Kadek Tresna Adhi
Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Published : 32 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Archive of Community Health

KECUKUPAN ASUPAN GIZI REMAJA VEGETARIAN DAN NONVEGETARIAN DI YAYASAN SRI SATHYA SAI BALI TAHUN 2011 Hildagardis Meliyani; Kadek Tresna Adhi; Ketut Sutiari
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 1 No 1 (2012): Juni (2012)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.383 KB) | DOI: 10.24843/ACH.2012.v01.i01.p07

Abstract

Vegetarian diet tends to have nutrient de? ciencies in meat sources nutrient. The aim of this studywas to analyze the di? erences in the level of nutrient consumption among teens vegetarian andnon-vegetarian. This study was a cross sectional study.The sampling technique uses a consecutive sampling and consisting of 45 vegetarian and 51 nonvegetarianaged between11-19 years.Food consumption data warecollected by interview usingfoodrecall form.Theresults showedthat the levelof nutrient consumption (energy,protein, calcium, iron, zinc,andvitamin C) in the majority of vegetarianand non-vegetarianare categorised into the low category. There was no signi? cant di? erence in consumption levels of energy, protein, iron, zinc,and vitamin C among vegetarian and nonvegetarian (p>0,05). In addition, there was no signi? cantdi? erence in the level of calcium intake in vegetarians and non-vegetarian (p<0,05).
PENGARUH KONSUMSI PROTEIN DAN SENG SERTA RIWAYAT PENYAKIT INFEKSI TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA ANAK BALITA UMUR 24-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NUSA PENIDA III Ida Ayu Kade Chandra Dewi; Kadek Tresna Adhi
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 3 No 1 (2016): Juni (2016)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4245.967 KB)

Abstract

Stunting is a growth retardation that is showed by short stature over -2SD deficit below the median of height. Stunting is a result of poor nutrition intake or recurrent infectious disease. The aim of this research was to know the influence of consuming energy, protein, zinc and history of infectious disease with stunting among children aged 24-59 months in the Area of Puskesmas Nusa Penida III. This research was held from January to May 2014 using a case-control design. Samples were 32 cases and 32 controls, selected by systematic random sampling. The analysis involved chi-square and logistic regression. Three variables significantly affected the occurrences of stunting namely protein consumption (p=0,0012), zinc consumption (p=0,0005) and history of infectious disease (p=0,0039). The dominant factor affecting stunting are zinc consumption (OR= 9,94) and history of the infectious disease (OR=5,41). Based on the results, the first 1000 days action program such as improved women awareness to fulfill micronutrients consumption like zinc from pregnant until the children have aged 1000 days and the prevention of infectious disease through clean and healthy living behavior to prevent stunting, is needed.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KESIAPSIAGAAN KEBAKARAN PADA PEKERJA DI BANDAR UDARA INTERNASIONAL I GUSTI NGURAH RAI BALI Ni Kadek Lilis Erismawati; Kadek Tresna Adhi
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 10 No 1 (2023): April 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/ACH.2023.v10.i01.p04

Abstract

Airport is a workplace that has a potential to cause fires. Even though, protection facility provided, it has still been reported many fires happened recently,because influenced by preparednes workers. Fire preparedness is disaster management activities to anticipating fires through organizing to help the risky community. This research aims to determine the factors related to the fire preparedness of workers at I Gusti Ngurah Rai International Airport I in Bali. The research design used was quantitative research analytic with cross-sectional study. The samples were 147 workers of PT. Angkasa Pura 1 involved who were selected using accidental sampling technique. It was conducted during May to June on 2020. Data research instrument used was questionnaire which was analyzed in univariate, bivariate and multivariate ways. The results revealed that 51.70% of respondents had good preparedness. There was a significant relationship among all variables of individual factors and management factors on fire preparedness (p<0.05). Multivariate analysis showed that the variable of unsafe condition prevention effort was a variable that had the strongest influence. As an effort to improve preparedness, it is expected to provide socialization of SOP and workers training of facing fires. Keywords: Preparedness, Fire, Airport, Worker
DETERMINAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI USIA 15-24 TAHUN PADA DAERAH PEDESAAN DI INDONESIA (ANALISIS DATA RISKESDAS 2018) Adhi, Kadek Tresna; Asmin, Maria Lusi Putri
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 11 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/ACH.2024.v11.i01.p02

