variabel bebas, yaitu Persepsi siswa tentang media pembelajaran KIT IPA (X1) dan Motivasi belajar siswa (X2). Data kedua variabel tersebut dikumpulkan dengan menggunakan instrumen non tes dalam bentuk kuesioner (angket). Sedangkan untuk variabel terikat yaitu hasil belajar IPA, data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen tes dalam bentuk soal objektif pilihan ganda. Uji validitas instrumen untuk variabel X1 dan X2 menggunakan rumus korelasi Product Moment. Uji Reliabilitasnya menggunakan rumus Alpha Cronbach. Dari hasil analisis data disimpulkan sebagai berikut: (1) terdapat hubungan positif antara persepsi siswa tentang pemanfaatan media pembelajaran KIT IPA (X1) dengan hasil belajar (Y) sebesar 0,716. Besarnya kontribusi persepsi siswa tentang pemanfaatan media pembelajaran terhadap hasil belajar IPA yakni sebesar 51,3%. (2) terdapat hubungan positif antara motivasi belajar dengan hasil belajar IPA sebesar 0,728. Besarnya kontribusi motivasi belajar terhadap hasil belajar IPA yakni sebesar 63,1%. (3) korelasi berganda antara kedua variabel bebas dengan variabel terikat tersebut, adalah sebesar 0,823, sehingga kontribusi kedua variabel bebas terhadap variabel terikat (X1 dan X2 terhadap Y) adalah sebesar 67,7%. Kata Kunci : Media Pembelajaran KIT IPA, Motivas Belajar, Hasil Belajar
PENDIDIKAN BERKARAKTER DAN LITERASI DIGITAL DALAM PERSEPSI DIRI MAHASISWA MENGHADAPI TANTANGAN PENDIDIKAN DI ERA REVOLUSI 4.0 Imam Habi Hamzah; Zulfitria
Jurnal Instruksional Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Instruksional
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur persepsi diri mahasiswa terhadap pendidikan karakter dan literasi digital beserta berbagai tantangannya di era Revolusi Industri 4.0. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan disain studi kasus. Sebanyak 77 orang mahasiswa program studi Pendidikan Teknologi dan Informasi FIP UMJ sebagai responden. Dalam mengumpulkan data, peneliti menggunakan angket persepsi diri dan melakukan wawancara terhadap 3 orang responden. Hasil penelitian menunjukkan: 1) persepsi diri mahasiswa tentang pendidikan karakter baik; 2) tantangan yang dihadapi mahasiswa dalam pendidikan karakter adalah adanya berbagai dampak buruk dari pesatnya perkembangan teknologi, seperti hoaks, cyber bullying dan kejahatan di media sosial; 3) persepsi diri mahasiswa tentang literasi digital masih dalam tingkat ‘sedang’; 4) tantangan yang dihadapi mahasiswa dalam penguasaan literasi digital adalah kurangnya pemahaman tentang apa itu literasi digital dan bagaimana memanfaatkannya dengan baik dan efektif.
PENGEMBANGAN MODUL ECOLITERACY BERBASIS PROJECT BASED LEARNING UNTUK PROGRAM KEAKSARAAN ANAK USIA 5-6 TAHUN Wirdamayanti; Zulfitria; Dirgantara Wicaksono
Jurnal Instruksional Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Instruksional
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah : 1) mendeskripsikan proses pengembangan modul ecoliteracy berbasis project based learning untuk program keaksaraan anak usai 5-6 tahun, 2) menilai/menguji hasil kelayakan modul ecoliteracy berbasis project based learning untuk program keaksaraan anak usai 5-6 tahun yang dikembangkan, 3) mengukur efektifitas modul ecoliteracy berbasis project based learning untuk program keaksaraan anak usai 5-6 tahun yang dikembangkan. Penelitian dilakukan di RA Baitul Maal Pondok Aren Tangerang Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (R & D), dengan model pengembangan Dick and Carey. Objek penelitiannya adalah modul ecoliteracy berbasis project based learning untuk keaksaraan anak usai 5-6 tahun. Populasi penelitian adalah peserta didik RA Baitul Maal jenjang TK B berjumlah 10 orang. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa modul ecoliteracy berbasis project based learning untuk program keaksaraan anak usai 5-6 tahun layak diproduksi, di-publish dan digunakan. Hal ini dapat dilihat dari hasil validasi ahli materi dengan rerata skor 91% uji kelayakan menunjukkan hasil validasi ahli materi “layak”. Hasil validasi dari ahli media dengan rerata nilai 87% uji kelayakan menunjukkan hasil validasi ahli media adalah “layak”. Hasil validasi ahli bahasa dengan rerata 91% uji kelayakan menunjukkan hasil validasi ahli bahasa adalah “layak”. Hasil uji coba kelompok kecil adalah 89%, uji coba menunjukkan “sangat baik”. Hasil diperoleh dari uji coba kelompok besar adalah 97,9%, uji kelayakan menunjukkan hasil “sangat baik”. Modul ecoliteracy berbasis project based learning untuk program keaksaraan anak usai 5-6 tahun dapat meningkatkan keaksaraan peserta didik di RA Baitul Maal Pondok Aren Tangerang Selatan. Hal ini dapat dilihat dari hasil performance test sebelum dan sesudah penggunaan modul. Sebelum menggunakan modul ketercapaian keaksaraan 64,7%, setelah menggunakan meningkat menjadi 97,9%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa modul ecoliteracy berbasis project based learning untuk program keaksaraan anak usai 5-6 tahun efektif dan bisa diterapkan di RA Baitul Maal Tangerang Selatan