Abstract

Anemia pada kelompok usia 15-24 tahun di Indonesia menjadi salah satu masalah gizi yang sangat memprihatinkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui apa faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri usia 15-24 tahun pada daerah pedesaan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari data Riskesdas 2018. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional study dengan sampel sebanyak 1158 remaja putri berusia 15-24 tahun. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif, chy-square dan uji regresi logistik berganda. Hasil analisis menunjukkan determinan yang mempengaruhi kejadian anemia pada remaja putri usia 15-24 tahun pada daerah pedesaan Indonesia yaitu jumlah konsumsi sayur (p<0,001, aOR= 15,03, 95%CI= 8,05-28,03), umur remaja putri (ip<0,001, aOR = i2,81, 95%CI= i1,61-4,91) dan pekerjaan ibu i(p= 0,016, aOR= i1,95, 95%CI= 1,33-3,35), masing-masing variabel berkontribusi dalam peningkatan risiko terjadinya anemia pada remaja putri. Maka dari itu perlu digencarkannya lagi promosi dan edukasi kesehatan yang berkaitan dengan pencegahan anemia pada remaja putri terutama di wilayah pedesaan Indonesia terutama pentingnya mengkonsumsi tablet tambah darah (TTD) guna mencegah risiko terjadinya anemia pada remaja putri usia 15-24 tahun pada daerah pedesaan Indonesia.Kata Kunci: Anemia, remaja putri Indonesia, Pedesaan
KARAKTERISTIK SOSIODEMOGRAFI, KERAGAMAN KONSUMSI PANGAN SERTA TINGKAT KECUKUPAN ENERGI DAN PROTEIN TERHADAP KEJADIAN KEKURANGAN ENERGI KRONIS PADA REMAJA PUTRI Adhi, Kadek Tresna; Andani, Ni Komang Irna Ayu
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 11 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/ACH.2024.v11.i01.p07

Abstract

Kekurangan Energi Kronis atau KEK merupakan suatu keadaan yang terjadi pada remaja putri atau Wanita Usia Subur (WUS) akibat kekurangan asupan energi dan protein yang berlangsung lama. Kejadian KEK dapat ditandai dengan ukuran Lingkar Lengan Atas (LILA) <23,5 cm. Prevalensi KEK di Indonesia mengalami fluktuatif dari tahun 2007-2018. KEK dapat memberikan dampak kesehatan jangka pendek dan jangka panjang pada remaja putri. Faktor sosiodemografi dan asupan gizi merupakan dua faktor penyebab kejadian KEK pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan karakteristik sosiodemografi, keragaman konsumsi pangan, serta tingkat kecukupan energi dan protein sebagai faktor risiko kejadian KEK pada remaja putri. Penelitian ini menggunakan rancangan case control. Data diperoleh dari hasil survei gizi di seluruh SMA dan SMK se-Kabupaten Bangli. Pemilihan sampel kontrol dilakukan dengan sistem matching. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Analisis bivariabel menunjukkan bahwa karakteristik sosiodemografi yakni jumlah anggota keluarga (p=0,001;OR= 0,23 95%CI= 0,09-0,56) berhubungan secara signifikan dengan kejadian KEK pada remaja putri. Monitoring status gizi dan pemberian edukasi gizi terhadap remaja dapat dilakukan untuk mecegah kejadian KEK Kata Kunci: KEK, Keragaman, Energi, Protein, Remaja.
HUBUNGAN FAKTOR LINGKUNGAN DAN RIWAYAT DIARE DENGAN STATUS GIZI PENDEK PADA ANAK BALITA USIA 6-59 BULAN DI KAWASAN TIMUR PROVINSI PRIORITAS PENANGANAN STUNTING INDONESIA Adhi, Kadek Tresna; Suwandewi, Ni Made Aryati
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 11 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/ACH.2024.v11.i01.p12

Abstract

Stunting adalah kondisi ketika anak mengalami gangguan pertumbuhan tinggi badan menurut usianya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan faktor lingkungan dan riwayat diare dengan status gizi pendek pada anak balita usia 6-59 bulan di kawasan timur provinsi prioritas penanganan stunting Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan desain cross-sectional menggunakan data sekunder dari data SSGI 2021. Sampel penelitian ini sebanyak 9.124 orang anak berusia 6-59 bulan. Data dianalisis secara deskriptif dan bivariat menggunakan analisis chi-square. Penelitian menemukan kepemilikan jamban (p<0,001; OR=1,56; 95%CI=1,39-1,73) berhubungan dengan terjadinya stunting pada anak balita. Dengan ini maka, perlu dilakukannya edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta peningkatan kebersihan lingkungan. Kata kunci: Stunting, riwayat diare, sumber air minum, kepemilikan jamban
Co-Authors Adriani, Meriyana Alex Pangkahila Anak Agung Ngurah Kusumajaya Andani, Ni Komang Irna Ayu ariesthi, kadek dwi Artha, Luh Putu Wulandari Asmin, Maria Lusi Putri Bambang Wirjatmadi Bambang Wirjatmadi D. S. Lubis Dewa Nyoman Wirawan Dewa Nyoman Wirawan, Dewa Nyoman Dewi, Manik Ulan Dewianti Dewianti Dewianti, Dewianti Dinar Lubis Dyah Pradnyaparmita Duarsa Gde Ngurah Idraguna Pinatih Handayani, Ni Made Astini HARA, MARIA KARERI Hertog Nursanyoto Hildagardis Meliyani I Gusti Lanang Sidiartha I Gusti Ngurah Edi Putra I Made Ady Wirawan I Made Suarjana I Made Suarjana I Made Suka Adnyana I Nengah Sujaya I Wayan Weta I.M.S. Adnyana Ida Ayu Kade Chandra Dewi Imtihanatun Najahah Imtihanatun Najahah, Imtihanatun J. A. Pangkahila Kadek Dwi Ariesthi Kusumajaya, Anak Agung Ngurah LPL Wulandari Luga Rizqi Cristenzein Luh Putu Lila Wulandari Luh Putu Sinthya Ulandari Luh Sudemi Luky Adrianto Manik Ulan Dewi Maria Kareri Hara Meriyana Adriani N. K Eka Wati Ni Kadek Lilis Erismawati Ni Ketut Sutiari Ni Luh Gede Karyamitha Ni Luh Partiwi Wirasamadi Ni Luh Putu Suariyani Ni Made Astini Handayani Ni Made Utami Dwipayanti Ni Putu Ayu Wulan Noviyanti Ni Putu Widarini Ni Wayan Arya Utami, Ni Wayan Arya Ni Wayan Budi Astiti Noviyanti, Ni Putu Ayu Wulan Olwin Nainggolan Olwin Nainggolan P. Suariani Pande Putu Januraga Pande Putu Januraga Pinatih, Gede Ngurah Indraguna Putra, I Gusti Ngurah Edi Putra, I Gusti Ngurah Edi Putu Ayu swandewi astuti putu Widarini R. A.T. Kuswardhani Rofingatul Mubasyiroh Rofingatul Mubasyiroh Rosita, Ni Putu Indah sang gede purnama Sari Andajani Sari Andajani, Sari Sawitri, Anak Agung Sagung Suandana, Iwan Abdi Sudemi, Luh Sudikno Sudikno Sudikno Suwandewi, Ni Made Aryati Wirasamadi, Ni Luh Partiwi Wulandari, LPL